cover
Contact Name
Agus Sudaryanto
Contact Email
jurnal_bik@yahoo.com
Phone
+6289612337889
Journal Mail Official
jurnal_bik@yahoo.com
Editorial Address
Program Studi Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jalan Ahmad Yani Pabelan Kartasura 57162, Jawa Tengah. Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan
ISSN : 19792697     EISSN : 27211797     DOI : https://doi.org/10.23917/bik
Core Subject : Health,
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan (p-ISSN:1979-2697 | e-ISSN:2721-1797) focuses on sharing data and information to support evidence-based practice. Articles with focus on evidence-based nursing will be considered, including nursing education, medical and surgical nursing, pediatric nursing, mental health nursing, management and leadership in nursing, family and community nursing, and specialist nursing topics. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 15, No. 1, 2022" : 16 Documents clear
Efektivitas Aromatherapy Lemon Balm dan Terapi Musik untuk Mengatasi Ansietas Pasien COVID-19 Lutfian Lutfian; Ayunda Puteri Rizanti; Ilany Nandia Chandra
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15, No. 1, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.15835

Abstract

COVID-19 has become a world health issue due to the speed of its spread which is challenging to control. In addition, COVID-19 does not only cause problems in the physical health aspect and has an impact on the patient's psychological health. This situation causes a person who is confirmed to have COVID-19 to experience many psychological disorders such as anxiety; this will affect the immune system and the length of the healing process in patients. The purpose of this article is to determine the effectiveness of lemon balm aromatherapy (Melissa Officinalis) and music therapy in overcoming anxiety in COVID-19 patients in a literature review. The method in writing this article uses a literature review. Articles obtained through search sites: Google Scholar, Science Direct, Scopus, NCBI, and ProQuest. The criteria used in the search are Indonesian and English with a range of publication years 2015-2020. Eight leading journals were used as references in this study; from those journals, it was concluded that lemon balm contains anxiolytic which can improve the state of sleep disorders (insomnia) in clients with anxiety because of COPD, and it was found that music therapy can reduce anxiety in patients who on ventilators. Aromatherapy interventions made from lemon balm and the provision of music therapy are practical efforts to overcome anxiety in COVID-19 patients
Pengaruh Terapi Musik Klasik Mozart Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Perawat Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali Putu Ari Artini; K.Kurnia Kusuma Adi Negara; I Wayan Darsana
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15, No. 1, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.16948

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh tipe baru coronavirus. COVID-19 dapat menginfeksi siapa saja, tidak terkecuali orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Paisen ini mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk tertular dan menularkan. Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi perawat yang memberikan pelayanan kesehatan. Respon psikologis yang dialami oleh perawat semakin meningkat karena perasaan cemas. Salah satu cara untuk menurunkan kecemasan adalah menggunakan teknik distraksi terapi musik klasik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap tingkat kecemasan perawat Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian pre ekperimental dengan desain penelitian one group pre-post test design. Lokasi yang digunakan adalah Ruang IGD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali dalam periode waktu 6-19 Desember 2021. Jumlah sampel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu 15 orang perawat dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling mencakup kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner kecemasan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Kegiatan pemberian terapi musik klasik Mozart ke perawat jaga diberikan 2 x sehari pada saat awal dan akhir shift selama 6 hari pemberian, setiap pemberian diberikan ±30 menit. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,001. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan dengan nilai α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan terapi music klasik Mozart berpengaruh terhadap tingkat kecemasan perawat di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Ariani Setianingsih; Noor Diani
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15, No. 1, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.17020

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit yangmengalami peningkatan secara tajam yang menyerang hampir seluruh masyarakat di dunia. Tanda dan gejala pada pasien Diabetes Mellitus menimbulkan rasa ketidaknyaman pada pasien terutama pada malam hari. Gangguan tidur pada pasien Diabetes Mellitus berakibat pada penurunan kualitas tidur pasien sehingga dapat mempengaruhi fungsi sistem endokrin. Penelitianini bertujuan untukmengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus. Pada penelitianini menggunakan metode penelitiankorelasidengan pendekatan studi cross sectional, dimana sampel yang digunakan sebanyak 81 responden. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrument yangdigunakan adalah kuisioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil uji Chi iSquare menunjukkan nilai p=0,006 (α0,05). iHal ini menunjukkanbahwa H0 ditolak dan HI diterima. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus.
The Effects of Chromotherapy on the Stress Level of Patients With Hypertension Serly Sani Mahoklory; Ferdinandus Suban Hoda
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15, No. 1, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.14812

Abstract

Hypertension contributes to 7.5 million deaths or 12.8% of the total mortality rate globally, making it one of the major health problems and is the leading cause of death every year. The high mortality and morbidity rate of hypertension are related to depression and stress. Hence, preventive actions in reducing the stress levels and blood pressure are required. Chromotherapy is a non-pharmacological therapy option to lower blood pressure that has several advantages; inexpensive, easy implementation, and minimal side effects. This research aimed to determine the effectiveness of chromotherapy on the stress level of patients with hypertension. This is a pre-and-post-test quasi-experimental study involving 120 patients with hypertension. The chromotherapy effectively reduce stress level and blood pressure of the treatment group (p0.05). Moreover, the mean score of stress level of treatment group was decreased to 40.10 (± 10.516), while the control group experienced the opposite; an increased mean score to 80.90 (± 12.288). Furthermore, the decreased blood pressure of treatment group was observed by 10-14 mmHg after chromotherapy treatment was given. The chromotherapy is a new innovation in complimentary therapy and can be used as an alternative non-pharmacological treatment that effectively reduces stress level and blood pressure. 
Kelebihan Volume Cairan dengan Pendekatan Teori Keperawatan Lydia Hall: Studi Kasus Bietris Warisyu; Elly Nurachmah; Prima Agustia Nova; Muhammad Mulyadi
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15, No. 1, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.17184

Abstract

Tahun 2025 diperkirakan angka kematian akibat hipertensi meningkat sekitar 1,5 Miliar oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Komplikasi hipertensi seperti kelebihan volume cairan akibat ketidakpatuhan minum obat menjadi hal yang perlu diperhatian dalam pelaksanaan asuhan rawat inap. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan informasi bahwa kepatuhan minum obat hipertensi perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan asuhan keperawatan. Pada kasus ini pasien berjenis kelamin laki-laki pada 59 tahun yang berasal dari etnis Papua dan diagnosis Hipertensi Grade II.Keluhan utama kedua kaki bengkak dan pasien mengatakan tidak mengonsumsi obat hipertensi selama satu bulan serta setiap hari klien menikmati 3.000 ml air. Hasil pengkajian ektremitas bawah tampak edema pada kedua tunggakai kaki dengan pitting edema 4 mm, tekanan darah 180/120 mmHg, Albumin 3,4 g/dl dan Kalium 2,54 mEq/L. Berdasarkan data maka kelebihan volume cairan sebagai diagnosa utama. Guna memberikan asuhan yang komprehensif pada pasien hipertensi maka teori kolaborasi Lydia Hall yang berorientasi pada tim yang meliputi care , cure , care telah menjadi landasan dalam pelaksanaan asuhan tambahan.Hasil dari studi kasus ini didapatkan bahwa pasien harus memahami pengobatan dan mampu membuat jadwal minum obatnya sehingga komplikasi akibat ketidakpatuhan minum obat tidak terjadi. 
Pengalaman Perawat Dalam Melakukan Perawatan Luka Diabetik Selama Pademi COVID-19 Rini Debora Silalahi; Jenny Marlindawani Purba
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15, No. 1, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.17110

Abstract

 Pandemi COVID-19 menghambat praktik perawatan luka kaki diabetik sehingga dibutuhkan strategi baru yang aman untuk kelanjutan praktik klinis perawatan luka kaki diabetik selama pandemi COVID-19 agar perawatan luka tetap berlanjut. Pemberian perawatan dimodifikasi untuk untuk mencegah penyebaran COVID-19 dan mencegah resiko ulserasi kaki yang mengakibatkan infeksi lebih berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman perawatan luka sebelum dan selama pandemi COVID-19 di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu 10 perawat luka. Adapun kriteria inklusi dalam penelitian meliputi perawat luka tersertifikasi CWCCA, Perawat dengan lulusan Ners, berpengalaman minimal 1 tahun dan bekerja di klinik perawatan luka selama pandemi COVID-19.  Penelitian dilakukan di salah satu klinik perawatan luka di kota Medan. Hasil wawancara direkam terlebih dahulu, selanjutnya ditranskrip. Penelitian dianalisis dengan metode analisis Colaizzi. Hasil dari proses analisis tematik dalam penelitian ini didapatkan 6 tema, yaitu:  kecemasan menghadapi pandemi COVID-19, dampak pandemi COVID-19 terhadap perawatan luka, hambatan perawatan luka di masa pandemi, strategi perawatan luka di masa pandemi, mekanisme koping perawat menghadapi pandemi, dan 6) dukungan sosial yang diperoleh perawat selama pandemi. Adapun kesimpulannya yaitu terjadi penundaan perawatan luka kaki diabetik akibat adanya pandemi COVID-19 sehingga menyebabkan jumlah kunjungan pasien luka kaki diabetik menurun dan mempengaruhi jumlah pendapatan perawat yang berkurang di masa pandemi COVID-19.

Page 2 of 2 | Total Record : 16