cover
Contact Name
Fajar
Contact Email
fajar@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalettijarie@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Et-Tijarie: Jurnal Hukum dan Bisnis Syariah
ISSN : 24422932     EISSN : 25496794     DOI : -
Et-Tijarie merupakan salah satu jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Hukum Bisnis Syariah, Fakultas Keislaman, Universitas Trunojoyo Madura. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu; bulan Januari-Juni dan bulan Juli-Desember. Terdaftar dengan Nomor ISSN: 2442-2932 dan E-ISSN: 2549-6794.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1: Juni 2018" : 6 Documents clear
PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR (Pembacaan Syahrur Terhadap Teks-Teks Keagamaan) Nur Shofa Ulfiyati
Et-Tijarie Vol 5, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nur Shofa UlfiyatiSTAI Al- Yasini, Pasuruanshofa_ulfiati@yahoo.comABSTRACTModern and contemporary Islamic thinking must truly contribute that is able to solve various problems in the midst of the onslaught of modernity. The interpretation in classical Islamic literature is not a final matter, therefore contemporary issues related to the marginalization of women are one of Syahrur's concerns. Syahrur as a contemporary Muslim thinker when studying religious texts tries to give a different interpretation and is contrary to the interpretation of ulama (mufassir) in general. Syahrur's reading is related to the problem of polygamy in reviewing the verses of the Qur'an using a philosophical approach to language, in the sense that he examines in depth the key words contained in each topic, both through a paradigmatic and syntagmatic approach.Keywords: Shahrur, Contemporary and Religious TextsABSTRAKPemikiran Islam modern dan komtemporer harus benar-benar memberikan kontribusi yang mampu menyelesaikan berbagai masalah di tengah-tengah gempuran modernitas. Pemikiran tafsir dalam literature-literatur keislaman klasik bukanlah suatu hal yang final, oleh karenanya isu-isu kontemporer terkait dengan keterpinggiran kaum perempuan menjadi salah satu perhatian Syahrur. Syahrur sebagai seorang pemikir muslim kontemporer ketika mengkaji teks-teks keagamaan mencoba untuk memberikan penafsiran yang berbeda dan bertolak belakang dengan penafsiran ulama (mufassir) pada umumnya. Pembacaan Syahrur terkait masalah poligami dalam mengkaji ayat-ayat al-Qurân menggunakan pendekatan filsafat bahasa, dalam arti bahwa dia meneliti secara mendalam kata-kata kunci yang terdapat pada setiap topik bahasan, baik melalui pendekatan paradigmatik dan sintagmatis.Kata Kunci: Syahrur, Kontemporer dan Teks-Teks Keagamaan
PENGUATAN PRODUK USAHA MIKRO HALAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA HALAL MADURA (Studi Kasus Produk Usaha Mikro Kabupaten Pamekasan Madura) Aldila Septiana
Et-Tijarie Vol 5, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTAccording to several tourism experts, explained that halal tourism is a complementary product and does not eliminate conventional types of tourism. As a new way to develop Indonesian tourism that upholds Islamic culture and values without eliminating regional uniqueness and originality. With tours are usually also identical with souvenirs (souvenirs) with regional characteristics. In general, the Madura regionwhich is actually a small island still relies on micro business products. This micro business needs to be helped to continue supporting the regional economy in general, and the family in particular.The formulation of the problem to be studied is how to strengthen the halal micro business products as a Madura halal tourist attraction (a case study of the Pamekasan Madura Regency micro business products). The approach used is descriptive qualitative, while the type of research is phenomenology. The design of the research objective is to understand and reveal the phenomena in strengthening the halal micro business products as a Madura halal tourist attraction that occurs in the field naturally, intact, and accurately.The results and discussions show that strengthening of halal micro business products as a Madura halal tourist attraction (case study of Pamekasan Madura's micro business products) with phenomenological studies is needed. Starting from superior micro business products to traditional. For this type of superior micro business products, it is easier to innovate and develop. Unlike superior micro business products that have better prospects and are able to attract interest in halal tourism in Pamekasan Madura Regency. For micro business products that are more traditional, the halal aspect is more directed to the sale and purchase transaction indicators.Keywords: Products of Micro Business, Halal Products, Halal Tourism  ABSTRAK Menurut beberapa pakar pariwisata, menjelaskan bahwa wisata halal merupakan suatu produk pelengkap dan tidak menghilangkan jenis pariwisata konvensional. Sebagai cara baru untuk mengembangkan pariwisata Indonesia yang menjunjung tinggi budaya dan nilai Islami tanpa menghilangkan keunikan dan orisinalitas daerah.Dengan wisata biasanya juga indentik dengan buah tangan (oleh-oleh) dengan ciri khas daerah.Pada umumnya wilayah Madura yang notabene sebagai pulau kecil masih mengandalkan produk usaha mikro.Usaha usaha mikro ini perlu dibantu untuk tetap menyokong perekenomian daerah secara umum, dan keluarga secara khusus.Perumusan masalah yang ingin dikaji adalahbagaimana penguatan produk usaha mikro halal sebagai daya tarik wisata halal Madura (studi kasus produk usaha mikro Kabupaten Pamekasan Madura).Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah fenomenologi.Rancangan tujuan penelitian yaitu ingin memahami dan mengungkapkan fenomena dalam penguatan produk usaha mikro halal sebagai daya tarik wisata halal Madurayang terjadi di lapangan secara alami, utuh, dan akurat.Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa penguatan produk usaha mikro halal sebagai daya tarik wisata halal Madura (studi kasus produk usaha mikro Kabupaten Pamekasan Madura) dengan studi fenomenologi sangat dibutuhkan.Dimulai dari produk usaha mikro unggulan sampai tradisional.Untuk jenis produk usaha mikro unggulan lebih mudah diinovasi dan dikembangkan.Berbeda dengan produk usaha mikro unggulan yang memiliki prospek lebih baik dan mampu menarik minat dalam wisata halal di Kabupaten Pamekasan Madura.Untuk produk usaha mikro yang sifatnya lebih tradisional, aspek kehalalan lebih mengarahkan pada indikator transaksi jual beli yang dilakukan. Kata Kunci: Produk Usaha Mikro, Produk Halal, Wisata Halal
HUKUM ISLAM DALAM PEMIKIRAN ULAMA MADURA (Analisis KitabBulghah At-Thullab Karya KH. Thaifur Ali Wafa, Ambunten Timur, Sumenep) Moh. Afandi
Et-Tijarie Vol 5, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe treasures of Islamic scholarship have long been known to be very strong with their literary traditions. For this reason, the influence of Imam Madhab is still strong even though it has been adrift hundreds of years from our time. This is because the inheritance of classical Islam in the form of manuscripts by previous ulama is still able to be revived so as to produce new works that are quite coloring for the treasures of Islam in the next era. One of them is the book Bulghath At-Thullab by KH. Thaifur Ali Wafa, a charismatic cleric from Sumenep Madura. This one work experienced a unique phenomenon, because it was born in the modern era, but was able to present the scent of classical fiqh. Keywords: Flexible, Islamic Law, Ulama, Madura, Kitab AbstrakKhazanah keilmuan Islam sejak dahulu dikenal sangat kuat dengan tradisi literasinya. Sebab itulah, pengaruh Imam Madzhab masih kuat meskipun sudah terpaut ratusan tahun dari zaman kita saat ini. Tidak lain hal itu karena warisan Islam klasik yang berupa naskah-naskah karya ulama terdahulu masih mampu dihidupkan kembali sehingga melahirkan karya-karya baru yang cukup mewarnai bagi khazanah Islam di era berikutnya.  Salah satunya adalah kitab Bulghath At-Thullab karya KH. Thaifur Ali Wafa, seorang ulama karismatik asal Sumenep Madura. Karya yang satu ini mengalami fenomena yang unik, karena lahir di era modern, namun mampu menghadirkan aroma fiqh klasik. Kata Kunci: Fleksibel, Hukum Islam, Ulama, Madura, Kitab
MANISFESTASI KONSEP TA'ÂWUN DALAM ZAAKWAARNEMINGPERSPEKTIF HUKUM PERIKATAN Galuh Widitya Qomaro
Et-Tijarie Vol 5, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHumans as social beings always need help from others. There needs to be a harmonious relationship between human beings for the peaceful life. One way to maintain this condition is to have a sense of empathy and sympathy. A form of good attitude of empathy and sympathy in society which is categorized as legal action is zaakwaarneming. In the Civil Code (KUHPerdata) zaakwaarneming is referred to as a voluntary representative where someone represents someone's interests or carries out the affairs of another person, voluntarily to do the help until the end or until the person those who are managed by their interests are able to do their own business. This paper attempts to discuss zaakwarneming in terms of legal norms, social norms and Islamic norms. ABSTRAKManusia sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan adanya bantuan dari orang lain. Diperlukan adanya hubungan harmonis antara sesama manusia agar kehidupan yang tentram dan damai dapat terwujud. Salah satu cara untuk menjaga kondisi tersebut adalah dengan memiliki rasa empati dan simpati.Wujud sikap empati dan simpati yang baik dalam masyarakat yang dikategorikan sebagai tindakan hukum salah satunya adalahzaakwaarneming.Di dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPerdata)zaakwaarnemingdisebut sebagai perwakilan sukarela dimana seseorang mewakili kepentingan seseorang ataumelakukan pengurusan suatu urusan orang lain, secara sukarela baik dengan sepengetahuan maupun tanpa sepengetahuan yang diwakili, terikat untuk melakukan perbuatan itu sampai selesai atausampai orang yang diurus kepentingannya mampu untuk melakukanurusannya sendiri.Paper ini berusaha membahas mengenai zaakwarneming dalam pandangan norma hukum, norma sosial dan norma agama Islam. Keyword:Zaakwaarneming, Ta'âwun, Islam.
PERAN LEMBAGA MEDIASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS SYARIAH Rudi Hermawan
Et-Tijarie Vol 5, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTIn carrying out their duties, sometimes there are some irregularities that result in disputes between the Bank and the Customer. In Islamic banking, where there are disputes between customers and banks that are caused notfulfillment of the customer's financial demands by the bank, then in stagessettlement of customer complaints, the settlement can be soughtthrough banking mediation.Mediation is the process of resolving disputes through the processnegotiations or consensus of the parties assisted by the mediator. The main characteristic of the mediation process is the negotiationthe essence is the same as the process of deliberation or consensus.Mediation is the first step to resolve banking disputes by peaceful means outside the authority of the court. Keyword: Banking Mediation, Banking Mediation, Islamic Banking, Role ABSTRAKDalam melaksanakan tugasnya, terkadang ditemukan beberapa kejanggalan yg mengakibatkan terjadinya persengketaan antara Bank dan Nasabah. Dalam perbankan syariah, manakalah terdapat sengketa antara nasabah dengan bank yang disebabkan tidak terpenuhinya tuntutan finansial nasabah oleh bank, maka dalam tahap penyelesaian pengaduan nasabah, dapat diupayakan penyelesaiannya melalui mediasi perbankan. Mediasi merupakan proses penyelesaian sengketa melalui prosesperundingan atau mufakat para pihak dengan dibantu oleh mediator. Ciri utama proses mediasi adalah perundingan yangesensinya sama dengan proses musyawarah atau konsensus.Mediasi merupakan langkah awal untuk menyelesaikan persengkataan perbankan dengan jalan damai di luar kewenangan pengadilan. Kata Kunci: Lembaga Mediasi, Nasabah, perbankan, Peran
ASPEK PERBUATAN MELAWAN HUKUM DAN IKTIKAD TIDAK BAIK DALAMIMPLIKASI PENCANTUMAN HARGA PRODUK DENGAN PECAHAN RUPIAH YANG TIDAK BEREDAR Musa Taklima
Et-Tijarie Vol 5, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKThe aim of this research is to find out the aspects of good intention and actions against the law that there is an activity of rounding up the price of goods of modern stores which is caused by the nominal use of rupiah that has not been circulated.The research method used normative juridical perspective with a doctrinal approach that relies on secondary data sources consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials obtained through literature study, and analyzed using descriptive analysis method.The results of this research are first, rounding the price which is caused by the use of rupiah denominations that are not circulating is a form of business actor's violation of the principle of good intention in operating his business. Second, the act in the form of price rounding which is caused by the use of rupiah denominations that have not been circulated fulfilling the elements of illegal actions called by against the law. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek niat baik dan tindakan terhadap hukum bahwa ada kegiatan pembulatan harga barang-barang toko modern yang disebabkan oleh penggunaan nominal rupiah yang belum beredar.Metode penelitian menggunakan perspektif yuridis normatif dengan pendekatan doktrinal yang mengandalkan sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan, dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif.Hasil dari penelitian ini adalah pertama, pembulatan harga yang disebabkan oleh penggunaan denominasi rupiah yang tidak beredar merupakan bentuk pelanggaran pelaku usaha terhadap prinsip niat baik dalam menjalankan bisnisnya. Kedua, tindakan dalam bentuk pembulatan harga yang disebabkan oleh penggunaan denominasi rupiah yang belum beredar memenuhi unsur-unsur tindakan ilegal yang disebut dengan melawan hukum.Keywords: Iktikad Baik, Harga, Perbuatan Melawan Hukum.

Page 1 of 1 | Total Record : 6