cover
Contact Name
INTEKNA
Contact Email
intekna@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
intekna@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2011)" : 30 Documents clear
PENGARUH PENGEMBANGAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM BERLANGGANAN SURAT KABAR HARIAN RADAR BANJARMASIN
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

OPTIMISASI ECONOMIC DISPATCH MENGGUNAKAN ANT COLONY OPTIMIZATION PADA SISTEM IEEE 26 BUS ., Rusilawati
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GAMES IN TEACHING CHILDREN GRAMMAR Krisdyawati, Ninit; Kustini, Siti
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PELAKSANAAN RETRIBUSI PASAR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (STUDI KASUS PADA PASAR KURIPAN BARU KOTA BANJARMASIN KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR) Shintia, Novi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Yaitu penelitian yang menganalisis permasalahan dengan mengumpulkan data, fakta, dan informasi serta memahami fenomena-fenomena yang terjadi kemudian mendes-kripsikannya. Informan kunci terdiri Kepala Dinas Pendapatan Pasar, Kepala Dinas Pe-ngelolaan Pasar, Kepala UPTD Pasar Sektor II, Petugas Pemungut, dan para peda-gang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dan prosedur pemungutan retribusi pasar di Pasar Kuripan Baru secara umum dinilai sudah sesuai antara keinginan dan ha-rapan khususnya dari wajib retribusi pasar yaitu berdasarkan peraturan daerah yang ber-laku dimana para pedagang menyetorkan tagihannya setiap hari dan setiap bulan de-ngan sistem jemput langsung dari petugas pemungut. Maksud dan tujuan dari pemu-ngutan retribusi adalah untuk meningkatkan pelayanan dan ketertiban terhadap para pe-dagang dan konsumen sebagai salah satu sumber penerimaan pendapatan asli daerah yang kontribusinya cukup diandalkan. Sebagai salah satu dari Pendapatan Asli Daerah, retribusi pasar telah memberikan sumbangan terhadap pembiayaan pembangunan di Ko-ta Banjarmasin. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pemungutan retribusi pasar ada-lah pedagang yang sering menunggak, tidak adanya fasilitas pendukung bagi petugas pemungut, kurangnya petugas dari UPTD Pasar dan ketidakcakapan petugas dalam ber-interaksi dengan pedagang. Oleh karena itu agar pelaksanaan dalam pemungutan re-tribusi pasar dapat berjalan lancar disarankan agar Dinas Pengelolaan Pasar Kota Ban-jarmasin melakukan penambahan anggota di dalam UPTD Pasar agar dalam melakukan pemungutan oleh petugas yang sah, serta melakukan penanganan khusus untuk pe-mungutan retribusi pasar bagi pedagang yang tidak mempunyai tempat permanen, se-hingga dapat menghindari terhambatnya peningkatan kontribusi retribusi pasar.
DAMPAK PERTUMBUHAN BANGUNAN DALAM PERKEMBANGAN KOTA BANJARMASIN Kurnia Widiastuti
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya jumlah bangunan yang semakin merebak di Banjarmasin, ibukota Kali-mantan Selatan merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari mengingat daya tam-pung lahan yang semakin terbatas sedangkan jumlah penduduk dan kebutuhannya se-makin meningkat. Hal tersebut tentu akan berpengaruh pada wajah kota bila semua pembangun memanfaatkan penuh hak bangunnya. Sebagai dampaknya, ruang kota a-kan semakin sempit bagi warganya, dan  tidak semua warga merasakan keuntungannya.Peningkatan penggunaan bangunan sebaiknya untuk semua warga kota. Pembuat ke-putusan tentang pengguna ruang kota juga perlu cermat dalam menentukan di mana, se-berapa besar, kapan, dan bagaimana mengendalikan peningkatan tersebut. Untuk itu strategi peningkatan perlu berdasarkan perkembangan kota Banjarmasin khususnya, se-hingga setiap jengkal lahan tidak disia-siakan.Tujuan penulisan ini adalah mengkaji dampak dari beberapa aspek yang berkaitan de-ngan pertumbuhan bangunan, terutama dari segi arsitektur. Kajian ini merupakan suatu hasil studi pustaka, diskusi, serta pengamatan selama tinggal di Banjarmasin.
APLIKASI GEOSINTETIK DALAM REKAYASA GEOTEKNIK PADA BANGUNAN SIPIL Fathur Rozi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis-jenis geosintetik yang telah banyak digunakan dalam rekayasa geoteknik. Dalam penggunaan yang permanen, kinerja jangka panjang struktur bergantung pada keawetan atau daya tanah geosintetik. Bergantung pada penerapannya, geosintetik dapat mempu-nyai spesifikasi khusus, seperti ketahanan terhadap rayapan (creep), tempratur atau si-nar ultra violet. Bahan-bahan dasar geosintetik, terutama terdiri dari elemen-elemen kar-bon, hydrogen dan kadang-kadang nitrogen serta chloride (PVC). Jenis-jenis geosintetik yang telah banyak digunakan dalam rekayasa geoteknik, adalah: Geotekstil; Geogrid; Geomembran; Geokomposit; Geonet; Geosynthetic Clay Liner; dan lain-lain. Dalam me-ngevaluasi perancangan geosintetik dan kinerjanya adalah mengidentifikasi fungsi rela-tive untuk penggunaannya. Mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi kinerja geosintetik, dan menentukan sifat-sifat geosintetik yang dibutuhkan. Spesifikasi singkat sifat-sifat fungsi geosintetik yang disyaratkan, prosedur pemasangan dan penyimpanan-nya merupakan hal yang penting untuk meyakinkan bahwa kualitas geotekstil yang di-kirim serta pemasangan nantinya seperti yang dikehendaki. Sifat-sifat geosintetik dapat berubah secara merugikan, sebagian oleh pengaruh waktu, kelelahan, kerusakan me-kanis, hidrolis, serangan bahan  kimia dan biologi, dan sebagainya. Untuk ini, maka fac-tor reduksi kekuatan harus diperhitungkan dalam perancangan.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PADA KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Adriani Muhlis; Gt. Akhmad Rollyannor
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyediaan air bersih yang cukup dan sehat sudah menjadi tuntutan masyarakat Indone-sia terutama di kota-kota besar. Propinsi Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, sarana dan prasarana air bersih yang memadai menjadi kebutuhan pokok masyarakat.Maksud dari penelitian ini adalah merencanakan system jaringan distribusi air bersih un-tuk pelayanan pada  Kecamatan Banjar Utara dengan konsep pelayanan zoning.Dengan laju tingkat pertumbuhan penduduk mencapai 1.73 % pertahun,cenderung lebih tinggi untuk perkembangan kecamatan Banjar Utara tersebut dibanding dengan pertum-buhan penduduk Kota Banjarmasin. Pemenuhan kebutuhan air saat ini masih menggu-nakan air sungai, sumur dan air bersih dari kemasan/ gallon dan gerobak yang harganya relatif mahal.Untuk memberikan pelayan yang maksimal diperlukan system jaringan pipa distribusi un-tuk menyalurkan air bersih ke seluruh daerah perencanaan. Secara teknis pengem-bangan di wilayah Kecamatan Banjar Utara dapat direncanakan. Selain itu juga perlu di-bangun sarana dan prasarana lainnya, antara lain pembangunan prasarana Boster Ba-nua Anyar dengan 3 unit pompa berkapasitas 139 liter/detik, pembangunan ini bertahap sesuai kebutuhan. Dan juga dibangun reservoir dengan kapasitas 2.500 m3/jam. Se-mentara untuk mendukung rencana pengembangan jaringan pipa air bersih tersebut di-perlukan pemenuhan kebutuhan air bersih mencapai 38 l/detik pada tahun 2010, dan te-rus dikembangkan menjadi 97 l/detik pada tahun 2020.
OPTIMISASI ECONOMIC DISPATCH MENGGUNAKAN ANT COLONY OPTIMIZATION PADA SISTEM IEEE 26 BUS Rusilawati .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic dispatch akan diaplikasikan  pada sistem IEEE 26 Bus dengan menggunakan metoda Ant Colony Optimization. Ant Colony Optimization merupakan salah satu teknik komputasi yang menyelesaikan suatu permasalahan optimisasi berdasarkan perilaku se-kelompok semut untuk mencari jalur terpendek dari sarang ke suatu sumber makanan. Dari hasil pengujian terbukti bahwa Ant Colony Optimization mampu menghasilkan biaya pembangkitan yang lebih optimal jika dibandingkan dengan metoda Lagrange Multiplier. Ant Colony Optimization mampu meminimalkan biaya pembangkitan sebesar 0,796 $ / jam dan meminimalkan rugi-rugi transmisi sebesar 0,043 MW
TEACHERS’ PERCEPTION AND PROBLEMS IN THE IMPLEMENTATION OF SCHOOL-BASED CURRICULUM (A CASE STUDY) Siti Kustini; Evidoyanti .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Since 2006 (in decentralization era) Indonesia has been implementing school level curri-culum based on national standard of education (content and competence standards in particular) considering the goal of a certain level of education, learning experiences that should be provided to achieve the goal, the methods used to manage the learning expe-riences, and methods of evaluation to measure the goal achievement. The development of a school-level curriculum is a new phenomenon for the school community in Indonesia, consequently, in the early stage of its implementation some obstacles were found in a number of schools. The change in the role of schools from curriculum implementer to curriculum developer has made the school community confused. The changes of English curriculum in Indonesia are in line with the changes of the educational curriculum. This present study was intended to find out teachers’ understanding and perception on SBC as well as to identify problems faced by the teacher in the implementation of SBC parti-cularly in the English teaching. The research was conducted in SMAN 5 Cimahi, there-fore three English teachers from that school were chosen as the participants. The qualitative research design was employed in this research and the data were taken from the questionnaire with 5 (five) open question and 29 (twenty-nine) checklist question for-mat. The questionnaire was primarily used to collect the information to survey the tea-chers’ general understanding and perception as well as problems in SBC implementation. The result of the study showed that teachers possessed good understanding and percep-tion on SBC and they did not encounter any serious problems in the implementation. The successful implementation of this curriculum should be continuously maintained so that the goal of Indonesian education to develop learners’ basic intelligence, knowledge, per-sonality, noble character, as well as skills to live independently can be achieved.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA TELEPON TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN Harry Sudjono; Syamsudin Noor
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan dalam perusahaan jasa merupakan suatu hal yang sangat penting dan harus diperhatikan. Pemberian pelayanan dengan kualitas yang baik sesuai dengan keinginan pelanggan akan memberikan suatu kepuasan bagi pelanggan pengguna produk. Peneliti-an ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara kualitas pelayanan yang telah diberikan terhadap kepuasan pelanggan dan untuk mengetahui faktor apa sa-ja yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Servqual. Keterbatasan metoda servqual memungkinkan adanya langkah lanjutan de-ngan mengggunakan alat analisis agar hasil yang diperoleh lebih objektif dan realistik un-tuk diterapkan. Pada penelitian ini mencoba untuk dilanjutkan dengan menggunakan analisis regresi berganda dan analisis faktor. Dari analisis regresi berganda dapat diketa-hui ada atau tidaknya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. Se-dangkan dari analisis faktor akan diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan.Dari hasil penelitian dengan analisis regresi berganda memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan yang diwakili oleh variabel Tangibles, Relia-bility, Responsiveness, Assurance, dan Emphaty terhadap kepuasan pelanggan. Se-dangkan dari hasil analisis faktor memeperlihatkan bahwa terdapat lima faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan pada PT. TELKOM kandatel Madiun. Kelima faktor tersebut adalah sebagai berikut : (1) faktor penunjang pelayanan. (2) faktor gedung dan sikap dalam pelayanan. (3) faktor kecepatan pelayanan dan komunikasi petugas. (4) fak-tor pelayanan via telepon. Dan (5) faktor sikap dalam menghadapi masalah pelanggan.

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2011 2011


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 2 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 2, Nov 2025 Vol 25 No 1 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 1, Mei 2025 Vol 24 No 2 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 2, Nov 2024 Vol 24 No 1 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 1, Mei 2024 Vol 23 No 2 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 2, Nov 2023 Vol 23 No 1 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 1, Mei 2023 Vol 22 No 02 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 2, Nov 2022: 76 - 162 Vol 22 No 01 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 1, Mei 2022: 01 - 75 Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111 Vol 21 No 1 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 1, Mei 2021: 1 - 53 Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110 Vol 20 No 01 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 1, Mei 2020: 01-52 Vol 19 No 1 (2019): Vol 19 No 1 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 1, Mei 2019: 1-68 Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133 Vol 18 No 2 (2018): Vol 18 No 2 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 2, Nov 2018: 67-131 Vol 18 No 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 1, Mei 2018: 1-66 Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147 Vol 17 No 1 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 1, Mei 2017: 1 - 78 Vol 16 No 2 (2016) Vol 16 No 1 (2016) Vol 15 No 2 (2015) Vol 15 No 1 (2015) Vol 14, No 2 (2014) Vol 14 No 2 (2014) Vol 14 No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol 13 No 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13 No 2 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 13 No 1 (2013) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12 No 2 (2012) Vol 12 No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11 No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11 No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10 No 2 (2010) Vol 9 No 2 (2009): Jurnal Intekna, Volume IX, Nomer 2, Nopember 2009 Vol 8, No 1 (2008) Vol 8 No 1 (2008) More Issue