cover
Contact Name
Aaz Azamudin Tifani
Contact Email
atifani@gmail.com
Phone
+6285315002217
Journal Mail Official
atifani@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Pertanian Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 23546190     EISSN : 25416154     DOI : -
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), with registered number p-ISSN: 2354-6190, e-ISSN: 2541-615X, is a scientific journal published by Faculty of Agricultural, Universitas Majalengka. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of Agricultural and Animal Sciences : Agribusiness, Agrotechnology, Animal Production, Ecosocio Livestock, and Livestock Product. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) published by twice a year, July and December.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2018)" : 12 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS CABAI RAWIT PADA KELOMPOK MITRA TANI, DESA MANDALAHAJI, KECAMATAN PACET Diah Suci Wahyuni; Endah Djuwendah
AGRIVET JOURNAL Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bandung merupakan salah sentra produksi cabai rawit dengan  produktivitas tertinggi   namun  memiliki  fluktuasi produktivitas sehingga akan mempengaruhi suplay produksi dan juga mempengaruhi tingkat pendapatan petani. Kelompok Mitra Tani merupakan satu-satunya kelompok tani kelas  madya di Desa Mandalahaji  yang membudidayakan cabai rawit dengan produksi terbesar namun produktivitasnya selalu berfluktuasi  setiap tahunnya.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani cabai rawit serta mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produktivitas cabai rawit di Kelompok Mitra Tani, Desa Mandalahaji, Kecamatan Pacet. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif . Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 petani. Teknik pengambilan data dilakukan secara survey dan teknik sampling menggunakan sensus atau sampling jenuh. Analisis data yang digunakan antara lain analisis pendapatan usahatani cabai rawit, R/C ratio, dan fungsi produksi Cobb-Douglas untuk menganalisis faktor apa saja yang berpengaruh secara nyata dan tidak nyata terhadap produktivitas cabai rawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani cabai rawit yang dilakukan petani  menguntungkan dan layak untuk diusahakan. Hal ini dapat dilihat dari besarnya pendapatan petani yaitu Rp. 115.027.171/Ha/musim tanam dengan harga jual cabai rawit Rp. 25.000/kg. Selain itu, nilai R/C rationya menunjukkan nilai yang besar yaitu 3,46. Faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata pada tingkat signifikan 0,05 terhadap produktivitas cabai rawit di Kelompok Mitra Tani adalah benih, pupuk daun, dan tenaga kerja. Sementara pupuk kandang, NPK, TSP, ZA, KCL, urea, fungisida dan insektisida tidak berpengaruh nyata terhadap produktivitas cabai rawit. Kata Kunci: usahatani cabai rawit, pendapatan,  faktor produksi
RESPON KEDELAI (Glycine max L. Merril) ADAPTIF TANAH JENUH AIR TERHADAP DOSIS PUPUK HAYATI Umar Dani; Isse Tri Amelia Maksudin
AGRIVET JOURNAL Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mengukur respon kedelai adaptif  tanah jenuh air terhadap dosis pupuk hayati. Percobaan telah dilaksanakan di lahan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka Propinsi Jawa Barat pada Bulan Nopember 2017 sampai Bulan Maret 2018.  Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama, Kultivar (K) yang terdiri dari tiga taraf  k1 = Kultivar Grobogan, k2 = Kultivar Detam, k3 = Kultivar Dering. Faktor kedua, dosis pupuk hayati (H) yang terdiri dari empat taraf yaitu: h0 = Dosis pupuk hayati 0 kg/ha, h1 =  Dosis pupuk hayati 30 kg/ha, h2 = Dosis pupuk hayati 60 kg/ha, dan h3 = Dosis pupuk hayati 90 kg/ha. Uji lanjut Perbedaan antar perlakuan dengan uji jarak berganda Duncan dan perbandingan grafik antar perlakuan dengan uji kesejajaran dan keberimpitan garis regresi. Variabel pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun (ILD), volume akar, jumlah cabang , jumlah polong isi per tanaman, jumlah biji per tanaman bobot Biji per 100 Butir, Bobot biji per tanaman, dan bobot biji per petak. Hasil Penelitian menunjukkan Kultivar Detam dan pupuk hayati dengan dosis 60 kg/ha mendapatkan respon terbaik pada parameter tinggi tanaman dan Kultivar Dering mendapatkan respon terbaik pada seluruh parameter pengamatan. Kata Kunci :        Kedelai,  Adaptif, tanah Jenuh Air, Pupuk Hayati

Page 2 of 2 | Total Record : 12