cover
Contact Name
faizatul faridy
Contact Email
bunayya@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285277724488
Journal Mail Official
bunayya@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh, 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : 24604437     EISSN : 25493329     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bunayya (Jurnal Pendidikan Anak) Terbit 6 bulan sekali (Januari dan Juli) sudah dimulai sejak juni 2015, diterbitkan oleh program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Jurnal ini diharapkan sebagai media bagi dosen, peneliti, praktisi, guru, mahasiswa dan masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap bidang pendidikan dan pembelajaran anak usia dini. Redaksi menerima naskah berupa hasil penelitian, studi pustaka, pengamatan atau pendapat atas suatu masalah yang timbul dalam kaitannya dengan perkembangan bidang-bidang di atas dan belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Redaksi berhak memperbaiki atau mempersingkat tanpa mengubah isi. Artikel dimuat setelah melalui tahap seleksi.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019" : 8 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PERMAINAN MENJEMUR ANGKA PADA ANAK KELOMPOK B3 TK ADHYAKSA BANDA ACEH Fitria, Loeziana Uce, Zikra Hayati,
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.138 KB)

Abstract

Dilapangan ditemukan bahwa kemampuan dalam mengenal lambang bilangan, khususnya 1-10 anak masih rendah, dapat dilihat anak masih kesulitan dalam menyebutkan bilangan 1-10, anak juga belum bisa membedakan bilangan, disebabkan oleh kurang tersedianya media pembelajaran yang menarik dan menunjang anak dalam belajar. Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui aktifitas guru selama proses pembelajaran dengan penggunaan media papan raba untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada kelompok A di TK AlifBa 1 Iskandar Muda Banda Aceh. (2) Untuk mengetahui peningkatan penggunaan media papan raba dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A di TK AlifBa 1 Iskandar Muda Banda Aceh. Metode penelitian digunakan dalam penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu bersifat kolaboratif karena peneliti bekerja sama dengan guru kelas dalam melakukan proses pembelajaran. Instrumen dalam penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi kemampuan mengenal lambang bilangan anak. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun yang terdiri dari 15 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siklus I aktifitas guru memperoleh nilai rata-rata 3,71 dengan kriteria baik. Sedangkan pada Siklus II aktifitas guru mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 4,90 dengan kriteria sangat baik. Kemampuan mengenal lambang bilangan dengen penggunaan media papan raba meningkat, dapat dilihat pada Siklus I mencapai 64,44% dengan kriteria berkembang sesuai harapan. Sedangkan pada Siklus II mengalami peningkatan dengan total nilai mencapai 83,88% dengan kriteria berkembang sangat baik.
PEMBIASAAN MENDENGARKAN SYAIR RELIGIUS MELALUI TRADISI DODAIDI UNTUK ANAK USIA 0-3 TAHUN DI ACEH Azizah Uswatun Hasanah AM -
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.117 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pembiasaan mendengarkan syair religious melalui tradisi dodaidi bagi anak usia 0-3 tahun, mengetahui dampak bagi anak usia 0-3 tahun yang dibiasakan tidur dengan mendengarkan syair dodaidi dan untuk mengetahui nilai-nilai religius yang terkandung dalam syair dodaidi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Analisis data kualitatif menggunakan analisis data model Miles dan Huberman, dimana data yang diperoleh harus diproses dan dianalisis melalui tiga kegiatan analisis, yaitu reduksi data, data display, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pembiasaan mendengarkan syair religious dalam tradisi dodaidi dilakukan dengan bentuk pembiasaan tidak terprogram, yaitu bentuk pembiasaan yang dilakukan dengan bentuk berikut: Rutin, spontan, dan keteladanan. Nilai-nilai yang terkandung dalam syair dodaidi meliputi nilai ketuhanan, ibadah dan akhlak yang diwujudkan dalam bentuk syair lagu menidurkan anak usia 0-3 tahun di Aceh.
AKHLAK ANAK TERHADAP KEDUA ORANG TUA Darmia, -
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.461 KB)

Abstract

Sebagai seorang muslim yang baik hendaknya kita selalu berbakti kepada orang tua, melakukan apa yang telah diperintahkan oleh orang tua, dan pantang untuk membangkang terhadap orang tua. Namun dizaman sekarang ini banyak dari kita seakan lupa terhadap kewajiban kita terhadap orang tua sebagai muslim yang baik,yaitu kita harus memiliki akhlak yang sempurna terhadap orang tua kita. Kehadiran orang tua sangatlah memberi ketenangan , cinta ,serta kasih sayang tersendiri yang bersemi dihati segenap insan yang berakal. pengertian akhlak dan kedua orang tua dapat dikatakan bahwa akhlak kepada kedua orang tua adalah jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan baik karena kebiasaan tanpa pemikiran dan pertimbangan sehingga menjadi kepribadian yang kuat didalam jiwa seseorang untuk selalu berbuat baik kepada orang yang telah mengasuhnya mulai dari dalam kandungan maupun setelah dewasa. Berbuat baik kepada kedua orang tua lebih dikenal dengan istilah Birrul Walidain artinya menunaikan hak orang tua dan kewajiban terhadap mereka berdua. Tetap mentaati keduanya , melakukan hal-hal yang membuat mereka senang dan menjauhi berbuat buruk terhadap mereka.
KARAKTERISTIK BELAJAR ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Herawati, Muthmainnah,
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.505 KB)

Abstract

Setiap fase kehidupan manusia memiliki karakteristik belajar yang berbeda sesuai dengan kebutuhan perkembangan fisik maupun psikologisnya. Demikian pula halnya anak usia dini, dimana mereka memiliki karakteristik belajar yang mencolok dengan rentang usia selanjutnya; remaja, dewasa maupun lansia, baik secara kualitas maupun sifatnya. Terlebih pada fase dini setiap anak memiliki milyaran sel neuron yang siap untuk dikembangkan dalam berbagai aspek; baik fisik, motorik, intelegensi, sensoris, linguinstik, emosional, dll. Berbagai keistimewaan pada anak usia dini; tidak justru mengurangi upaya optimalisasi pengembangan belajarnya. Hal ini dikarenakan mereka dapat distimulus dan difasilitasi sesuai dengan prinsip dan karakteristik belajarnya yang unik dan khas. Hal ini perlu dipahami dan dikaji secara spesifik dan mendalam karena dengan mengenal ciri belajar anak usia dini yang khas; baik orangtua maupun guru akan dengan mudah melejitkan potensi fitrah mereka agar berkembang dengan sempurna. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) anak usia dini yang distimulus dengan pengalaman-pengalaman belajar yang tepat dan dibutuhkannya akan berkembang sebagai individu yang berkarakter dalam mengoptimalkan seluruh potensi dirinya; (2) anak usia dini memiliki karakteristik belajar yang unik dan diposisikan sebagai seorang raja bagi dunianya, yaitu dunia bermain; (3) anak usia dini memiliki 3 metode dalam belajar, yaitu: peniruan, pengalaman praktis dan berpikir yang tentunya senantiasa dilakukan melalui kegiatan bermain yang menjadi kekhasannya yang menonjol; dan (4) anak usia dini memiliki empat gaya belajar yang juga dapat identifikasi melalui dunia bermain yang disenanginya. Keempat gaya tersebut adalah: auditorial, visual, kinestetik, dan campuran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AREA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Heliati Fajriah, Dewi Fitriani, Nurainun,
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.462 KB)

Abstract

Pembelajaran pada anak usia dini memerlukan berbagai macam kegiatan yang dapat memberikan pengarahan pembelajaran yang lebih baik. Kegiatan yang dilakukan selama ini menggunakan pembelajaran klasikal. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui aktivitas guru dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Al-Kausar Padang Tiji Pidie dengan menerapkan model pembelajaran area dan (2) untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Al-Kausar Padang Tiji Pidie dengan menggunakan model pembelajaran area. Metode penelitian yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar pengamatan aktivitas guru dan lembar pengamatan perkembangan kognitif anak tentang kemampuan berpikir simbolik. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I aktivitas guru 69% dengan kriteria cukup dan perkembangan kognitif anak 65% dengan kriteria pencapaian Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Sedangkan pada siklus II pada aktivitas guru diperoleh 95% dengan kriteria sangat baik dan perkembangan kognitif anak 91,25% dengan kriteria pencapaian Berkembang Sangat Baik (BSB). Perbandingan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dan perkembangan kognitif tentang kemampuan berpikir simbolik anak.
Upaya Ibu Keturunan Aceh yang Berdomisili di Kota Bandung dalam Mengajarkan Bahasa Aceh sebagai Bahasa Ibu kepada Anak (Studi Kasus di Kota Bandung) Faizatul Faridy -
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.837 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya orangtua khususnya ibu dalam mengajarkan anak usia dini bahasa daerah sebagai bahasa ibu ketika keluarga tinggal di luar daerah asalnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pengolahan data serta analisis menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang berasal dari Aceh tidak menggunakan bahasa ibu sebagai bahasa pengantar pada anaknya, akan tetapi mereka tetap mengenalkan bahasa daerah melalui berbagai pembiasaan dan pendekatan diantaranya: a) melalui hal yang menarik agar mudah diterima anak, b) menyelipkan/menggunakan pada moment tertentu seperti ketika bermain dengan anak, ketika bercanda dengan anak, ketika menasehati anak atau bahkan moment berkumpul keluarga, c) membiasakan anak mendengar dan sesekali melibatkan anak berbicara menggunakan bahasa ibu dengan menggunakan bahasa yang paling dekat dengan anak dan yang mudah dimengerti, d) adanya peran keluarga inti. Berdasarkan hasil penelitian, maka direkomendasikan bagi penelitian lainnya untuk mengkhususkan pada pengaruh penggunaan bahasa ibu terhadap psikologis anak dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda.
Peran Nutrisi Bagi Tumbuh dan Kembang Anak Usia Dini Putri Rahmi -
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.038 KB)

Abstract

Anak usia dini berada pada masa yang disebut dengan masa keemasan atau golden age. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut pertumbuhan dan perkembangan manusia sedang terjadi dengan pesatnya. Banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang manusia adalah nutrisi/gizi. Kebutuhan akan gizi pada anak usia dini sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya, terutama perkembangan otaknya. perkembangan otak sangat tergantung pada asupan gizi yang dikonsumsi. Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki manfaatnya masing-masing bagi tubuh anak, ini dikarenakan kandungan nutrisi pada makanan berbeda-beda. Anak-anak sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makan yang beragam dengan jumlah yang sesuai dengan kutuhan tubuhnya. Ini dikarenakan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak-anak dan dewasa berbeda demikian juga dengan asupan nurisi yang dibutuhkan anak laki-laki juga berbeda dengan anak perempuan. Artikel ini membahan tentang peran kandungan nutrisi pada makanan serta kegunaanya bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PERMAINAN MENJEMUR ANGKA PADA ANAK KELOMPOK B3 TK ADHYAKSA BANDA ACEH Heliati Fajriah, Zikra Hayati, Mardi Fitri
Bunayya Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.926 KB)

Abstract

Pembelajaran yang dilakukan selama ini tidak membuat anak menjadi lebih nyaman dalam belajar. Hal ini dikarenakan kegiatan pembelajaran hanya memfokuskan pada materi yang diajarkan, sehingga anak tidak memiliki kebebasan dalam belajar. Seharusnya pembelajaran anak usia dini harus menerapkan sistem belajar sambil bermain. Tujuannya adalah agar anak dapat menerima pembelajaran tidak melalui tekanan. Hal ini sangat cocok diterapkan untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak. Selama ini anak masih kurang mampu dalam menghitung maupun mengenal angka-angka dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan berhitung melalui permainan menjemur angka pada anak kelompok B3 TK Adhyaksa Banda Aceh dan (2) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung melalui permainan menjemur angka pada anak kelompok B3 TK Adhyaksa Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru melalui kegiatan menjemur angka pada Siklus I aktivitas guru mencapai 56,7% dengan kriteria “cukup”, dan peningkatan kemampuan berhitung melalui permainan menjemur angka Siklus I mencapai 59,3% kategori Berkembang Sesuai Harapan. Sedangkan Siklus II aktivitas guru mencapai 83,3% dengan kriteria “baik" dan Siklus II peningkatan kemampuan berhitung melalui permainan menjemur angka mencapai 76% kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menjemur angka mampu meningkatkan aktivitas guru dan kemampuan berhitung anak melalui permainan menjemur angka.

Page 1 of 1 | Total Record : 8