cover
Contact Name
INTEKNA
Contact Email
intekna@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
intekna@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 2 (2012)" : 14 Documents clear
PERHITUNGAN ALAT BERAT UNTUK PEKERJAAN LPB PADA PENINGKATAN JALAN CILIK RIWUT DI KECAMATAN MURUNG – KALIMANTAN TENGAH Anisari, Rezky
INTEKNA Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi asal Jalan Cilik Riwut sebelumnya dalam kondisi rusak, perkerasan lama agre-gatnya sudah banyak mengalami kerusakan. Dengan kondsi demikian Jalan Cilik Riwut sangat sulit untuk dilalui. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung biaya kepemilikan alat berat, biaya operasional alat berat, dan kapasitas produksi alat berat pelaksanaan pekerjaan pada Proyek Pe-ningkatan Jalan Dalam Kota Tahun Anggaran 2012.  Dan Jalan Clik Riwut di Kecamatan Murung Kab. Mura Prov. Kalimantan Tengah. Adapun harga satuan untuk Perkerjaan LPB Pada Peningkatan Jalan Clik Riwut di Ke-camatan Murung adalah sebagai berikut : Wheel Loader  Rp. 35.181,45 / M3, Dump Truck Rp. 236.351,08 / M3, Motor Grader Rp. 11.677,94 / M3, Vibro Roller Rp.8.673,60 / M3.
PENDIDIKAN KARAKTER BAGI BANGSA INDONESIA ., Muhdi
INTEKNA Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter kini menjadi isu utama pendidikan. Selain menjadi bagian dari pro-ses pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini pun diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam mensukseskan Indonesia Emas 2025. Pendidikan karak-ter bangsa ini haruslah bermuara pada dasar falsafah sendiri, yakni Pancasila baik pada tataran konsep maupun aplikasinya. Sesuai dengan tata urutan Pancasila, sila pertama Ketuhanan yang maha Esa menjadi titik awal pendidikan karakter. Dengan ini diharapkan karakter yang muncul benar-benar bersifat laten, kuat, dan fungsional dalam kehidupan nyata sebab merupakan ekspresi dari kesadaran teologis yang telah ada pada hati sanu-bari manusia yang terdalam. Kesuksesan internalisasi pendidikan karakter untuk anak bangsa ini sangat ditentukan oleh integritas tiga kutub l,yakni kutub pendidikan formal (sekolah/kampus), kutub keluarga, dan kutub masyarakat.
STUDI MENGENAI ASURANSI SYARIAH Mukhlisah, Nurul
INTEKNA Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuransi merupakan salah satu cara pembayaran ganti rugi kepada pihak yang menga-lami musibah, yang dananya diambil dari iuran premi seluruh peserta asuransi. Dalam mekanisme asuransi konvensional terutama asuransi jiwa, paling tidak ada tiga hal yang masih diharamkan oleh para ulama, yaitu: adanya unsur gharar (ketidak jelasan dana), unsur maisir (judi/ gambling) dan riba (bunga).Karena dirasa sudah melenceng jauh dari prinsip awal tentang asuransi mutual, banyak pihak dari kalangan Muslim yang merasa keberatan dengan praktek asuransi modern. Kontrak asuransi ditolak oleh ulama atau kalangan terpelajar Islam dengan berbagai alasan. Asuransi Syariah merupakan alternatif pilihan proteksi bagi pemeluk agama Is-lam yang menginginkan produk yang sesuai dengan hukum Islam.
IDENTIFIKASI SALURAN PRIMER DAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI KUNYIT KABUPATEN TANAH LAUT Agoes, Herliyani Farial; Muhlis, Adriani; ., Setiyo
INTEKNA Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saluran sekunder daerah irigasi kunyit dulunya merupakan saluran irigasi sederhana be-rupa saluran tanah. Untuk memperlancar aliran, menghemat biaya pemeliharaan, mem-perpanjang umur pemakaian saluran, dan meningkatkan hasil produksi pertanian maka dilakukan peningkatan dari saluran irigasi sederhana ke saluran irigasi semi teknis. Ada-pun tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifkasi peningkatan yang terjadi setelah adanya perbaikan saluran dari irigasi sederhana ke semi teknis, mengidentifikasi kondisi kecepatan dan debit yang terjadi setelah adanya peningkatan, dan mengidentifikasi sa-luran yang dibuat telah sesuai dengan saluran tahan erosi.Metode yang digunakan identifikasi aliran seragam dengan rumus manning dan identifi-kasi saluran tahan erosi jaringan irigasi primer dan sekunder daerah irigasi kunyit mema-kai standar perencanaan irigasi (kp-03). Hasil pengukuran kecepatan di lapangan pada saluran primer dan sekunder adalah 0,125 m/dtk dan 0,127 m/dtk, dari kecepatan rata – rata dan data lainnya seperti kelan-daian, tinggi muka air, dan dimensi saluran diperoleh debit rata - rata saluran primer sebesar 0,037 m3/detik dan saluran sekunder sebesar 0,033 m3/detik. Hasil identifikasi saluran primer dan sekunder Daerah Irigasi Kunyit tidak termasuk kategori saluran tahan erosi, karena hasil identifikasi kecepatan rata – rata rencana saluran melebihi dari batas kecepatan maksimum diijinkan sesuai dengan Standar Perencanaan Irigasi (KP-03).

Page 2 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 2 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 2, Nov 2025 Vol 25 No 1 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 1, Mei 2025 Vol 24 No 2 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 2, Nov 2024 Vol 24 No 1 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 1, Mei 2024 Vol 23 No 2 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 2, Nov 2023 Vol 23 No 1 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 1, Mei 2023 Vol 22 No 02 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 2, Nov 2022: 76 - 162 Vol 22 No 01 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 1, Mei 2022: 01 - 75 Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111 Vol 21 No 1 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 1, Mei 2021: 1 - 53 Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110 Vol 20 No 01 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 1, Mei 2020: 01-52 Vol 19 No 1 (2019): Vol 19 No 1 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 1, Mei 2019: 1-68 Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133 Vol 18 No 2 (2018): Vol 18 No 2 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 2, Nov 2018: 67-131 Vol 18 No 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 1, Mei 2018: 1-66 Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147 Vol 17 No 1 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 1, Mei 2017: 1 - 78 Vol 16 No 2 (2016) Vol 16 No 1 (2016) Vol 15 No 2 (2015) Vol 15 No 1 (2015) Vol 14, No 2 (2014) Vol 14 No 2 (2014) Vol 14 No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13 No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13 No 2 (2013) Vol 13 No 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12 No 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12 No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11 No 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11 No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10 No 2 (2010) Vol 9 No 2 (2009): Jurnal Intekna, Volume IX, Nomer 2, Nopember 2009 Vol 8, No 1 (2008) Vol 8 No 1 (2008) More Issue