cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 14118033     EISSN : 26140101     DOI : 10.18196/mm
Core Subject : Health,
Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in all aspects of human health.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 2 (2005)" : 3 Documents clear
The Effect Of Celery (Aipum Graveolens L) Juice In Blood Pressure and Serum Cholesterol Supono, Supono; Orbayinah, Salmah
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Celery juice has been developed as an herbal therapy cheaply to decrease blood pressure and cholesterol. The aim of this study is to know the effect of celery juice in blood pressure and serum cholesterolThe research is a cross sectional which are the students live in Sonosewu and it’s around as a subject of research. They are 19-25 years old. A choice of the subject of research is randomly. The subjects of research have health conditioned, don’t have liver, heart, gastrointestinal disease and neuron brain nervous. The research subjects are 14 peoples for blood pressure and 13 peoples for serum cholesterol. The research divided in to 2 phase, the first is a phase which before drink celery juice (control) and the second phase is after (sample). A research subjects have check their blood pressure before and 15-20 minutes after drink placebo or celery juice everyday. The research as long as 20 days, 10 days control (giving placebo) and 10 days sample (giving celery juice), The cholesterol measurements were taken lstday before given placebo, llrddays (after given placebo) and 2Tddays (after given celery juice), then check its total value by use cholesterol KIT reagents with using spectrophotometer methods. Analysis data is done by statistic T-test and also use SPSS 12 W version.The results showed with T-Test statistic that placebo don ’t show exchange significantly on blood pressure and cholesterol (a > 0.05). The giving celery juice will cause decrease significantly on blood pressure and cholesterol (a <0.    05). The results indicate that the giving celery juice will decrease blood pressure and cholesterol.Jus seledri dikembangkan sebagai suatu terapi pengobatan yang murah untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jus seledri terhadap tekanan darah dan kolesterol serum.Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional, dengan subyek penelitian mahasiswa di daerah sonosewu dan sekitarnya, dengan umur 19-25 tahun. Pemilihan subyek penelitian secara acak, dengan kondisi sehat tidak memiliki gangguan fungsi hati, jantung, ginjal, gangguan gastrointestinal dan penyempitan pembuluh darah otak. Jumlah subyek penelitian yang digunakan adalah 14 orang untuk tekanan darah dan 13 orang untuk kadar kolesterol darah. Subyek penelitian dibagi dalam 2 tahap: tahap pertama; sebelum diberikan jus seledri (kontrol) dan tahap kedua; setelah diberikan jus seledri (perlakuan). Masing-masing subyek penelitian diukur tekanan darahya sebelum dan 15-20 menit setelah diberikan plasebo atau jus seledri sehari sekali. Hal ini dilakukan selama 20 hari, yaitu 10 hari kontrol (pemberian plasebo) dan 10 hari sampel (pemberian jus seledri). Pada pengukuran kadar kolesterol, subyek diambil darahnya 1 hari sebelum diberikan plasebo, hari ke-11 (setelah diberikan plasebo) dan hari ke-21 (setelah diberikan jus seledri), kemudian diperiksa kadarnya menggunakan reagen KIT kolesterol dengan metode spektrofotometer. Data dianalisis dengan uji statistik T-Test berpasangan menggunakan SPSS versi 12 W.Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian plasebo tidak memberikan perubahan yang bermakna terhadap tekanan darah dan kolesterol (a > 0,05). Sedangkan pemberian jus seledri menyebabkan penurunan yang bermakna terhadap tekanan darah dan kolesterol (a < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pemberian jus seledri dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
Sumbing Median (Midline Cleft) Dachlan, Ishandono; Handaya, A. Yuda; Sagiran, Sagiran
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Midline Cleft is a midline deformity of the upper lip and nose (Tessier Clasification of Cleft Number 0 ). It is rare and often accompanied by disorder of the central nervous system. Head CT Scan with a better architecture of the brain has a better prognosis and those with poor differentiation of brain die during infancy. The treatment of choice is surgical procedure to correct the deformity by Z-plasty or its modification. The aim of this stydy is to report the management of a midline cleftTwo Cases has been reported, The first case was a 13 year-old girl suffering from a midline upper lip cleft, she visited to Sardjito Hospital because of a cosmetic problem, and she had a good achievements at School, The head CT Scan showed a normal brain architecture. She had undergone an upper lip modification Z- Plasty. The second case was a 2 day-old male baby within absence of collumella and prolabial segment of lip (false median cleft), absence of the premaxilla skeletal and he suffers multiple anomalies, the head CT scan showed poor differentiation of brain.Result of this study showed that the one case has showed a good result after upper lip modification of Z-Plasty, the second case died before treated any surgical operation. It can concluded that midline cleft should be treated with observing other problems or anomalies especially of the brain structure and followed with delicate method of surgical procedure.Sumbing median adalah kelainan median pada bibir atas dan hidung (Klasifikasi Tessier, Cleft Nomor 0). Sumbing median adalah kelainan yang jarang terjadi dan biasanya disertai dengan gangguan sistem syaraf pusat. CT Scan kepala yang menunjukkan struktur otak baik mempunyai prognosis lebih baik, Gambaran struktur otak yang jelek biasanya meninggal pada awal kehidupan atau masa pertumbuhan. Terapi pilihan biasanya berupa prosedur pembedahan untuk mengoreksi kelainan, dengan teknik Z-plasty atau modifikasinya. Tujuan dari kajian ini adalah untuk melaporkan penatalaksanaan dua buah kasus sumbing median.Delaporkan dua kasus sumbing median, kasus pertama wanita usia 13 tahun menderita sumbing pada pertengahan bibir atas, pasien datang ke Rumah sakit Sardjito dengan keluhan kosmetik, pasien mempunyai prestasi yang baik di sekolah. CT Scan kepala menunjukan gambaran otak normal. Pasien dilakukan operasi Z- Plasty pada bibir atas. Kasus ke dua,pasien laki-laki usia 2 hari dengan tidak adanya collumella danprolabial, serta tidak adanya tulang premaxilla, pasien menderita anomali multipel, CT Scan kepala menunjukan gambaran otak yang tidak sempurna.Kasus pertama menunjukan hasil yang baik setelah dilakukan operasi Z-Plasty, kasus kedua meninggal sebelum dilakukan tindakan bedah. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penatalaksanaan sumbing median harus memperhatikan anomali lain terutama struktur otak dan perlu mempertimbangkan teknik operasi yang tepat untuk mendapatkan hasil yang baik.
Masalah-masalah dalam Penatalaksanaan Tekanan Darah Tinggi pada Lanjut Usia dan Peran-peran Pengasuh Utamanya (Caregiver): Sebuah Studi Kualitatif Khasanah, Uswatun
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/1877

Abstract

A caring nursing relationship with hypertensive clients at their homes can have positive effects upon their blood pressure. This paper attempts to reveal efforts of the hypertensive older adults and their caregivers in dealing the high blood pressure. This study shows that often older adults they do not realize they are having hypertension at first; accidentally they are diagnosed with hypertension when they seek help for other health problem. While the others realize that they are having hypertension after the screening program conducted by students or health professional.Soon after the older adults realize they are diagnosed with hypertension, changing the risky behaviors, asking and searching information related the disease follows. However, often they neglect the disease management when they feel the disease symptoms disappear. Or still practicing incorrect management, such as improper medical regiment, irregular checking blood pressure till does not manage their high blood pressure at all. The common practices among the hypertensive are alternative medicine used, such as using herbs, holy water, or asking help from the traditional healer as well as the spiritual leader. Concerning older adult caregivers roles are as the main psychological and financial support for the older adults.This study demonstrates various perspectives of older adults and caregivers problems and efforts in maintaining blood pressure within recommended level. This is very useful information for the health professional in caring the hypertensive older adult comprehensively according to their needs and their perspective.Artikel ini mengemukakan tentang persepsi dari lanjut usia dan pengasuhnya tentang usaha-usaha mereka untuk mengontrol tekanan darah tinggi yang dialami oleh para lanjut usia dirumah. Hasil dari penelitian dengan desain kualitatif dan wawancara sebagai tehnik pengumpulan data ini yaitu kebanyaan pada awalnya lanjut usia tidak menyadari bahwa mereka menderita tekanan darah tinggi, baru setelah mereka memeriksakan masalah kesehatan yang lainnya kepada tenaga kesehatan dan dicek tekanan darah tingginya, didapakan tekanan darah tingginya melebihi batas normal yang direkomendasikan. Sedangkan lanjut usia yang lainnya mengetahui kalau mereka menderita tekanan darah tinggi setelah ada program screening dari mahasiswa atau tenaga kesehatan yang lainnya.Segera setelah lanjut usia mengetahui mereka menderita tekanan darah tinggi, maka merubah tingkah laku yang membahayakan kesehatan, bertanya dan mencari informasi yang berkaitan dengan penyakitnya adalah hal yang dilakukan oleh para lanjut usia tersebut. Akan tetapi masih banyak diantara lanjut usia tersebut yang melakukan penatalaksanaan yang kurang tepat, seperti penggunaan obat yang salah, tidak teratur mengontrol tekanan darah atau juga tidak melakukan apapun untuk mengontrol penyakitnya tersebut. Praktek yang sering dilakukan untuk mengontrol tekanan darah tinggi diantaranya yaitu lanjut usia menggunakan pengobatan alternative seperti dengan menggunakan tumbuh-tumbuhan, air suci, atau meminta pertolongan dari pengobat tradisional dan juga pemimpin agama. Tentang pengasuh anjut usia, mereka adalah pendukung secara psykologis dan juga financial.Penelitian ini menunjukkan beberapa perspektif lanjut usia dan pengasuhnya tentang usaha-usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan lanjut usia. Hal ini merupakan informasi yang sangat berharga bagi tenaga kesehatan dalam merawat lanjut usia dengan darah tinggi secara komprehensif dan berdasarkan kebutuhannya dan dengan memperhatikan perspective mereka.

Page 1 of 1 | Total Record : 3


Filter by Year

2005 2005


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 1 (2025): January Vol 24, No 2 (2024): July Vol 24, No 1 (2024): January Vol 23, No 2 (2023): July Vol 23, No 1 (2023): January Vol 22, No 2 (2022): July Vol 22, No 1 (2022): January Vol 21, No 2 (2021): July Vol 21, No 1 (2021): January Vol 21, No 1: January 2021 Vol 20, No 2 (2020): July Vol 20, No 2: July 2020 Vol 20, No 1: January 2020 Vol 20 No 1: January 2020 Vol 20, No 1 (2020): January Vol 19, No 2: July 2019 Vol 19, No 2 (2019): July Vol 19 No 2: July 2019 Vol 19 No 1: January 2019 Vol 19, No 1 (2019): January Vol 19, No 1: January 2019 Vol 18 No 2: July 2018 Vol 18, No 2: July 2018 Vol 18, No 2 (2018): July Vol 18, No 1: January 2018 Vol 18 No 1: January 2018 Vol 18, No 1 (2018): January Vol 17, No 2: July 2017 Vol 17 No 2: July 2017 Vol 17, No 2 (2017): July Vol 17 No 1: January 2017 Vol 17, No 1: January 2017 Vol 17, No 1 (2017): January Vol 16, No 2 (2016): July Vol 16 No 2: July 2016 Vol 16, No 2: July 2016 Vol 16 No 1: January 2016 Vol 16, No 1: January 2016 Vol 16, No 1 (2016): January Vol 15, No 2 (2015): July Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015): January Vol 15, No 1 (2015) Vol 14, No 2 (2014) Vol 14, No 2 (2014): July Vol 14, No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014): January Vol 14, No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (s) (2008) Vol 8, No 2 (s) (2008): Oktober Vol 8, No 2 (s) (2008): Juli Vol 8, No 1 (s) (2008): April Vol 8, No 1 (s) (2008) Vol 8, No 1(s) (2008): April Vol 8, No 1 (2008) Vol 8, No 1 (S) (2008): Januari Vol 8, No 1 (2008) Vol 7, No 2 (s) (2007) Vol 7, No 2 (s) (2007): Juli Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 2 (s) (2007): Oktober Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 1, No 2 (2001) Vol 1, No 2 (2001) More Issue