cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: September 2016" : 22 Documents clear
KUALITAS KERTAS SENI DARI PELEPAH TANAMAN SALAK MELALUI “BIOCHEMICAL” JAMUR Phanerochaete crysosporium DAN Pleurotus ostreatus DENGAN VARIASI LAMA PEMASAKAN DALAM NaOH Rahayu, Triastuti; Asifa, Aulia Asifati
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 2: September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v2i2.2493

Abstract

Kertas seni atau biasa disebut kertas daur ulang merupakan kertas yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan kerajinan tangan. Biasanya terbuat dari limbah tanaman yang mengandung serat tinggi. Limbah pelepah tanaman salak yangtidak termanfaatkan mengandung serat tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kertas seni. Bahan baku tersebut diproses melalui biopulping jamur Phanerochaete crysosporium dan Pleurotus ostreatus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas kertas seni dari pelepah tanaman salak melalui biokraft jamur Phanerochaete crysosporium dan Pleurotus ostreatus dengan variasi lama pemasakan dalam NaOH dengan parameter penelitian uji daya tarik, daya sobek dan uji sensoris (tekstur, warna, kenampakan serat dan daya terima masyarakat). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, faktor 1 yaitu lama pemasakan dalam NaOH 15% (P1=1 jam, P2= 2 jam) dan faktor 2 yaitu lama inkubasi (L1= 30 hari, L2= 45 hari) dengan 4 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kertas seni terbaik adalah pada perlakuan P2L1 (lama pemasakan 2 jam dan lama inkubasi 30 hari) yaitu 0,243 N/mm2 yang merupakan hasil uji daya tarik dan 18,711 N yang merupakan daya sobek tertinggi, tekstur halus, warna coklat muda, kenampakan serat kurang jelas dan panelis suka terhadap kertas ini.
KONSUMSI OKSIGEN IKAN PELAGIS DI MUARA SEGARA ANAK, TAMAN NASIONAL ALAS PURWO Malini, Desak Made; Muliani, Reni
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 2: September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v2i2.2489

Abstract

Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) merupakan salah satu protected area yang ditetapkan sebagai kawasan untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan ekosistem. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu diadakan monitoring tentang kondisi dari kawasan tersebut, yaitu dengan cara mengamati biota perairan seperti ikan pelagis yang habitatnyadi sungai Segara Anak. Kelangsungan hidup ikan ditentukan oleh kondisi lingkungan dan kemampuan ikan untuk menggunakan oksigen dari lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah konsumsi oksigen ikan pelagis yang hidup di muara Segara Anak TNAP. Metode yang digunakan adalah observasi. Parameter yang diukur adalah konsumsi O2, kondisi fisik dan kimia dari habitat ikan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 jenis ikan pelagis dengan masing-masing konsumsi O2 sebagai berikut Scatophagus argus (0,15 mg/l /h), Toxotes jaculatrix (0,052 mg/l/h), Nectamia fusca (0,052mg/l/h) dan Ambassis macracanthus (0,095 mg/l/h). Tingkat konsumsi oksigen tertinggi ditunjukkan oleh S. argus. Hasil pengukuran parameter fisik dan kimia air adalah sebagai berikut: suhu 28oC, salinitas 33,3%; pH 8; dan oksigen terlarut 5 mg/l, sedangkan suhu udara 30,67oC. Tingkat konsumsi oksigen ikan tergantung pada jenis spesies, ukuran, dan kondisi fisik air.

Page 3 of 3 | Total Record : 22