cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Gramatika
ISSN : 24428485     EISSN : 24606316     DOI : -
Core Subject : Education,
The purpose of this journal is to publish scientific works for lecturers, researchers, students, and practitioners in Indonesia or abroad to present their new ideas, concepts and theories in Indonesian language and literature education such as: 1. The results of research development of language learning and Indonesian literature. 2. The results of experimental research of language education and Indonesian literature. 3. The result of research of class action of teaching of language and literature indonesia. 4. Result of research of language and literature of Indonesia. 5. Linguistic analysis and literary analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2017)" : 8 Documents clear
BAHASA PEDAGANG ETNIS CINA DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI PASAR PONDOK KOTA PADANG: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Emil Septia, M.Pd
Jurnal Gramatika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.764 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i1.1232

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikanbahasa etnis Cina di pasar Pondok Kota Padang sebagai sebuah kajian sosiolinguistik yang mengkaji bahasa dalam hubungannya dengan masyarakat pemakainya.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini digunakan adalah metode simak dan  metode wawancara/metode cakap. Dari hasil penelitian dan pembahasan di atas dapat disimpulkan.Pola bahasa pedagang etnis Cina dalam interaksi jual beli di pasar Pondok Kota Padang ditentukanoleh latar belakang sosial pedagang dan pembeli. Bahasa Indonesia dipilih padasituasi yang lebih memerlukan penghormatan kepada pembeli, sedangkan bahasa Minangkabau dipilih pada situasi yang lebih akrab dan tidak ada kebutuhan untuk menunjukkan sikap lebih menghormati pembeli. Peristiwa alih kode yang dilakukan pedagang etnis Cina dapat berupa (1) peralihan dari kode bahasa Indonesia ke kode bahasa Minangkabau, (2) peralihan kode bahasa Minangkabau ke kode bahasa Indonesia. Wujud campur kode yang dilakukan oleh pedagang Cina di pasar Pondok Kota Padang dapat berupa kata, frasa dan perulangan. Kode-kode yang terlibat dalam peristiwa campur kode tersebut berasal dari bahasa Indonesia, bahasa Minangkabau, dan bahasa Cina. Faktor sosial yang menentukan terjadinya pilihan bahasa pedagang etnis Cina dalam interaksi jual beli di pasar Pondok Kota Padangadalah (1)situasi tutur, (2), peserta tutur, dan (3) pilihan bahasa pembeli.
PRIBUMI SUBALTERN DALAM NOVEL-NOVEL INDONESIA PASCAKOLONIAL Iswadi Bahardur, S.S., M.Pd.
Jurnal Gramatika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.928 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i1.1876

Abstract

This research is motivated by colonial problems in the archipelago that still leave traces of oppression as well as efforts of the struggle of the natives to escape from the impact of the ideology. The trail of colonial colonization that still lags behind creates indigenous groups that become subalterns-isolated, oppressed, and discarded groups. In the postcolonial theory of subaltern Gayatri Spivax it is stated that among the most victimized groups of colonialism are women. Relevant to the issue, this study aims to describe the forms of oppression and the struggle of indigenous people, especially women who become subalterns, against the colonial ideology. Data obtained from modern Indonesian novels are then analyzed qualitatively. Based on the research data source, Orang-orang Blanti by Wisran Hadi, Maya by Ayu Utami and Gadis Pantai by Pramoedya Ananta Toer, the result of this research shows that indigenous figures, especially women become subaltern because they are marginalized, economically impoverished, labeled, As well as experiencing sexual harassment. Furthermore the form of the struggle of indigenous women in the face of colonial oppression in the context of the subaltern is to foster the spirit of struggle by recalling the glory of the past, practicing the knowledge gained through modern education, maintaining traditional and cultural values, as well as mimicryKeywords: novel, women, postcolonial, indigenous, subaltern
PERUBAHAN SILABEL KOSAKATA (SILABEL AWAL) BAHASA MINANGKABAU DAN BAHASA INDONESIA: ANALISIS KOMPARATIF Jendri Mulyadi
Jurnal Gramatika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.835 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i1.1551

Abstract

Abstract This research is a linguistic research focused in the change of syllable on the vocabulary. Based on this consideration, this research is attempting to describe and to analyze the form and position of syllable change in Minang and Indonesian vocabulary, as well as to find and explain all of the changes’ principles. This research is based on qualitative method with descriptive data, and refers to comparative analysis method. Data source in this research is primary data. The syllable change of Minang and Indonesian vocabulary occurs in some positions, they are in the beginning, in the middle, and in the end of a vocabulary with the phoneme change, phoneme addition, and phoneme elimination. The amount of change that occurs in a vocabulary is vary, it can be one, two, three or four changes. The principle of changes can be made according to the tendency of syllable change in Minang and Indonesian language. The description of Minang and Indonesian syllable change is not provided based on the amount of changes which occur in a vocabulary, it is categorized based on the position in the syllable, they are: first syllable change, second syllable change or middle syllable change, and last syllable change. Description that based on the amount of syllable is considered as an ineffective way as the change that occur in a vocabulary is different and those changes occur in different syllable as well. Keywords: syllable change, comparative analysis, phonology, morphology, lexicon, Minang language  Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian dalam bidang linguistik, khususnya perubahan silabel dalam kosakata. Mengingat hal tersebut, penelitian ini berusaha mendeskripsikan dan menganalisis bentuk dan posisi perubahan silabel kosakata bahasa Minang dan bahasa Indonesia, serta menemukan dan menjelaskan kaidah-kaidah perubahannya. Penelitian ini didasarkan pada metode kualitatif dengan data deskriptif. Cara kerja metode ini merujuk pada metode analisis komparatif. Sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Perubahan silabel kosakata bahasa Minang dan bahasa Indonesia terjadi pada posisi awal, tengah, dan akhir kosakata dengan bentuk perubahan fonem, penambahan fonem, dan penghilangan fonem. Jumlah perubahan yang terjadi pada sebuah kosakata bervariasi, mulai dari satu perubahan, dua perubahan, tiga perubahan, dan empat perubahan. Berdasarkan kecenderungan perubahan silabel bahasa Minang dan bahasa Indonesia dapat diperoleh kaidah perubahannya. Penjelasan kaidah perubahan silabel kosakata BMi dan BI tidak disajikan berdasarkan jumlah perubahan yang terjadi dalam sebuah kosakata, melainkan dikelompokkan berdasarkan posisi perubahan dalam silabel, yakni perubahan silabel awal, perubahan silabel kedua atau silabel tengah, dan perubahan silabel akhir. Penjelasan kaidah berdasarkan jumlah perubahan silabel tidak efektif karena perubahan yang terjadi dalam sebuah kosakata berebeda-beda serta perubahan-perubahan tersebut terjadi pada silabel yang berbeda pula. Kata kunci: perubahan silabel, analisis komparatif, fonologi, morfologi, leksikon, bahasa Minang
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X SMA N 1 PAINAN Ninit Alfianika
Jurnal Gramatika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.799 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i1.1225

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan siswa SMA N I Painan dalam menulis cerpen. Hal itu disebabkan kurang terampilnya dalam mengungkapkan ide dan pembelajaran yang dilakukan secara monoton. Tujuan penelitian ini untuk untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan teknik Think Talk Write (TTW) terhadap kemampuan karangan menulis cerpen siswa kelas X SMA N 1 Painan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu. Teknik pengambilan sampel penelitian ini dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas, kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik analisis data dengan cara melakukan uji hipotesis. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan hal berikut. Pertama, kemampuan menulis cerpen siswa  kelas X SMA N 1 Painan  tanpa menggunakan teknik Think Talk Write (TTW) memperoleh nilai rata-rata sebesar 60,25 pada rentangan 56-65% berkualifikasi cukup. Kedua, kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA N 1 Painan dengan menggunakan teknik Think Talk Write (TTW) memperoleh nilai rata-rata sebesar 77,50 pada rentangan 76-85% berkualifikasi baik. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan teknik Think Talk Write (TTW) terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA N 1 Painan karena >  yaitu 4,25 > 1,67. Jadi dapat disimpulkan bahwa teknik Think Talk Write (TTW) baik digunakan dalam menulis cerpen.
KESANTUNAN PERMINTAAN : INTERAKSI MAHASISWA DAN DOSEN Widya Fhitri, S.S, M.Hum
Jurnal Gramatika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.747 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i1.1793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk kalimat, penanda kesopanan, dan alasan dari mahasiswa digunakan meminta kesopanan dengan dosen di Dharma Universitas Andalas. Ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dari ucapan-ucapan yang meminta antara mahasiswa dan dosen. Berdasarkan analisis data menunjukkan bentuk kalimat yang sering digunakan oleh mahasiswa adalah kalimat perintah kemudian diikuti oleh kalimat tanya dan kalimat deklaratif. Meskipun mahasiswa digunakan kalimat penting, itu tidak berarti bahwa itu adalah perguruan ucapan mahasiswa tidak sopan karena dilengkapi dengan penanda meminta kesopanan dan juga alasan menggunakannya. Beberapa penanda meminta kesopanan adalah dengan menggunakan kata tolong, can, dan -lah partikel. Umumnya, mahasiswa digunakan makna ucapan sebagai alasan terbesar saat menggunakan meminta kesopanan untuk dosen. Selain itu, alasan lain yang juga mempengaruhi mahasiswa yang digunakan meminta kesopanan adalah orang pertama, orang kedua, dan emosi pembicara.
KEMAMPUAN MENENTUKAN KALIMAT FAKTA SUATU TINJAUAN MELALUI KEGIATAN MEMBACA INTENSIF TAJUK RENCANA HARIAN UMUM SINGGALANG SISWA KELAS X SMK-SMAK PADANG Rina Sartika
Jurnal Gramatika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.59 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i1.1864

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu, mendeskripsikan kemampuan siswa menentukan kalimat fakta melalui kegiatan membaca intensif siswa kelas X SMK-SMAK Padang, Data penelitian ini adalah lembaran jawaban tes. Tes berupa soal objektif dengan jumlah soal 30 butir soal, yang terdiri  dari 15 pertanyaan fakta dan 15 pertanyaan opini. Sumber data penelitian ini adalah sumber tulisan sebagai sumber primer yang dilakukan siswa SMK-SMAK Padang. Data dikumpulkan dangan memberikan tes membaca intensif paragraf terhadap soal abjektif yang diberikan peneliti. Temuan penelitian yaitu kemampuan siswa dalam menentukan kalimat fakta (69,80). Dapat disimpulkan kemampuan siswa dalam menentukan kalimat fakta sudah memenuhi KKM dengan kualifikasi lebih dari cukup.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NARASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 LEMBAH GUMANTI Dina Ramadhanti
Jurnal Gramatika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.82 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i1.1230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis narasi ekspositoris. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan sampel berjumlah 34 orang siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Data penelitian diperoleh dengan cara pengamatan aktivitas belajar dan tes unjuk kerja menulis narasi ekspositoris. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi ekspositoris siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lembah Gumanti. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil rata-rata tes siswa pada prasiklus, siklus I, dan siklus II. Pada prasiklus, nilai rata-rata siswa 52,82 dengan kualifikasi hampir sedang. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa 69,96 dengan kualifikasi cukup. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa 78,80 dengan kualifikasi baik. Persentase kenaikan nilai rata-rata siswa dari prasiklus ke siklus I sebesar 17,14%. Persentase kenaikan nilai rata-rata siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 8,84%. Selain meningkatkan keterampilan menulis narasi ekspositoris, model pembelajaran ini juga meningkatkan sikap dan perilaku positif siswa dalam proses belajar mengajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PANTI Ricci Gemarni Tatalia, M.Pd
Jurnal Gramatika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.522 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i1.1868

Abstract

This study was generated from the problem of students’ ability in writing news texts ini class VIII, SMPN 1 Panti. Some of the problem were (1) lack of the students’ response towards news writing teaching and learning process, (2) lack of teacher’s creativity in designing interesting news sriting learning model, (3) no appropriate creative techniques applied by the teacher which could train the students to develop their skill in writing news texts and (4) lack of the students’ motivation in participating in teaching and learning process because of their lack of understanding in the elements of news. Thus, this study was aimed at escribing the effect of the students’ ability ini writing news texts in class VIII SMP N 1 Panti. This was a quantitative research with factorial 2x2 experimental design. The population was the students in class VIII SMPN 1 Panti. Sampling technique was done by using random sampling and the data was collected through test. The result of the study revealed that cooperative learning model with STAD mind mapping type affected the students’ ability in writing news texts

Page 1 of 1 | Total Record : 8