cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2: September 2018" : 31 Documents clear
Eksplorasi Mikroalga di Air Terjun Temam Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan Harmoko Harmoko; Eka Lokaria
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6890

Abstract

Sampai saat ini ditemukan penelitian yang membahas tentang berbagai jenis mikroalga di air terjun Temam Lubuklinggau kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi jenis-jenis mikroalga di kota Temam Lubuklinggau air terjun. Metode yang digunakan adalah survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi lapangan kerja. Teknik analisis data adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi mikroalga di air terjun Teman Lubuklinggau kota ditemukan 17 Genus dari 4 divisi mikroalga. Mikroalga yang terdiri dari divisi Chlorophyta 7 genusyaitu: Spirogyra, ulothrix, Gonium, Microspora, Closterium, Cosmarium,  Desmidium,  Divisi Xanthophyta 1 genus, yaitu: Tribonema, Divisi Crysophyta 1 genus, yaitu: Chromulina dan divisi  Bacillariophyta 8 genus yaitu: Guinardia, Tabellaria, Eunotia, Asterionella, Frustulia, Surirella, Synedra, dan Navicula. Sedangkan data endukung mengamati bahwa pH dan suhu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: mikroalga yang berhasil diidentifikasi di air terjun Temam Lubuklinggau terdiri dari 4 divisi dan 17 genus.
Komposisi dan Struktur Komunitas Zooplankton di Danau Diatas, Sumatera Barat Sulis Setiawati; Izmiarti Izmiarti; Nofrita Nofrita
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6880

Abstract

Penelitian tentang komposisi dan struktur komunitas zooplankton pada di Danau Diatas, Solok Sumatera Barat telah dilakukan pada bulan April sampai September 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan struktur komunitas zooplankton di Danau Diatas kabupaten Solok, Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metoda Purposive Sampling di empat stasiun. Sampel Zooplankton diambil menggunakan pompa air Alkon dan planktonnet.  Zooplankton yang didapatkan 44 spesies dengan komposisi Protozoa 5 spesies, Rotifera 22 spesies, Cladocera 13 spesies, dan Copepoda 4 spesies. Kepadatan total 20683,58 ind/l. indeks diversitas di Danau Diatas yaitu berkisar 1,043 -1,45. Indeks equitabilitas berkisar 0,31-0,54. Berdasarkan strata indeks equitabilitas berkisar 0,42-0,52, dan komunitas antar stasiun relatif seragam dengan indeks similaritas 53,06-61,53%. Study of composition and community structure zooplankton of Diatas Lake, Solok District, West Sumatera, from April until September 2016. The purpose of this research was to know the composition and structure of zooplankton. The research was conducted by using Purposive Sampling method with four research station. the samples by using water pomp machine and plankton net. The result showed that zooplankton it was found 44 zooplankton species with composition of Protozoa 5 species, 22 species of Rotifers, 13 species of Cladocera, and 4 species Copepods. The population diversity average 1723,6 ind/l.  diversity index (H’) ranged from 1,04 – 1,45, Equitability index (E) ranged from 0,31-0,54, Sorensen Similarity index ranged from 53,06 – 61,53 %.  
The Percentage of Epiphytes Cover on The Seagrass Beds in Sepanjang Beach, Indonesia Listiawati, Vina; Rohmah, Siti Naily; Alfan, Dheny Choirul
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6889

Abstract

Seagrasses are foundation plant species as they not only create their own habitat but also for other marine organisms. In estuarine and marine environments, they form beds and their leafy structure are the excellent substrate for the epiphytes. In this study, we aimed to investigate the percentage cover of epiphytes on the seagrass beds in Sepanjang Beach, Indonesia. 5 transect lines with 20 m in length with the 50 x 50 cm quadrat at the interval of 5 m were placed at the perpendicular angle to the shoreline. These transects were positioned from the furthermost of the western part to the middle part of the beach, represented the gradation level of human activities. The result showed that the percentage cover of epiphytes was significantly higher on the middle part of the beach compared to the side of the beach. This present study suggest that human activities could lead to the increasing of epiphytes cover on the seagrass beds.
Respon Pupuk Organik Ampas Tahu dengan Bioaktivator Terhadap Pertumbuhan Ipomoea reptans Sunarsih, Fitri; Hastiana, Yetty; Aseptianova, Aseptianova
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6879

Abstract

Pupuk  organik ampas tahu dengan bioaktivator mol tape singkong mengandung unsur  makro yang berpotensi terhadap pertumbuhan kangkung darat (Ipomoea reptans). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan unsur makro pupuk organik ampas tahu dengan bioaktivator mol tape singkong pada konsentrasi yangr berbeda terhadap pertumbuhan kangkung darat (Ipomoea reptans). Penelitian di dilaksanakan di kebun biologi,uji hara pupuk organik dan tanah di laboratorium Baristand, metode Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Hasil penelitian ini menujukkan terdapat kandungan unsur makro pupuk organik ampas tahu  pada Nitrogen terdapat 0,09 %, posfor (sbg P2O5)  terdapat  0,62% dan Kalium (sbg K2O) 1,82 %. Dari hasil analisis sidik ragam terhadap tinggi tanam F-hitung perlakuan 2,769 lebih kecil dibanding F tabel 0,05 (3,29) dan F tabel 0,01 (5,42),jumlah daun F-hitung perlakuan 6,284 lebih besar dibanding F tabel 0,05 (3,29) dan F tabel 0,01 (5,42), lebar daun F-hitung perlakuan 17,40 lebih besar dibanding F tabel 0,05 (3,29) dan F tabel 0,01 (5,42), dan pada panjang daun F-hitung perlakuan 6,935 lebih besar dibanding F tabel 0,05 (3,29) dan F tabel 0,01 (5,42). Pemberian pupuk organik ampas tahu dengan bioaktivator sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kangkung darat (Ipomoea reptans)  Growth is a process increase the size, shape or volume. kale  (Ipomea reptans L.) is a plant that lived and can grow more than one year. characteristic of kale is elliptic, has spacious, containing water (herbaceous) and potholes. the purpose of this studyto determine the content of macro elements in organic fertilizers made from tofu and fermented cassava bio-activator mole on the growth of land kale (Ipomoea reptans, L). This study carried out on the garden in the UMP and test biological nutrientorganic fertilizers and performed in the Baristand’s laboratory. This research using randomized block design (RBD) with 4 treatments and 6 rans. the results of this study shows that it contains macro elements (CME) in soil and organic fertilizer pulpout with a bio-activator mol cassava with different concentrations, and test results significant difference (LSD) at treatment P0, P1, P2, and P3 showed highly significant the height, number of leaves, leaf width and length of the leaves on the plant kale land (Ipomoea reptans L).
Deteksi Gen SHV pada Isolat Klinik Eschericia coli Penghasil Extended Spectrum Beta-Lactamases (ESBLs) dari Urin Pasien di RSUD Dr. Soetomo Surabaya Prasetya, Yulianto Ade
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6884

Abstract

Esherichia coli ESBLs bertanggungjawab terhadap terjadinya wabah infeksi nosokomial, peningkatan morbiditas dan mortalitas, serta peningkatan biaya kesehatan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeteksi keberadaan gen SHV pada isolat klinik E.coli penghasil ESBLs dari urine pasien yang merupakan koleksi Laboratorium Mikrobiologi Klinik RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada bulan Januari - Februari 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pendekatan molekul genetik. Metode yang digunakan untuk deteksi gen SHV menggunakan PCR (Polymerase ChainReaction) kemudian dielektroforesis dan divisualisasikan pada gel agarose 1.5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga puluh isolat, sebanyak dua belas isolat (40%) positif mengandung gen SHV.
Eksplorasi Mikroalga di Air Terjun Temam Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan Harmoko, Harmoko; Lokaria, Eka
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6890

Abstract

Sampai saat ini ditemukan penelitian yang membahas tentang berbagai jenis mikroalga di air terjun Temam Lubuklinggau kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi jenis-jenis mikroalga di kota Temam Lubuklinggau air terjun. Metode yang digunakan adalah survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi lapangan kerja. Teknik analisis data adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi mikroalga di air terjun Teman Lubuklinggau kota ditemukan 17 Genus dari 4 divisi mikroalga. Mikroalga yang terdiri dari divisi Chlorophyta 7 genusyaitu: Spirogyra, ulothrix, Gonium, Microspora, Closterium, Cosmarium,  Desmidium,  Divisi Xanthophyta 1 genus, yaitu: Tribonema, Divisi Crysophyta 1 genus, yaitu: Chromulina dan divisi  Bacillariophyta 8 genus yaitu: Guinardia, Tabellaria, Eunotia, Asterionella, Frustulia, Surirella, Synedra, dan Navicula. Sedangkan data endukung mengamati bahwa pH dan suhu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: mikroalga yang berhasil diidentifikasi di air terjun Temam Lubuklinggau terdiri dari 4 divisi dan 17 genus.
Komposisi dan Struktur Komunitas Zooplankton di Danau Diatas, Sumatera Barat Setiawati, Sulis; Izmiarti, Izmiarti; Nofrita, Nofrita
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6880

Abstract

Penelitian tentang komposisi dan struktur komunitas zooplankton pada di Danau Diatas, Solok Sumatera Barat telah dilakukan pada bulan April sampai September 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan struktur komunitas zooplankton di Danau Diatas kabupaten Solok, Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metoda Purposive Sampling di empat stasiun. Sampel Zooplankton diambil menggunakan pompa air Alkon dan planktonnet.  Zooplankton yang didapatkan 44 spesies dengan komposisi Protozoa 5 spesies, Rotifera 22 spesies, Cladocera 13 spesies, dan Copepoda 4 spesies. Kepadatan total 20683,58 ind/l. indeks diversitas di Danau Diatas yaitu berkisar 1,043 -1,45. Indeks equitabilitas berkisar 0,31-0,54. Berdasarkan strata indeks equitabilitas berkisar 0,42-0,52, dan komunitas antar stasiun relatif seragam dengan indeks similaritas 53,06-61,53%. Study of composition and community structure zooplankton of Diatas Lake, Solok District, West Sumatera, from April until September 2016. The purpose of this research was to know the composition and structure of zooplankton. The research was conducted by using Purposive Sampling method with four research station. the samples by using water pomp machine and plankton net. The result showed that zooplankton it was found 44 zooplankton species with composition of Protozoa 5 species, 22 species of Rotifers, 13 species of Cladocera, and 4 species Copepods. The population diversity average 1723,6 ind/l.  diversity index (H’) ranged from 1,04 – 1,45, Equitability index (E) ranged from 0,31-0,54, Sorensen Similarity index ranged from 53,06 – 61,53 %.  
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Teh Hijau Terhadap Konsentrasi dan Kecepatan Spermatozoa Tikus (Rattus norvegicus) Setelah Paparan Asap Rokok Susmiarsih, Tri Panjiasih; Kenconoviyati, Kenconoviyati; Kuslestari, Kuslestari
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6886

Abstract

Merokok dapat menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan, asap rokok mengandung bahan kimia berbahaya dan radikal bebas yang berpotensi menimbulkan infertilitas. Teh (Camelia sinensis) merupakan tumbuhan yang banyak mengandung polifenol flavonoid katekin (sekitar 30%-40%),senyawa ini berpotensi sebagai antioksidan kuat untuk menetralisir efek toksik radikal bebas.Tujuanpenelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun teh hijau terhadap konsentrasi dan kecepatan spermatozoa tikus (Rattus norvegicus) setelah paparan asap rokok. Subjek penelitian menggunakan 24 ekor tikus putih. Perlakuan terbagi atas: kelompok kontrol (K1 dan K2), kelompok paparan asap rokok dan pemberian ekstrak teh hijau (P1 dan P5), kelompok paparan asap rokok (P2 dan P5) dan kelompok pemberian ekstrak teh hijau (P3 dan P6). Periode perlakuan selama 30 hari (K1,P1,P2,P3) dan 45 hari (K2,P4,P5,P6). Dosis paparan asap rokok sebanyak 1 batang per hari dan ekstrak daun teh hijau sebanyak 200 mg/kg bb. Semen diperoleh dari epididimis bagian kaudal tikus. Analisis data konsentrasi dan kecepatan spermatozoa menggunakan uji ANOVA dan uji perbandingan LSD.Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak daun teh hijau mampu mempertahankan kecepatan gerak spermatozoa tikus setelah paparan asap rokok, namun pemberian ekstrak daun teh hijau tidak dapat memperbaiki konsentrasi spermatozoa setelah paparan asap rokok. Ekstrak daun teh hijau diindikasikan dapat memperbaiki kualitas spermatozoa.
Konservasi Mangrove Berbasis TRM (Tanam Rawat Monitoring) untuk Menjaga Sumberdaya Laut di Cengkrong, Trenggalek Paringsih, Novia Citra; Setyono, Prabang; Sunarto, Sunarto
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6882

Abstract

Hutan Mangrove terletak di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur telah mengalami penurunan spesies diakibatkan perilaku konsumtif masyarakat dalam memanfaatkan mangrove. Keberadaan mangrove sangat penting untuk menjaga kesetabilansumberdaya laut khususnya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Indeks Nilai Penting (INP) pada tiga zonasi, melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar terkait partisipasi dalam konservasi mangrove, dan membuatstrategi konservasi hutan mangrove berbasis Tanam Rawat Monitoring. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, pengambilan data mangrove random sampling dan pengambilan data wawancara kepada masyarakat sekitar purposive sampling. Analisis vegetasi menggunakan Indeks Nilai Penting, analisis partisipasi masyarakat menggunakan Pressure State Response. Hasil penelitian zonasi A didominasi Sonneratia alba (99,84%) kategori pohon, Sonneratia alba (89,03%) kategori anakanpohon, Rhizophora mucronata (80,74%) kategori semai, zonasi B didominasi Sonneratia alba (120,57%) kategori pohon, Sonnratia alba (57,55%) kategori anakan pohon, Sonneratia alba, Ceriops tagal, Rhizophora apiculata (32,47%)kategori semai, zonasi C didominasi Lumnitzera racemosa (132,40%) kategori pohon, Xylocarpus granatum (113,03%) kategori anakan pohon, Lumnitzera racemosa (60,28%) kategori semai. Pendekatan partisipatif dan kemitraan kepadamasyarakat sekitar melalui Pokmaswas Kejung Samudera berjalan lancar. Kesimpulannya konservasi berbasis Tanam Rawat Monitoringdi kawasan mangrove Cengkrong lebih efektif untuk diterapkan,  konservasi mangrove tersebut diharapkan dapat menjadi role model masyarakat untuk menjaga hutan mangrove dan sumberdaya laut.
Kualitas Gel Pembersih Tangan (Handsanitizer) dari Ekstrak Batang Pisang dengan Penambahan Alkohol, Triklosan dan Gliserin yang Berbeda Dosisnya Asngad, Aminah; R, Aprilia Bagas; Nopitasari, Nopitasari
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i2.6888

Abstract

Antiseptik atau hand sanitizer bila digunakan terus menerus dapat berbahaya dan mengakibatkan iritasi hingga menimbulkan rasa terbakar pada kulit. Karena menggunakan  alkohol dan triklosan yang merupakan bahan kimia. Salah satu  upaya untuk mengurangi   alkohol dan triklosan, maka dilakukan inovasi produk antiseptik handsanitizer dengan menggunakan ekstrak batang tanaman pisang yang mengandung senyawa antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui  untuk mengetahui kualitas  handsanitizer dalam bentuk gel berbahan batang pisang dengan penambahan alkohol, triklosan dan gliserin yang berbeda dosisnya. Penelitian dilakukan di laboratorim Prodi Pendidikan Biologi FKIPUMS, metode penelitian eksperimen. Rancangan penelitian acak lengkap dengan 2 faktor perlakuan  yaitu: Faktor 1 Perbandingan konsentrasi alkohol dan triklosan yakni  = 2 ml : 1,75 g;  = 1 ml : 1,5 g. Faktor 2 Volume Gliserin   = 4 ml; = 3 ml;  = 2 ml. Analisis yang digunakan deskriptif kualitatif untuk Uji daya hambat bakteri dan untuk Uji Viskositas. Hasil penelitian menunjukkan Pada perlakuan  dan  paling efektif membunuh bakteri dibandingkan perlakuan yang lainnya.viskositas tertinggi terdapat pada perlakuandengan hasil uji viskositas sebesar 1250 cps. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil simpulan ada perbedaan kualitas handsanitizer dalam bentuk gel berbahan batang pisang dengan penambahanalkohol, triklosan dan gliserin yang berbeda dosisnya.

Page 3 of 4 | Total Record : 31