Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal that aims to participate in developing the scientific field of Industrial Engineering, contains the results of research and theoretical study from lecturers, researchers and industry practitioners. Jurnal Ilmiah Teknik Industri is administered by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta and published by the Muhammadiyah University Press (MUP).
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4, No.1, Agustus 2005"
:
12 Documents
clear
PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA
Munawir, Hafidh
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seiring dengan berkembanganya suatu perusahaan sejenis, maka persaingan perusahaan tidak dapat dihindari lagi. Untuk menghadapi persaingan tersebut, sebuah perusahaan memerlukan suatu proses pemahaman terhadap situasi internal perusahaan itu sendiri dan lingkungan eksternal dimana perusahaan akan bersaing. Dari pemahaman tersebut, kemudian perusahaan menentukan arah tentang strategi apa yang harus dilakukan di masa yang akan datang.  Analisis yang sering digunakan dalam dunia industri untuk menyusun strategi yaitu analisis SWOT. Dari hasil analisis SWOT terhadap Bank Syariah, kemudian dilakukan perencanaan strategi pengembangan Bank syariah. Beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh Bank Syariah yaitu : penetrasi pasar, pengembangan produk-produk bank syariah yang kompetitif dan inovatif, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan promosi dan sosialisasi terhadap produk-produk bank syariah secara efektif, peningkatan kerjasama dengan institusi lain, peningkatan jaringan kantor bank syariah, peningkatan cakupan pasar melalui aliansi strategis, peningkatan kualitas SDM, dan peningkatan efisiensi internal.
PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN PERILAKU KONSUMEN DENGAN METODE DISKRIMINAN
Suranto, Suranto;
Riza, Anand Miftachur
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PT. Gudang Rabat Alfa Retailindo Solo merupakan sebuah usaha yang didirikan untuk memberi kemudahan dan pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku sering beli dan jarang beli pada konsumen, mengetahui variabel bebas yang membedakan perilaku konsumen. Penelitian ini melakukan pengujian dengan model diskriminan, mampu atau tidak melakukan klasifikasi responden dengan tepat. Manfaat penelitian ini memberikan informasi tentang kebutuhan yang diharapkan oleh konsumen, kepada PT. Gudang Rabat Alfa Retailindo Solo dalam mengambil kebijakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga dapat memahami peluang pemasaran yang efektif. Tahap awal penelitian adalah mengidentifikasi populasi dan sampel, setelah itu dilakukan penyebaran kuisioner terhadap konsumen yang telah berbelanja di ALFA. Tahap berikutnya melakukan pengujian instrumen dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Pengolahan data menggunakan analisis diskriminan. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat perbedaan perilaku antara konsumen yang sering berbelanja dengan konsumen yang jarang berbelanja. Variabel yang paling membedakan perilaku konsumen adalah variabel harga dan fasilitas pendingin udara (AC).
EVALUASI FASILITAS KERJA BAGIAN FINISHING PERUSAHAAN MEUBEL DENGAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA)
Pratiwi, Indah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Depo Interior merupakan perusahaan interior yang menghasilkan mebel. Perusahaan ini belum dilengkapi dengan fasilitas dan metode kerja yang baik, sehingga pekerja sering mengalami keluhan rasa sakit dan lelah pada bagian-bagian tubuh tertentu. Dalam bekerja postur tubuh yang tidak baik dan pengulangan pekerjaan yang tinggi beresiko besar terhadap penyebab penyakit tulang belakang. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi postur kerja yang tidak baik bagi pekerja bagian finishing. Postur kerja diamati dengan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Pengamatan dilakukan pada 2 elemen pekerjaan yaitu pengamplasan dan penyemprotan. Langkah berikutnya : (1) tubuh dibagi menjadi dua bagian, yaitu kelompok A dan B, (2) pengelompokan skor postur bagian tubuh, (3) pengembangan grand skor dan daftar tindakan.
PENINGKATAN KUALITAS JARINGAN KOMUNIKASI SEKTOR INDUSTRI DENGAN INTELLIGENT NETWORK SEBAGAI UPAYA PERLUASAN DAERAH PEMASARAN
Haryanto, Haryanto;
Nandiroh, Siti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Satu hal yang paling penting dalam upaya peningkatan profit adalah dengan penambahan dan perluasan daerah pemasaran, serta adanya sistem informasi yang terpadu dari pusat ke tiap unit yang dimiliki. Perluasan daerah pemasaran dapat diwujudkan dengan adanya sistem telekomunikasi yang lancar dan dapat menjangkau di tiap daerah yang akan dijadikan sebagai daerah pemasaran. Sehingga hal ini diharapkan tidak akan menghambat proses pendistribusian produk maupun informasi dari tiap daerah tujuan. Intelligent Network (Jaringan Cerdas) adalah suatu arsitektur jaringan telekomunikasi yang memiliki tujuan untuk memberikan framework sehingga kerja dari jaringan untuk implementasi, kontrol, dan management menjadi lebih efektif serta lebih ekonomis, dan lebih cepat proses kerjanya dibandingkan arsitektur jaringan yang digunakan saat ini. Untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi memerlukan infrastruktur yang memadai. Tidak luput dari standar mengenai spesifikasi yang menyangkut mobile system yang akan digunakan. Sehingga perkembangan suatu teknologi akan dapat berefek terjangkaunya komunikasi di daerah-daerah yang terisolasi, sehingga meningkatkan perkembangan daerah tersebut, bahkan tidak menutup kemungkinan dengan adanya peningkatan jaringan komunikasi di daerah maka akan memunculkan daerah-daerah sentra produksi di bidang industri. Peningkatan mobilitas komponen usaha yang tidak diperkirakan sebelumnya, semakin menuntut kemampuan sistem jaringan komunikasi dan data, serta pengembangan jenis-jenis pelanggan baru. Dengan adanya peranan Intelligent Network sebagai konsep arsitektur jaringan, maka akan mendapatkan solusi yang lebih baik untuk memenuhi segala kebutuhan.
PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN PERILAKU KONSUMEN DENGAN METODE DISKRIMINAN
Suranto, Suranto;
Riza, Anand Miftachur
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Muhammadiyah University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jiti.v4i1.1292
PT. Gudang Rabat Alfa Retailindo Solo merupakan sebuah usaha yang didirikan untuk memberi kemudahan dan pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku sering beli dan jarang beli pada konsumen, mengetahui variabel bebas yang membedakan perilaku konsumen. Penelitian ini melakukan pengujian dengan model diskriminan, mampu atau tidak melakukan klasifikasi responden dengan tepat. Manfaat penelitian ini memberikan informasi tentang kebutuhan yang diharapkan oleh konsumen, kepada PT. Gudang Rabat Alfa Retailindo Solo dalam mengambil kebijakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga dapat memahami peluang pemasaran yang efektif. Tahap awal penelitian adalah mengidentifikasi populasi dan sampel, setelah itu dilakukan penyebaran kuisioner terhadap konsumen yang telah berbelanja di ALFA. Tahap berikutnya melakukan pengujian instrumen dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Pengolahan data menggunakan analisis diskriminan. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat perbedaan perilaku antara konsumen yang sering berbelanja dengan konsumen yang jarang berbelanja. Variabel yang paling membedakan perilaku konsumen adalah variabel harga dan fasilitas pendingin udara (AC).
EVALUASI FASILITAS KERJA BAGIAN FINISHING PERUSAHAAN MEUBEL DENGAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA)
Pratiwi, Indah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Muhammadiyah University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jiti.v4i1.1293
Depo Interior merupakan perusahaan interior yang menghasilkan mebel. Perusahaan ini belum dilengkapi dengan fasilitas dan metode kerja yang baik, sehingga pekerja sering mengalami keluhan rasa sakit dan lelah pada bagian-bagian tubuh tertentu. Dalam bekerja postur tubuh yang tidak baik dan pengulangan pekerjaan yang tinggi beresiko besar terhadap penyebab penyakit tulang belakang. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi postur kerja yang tidak baik bagi pekerja bagian finishing. Postur kerja diamati dengan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Pengamatan dilakukan pada 2 elemen pekerjaan yaitu pengamplasan dan penyemprotan. Langkah berikutnya : (1) tubuh dibagi menjadi dua bagian, yaitu kelompok A dan B, (2) pengelompokan skor postur bagian tubuh, (3) pengembangan grand skor dan daftar tindakan.
PENINGKATAN KUALITAS JARINGAN KOMUNIKASI SEKTOR INDUSTRI DENGAN INTELLIGENT NETWORK SEBAGAI UPAYA PERLUASAN DAERAH PEMASARAN
Haryanto, Haryanto;
Nandiroh, Siti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Muhammadiyah University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jiti.v4i1.1294
Satu hal yang paling penting dalam upaya peningkatan profit adalah dengan penambahan dan perluasan daerah pemasaran, serta adanya sistem informasi yang terpadu dari pusat ke tiap unit yang dimiliki. Perluasan daerah pemasaran dapat diwujudkan dengan adanya sistem telekomunikasi yang lancar dan dapat menjangkau di tiap daerah yang akan dijadikan sebagai daerah pemasaran. Sehingga hal ini diharapkan tidak akan menghambat proses pendistribusian produk maupun informasi dari tiap daerah tujuan. Intelligent Network (Jaringan Cerdas) adalah suatu arsitektur jaringan telekomunikasi yang memiliki tujuan untuk memberikan framework sehingga kerja dari jaringan untuk implementasi, kontrol, dan management menjadi lebih efektif serta lebih ekonomis, dan lebih cepat proses kerjanya dibandingkan arsitektur jaringan yang digunakan saat ini. Untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi memerlukan infrastruktur yang memadai. Tidak luput dari standar mengenai spesifikasi yang menyangkut mobile system yang akan digunakan. Sehingga perkembangan suatu teknologi akan dapat berefek terjangkaunya komunikasi di daerah-daerah yang terisolasi, sehingga meningkatkan perkembangan daerah tersebut, bahkan tidak menutup kemungkinan dengan adanya peningkatan jaringan komunikasi di daerah maka akan memunculkan daerah-daerah sentra produksi di bidang industri. Peningkatan mobilitas komponen usaha yang tidak diperkirakan sebelumnya, semakin menuntut kemampuan sistem jaringan komunikasi dan data, serta pengembangan jenis-jenis pelanggan baru. Dengan adanya peranan Intelligent Network sebagai konsep arsitektur jaringan, maka akan mendapatkan solusi yang lebih baik untuk memenuhi segala kebutuhan.
PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA
Munawir, Hafidh
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Muhammadiyah University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jiti.v4i1.1295
Seiring dengan berkembanganya suatu perusahaan sejenis, maka persaingan perusahaan tidak dapat dihindari lagi. Untuk menghadapi persaingan tersebut, sebuah perusahaan memerlukan suatu proses pemahaman terhadap situasi internal perusahaan itu sendiri dan lingkungan eksternal dimana perusahaan akan bersaing. Dari pemahaman tersebut, kemudian perusahaan menentukan arah tentang strategi apa yang harus dilakukan di masa yang akan datang. Analisis yang sering digunakan dalam dunia industri untuk menyusun strategi yaitu analisis SWOT. Dari hasil analisis SWOT terhadap Bank Syariah, kemudian dilakukan perencanaan strategi pengembangan Bank syariah. Beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh Bank Syariah yaitu : penetrasi pasar, pengembangan produk-produk bank syariah yang kompetitif dan inovatif, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan promosi dan sosialisasi terhadap produk-produk bank syariah secara efektif, peningkatan kerjasama dengan institusi lain, peningkatan jaringan kantor bank syariah, peningkatan cakupan pasar melalui aliansi strategis, peningkatan kualitas SDM, dan peningkatan efisiensi internal.
PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA
Hafidh Munawir
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jiti.v4i1.1295
Seiring dengan berkembanganya suatu perusahaan sejenis, maka persaingan perusahaan tidak dapat dihindari lagi. Untuk menghadapi persaingan tersebut, sebuah perusahaan memerlukan suatu proses pemahaman terhadap situasi internal perusahaan itu sendiri dan lingkungan eksternal dimana perusahaan akan bersaing. Dari pemahaman tersebut, kemudian perusahaan menentukan arah tentang strategi apa yang harus dilakukan di masa yang akan datang. Analisis yang sering digunakan dalam dunia industri untuk menyusun strategi yaitu analisis SWOT. Dari hasil analisis SWOT terhadap Bank Syariah, kemudian dilakukan perencanaan strategi pengembangan Bank syariah. Beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh Bank Syariah yaitu : penetrasi pasar, pengembangan produk-produk bank syariah yang kompetitif dan inovatif, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan promosi dan sosialisasi terhadap produk-produk bank syariah secara efektif, peningkatan kerjasama dengan institusi lain, peningkatan jaringan kantor bank syariah, peningkatan cakupan pasar melalui aliansi strategis, peningkatan kualitas SDM, dan peningkatan efisiensi internal.
PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN PERILAKU KONSUMEN DENGAN METODE DISKRIMINAN
Suranto Suranto;
Anand Miftachur Riza
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No.1, Agustus 2005
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jiti.v4i1.1292
PT. Gudang Rabat Alfa Retailindo Solo merupakan sebuah usaha yang didirikan untuk memberi kemudahan dan pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku sering beli dan jarang beli pada konsumen, mengetahui variabel bebas yang membedakan perilaku konsumen. Penelitian ini melakukan pengujian dengan model diskriminan, mampu atau tidak melakukan klasifikasi responden dengan tepat. Manfaat penelitian ini memberikan informasi tentang kebutuhan yang diharapkan oleh konsumen, kepada PT. Gudang Rabat Alfa Retailindo Solo dalam mengambil kebijakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga dapat memahami peluang pemasaran yang efektif. Tahap awal penelitian adalah mengidentifikasi populasi dan sampel, setelah itu dilakukan penyebaran kuisioner terhadap konsumen yang telah berbelanja di ALFA. Tahap berikutnya melakukan pengujian instrumen dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Pengolahan data menggunakan analisis diskriminan. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat perbedaan perilaku antara konsumen yang sering berbelanja dengan konsumen yang jarang berbelanja. Variabel yang paling membedakan perilaku konsumen adalah variabel harga dan fasilitas pendingin udara (AC).