cover
Contact Name
-
Contact Email
mediamesin@ums.ac.id
Phone
+62271-717417
Journal Mail Official
mediamesin@ums.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani 1 Pabelan Kartasura Surakarta 57162 INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin
ISSN : 14114348     EISSN : 25414577     DOI : 10.23917/mesin
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2015)" : 18 Documents clear
KARAKTERISTIK ALKALI BERPENGUAT SERAT RAMI PADA KOMPOSIT BERMATRIK POLIESTER TERHADAP KEKUATAN BENDING Hariyanto, Agus
Media Mesin VOL 16, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki waktu perlakuan alkali terhadap pengaruh peningkatan kekuatan bending komposit berpenguat serat rami bermatrix poliester. Mekanisme perpatahan diamati dengan photo makro.              Bahan utama penelitian adalah serat rami, resin unsaturated polyester 157 BQTN. Hardener yang digunakan adalah MEKPO dengan konsentrasi 1%. Komposit dibuat dengan metode cetak tekan (press mold). Komposit terdiri dari serat rami acak. Fraksi volume serat komposit adalah 40%. Perlakuan alkali (NaOH) 5% dengan variasi lama perendaman 2, 4, 6, 8 jam. Spesimen dan prosedur pengujian bending mengacu pada standart ASTM D 790. Penampang patahan dilakukan foto makro untuk mengidentifikasi pola kegagalannya.                Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan waktu perlakuan alkali (NaOH) 5% menurunkan kekuatan bending secara signifikan pada komposit. Mekanisme patahan terjadi patah getas akibat kekuatan bending, diawali oleh tahapan pola kegagalan tarik  pada komposit sisi bawah dan kegagalan tekan  pada komposit sisi atas, kegagalan fiber pull out.
PENGARUH MODIFIKASI BENTUK BODI MOBIL TERHADAP POLA ALIRAN DENGAN MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Aklis, Nur; Sedyono, Joko; Jatmiko, Agung Wahyu
Media Mesin VOL 16, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pengembangan dalam suatu mobil adalah desain bodi mobil. Desain mobil tidak hanya ditinjau dari factor estetika (keindahan), namun juga berdasarkan bentuk keaerodinamisan bodinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola aliran, koefisien drag (CD) dan koefisien lift (CL) pada bodi mobil ESEMKA RAJAWALI standar dengan bodi mobil ESEMKA RAJAWALI modifikasi.     Penelitian ini dilakukan dengan merubah geometri sudut kap dengan kaca bodi mobil standar dengan sudut 156o menjadi 165o, dan merubah bemper depan yang memiliki sudut 90o menjadi 65o. Desain pembuatan bodi mobil menggunakan software solidworks 2014. Dan disimulasikan menggunakan CFD pada software Ansys 15.0     Dari hasil simulasi CFD didapatkan perbedaan pola aliran dan nilai-nilai tekanan pada bodi mobil masing-masing bodi mobil. Berdasarkan hasil simulasi perhitungan coefficient drag dan coefficient lift pada bodi mobil ESEMKA RAJAWALI modifikasi lebih kecil dari bodi mobil ESEMKA RAJAWALI standar.
STUDI PENGARUH KEKASARAN PERMUKAAN PADA MATERIAL BAJA KARBON RENDAH TERHADAP KEKUATAN SAMBUNGAN HASIL LAS TITIK Hendrawan, Muhammad Alfatih; Yanto, Febri
Media Mesin VOL 16, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi yang akan dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh kekasaran permukaan benda kerja pada pengelasan spot welding. Percobaan yang telah dilakukan menggunakan material baja karbon rendah dengan ketebalan 0,8 mm. Material tersebut di-treatment dalam 3 kondisi permukaan, yaitu kondisi permukaan asli, permukaan yang diamplas dan permukaan yang di-sand blasting. Parameter pengelasan yang dilakukan adalah menggunakan dua variasi yaitu arus pengelasan sebesar 3000, 4000, 5000 A, dan waktu las (welding time) selama 0,3 , 0,4 dan 0,5 detik. Selain dari itu, tekanan elektroda yang diberikan adalah konstan 150 kg.              Untuk mendukung fenomena pengelasan yang terjadi, maka dilakukan juga pengukuran hambatan listrik yang terjadi diantara sambungan las. Pengujian sambungan las yang dilakukan adalah pengujian kekuatan geser sambungan dengan standar AWS D8.9-97, serta pengujian sifat fisik sambungan las dengan uji foto mikro dan makro.              Dari hasil percobaan menunjukkan bahwa variasi arus, waktu, dan kekasaran permukaan berpengaruh signifikan terhadap kekuatan sambungan las. Sedangkan, Hasil pengamatan foto makro menunjukkan bahwa lebar logam las semakin besar seiring peningkatan arus, waktu, dan kekasaran permukaan yang berbeda.Selanjutnya, hasil uji foto mikro logam induk baja karbon rendah memiliki fasa ferit dan perlit. Pada hasil uji foto mikro daerah HAZ tetap yaitu ferit dan perlit namun dalam ukuran lebih halus dibandingkan pada logam induk. Sedangkan fasa logam las yang terbentuk adalah martensit.
PENGARUH KOMPOSISI SERAT KELAPA TERHADAP KARAKTER DINAMIS DAN WAKTU GESEK BAHAN KOPLING GESEK KENDARAAN Purboputro, Pramuko Ilmu
Media Mesin VOL 16, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi bahan dengan menggunakan fraksi berat serat kelapa, serbuk tembaga, fiberglass dengan resin phenolic terhadap keausan dan kekerasan specimen kampas kopling dan membandingkannya dengan kampas kopling yang sudah ada di pasaran Special Genuine Part (SGP ). Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat kelapa, serbuk tembaga, fiberglass, dan resin phenolic.               Pembuatan dilakukan dengan  proses kompaksi, dengan gaya sebesar 2 ton dan ditahan selama 60 menit. Setelah mencapai holding time yang diinginkan, dies (cetakan) dimasukkan kedalam oven dan dilakukan proses sintering dengan suhu 800 C selama 40 menit dan specimen dikeluarkan dari cetakan. Setelah didapat tiga specimen kampas kopling variasi serart kelapa, serbuk tembaga, dan fiberglass lalu dilakukan proses pengujian kekerasan Brinell dengan standar ASTM F 1957-99 dan pengujian keausan dengan standar ASTM D 3702-94 kemudian dilakukan foto makro untuk melihat kepadatan dan sifat masing-masing bahan penyusun specimen kampas kopling.                Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa komposisi bahan dengan fraksi berat serat kelapa sebesar 40 %, serbuk tembaga sebesar 20 %, fiberglass 20 % dan resin phenolic 20% didapat harga kekerasan 4,098 kg/mm2, harga keausan uji kering sebesar 0,14 mm/jm dan harga keausan uji basah pengaruh oli sebesar 0,19 mm/jm. Sehingga mendekati harga kampas kopling SGP dengan harga kekerasan 3,974 kg/mm2, harga keausan uji kering sebesar 0,15 mm/jm dan harga keausan uji basah pengaruh oli sebesar 0,20 mm/jm. Waktu pengkoplingan tersingkat pada kondisi kering adalah 1,75 detik,pada variasi 3.
ANALISA ELASTISITAS DENGAN BOUNDARY ELEMENT Supriyono, Supriyono
Media Mesin VOL 16, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tulisan ini, analisa elastisitas dengan  boundary element method disampaikan. Perumusan-perumusan boundary element method juga diperkeknalkan. Untuk menyelesaikan persamaan yang didapatkan integrasi numerik diterapkan. Elemen dari tipe Quadratic isoparametric digunakan untuk mereprentasikan variasi variable ynag tidak diketahui sepanjang elemen. Beberapa contoh aplikasi disampaiakn untuk menunjukan  keakurasian Boundary Element Method.
ANALISA PENGARUH PERIODIK CHARGING DAN DISCHARGING PADA WAKTU CHARGING DAN DISCHARGING DARI METAL HYDRIDE REACTOR (MHR) Syawitri, Taurista Perdana
Media Mesin VOL 16, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpindahan panas merupakan faktor penting yang mempengaruhi kinerja tangki penyimpanan hydrogen dalam bentuk metal hydride. Penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa penambahan sejumlah kecil metal foam pada interior metal hydride reactor (MHR) merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan perpindahan panas pada reaktor, sehingga mengurangi waktu charging. Namun, proses charging dan discharging MHR dilakukan secara terpisah dalam studi ini. Oleh karena itu, penelitian ini menyimulasikan model 2-D axisymmetric menggunakan software COMSOL untuk menginvestigasi pengaruh dari periodik charging dan discharging dari MHR yang mengandung metal foam dengan fraksi volume tertentu. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model saat ini mempunyai hasil yang sesuai dengan hasil yang ditunjukkan di dalam literatur. Selain itu, ditemukan bahwa terdapat nilai optimum dari fraksi volume metal foam di setiap proses charging dan proses discharging yang memberikan waktu charging dan discharging lebih pendek.
ANALISA PENGARUH PERIODIK CHARGING DAN DISCHARGING PADA WAKTU CHARGING DAN DISCHARGING DARI METAL HYDRIDE REACTOR (MHR) Syawitri, Taurista Perdana
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v16i2.1528

Abstract

Perpindahan panas merupakan faktor penting yang mempengaruhi kinerja tangki penyimpanan hydrogen dalam bentuk metal hydride. Penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa penambahan sejumlah kecil metal foam pada interior metal hydride reactor (MHR) merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan perpindahan panas pada reaktor, sehingga mengurangi waktu charging. Namun, proses charging dan discharging MHR dilakukan secara terpisah dalam studi ini. Oleh karena itu, penelitian ini menyimulasikan model 2-D axisymmetric menggunakan software COMSOL untuk menginvestigasi pengaruh dari periodik charging dan discharging dari MHR yang mengandung metal foam dengan fraksi volume tertentu. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model saat ini mempunyai hasil yang sesuai dengan hasil yang ditunjukkan di dalam literatur. Selain itu, ditemukan bahwa terdapat nilai optimum dari fraksi volume metal foam di setiap proses charging dan proses discharging yang memberikan waktu charging dan discharging lebih pendek.
KARAKTERISTIK ALKALI BERPENGUAT SERAT RAMI PADA KOMPOSIT BERMATRIK POLIESTER TERHADAP KEKUATAN BENDING Hariyanto, Agus
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v16i2.1521

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki waktu perlakuan alkali terhadap pengaruh peningkatan kekuatan bending komposit berpenguat serat rami bermatrix poliester. Mekanisme perpatahan diamati dengan photo makro.              Bahan utama penelitian adalah serat rami, resin unsaturated polyester 157 BQTN. Hardener yang digunakan adalah MEKPO dengan konsentrasi 1%. Komposit dibuat dengan metode cetak tekan (press mold). Komposit terdiri dari serat rami acak. Fraksi volume serat komposit adalah 40%. Perlakuan alkali (NaOH) 5% dengan variasi lama perendaman 2, 4, 6, 8 jam. Spesimen dan prosedur pengujian bending mengacu pada standart ASTM D 790. Penampang patahan dilakukan foto makro untuk mengidentifikasi pola kegagalannya.                Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan waktu perlakuan alkali (NaOH) 5% menurunkan kekuatan bending secara signifikan pada komposit. Mekanisme patahan terjadi patah getas akibat kekuatan bending, diawali oleh tahapan pola kegagalan tarik  pada komposit sisi bawah dan kegagalan tekan  pada komposit sisi atas, kegagalan fiber pull out.
PENGARUH MODIFIKASI BENTUK BODI MOBIL TERHADAP POLA ALIRAN DENGAN MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Aklis, Nur; Sedyono, Joko; Jatmiko, Agung Wahyu
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v16i2.1524

Abstract

Salah satu pengembangan dalam suatu mobil adalah desain bodi mobil. Desain mobil tidak hanya ditinjau dari factor estetika (keindahan), namun juga berdasarkan bentuk keaerodinamisan bodinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola aliran, koefisien drag (CD) dan koefisien lift (CL) pada bodi mobil ESEMKA RAJAWALI standar dengan bodi mobil ESEMKA RAJAWALI modifikasi.     Penelitian ini dilakukan dengan merubah geometri sudut kap dengan kaca bodi mobil standar dengan sudut 156o menjadi 165o, dan merubah bemper depan yang memiliki sudut 90o menjadi 65o. Desain pembuatan bodi mobil menggunakan software solidworks 2014. Dan disimulasikan menggunakan CFD pada software Ansys 15.0     Dari hasil simulasi CFD didapatkan perbedaan pola aliran dan nilai-nilai tekanan pada bodi mobil masing-masing bodi mobil. Berdasarkan hasil simulasi perhitungan coefficient drag dan coefficient lift pada bodi mobil ESEMKA RAJAWALI modifikasi lebih kecil dari bodi mobil ESEMKA RAJAWALI standar.
STUDI PENGARUH KEKASARAN PERMUKAAN PADA MATERIAL BAJA KARBON RENDAH TERHADAP KEKUATAN SAMBUNGAN HASIL LAS TITIK Hendrawan, Muhammad Alfatih; Yanto, Febri
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v16i2.1525

Abstract

Studi yang akan dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh kekasaran permukaan benda kerja pada pengelasan spot welding. Percobaan yang telah dilakukan menggunakan material baja karbon rendah dengan ketebalan 0,8 mm. Material tersebut di-treatment dalam 3 kondisi permukaan, yaitu kondisi permukaan asli, permukaan yang diamplas dan permukaan yang di-sand blasting. Parameter pengelasan yang dilakukan adalah menggunakan dua variasi yaitu arus pengelasan sebesar 3000, 4000, 5000 A, dan waktu las (welding time) selama 0,3 , 0,4 dan 0,5 detik. Selain dari itu, tekanan elektroda yang diberikan adalah konstan 150 kg.              Untuk mendukung fenomena pengelasan yang terjadi, maka dilakukan juga pengukuran hambatan listrik yang terjadi diantara sambungan las. Pengujian sambungan las yang dilakukan adalah pengujian kekuatan geser sambungan dengan standar AWS D8.9-97, serta pengujian sifat fisik sambungan las dengan uji foto mikro dan makro.              Dari hasil percobaan menunjukkan bahwa variasi arus, waktu, dan kekasaran permukaan berpengaruh signifikan terhadap kekuatan sambungan las. Sedangkan, Hasil pengamatan foto makro menunjukkan bahwa lebar logam las semakin besar seiring peningkatan arus, waktu, dan kekasaran permukaan yang berbeda.Selanjutnya, hasil uji foto mikro logam induk baja karbon rendah memiliki fasa ferit dan perlit. Pada hasil uji foto mikro daerah HAZ tetap yaitu ferit dan perlit namun dalam ukuran lebih halus dibandingkan pada logam induk. Sedangkan fasa logam las yang terbentuk adalah martensit.

Page 1 of 2 | Total Record : 18