cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
semesta_teknika@umy.ac.id
Editorial Address
Jln. Brawijaya Tamantirto Kasihan Bantul 55183 Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Semesta Teknika
ISSN : 1411061X     EISSN : 25025481     DOI : https://doi.org/10.18196/st
Core Subject : Engineering,
SEMESTA TEKNIKA is a reputable refereed journal devoted to the publication and dissemination of basic and applied research in engineering. SEMESTA TEKNIKA is a forum for publishing high quality papers and references in engineering science and technology. The Journal is published by the Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, INDONESIA. Copyright is by the publisher and the authors. The Journal is issued in electronic form and also issued in printed form as annual volume for the contributors only. The journal contains original research papers, review articles, short notes and letters to the editors. The topics of interest include modeling, experimental, analytical and numerical investigations on the mechanical, physical, chemical and mineralogical properties of material, developing the prototype/instrument, technology and construction process. Topic of management in industry and civil construction is also considered. SEMESTA TEKNIKA receives manuscripts from the contributor written in the Indonesian and English. Manuscripts submitted to the journal for publication must not have been previously published or is under consideration simultaneously by any other publication. Manuscripts submitted to SEMESTA TEKNIKA will be reviewed Peer Reviewers local and foreign.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005" : 18 Documents clear
Analisis Tingkat Kesuksesan Inspeksi Pada Attach Dan Packet Data Protocol (PDP) Context Layanan Gprs Dengan Metode Statistical Process Control Ikhsan, Muhammad; Nurudin, Ahmad
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui tingkat kesuksesan inspeksi yang dilakukan pada Attach dan PDP Context, sebab keberhasilan melakukan aktivasi awal GPRS dilihat dari kesuksesan MS melakukan Attach, untuk selanjutnya dapat diambil langkah perbaikan jika terjadi penurunan kualitas (non performance). . Metode yang dipakai adalah metode SPC (statistical process control) atau metode pengendalian kualitas suatu proses, untuk menunjukan apakah jumlah yang menunggu untuk dilayani dalam server GSN (GPRS Support Node)  masih dalam proporsi pengendalian.Hasilnya adalah hasil dari pengendalian proses kualitas proses statistik untuk GGSN dan SGSN Ericsson menunjukan bahwa masih terdapat proses yang berada diluar batas pengendalian. Sedangkan, hasil dari analisa kemampuan proses menunjukan bahwa untuk proses Attemp PDP Context dapat memenuhi spesifikasi bawah, sedangkan untuk proses Attemp Attach masih dapat memenuhi batas spesifikasi bawah.
Pengaruh Beban Pada Permukaan Tanah Dan Frekuensi Gempa Terhadap Respon Seismik Linier Elastis Lapisan Tanah Pujianto, As’at
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Respon seismik lapisan tanah akibat gempa merupakan suatu parameter gerakan tanah akibat gempa. Selama getaran merambat dari pusat gempa sampai ke permukaan tanah, maka faktor tanah sebagai penghantar getaran mempunyai peran yang sangat penting. Berbagai parameter penting mengenai jenis tanah tersebut meliputi keadaan geologi secara lokal dan kondisi tanah itu sendiri. Di samping itu juga ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap respon tanah, di antaranya adalah indeks plastisitas (PI), kandungan frekwensi gempa serta keadaan beban diatas permukaan lapisan tanah. Beban pada permukaan lapisan tanah akan berpengaruh terhadap kekakuannya. Kekakuan tanah yang mempunyai beban lebih kecil akan berbeda dengan tanah yang mempunyai beban lebih besar. Dengan keadaan seperti itu maka tanah yang mempunyai berat beban bangunan berbeda akan menghasilkan respon yang berbeda juga. Penelitian dengan menggunakan satu data profil tanah tanpa beban dan lima variasi pembebanan telah dilakukan, akibat gempa Koyna dan Bucharets yang telah dinormalisai, sehingga hanya mempunyai perbedaan frekuensi. Analisis hitungan menggunakan program sederhana dengan dasar metode analisis dinamika struktur “Multi Degree of Freedom” dan pemodelan matematis lapisan tanah berupa model “Shear Building” serta penyelesaian problema dinamik dengan metode numerik “Central Difference”. Hasil analisis menunjukan bahwa Semakin besar beban mengakibatkan simpangan semakin kecil. Dengan percepatan maksimum sama akibat gempa Koyna dan Bucharest, namun mempunyai frekuensi yang berbeda,  mengakibatkan respon yang tidak sama besar. Parameter percepatan tanah bukan satu-satunya parameter yang dapat dipakai untuk mengetahui damage potential suatu gempa tetapi terdapat parameter lain yang harus diperhatikan. Kandungan frekuensi gempa Koyna maupun Bucharest terhadap frekuensi struktur masih cukup jauh (tidak berimpit), sehingga jika terjadi gempa dengan frekuensi tersebut struktur tanah tidak akan mengalami resonansi.  
An Explicit Wavelet-Based Finite Difference Scheme For Solving Two-Dimensional Heat Equation M, Mahmmod Aziz; Susanto, Adhi; Soesianto, F
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode finite difference eksplisit adalah metode yang mudah diprogram dibandingkan metode finite difference implicit atau metode-metode numerik lainnya. Selain itu, metode eksplisit itu dapat digunakan untuk menyelesaikan persamaan panas “Heat Equation” linear dalam dua dimensi. Akan tetapi, metode eksplisit itu mempunyai sebuah kekurangan yaitu keterbatasan stabilitas dari penyelesaian numerik adalah sangat ketat. Oleh sebab itu, metode eksplisit itu tidak lagi termasuk daftar metode-metode numerik yang handal yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persamaan-persamaan diferensial parsial. Oleh karena itu, maka diusulkan untuk menggunakan analisis wavelet Haar di dalam skema numerik dari metode eksiplisit untuk mengatasi kekurangan metode itu, yaitu keterbatasan stabilitas, dengan menjaga diskretisasi dari metode eksplisit agar tidak berubah. Kekurangan dari metode finite difference eksiplisit itu sudah dapat diatasi secara signifikan oleh analisis Haar wavelet yang tidak mempengaruhi logika metode asli yatiu metode eksiplisit. 
Analisa Korosi Atap Aluminium Tipe Kulit Jeruk Tebal 0,8 mm Riyanta, Bambang; Rahmatullah, Ade
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui  kasus rusaknya atap plat aluminium gelombang tipe kulit jeruk dengan ketebalan 0,80 mm yang dipesan PT. Amann Jaya di Teluk Betung Selatan Lampung dari PT. Alka Jaya di Jakarta, Plat aluminium tersebut mengalami  kerusakan yaitu timbulnya bercak abu-abu kehitaman yang diduga rusak dikarenakan tutup plastik robek  sehingga basah oleh  air hujan pada waktu pengiriman melalui cargo darat. Oleh karena itu diadakan beberapa pengujian untuk mengetahui timbulnya kerusakan yang terjadi pada pelat aluminium tersebut, pengujian yang dilakukan diantaranya adalah uji komposisi kimia, uji struktur mikro,uji visual, uji fraktografi, dan uji kelembaban. Setelah diadakan beberapa penelitian diatas dapat diketahui bahwa Jenis korosi yang terjadi adalah  korosi sumuran . Plat aluminium tidak rusak karena air hujan pada waktu pengiriman melalui cargo darat melainkan akibat bahan baku terendam banjir sebelum plat mengalami proses pengerolan .
Analisis Parameter Kecepatan Teoritik Dan Nilai Beda Fase Gelombang Rayleigh Lapisan Aspal Perkerasan Jalan Berdasarkan Teori Perambatan Gelombang Pada Media Yang Homogen Dan Isotropik Rosyidi, Sri Atmaja P
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Rayleigh wave is one of seismic waves which generated from the natural and artificial mechanical source in the earth or place on the subsurface, such as landslide, earthquake, explosion, traffic vibration, machine works, etc.  The Rayleigh wave in a possible stratified of homogeneous media is a linear combination of Primary (P) and Vertically Shear (SV) waves, which satisfied the equations of elasticity with zero body forces and zero traction on the boundary of a half-space media.  In the case of a homogeneous isotropic half-space there is a unique mode of the Rayleigh waves which propagates without being sustained by any sources or external loads.  Almost 70 % of wave energy generated from the mechanical sources is the Rayleigh wave energy.  Therefore, it is a potential characteristic of Rayleigh wave that is able to be used in engineering purposes.  One of them is a spectrum analysis that is applied in transportation engineering in order to control the quality of asphaltic material.  The aim of this paper is to predict the Rayleigh wave velocity parameters and phase different value of asphaltic layer based on a fundamental theory of Rayleigh wave propagation in a homogeneous isotopic. The results have been shown that the phase different value in homogenous isotropic media is strongly influenced by field spacing of wave measurement.  The Rayleigh wave velocity parameters were easier obtained using the simple equation considering to various Poisson value. 
Penyesuaian Impedansi Antena Open Dipole RF 217 MHz Menggunakan Metode Single Stub Prasaja, Bledug Kusuma; Sirat, M Abdulah K
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyesuaian impedansi merupakan suatu masalah yang sangat penting untuk diperhatikan pada saat menginstalasi antena suatu pemancar. Gelombang yang dipantulkan kembali ke pemancar akan mengakibatkan panas dan kerusakan pada penguat akhir pemancar, sehingga menyebabkan penurunan daya atau daya yang dihasilkan oleh pesawat pemancar tidak akan maksimal. Penelitian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar impedansi antena berkontribusi pada matching impedance (penyesuaian impedansi), menggunakan metode single stub tuner. Hasilnya adalah Pada pengukuran yang menggunakan kabel koaksial RG-55 A/U, posisi paling match terjadi pada jarak 30 cm dari antena ke arah generator sehingga stub dipasang secara permanen pada jarak tersebut, sedangkan  pada pengukuran yang menggunakan kabel koaksial 5D-2W, posisi paling match terjadi di antena itu sendiri dan tidak ditemukan posisi match pada saluran sehingga stub tidak dipasang. Pada kabel koaksial RG-11/U, posisi paling match terjadi pada jarak 20 cm dari antena ke arah generator sehingga stub dipasang secara permanen pada jarak tersebut. 
Efek Penggantian Bahan Bakar Bensin Dengan Minyak Tanah Pada Pompa Air Terhadap Volume Air & Konsumsi Bahan Bakar Yusron, Zaenal
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin pompa yang menggunakan mesin bensin merupakan salah satu mesin konversi energi jenis pembakaran dalam motor dengan menggunakan bahan bakar bensin (C8H18). Maksud penulisan ini adalah untuk menyampaikan hasil atas suatu penelitian tentang efek penggantian bahan bakar bensin dengan  minyah tanah pada mesin pompa air. terhadap volume air dan konsumsi bahan bakar. Analisis dan interprestasi data dilakukan dengan cara Analisis Kuantitatif. Untuk menguji dua sampel kecil yang berpasangan maka digunakan Test Hipotesa pengujian dua sisi (Djarwanto Dan Pangestu Sudibyo; 1985: 191) dengan level of significance sebesar 0,01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume air yang dihasilkan oleh pompa air yang menggunakan bahan bakar bensin dan minyak tanah terdapat perbedaan yang cukup signifikan, dengan taraf signifikansi 1 % karena harga t terhitung 3,883 tidak terletak diantara harga tabel t yakni -3,182 sampai 3,182. Bahan Bakar yang dihabiskan tidak terdapat perbedaan yang signifikan karena harga t terhitung 0,24057 terletak diantara t pada tabel yakni -3,182 sampai 3,182. Jika dilihat dari beaya yang digunakan untuk mengairi sawah satu petak (1250m3) untuk minyak tanak lebit irit Rp. 7.370,- sedangkan dari segi waktu maka bensin lebih irit yakni 3 jam.
Tranduser Ultrasonik Sebagai Pendeteksi Gerak Pada Sistem Keamanan Rumah Qodir, Fathul; Putra, Juniardi A
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruangan yang penuh barang-barang berharga memerlukan sistem keamanan  elektronis yang bisa langsung dipantau.Transduser ultrasonik dapat menjadi alternatif solusi untuk mengamankan suatu ruangan yang butuh pengawasan secara otomatis. Transduser bisa dilengkapi buzzer atau sirane yang berbunyi sebagai alarm atau terkoneksi dengan telepon rumah, sehingga akan men-dial up telepon rumah jika ada seseorang yang tanpa ijin memasuki ruangan tersebut. Jadi, selama didalam ruangan tersebut tidak ada benda yang bergerak maka alarm tidak akan berfungsi. Hasilnya berupa jangkauan sistem yang dipengaruhi sudut antara pemancar dan penerima pada jarak pancar 1 sampai 9 meter,  relai pada rangkaian penerima akan aktif (on) mulai sudut 800 keatas, sedangkan mulai dari jarak pancar 10 sampai 15 meter, sudut pengaktifan relai berkurang 100   setiap penambahan jarak pancar 1 meter, misalnya pada jarak pancar 10 meter sudut pengaktifan relainya mulai sudut 700 keatas, sedangkan pada jarak pancar 11 meter sudut pengaktifan relainya mulai  sudut 600 keatas begitu seterusnya sampai dengan jarak pancar 15 meter 
Perancangan Fondasi Pada Tanah Timbunan Sampah (Studi Kasus Di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Piyungan, Yogyakarta) Widianti, Anita; Wahyudi, Dedi; Diana, Willis
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) merupakan kebutuhan setiap daerah guna mengatasi masalah sampah. Apakah lahan yang sangat luas tersebut  nantinya dapat dimanfaatkan kembali ? Berdasarkan pertanyaan itulah penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang fondasi berdasarkan daya dukung tanah yang mampu menahan beban dan penurunan yang tidak berlebihan dari hasil uji sondir di lapangan.Penelitian dilakukan di zona pertama dari TPAS Piyungan, Yogykarta  yang merupakan zona di mana proses penimbunan dan pemadatannya telah selesai.  Hasil uji sondir pada dua titik digunakan sebagai dasar untuk merancang fondasi dari struktur bangunan dua lantai, dengan mengacu pada Standar Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, SK SNI-T-15-1991-03.Dari hasil analisis menunjukkan bahwa fondasi telapak dapat digunakan dengan kedalaman 1,6 m. Fondasi tersebut  dirancang berukuran 100 cm x 100 cm dengan ketebalan 25 cm, jumlah tulangan sebanyak 8 buah dengan diameter 10 mm dan spasi tulangan 12 cm. 
An Explicit Wavelet-Based Finite Difference Scheme For Solving Two-Dimensional Heat Equation Mahmmod Aziz M; Adhi Susanto; F Soesianto
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v8i1.917

Abstract

Metode finite difference eksplisit adalah metode yang mudah diprogram dibandingkan metode finite difference implicit atau metode-metode numerik lainnya. Selain itu, metode eksplisit itu dapat digunakan untuk menyelesaikan persamaan panas “Heat Equation” linear dalam dua dimensi. Akan tetapi, metode eksplisit itu mempunyai sebuah kekurangan yaitu keterbatasan stabilitas dari penyelesaian numerik adalah sangat ketat. Oleh sebab itu, metode eksplisit itu tidak lagi termasuk daftar metode-metode numerik yang handal yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persamaan-persamaan diferensial parsial. Oleh karena itu, maka diusulkan untuk menggunakan analisis wavelet Haar di dalam skema numerik dari metode eksiplisit untuk mengatasi kekurangan metode itu, yaitu keterbatasan stabilitas, dengan menjaga diskretisasi dari metode eksplisit agar tidak berubah. Kekurangan dari metode finite difference eksiplisit itu sudah dapat diatasi secara signifikan oleh analisis Haar wavelet yang tidak mempengaruhi logika metode asli yatiu metode eksiplisit. 

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2005 2005


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 2 (2024): NOVEMBER Vol 27, No 1 (2024): MEI Vol 26, No 2 (2023): NOVEMBER Vol 26, No 1 (2023): MEI Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 25, No 1 (2022): MEI 2022 Vol 24, No 2 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 24, No 1 (2021): MEI 2021 Vol 24, No 2 (2021): NOVEMBER Vol 23, No 2 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 23, No 1 (2020): MEI 2020 Vol 22, No 2 (2019): NOVEMBER 2019 Vol 22, No 1 (2019): MEI 2019 Vol 21, No 2 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 21, No 2 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 21, No 1 (2018): MEI 2018 Vol 20, No 2 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 20, No 2 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 20, No 1 (2017): MEI 2017 Vol 20, No 1 (2017): MEI 2017 Vol 19, No 2 (2016): NOVEMBER 2016 Vol 19, No 2 (2016): NOVEMBER 2016 Vol 19, No 1 (2016): MEI 2016 Vol 19, No 1 (2016): MEI 2016 Vol 18, No 2 (2015): NOVEMBER 2015 Vol 18, No 2 (2015): NOVEMBER 2015 Vol 18, No 1 (2015): MEI 2015 Vol 18, No 1 (2015): MEI 2015 Vol 17, No 2 (2014): NOVEMBER 2014 Vol 17, No 2 (2014): NOVEMBER 2014 Vol 17, No 1 (2014): MEI 2014 Vol 17, No 1 (2014): MEI 2014 Vol 16, No 2 (2013): NOVEMBER 2013 Vol 16, No 2 (2013): NOVEMBER 2013 Vol 16, No 1 (2013): MEI 2013 Vol 16, No 1 (2013): MEI 2013 Vol 15, No 2 (2012): NOVEMBER 2012 Vol 15, No 2 (2012): NOVEMBER 2012 Vol 15, No 1 (2012): MEI 2012 Vol 15, No 1 (2012): MEI 2012 Vol 14, No 2 (2011): NOVEMBER 2011 Vol 14, No 2 (2011): NOVEMBER 2011 Vol 14, No 1 (2011): MEI 2011 Vol 14, No 1 (2011): MEI 2011 Vol 13, No 2 (2010): NOVEMBER 2010 Vol 13, No 2 (2010): NOVEMBER 2010 Vol 13, No 1 (2010): MEI 2010 Vol 13, No 1 (2010): MEI 2010 Vol 12, No 2 (2009): NOVEMBER 2009 Vol 12, No 2 (2009): NOVEMBER 2009 Vol 12, No 1 (2009): MEI 2009 Vol 12, No 1 (2009): MEI 2009 Vol 11, No 2 (2008): NOVEMBER 2008 Vol 11, No 2 (2008): NOVEMBER 2008 Vol 11, No 1 (2008): MEI 2008 Vol 11, No 1 (2008): MEI 2008 Vol 10, No 2 (2007): NOVEMBER 2007 Vol 10, No 2 (2007): NOVEMBER 2007 Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007 Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007 Vol 9, No 2 (2006): NOVEMBER 2006 Vol 9, No 2 (2006): NOVEMBER 2006 Vol 9, No 1 (2006): MEI 2006 Vol 9, No 1 (2006): MEI 2006 Vol 8, No 2 (2005): NOVEMBER 2005 Vol 8, No 2 (2005): NOVEMBER 2005 Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005 Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005 More Issue