cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KONFIKS
ISSN : 23552638     EISSN : 27461866     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS" : 8 Documents clear
PENINGKATAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI KELAS VIII SMP 3 PAJJUKUKANG KABUPATEN BANTAENG MELALUI MEDIA GAMBAR SERI Abdan Syakur; Kaharuddin Kaharuddin
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.857 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.390

Abstract

AbstrakMasalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana menerapkan media gambar seri dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan argumentasi kelas VIII SMP 3 Pajjukukang Kabupaten Bantaeng melalui media gambar seri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan argumentasi siswa melalui media gambar seri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan argumentasi siswa melalui tindakan pemahaman konsep. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII melalui media gambar seri sebanyak 32 orang. Data keterampilan menulis karangan Argumentasi  melalui media gambar seri melalui tes pada tiap akhir siklus. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif dan ditentukan keterampilan menulis siswa berdasarkan pengkategorian keterampilan menulis karangan argumentasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan dari siklus I ke siklus II menunjukkan bahwa keterampilan menulis karangan argumentasi siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus ke II. Hasil penelitian mengenai keterampilan Menulis Karangan Argumentasi melalui media gambar seri mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus ke II. Pada siklus I rata-rata keterampilan menulis karangan argumentasi  kelas VIII SMP 3 Pajjukukang Kabupaten Bantaeng pada siklus I yaitu sebesar 63, 13 meningkat pada siklus II menjadi 73, 59. Dengan demikian peneliti dapat menyimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa kelas VIII SMP 3 Pajjukukang Kabupaten Bantaeng.   Kata Kunci : Karangan Argumentasi , Media Gambar SeriAbstract The main problem in this research is how to implement a series of images in the media improve argument essay writing class VIII SMP 3 Pajjukukang Bantaeng through a series of media imagery. This study aims to improve the ability to write an essay argumentation. This study is a class action that aims to improve the skills of writing essays argumentation the students through an act of understanding the concept. The subjects were students of class VIII through media picture series as many as 32 people. Data were analyzed descriptively and determine students' writing skills by writing argument essay categorization skills of students. Results showed from the first cycle to the second cycle shows that argumentasisiswa essay writing skills has increased from cycle I to cycle II. Results of research on argumentation skills Essay Writing class VIII SMP 3 Pajjukukang Bantaeng through a series of media imagery has increased from cycle I to cycle II. In the first cycle essay writing skills class average arguments SMP 3 Pajjukukang Bantaeng in the first cycle is equal to 63, 13 increased in the second cycle to 73, 59. Thus the researchers conclude that the increase in the ability of class VIII SMP 3 Pajjukukang Bantaeng.Key words: Argumentation, Median, and picture
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI DENGAN MENGGUNAKAN METODE CUSH WORD Aliem Bahri
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.226 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.391

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, mulai dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA-1 SMA Negeri I Sungguminasa Kabupaten Gowa  sebanyak 29 orang yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan perempuan 19 orang, dengan nilai rata-rata pada siklus I 53,59 dan siklus II mencapai nilai rata-rata 74,59. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik tes dan tekhnik observasiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran menulis teks eksposisi dapat dimaksimalkan dengan menggunakan metode cush word pada kriteria penilaian menulis teks eksposisi (kesesuaian judul dan isi, pengorganisasian isi, diksi dan ejaan, tata bahasa), (2) pelaksanaan pembelajaran menulis teks eksposisi  melalui metode cush word dapat meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi yang terlihat pada munculnya motivasi, minat, serta adanya pembiasaan siswa dalam menuangkan ide atau gagasannya, (3) penilaian pembelajaran menulis teks eksposisi tidak saja difokuskan pada hasil pembelajaran, melainkan juga pada proses pembelajaran. Siswa yang sebelumnya kurang siap dan kurang aktif dalam pembelajaran menjadi lebih siap dan lebih aktif mengikuti pembelajaran. Penilaian tersebut merupakan perwujudan dari upaya maksimalisasi penilaian objektif berdasarkan penilaian evaluasi bahasa Indonesia pada pembelajaran keterampilan menulis khususnya menulis teks eksposisi. Kata Kunci: Menulis Eksposisi, Metode Cush Word AbstractSinger study is classroom action research conducted hearts The prayer cycle, ranging from (1) Planning, (2) Implementation, (3) evaluation, and (4) reflection. Subject Research Singer is a Class X SMAN IPA-1 I Sungguminasa Gowa much as 29 orangutans orangutan Consisting Of the 10 men and women 19 orangutans, WITH The average value of ON CYCLE I CYCLE II reached 53.59 And the mean value average 74.59. Data collection The technique used is the technique tests and techniques of observation.Results Cantor showed that (1) Planning Learning to write text exposition can be maximized WITH using methods cush said ON Criteria Evaluation write text exposition (FITNESS title and contents, organizing content, diction Dan Spelling, grammar), (2) Implementation of Learning to write text exposition through methods cush said can be improving the writing skills of text exposition seen ON emergence of motivation, interest, as well as their habituation Students hearts ideas OR ideas, (3) Assessment of Learning to write text exposition not only focused on the findings of learning, but Also ON Learning process. The former students Less And Less Active hearts Ready Learning Being better prepared and actively participating in learning. ASSESSMENT is the realization of Objective Assessment Of maximization efforts by Indonesian ON ASSESSMENT Evaluation of Learning writing skills, especially writing text exposition. Keywords: Writing Exposition, Cush Methods Word
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KREATIF PUISI MELALUI MEDIA ALAM SEKITAR PADA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 7 TAKALAR KABUPATEN TAKALAR Andi Syamsul Alam
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.503 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.400

Abstract

ABSTRACT Objective That's review describes the ability of a creative writing poetry through Natural Media About AT Class XII SMK Negeri 7 Takalar Takalar. Singer study using a Class Action Research Procedure CYCLE WITH prayer. Research data collection techniques using test engineering and non engineering test, which consists differences observations, journals, and interviews. Data analysis using qualitative and quantitative approaches. Results concluded that the ability to write poetry I Class XII TKJ SMK Negeri 7 Takalar taxable income following the write poems Learning through Natural Media Neighborhood increased. Increased singer looks From the average value changes from cycle I to cycle II. I CYCLE IN TIN findings class average of 58.28. ON CYCLE II TIN findings of an average of 90.43. It Singer showed an increase from cycle I to cycle II amounted to 32.15%. Based on non-test data can be known of the change of Conduct Toward Students learn, positive. THE CYCLE I look Enthusiastic Students Still Not Learning hearts follow. DIFFERENT IN CYCLE II, Students Active Learning follows the hearts and spirit.  Keywords: Poetry Writing Ability, Natural Media Neighborhood.ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan menulis kreatif puisi melalui media alam sekitar pada siswa kelas XII SMK Negeri 7 Takalar Kabupaten Takalar.Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik tes dan teknik non tes, yang terdiri atas observasi, jurnal, dan wawancara. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif.Hasil penelitian disimpulkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa kelas XII TKJ I SMK Negeri 7 Takalar setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi melalui media alam sekitar mengalami peningkatan. Peningkatan ini terlihat dari perubahan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I diperoleh hasil rata-rata kelas sebesar 58,28. Pada siklus II diperoleh hasil rata-rata sebesar 90,43. Hal ini menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 32,15%. Berdasarkan data non tes dapat diketahui adanya perubahan perilaku belajar siswa ke arah positif. Pada siklus I siswa masih belum terlihat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Berbeda pada siklus II, siswa aktif dan semangat dalam mengikuti pembelajaran. Kata kunci: Kemampuan Menulis Puisi, Media Alam Sekitar.
KESALAHAN BERBAHASA DALAM KARYA TULIS ILMIAH GURU-GURU NONBAHASA INDONESIA SMA KABUPATEN LUWU Rahmatiah Rahmatiah
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.543 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.392

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan  mendeskripsikan; (1) Kesalahan penulisan huruf kapital atau huruf besar,  (2) Kesalahan penulisan tanda baca, (3) Kesalahan penulisan kosa kata, (4) Kesalahan penulisan penempatan diksi (kata), dan (5) Kesalahan penulisan  struktur kalimat (dalam karya tulis ilmiah guru-guru nonbahasa Indonesia SMA Negeri Kabupaten Luwu.Populasi penelitian ini adalah para guru nonbahasa Indonesia SMA Negeri  Kabupaten Luwu. Metode penelitian ini adalah metode lapangan yang berbentuk deskriptif kualitatif, dan sampel penelitian ini ditetapkan secara  acak (random dari tiga sekolah).Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data adalah kalimat-kalimat guru yang digunakan dalam karya tulis ilmiah yang mengalami kesalahan penulisan huruf kapital atau huruf besar, penulisan tanda baca, penulisan kosa kata, penempatam diksi (kata), dan penulisan struktur kalimat.Berdasarkan hasil penelitian bahwa; (1) Kesalahan penulisan  huruf kapital atau huruf besar,  (2) Kesalahan penulisan tanda baca, , (3) Kesalahan penulisan kosakata,  (4) Kesalahan penempatan diksi  (kata), (5) Kesalahan penulisan struktur kalimat  karya tulis ilmiah para guru nonbahasa Indonesia SMA Negeri Kabupaten Luwu juga masih terdapat kesalahan, sehingga menyebabkan susunan  kalimatnya menjadi  rancu atau tidak efektif.Kata Kunci: Kesalahan, Karya tulis ilmiah, Guru Nonbahasa Indonesia.AbstractThe study aims to describe the singer; (1) Writing Error capital letter OR letters big, (2) Writing Error Punctuation, (3) Writing Error vocabulary, (4) Writing Error Placement diction (words), and (5) Writing Error Grammar (hearts papers scientific teachers of non-linguistic Indonesia SMA Research Luwu.Populasi District teacher is the non-linguistic singer Indonesia SMA Luwu. Methods Field Methods the singer is a qualitative descriptive shaped, Dan Singer Research samples randomly assigned Operating (random From Three schools).Singer Research is a qualitative descriptive study. The data source is the sentences teacher who used hearts Scientific papers are experiencing Writing Error big capital letter OR letters, writing punctuation, writing vocabulary, penempatam diction (words), and Writing Grammar.Based on the findings of that study; (1) Writing Error big letters uppercase OR, (2) Writing Error Punctuation ,, (3) Writing Error vocabulary, (4) Error Placement diction (words), (5) Writing Error Grammar Scientific papers non-linguistic teachers Indonesia SMA Also Luwu There are errors, causing the composition of the sentence ambiguous Become Effective OR NOT. Keywords: Errors, Scientific papers, non-linguistic teachers Indonesia.
KOMPARASI METODE FIELD TRIP DENGAN METODE CLUSSTERING DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA PETUALANGAN Sri Rahayu
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.091 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.401

Abstract

ABSTRAKPembelajaran teks cerita petualangan dengan menggunakan metode field trip dengan metode clusstering merupakan salah satu materi ajar yang mampu meningkatkan aktivitas belajar, respons belajar dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa. Kajian penelitian ini membandingkan metode field trip dengan metode clusstering dalam pembelajaran teks cerita petualangan yang melibatkan dua kelas eksperimen peserta didik. Kelas eksperimen 1 yang terdiri atas 42 orang peserta didik  diajar dengan menggunakan metode field trip sedangkan, pada kelas eksperimen 2 yang terdiri atas 42 orang peserta didik  diajar dengan menggunakan  metode clusstering dengan jumlah pembelajaran sebanyak tiga kali pertemuan   per kelas. Data yang dikumpulkan dalam  penelitian ini yaitu, data tentang aktivitas peserta didik, respons peserta didik, dan hasil belajar peserta didik. Data hasil penelitian ini dianalisis secara kuantitatif deskriptif dan analisis inferensial.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks cerita petualangan peserta didik dengan menggunakan metode field trip dan clusstering sangat efektif. Akan tetapi dari segi aktivitas, respons, dan hasil belajar persentase nilai perlakuan metode clusstering lebih tinggi dibandingkan dengan persentase nilai perlakuan metode field- trip. Kata kunci: Teks cerita petualangan,  field trip, dan clustering. ABSTRACTLearning adventure story text using the method clustering field trip is one of the teaching materialst that can increase the  activity of learning, learning responses, and learning outcomes of students in language learning. This research study comparing the methods of field trip with clustering method in teaching text adventure story involving two experimental class students. Experiment classes over 422 students taught by using the method on a class field trip while the second experiment consisting of 42 participants taught using methods clustering by learning as much as three times the number of meeting a class. Data collected in this study is data on the activities of learning outcomes of students. The research data was analyzed by quantitative descriptive and inferential analysis. This study has shown that learning to write text adventure stories of learners by using a field trip with clustering method is very effective, but in terms of response and the percentage of the value of learning outcomes clustering method of treatment is higher than the percentage of the value of the treatment methods of the field trip. Keywords:adventure story text, field trip, and clusstering
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPETITION (CIRC) PADA SISWA KELAS IV SD INPRES PANGGENTUNGAN SELATAN KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA. Tasrif Akib
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.399 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.393

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Class room action research) yang bertujuan untuk tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi melalui penerapan pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Competition (CIRC) Pada Siswa Kelas IV SD Inpres Panggentungan Selatan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Dengan jumlah siswa 35 orang. Teknik Pengumpulan data yang dilakukan  dalam penelitian ini adalah: (a) hasil belajar Bahasa Indonesia siswa dikumpulkan dengan memberikan tes menulis narasi pada setiap akhir siklus, (b) data tentang proses belajar mengajar dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.  Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar secara kuantitatif ditandai dengan meningkatnya skor rata-rata siswa yaitu dari 69,28 menjadi 76,71 dari skor ideal 100. Secara kualitatif, terjadi peningkatan kualitas proses belajar yaitu perubahan sikap siswa yang ditandai dengan: (a) Meningkatnya frekuensi kehadiran siswa, (b) Keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar, (c) Semakin banyaknya siswa yang memperhatikan penjelasan guru, (d) Semakin banyaknya siswa yang mengajukan pertanyaan dan menjawab tugas dengan benar, (e) Semakin berkurangnya siswa yang meminta bimbingan dan meminta dijelaskan tentang suatu konsep. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Competition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa kelas IV SD Inpres Panggentungan Selatan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.Kata Kunci: Karangan, Narasi, Kooperatif dan CIRC AbstractThis research was class room action research . The aimed of the study to improve the ability to write the essay narrative through the application of learning Cooperative Integrated Reading Competition (CIRC) Students of Class IV Elementary Instruction Panggentungan Southern District of Somba Opu Gowa with the number of students 35 people. Data collection techniques used in this research are: (a) the results of Indonesian students study were collected by delivering narrative writing test at the end of each cycle, (b) data on the learning process collected using observation sheet. The collected data were analyzed quantitatively and qualitatively. The analysis showed an increase learning outcomes quantitatively characterized by increasing the average score of students, namely from 69.28 into 76.71 of the ideal score of 100. In qualitative terms, an increase in the quality of the learning process that changes the attitude of the students are characterized by: (a) Increased frequency of attendance of students, (b) active participation by students in the learning process, (c) the number of students who pay attention to the teacher's explanation, (d) Increasing number of students asking questions and answering the task correctly, (e) the decreasing of students who ask for guidance and ask about a concept explained. It can be concluded that the application of learning Cooperative Integrated Reading Competition (CIRC) can improve students' ability to write narrative fourth grade Inpres South Panggentungan Gowa District of Somba Opu.Keywords: Authorship, Narrative, Cooperative and CIRC
PENGARUH TEACHER FEEDBACK TERHADAP KEMAMPAUN MURID DALAM PEMBELAJARAN WRITING Muh Arief Muhsin; Ika Sastrawati
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.921 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.427

Abstract

ABSTRACT The research aimed to describe the phenomena of feedback given by the teacher in learning writing. In addition, this study was also described how the response given by the student when receiving feedback from the teacher. The long term goal to be achieved was the improvement of the teaching system so that every educational institution had aimed at teaching concepts to form an intelligent generation. This study was a descriptive qualitative research to be carried out in SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar which one of top schools Muhammadiyah. The ability of students in the school had been considered good in communication, but their ability to write was still lacking , especially in terms of grammatical . Therefore, the researcher was described the feedback given by the subject teachers of English subjects at the time of writing , especially when students learned making mistakes in the process of teaching and learning in the classroom . The extent, the teacher can give feedback to the students.  The research was described the positive feedback and negative feedback given by the teacher so that it can be information and feedback in the learning process.Giving feedback subject teachers more English language based situation in the classroom. In writing instructional materials for example, most teachers use an explicit correction and metalinguistic feedback. This is because students are using written language than spoken language. Almost kinds of feedback used in teaching but not as often as with the two types of feedback. The students have different conditions, but most were more likely to agree given feedback after speaking or after making a mistake. The most powerful reason is the lack of experience of students in learning English so want to get direct feedback.Key words: Teacher Feedback, murid, Writing ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena umpan balik yang diberikan oleh guru dalam belajar menulis. Selain itu, penelitian ini juga menggambarkan bagaimana respon yang diberikan oleh siswa saat menerima umpan balik dari guru. Tujuan jangka panjang yang ingin dicapai adalah peningkatan sistem pengajaran sehingga setiap lembaga pendidikan telah ditujukan untuk konsep mengajar untuk membentuk generasi yang cerdas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang akan dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar yang salah satu sekolah top Muhammadiyah. Kemampuan siswa di sekolah telah dianggap baik dalam komunikasi, tetapi kemampuan mereka untuk menulis masih kurang, terutama dalam hal tata bahasa. Oleh karena itu, peneliti digambarkan umpan balik yang diberikan oleh guru mata pelajaran mata pelajaran bahasa Inggris pada saat menulis, terutama ketika siswa pelajari membuat kesalahan dalam proses belajar mengajar di kelas. Sejauh ini, guru dapat memberikan umpan balik kepada siswa. Penelitian ini menggambarkan umpan balik positif dan umpan balik negatif yang diberikan oleh guru sehingga dapat menjadi informasi dan umpan balik dalam proses pembelajaran.Memberikan umpan balik guru mata pelajaran situasi berdasarkan bahasa lebih Inggris di dalam kelas. Dalam menulis bahan ajar misalnya, sebagian besar guru menggunakan koreksi eksplisit dan umpan balik metalinguistik. Hal ini karena siswa menggunakan bahasa tertulis dari bahasa lisan. Hampir jenis umpan balik yang digunakan dalam mengajar tapi tidak sesering dengan dua jenis umpan balik. Para siswa memiliki kondisi yang berbeda, tetapi kebanyakan lebih cenderung setuju diberikan umpan balik setelah berbicara atau setelah melakukan kesalahan. Alasan paling kuat adalah kurangnya pengalaman siswa dalam belajar bahasa Inggris sehingga ingin mendapatkan umpan balik langsung. Kata kunci: Guru Feedback, murid, Menulis
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI MELALUI METODE PEMBELAJARAN SCAFFOLDING METAKOGNISI SISWA KELAS X.1 MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MAKASSAR Akbar Avicenna; Muhammad Akhir
JURNAL KONFIKS Vol 3, No 2 (2016): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.896 KB) | DOI: 10.26618/konfiks.v3i2.461

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada siswa Kelas X.1 Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar, diketahui bahwa kemampuan menulis paragraf argumentasi siswa di kelas tersbut masih tergolong rendah. Hasil observasi tersebut peneliti jadikan sebagai motivasi untuk melakukan penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf argumentasi melalui metode pembelajaran Scaffolding metakognisi siswa kelas X.1 Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar. Penelitian ini direncanakan pelaksanaannya sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.1 Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 36 siswa.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa sedangkan data kualitatif berupa hasil pengamatan aktivitas belajar siswa. Penerapan,            metode pembelajaran    Scafoollding     Metakognisi     dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf argumentasi pada aspek “menulis topik,menyusun keramgka, mengembangkan kerangka, menyunting paragraf”.Hal ini ditunjukkan dari hasil nilai rata-rata keseluruhan dan nilai tes akhir yang mengalami peningkatan. Hal ini tampak dari pencapaian rata-rata hasil tes siklus I 22,2 meningkat menjadi 74,3 pada siklus ke IIKata kunci : Keterampilan Menulis Paragraf Argumentasi Scaffolding Metakognisi AbstractBased on observations conducted on students of class X.1 Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar, it is known that the ability to write a paragraph argumentation tersbut students in the class is still relatively low. The results of these observations the researchers make it as motivation to do research. This research is a classroom action research that aims to improve the ability to write a paragraph argumentation through learning methods class X.1 Scaffolding students' metacognition Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar. The study was planned execution as much as 2 cycles. The subjects were students of class X.1 Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar 2015/2016 school year as many as 36 students. Data collection techniques by using quantitative data and qualitative data. The quantitative data in the form of student learning outcomes while qualitative data in the form of observations of student learning activities. Implementation, Scafoollding Metacognition learning methods to improve the ability to write a paragraph argument on the aspect of "writing topics, preparing keramgka, develop a framework, edit the paragraph" It is shown from the results of the overall average value and the value of the final test is increased.This is evident from the average achievement test results of the first cycle of 22.2 rose to 74.3 in cycle II Keywords: Writing Skills Metacognition Scaffolding paragraph Arguments

Page 1 of 1 | Total Record : 8