cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ISTEK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2014): ISTEK" : 15 Documents clear
INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN SAINS DAN TEKNOLOGI A. Rusdiana
JURNAL ISTEK Vol 8, No 2 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam, agama yang sesuai dengan fitrah manusia, syariatnya bukan saja mendorong manusia untuk mempelajari sains dan teknologi, kemudian membangun peradaban, bahkan mengatur umatnya agar selamat dan menyelamatkan baik di dunia maupun di akhirat kelak. Lebih jauh dari itu bahwa semua aktifitas termasuk mengkaji dan mengembangkan sains dan teknologi dapat bernilai ibadah bahkan menjadi nilai perjuangan di sisi Allah. Yang menjadi persoalan hingga kini, masih adanya anggapan dalam masyarakat luas, bahwa agama dan ilmu adalah dua entitas yang tidak dapat dipertemukan. Keduanya mempunyai wilayah masing-masing, terpisah antara satu dan lainnya, baik dari segi objek formal-material, metode penelitian, kriteria kebenaran, peran yang dimainkan oleh ilmuwan. Hal ini dikarenakan oleh anggapan bahwa sains dan agama memiliki cara yang berbeda baik dari pendekatan, pengalaman, dan perbedaan-perbedaan ini merupakan sumber perdebatan. Persoalan yang muncul sekarang adalah bagaimana melakukan integrasi antara sains dan agama melalui pendidikan agama Islam, dan integrasi seperti apa yang dapat dilakukan?
PENGARUH KEMAMPUAN KERJASAMA KELOMPOK TANI TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI) DI KABUPATEN SUMEDANG KUNDANG HARISMAN
JURNAL ISTEK Vol 8, No 2 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik petani (luas lahan, pendidikan, umur dan jumlah tanggungan keluarga) terhadap kemampuan kerjasama kelompok tani terhadap penerapan teknologi System of Rice Intensification (SRI). Tempat penelitian dilakukan di Desa Cibugel Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang. Metode penelitian adalah metode survey. Teknik sampling adalah Sampel Acak Kiaster Dua Tahap, dan Teknik Analisis Data adalah Path Analysis. Hasil pengujian menunjukan bahwa unsur karakteristik petani (luas lahan, pendidikan, umur dan jumlah tanggungan keluarga) memberikan pengaruh nyata terhadap kemampuan kerjasama kelompok tani. Unsur karakteristik petani (luas lahan usaha tani, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga) dan kemampuan kerjasama kelompok tani secara simultan berpengaruh nyata terhadap penerapan Teknologi System of Rice lntensfication (SRI)
APLIKASI DIAGNOSA GANGGUAN KEPRIBADIAN 345 (Studi Kasus : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung) Ichsan Taufik
JURNAL ISTEK Vol 8, No 2 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi ini dibangun sebagai alat bantu dengan didasarkan pada kebutuhan seorang psikolog/psikiater maupun orang-orang yang berkerja di area psikologi abnormal dalam mendiagnosa klien yang menderita gangguan kepribadian secara lebih cepat dan efisien. Arsitektur dari sistem ini terdiri dari Knowledge Base, Inference Engine, User Interface, Knowledge Acquisition Facility. Knowledge Base memuat jenis gangguan kepribadian, simptom, dan kriteria tiap jenis gangguan kepribadian tersebut. Sedangkan inference engine diimplementasikan dengan metode forward chaining. Proses diagnosis aplikasi ini adalah melalui penginputan simptom (gejala) yang diderita klien oleh seorang psikolog ke dalam sistem, dan selanjutnya hasil diagnosa didapatkan melalui penelusuran aturan yang ada antara lain dengan perhitungan jumlah simptom yang memenuhi syarat minimal sebuah jenis gangguan kepribadian.
ANALISIS VEGETASI POHON HUTAN ALAM GUNUNG MANGLAYANG KABUPATEN BANDUNG Tri Cahyanto; Destiana Chairunnisa; Tony Sudjarwo
JURNAL ISTEK Vol 8, No 2 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forest is one of the natural resources on which there is vegetation community dominated by trees and has a very close relationship with the natural world. The purpose of this examination was to examine the composition and structure of natural forest vegetation, including species, stratification and patterns of distribution of natural forest vegetation of Mount Manglayang. In addition to known picture of the distribution of species populations and the influence of environmental factors. The examination was conducted using the method of least squares with purposive sampling, which is done by determining the plot is based on the height above sea level (asl) by 4 plot. Then each plot measuring 10 × 10 m 2 (≥ 10 cm diameter) and subplot size of 5 × 5 m2 (2 ─ rod diameter 9.9 cm). The data obtained for the calculation of the density analysis (K) and relative density (KR), frequency (F) and relative frequency (FR), dominance (D) and relative dominance (DR) and Important Value Index (IVI), in addition to the also calculated species diversity and uniformity. The results indicate there are 11 types of saplings and trees were found. Vegetation sapling that has a value (IVI) a maximum of 70.11% is kind Pinanga coronata. Amounted to 56.21% while the tree is Ficus procera. To dominate the diameter distribution diameter about 2 ─ 60 cm. While the height of the trees that dominate the distribution is in stratum C (4 ─ 20 m). Distribution patterns and tree saplings are regular. Calculation of diversity indices for saplings obtained a value of 1.64 (medium category) and uniformity index value of 0.48 obtained (lower category) and for tree diversity index obtained values of 2.00 (medium category) and obtained a value of the uniformity index 0.53 (lower category).
APLIKASI PCR-RAPD DALAM IDENTIFIKASI FMA Cecep Hidayat
JURNAL ISTEK Vol 8, No 2 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi FMA berdasarkan karakteristik morfologi memiliki kelemahan, yaitu tidak dapat mengungkap keragaman pada tingkat strain dalam suatu spesies, sehingga perlu memanfaatkan karakter molekular dan genetik berdasarkan DNA ribosom. Teknologi yang digunakan adalah Random Ampified Polymorphic DNA (RAPD) yang didasarkan pada metode Polimerase Chain Reaction (PCR) dengan menggunakan primer rantai pendek yang dapat diterapkan pada mikroba yang tidak dapat dikulturkan seperti FMA, melalui amplifikasi genom dari spora tunggal, akar terinfeksi, atau sampel tanah langsung dari lapangan.Teknik PCR bisa berupa Nested PCR yang untuk memonitor spesies FMA dan kelimpahannya atau Competitive PCR untuk mendeteksi sekuen yang muncul dalam FMA pada akar yang dikumpulkan dari lapangan. Dengan teknik PCR genom DNA tersedia dalam jumlah memadai untuk keperluan identifikasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 15