cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2024): April 2024" : 18 Documents clear
PENGARUH QUESTION DRILL COMPETITION (QDC) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMAN 3 SUKOHARJO Wulandari, Septiana; Wulandari, Andhika Ayu; Suyati, Suyati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3694

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh question drill competition (QDC) terhadap pemahaman konsep siswa SMAN 3 Sukoharjo. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI.F.5.B sebanyak 35 orang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif untuk menguji hipotesis dengan bantuan pengolah data statistik. Pengumpulan data menggunakan tes yang terdiri dari pretest  dan posttest. Analisis data menggunakan program SPSS 25 dengan metode  paired sample t test. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil posttest lebih besar dari nilai rata-rata hasil pretest , yang berarti ada peningkatan hasil pemahaman konsep siswa sesudah diterapkan QDC. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai signifikan yang diperoleh sebesar  yang mana lebih kecil dari nilai uji asumsi yaitu , dengan demikian  ditolak dan  diterima. Hal ini berarti ada perbedaan antara hasil pemahaman konsep siswa sebelum dan sesudah diterapkan QDC. Dengan kata lain terdapat pengaruh pemahaman konsep siswa sesudah diterapkan QDC. Kata Kunci : Question Drill, Competition (QDC), Pemahaman Konsep  THE INFLUENCE OF QUESTION DRILL COMPETITION (QDC) ON THE UNDERSTANDING OF MATHEMATICAL CONCEPTS OF STUDENTS IN CLASS XI SMAN 3 SUKOHARJO AbstractThis study aims to determine the effect of question drill competition (QDC) on concept understanding of students of SMAN 3 Sukoharjo. The subjects in this study were students of class XI.F.5.B as many as 35 people. The method used is quantitative to test the hypothesis with the help of statistical data processing. Data collection using tests consisting of pretest and posttest. Data analysis using SPSS 25 program with paired sample t test method. The results show that the average value of the posttest results is greater than the average value of the pretest results, which means there is an increase in the understanding of student concepts after QDC is applied. The results also show that the significant value obtained is 0.000 which is smaller than the assumption test value of 0.05, thus  is rejected and  is accepted. This means that there is a difference between the results of students' concept understanding before and after QDC is applied. In other words, there is an influence on students' concept understanding after QDC is applied. Keywords : Question Drill Competition (QDC), Concept Understanding
PENGARUH ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Nelliraharti, Nelliraharti
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3993

Abstract

Munculnya teknologi Artificial Intelegence (AI) merupakan sebuah terobosan khususnya di bidang pendidikan  untuk menunjang pembelajaran.  Platform AI banyak digunakan di kalangan mahasiswa untuk mencari informasi apa pun dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Artificial Intelegence  terhadap motivasi belajar mahasiswa melalui pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry, sedangkan sampelnya berjumlah 87 orang yang dipilih secara random. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) yang di sebar melalui google form. Analisis data menggunakan analisis Regresi dan Korelasi. Berdasarkan pengujian hipotesis terlihat bahwa Ho ditolak, artinya koefisien regresi signifikan atau terdapat pengaruh yang signifikan Artificial Intelligence terhadap motivasi belajar mahasiswa. Besarnya pengaruh Artificial Intelligence terhadap motivasi belajar mahasiswa yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0,600. Hal  ini menunjukkan pengaruh yang  kuat  antara Artificial Intelligence dengan motivasi belajar mahasiswa. Sedangkan untuk menyatakan besar kecilnya kontribusi (sumbangan) variabel  terhadap variabel  atau koefisien determinan = r2 x 100% = 36%. Hal ini menjelaskan perubahan pada motivasi belajar mahasiswa oleh variabel Artificial Intelligence sebesar  36%  dan 64% ditentukan oleh variabel lain.Kata Kunci : Artificial Intelligence, Motivasi Belajar The emergence of Artificial Intelligence (AI) technology is a breakthrough, especially in the field of education to support learning. AI platforms are widely used among students to search for any information and reduce the time required to complete assignments. This research aims to determine the influence of Artificial Intelligence on student learning motivation through a quantitative approach. The research population was students from the Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Ar-Raniry, while the sample was 87 people who were chosen randomly. The data collection technique uses a questionnaire distributed via Google Form. Data analysis uses Regression and Correlation analysis. Based on hypothesis testing, it can be seen that Ho is rejected, meaning that the regression coefficient is significant or there is a significant influence of Artificial Intelligence on student learning motivation. The magnitude of the influence of Artificial Intelligence on student learning motivation as calculated by the correlation coefficient is 0.600. This shows the strong influence between Artificial Intelligence and student learning motivation. Meanwhile, to state the size of the contribution (contribution) of variable x to variable y or the determinant coefficient = r2 x 100% = 36%. This explains the change in student learning motivation by the Artificial Intelligence variable of 36% and 64% determined by other variables.Keywords: Artificial Intelligence, Learning Motivation
ANALISIS KOMPETENSI LITERASI DIGITAL MAHASISWA Fajri, Rahmat; Alimin, Rahmat
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3796

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan untuk menggambarkan secara jelas dan tepat tentang kompetensi literasi digital mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi megenai kompetensi literasi digital mahasiswa dalam pengunaan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan sistem informasi fakultas ilmu komputer dan jurusan farmasi ilmu kesehatan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa persentase mahasiswa farmasi membaca buku digital sebanyak 82%, sedangkan mahasiswa sistem informasi berjumlah 75%. Untuk penggunaan laptop atau komputer persentase mahasiswa farmasi adalah 90%, sedangkan mahasiswa sistem informasi sejumlah 92%. Selanjutnya untuk penggunaan internet persentase mahasiswa farmasi adalah 85% sedangkan mahasiswa sistem informasi berjumlah 88%. Untuk penggunaan email persentase mahasiswa farmasi adalah 80%, sedangkan mahasiswa sistem informasi berjumlah 78%. Untuk penggunaaan blog atau web persentase mahasiswa farmasi berjumlah 76% sedangkan mahasiswa sistem informasi adalah 82%. Secara umum kompetensi literasi digital mahasiswa farmasi dan mahasiswa sistem informasi mempunyai kompetensi yang tinggi.Kata Kunci: analisis, kompetensi, literasi, digital This research was carried out by the Faculty of Computer Science and the Faculty of Health Sciences, Ubudiyah University, Indonesia. This research was carried out to clearly and precisely describe students' digital literacy competencies. The aim of this research is to obtain information regarding students' digital literacy competencies in using digital technology in the learning process. This research use desciptive qualitative approach. The subjects of this research were students majoring in information systems, computer science faculty and pharmacy majoring in health sciences. The data obtained was then analyzed using descriptive analysis. Based on the research results, it was found that the percentage of pharmacy students reading digital books was 82%, while the number of information systems students was 75%. For laptop or computer use, the percentage of pharmacy students is 90%, while information systems students are 92%. Furthermore, for internet use, the percentage of pharmacy students is 85%, while information systems students are 88%. For email use, the percentage of pharmacy students is 80%, while information systems students are 78%. For the use of blogs or websites, the percentage of pharmacy students is 76%, while information systems students are 82%. In general, the digital literacy competency of pharmacy students and information systems students has high competency.Keywords: analysis, competency, literacy, digital
STRATEGI GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA UNTUK MEMENUHI KETERCAPAIN PEMBELAJARAN PADA ELEMEN PEMAHAMAN IPA DI SD NEGERI 54 BANDA ACEH Yuanda, Merani; Anwar, Faisal; Saudah, Saudah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3926

Abstract

Penelitian terkait Strategi Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Untuk Memenuhi Ketercapain Pembelajaran Pada Elemen Pamahaman IPA Di SD Negeri 54 Banda Aceh bertujuan untuk untuk mengetahui strategi guru dalam mengimplementasi Kurikulum Merdeka untuk memenuhi ketercapain pembelajaran pada elemen pamahaman IPA Di SD Negeri 54 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Objek dalam penelitian ini adalah Guru. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru Pengerak yaitu 2 Orang Guru. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara. Hail penelitian yang diperoleh adalah sebagai Dari hasil yang wawancara yang dilakukan Strategi Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Untuk Memenuhi Ketercapain Pembelajaran Pada Elemen Pamahaman IPA Di SD Negeri 54 Banda Aceh merupakan suatu pelaksanaan dari sebuah rencana yang sudah disusun atau dirangkai secara matang dan terperinci. Dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka terdapat tahap tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengevaluasian. Pada tahap perencanaan, kepala sekolah harus melakukan perencanaan dengan membuat jadwal pembinaan kepada semua guru terkait materi-materi penting di kurikulum merdeka. Berdasarkan wawancara dan observasi, implementasi kurikulum merdeka telah diterapkan dengan baik di SD Negeri 54 Banda Aceh.  Kata Kunci: Strategi Guru, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran IPAResearch related to Master's Strategy in Implementation of Merdeka Curriculum to Meet Learning Interests on IPA Comprehension Elements in SD 54 Banda Aceh aims to know the teacher's strategy in implementing Merdeca curriculum in order to meet learning interference on IPA comprehension elements at SD 54. Banda Aceh. This research uses qualitative descriptive research methods with observation and interview techniques. The object in this research is the teacher. Sampling was done with a total sampling consisting of the head of the school and the master master, namely two teachers. Data collection was done by way of interviews. The result of the interview was that the Master's Strategy in Implementing a Free Curriculum to Meet Learning Interactions on IPA Understanding Elements in the SD 54 of Banda Aceh represents an implementation of a plan that has been prepared or drafted in a mature and detailed manner. In implementing an independent curriculum there are stages of planning, implementation and evaluation. At the planning stage, the head of the school must make the planning by making a training schedule for all teachers related to the important materials in the independent curriculum. Based on interviews and observations, the implementation of the independent curriculum has been well implemented in the SD 54 Banda AcehKeywords: Keywords: Teacher Strategy, Independent Curriculum, Science Learning
DETERMINAN PERSEPSI PERILAKU GENERASI MILENIAL DENGAN GENERASI Z MEMPENGARUHI KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Fitriyani, Annisa; Rosadi, Artanti Dwi; Laila, Fida; Puspita, Dewi; Imron, Ali
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3695

Abstract

AbstrakGenerasi milenial dan generasi Z, sebagai dua kelompok generasi yang signifikan dalam sejarah demografi manusia, telah menjadi fokus perhatian dalam berbagai studi yang mencoba untuk memahami perilaku dan pola pikir mereka. Keduanya memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap keputusan-keputusan sosial dan politik yang diambil di berbagai negara, termasuk dalam pemilihan umum. Sejak awal abad ke-21, keduanya telah menjadi subjek penelitian yang menarik karena keunikan dalam nilai-nilai, preferensi, dan perilaku mereka, yang pada gilirannya mempengaruhi dinamika politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur untuk menganalisa determinan persepsi perilaku generasi milenial dengan generasi Z mempengaruhi keputusan dalam pemilihan umum 2024. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi dan perilaku generasi milenial dan generasi Z mempengaruhi keputusan mereka dalam melakukan pemungutan suara dan dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih pemimpin yang mampu mewakili dan memperjuangkan kepentingan mereka. Kata Kunci: Generasi Milenial, Generasi Z, Pemilihan Umum, Keputusan DETERMINANTS OF BEHAVIORAL PERCEPTIONS OF MILLENNIALS AND GENERATION Z INFLUENCING DECISIONS IN THE 2024 GENERAL ELECTION AbstractMillennials and Generation Z, as two significant generational groups in the history of human demography, have become the focus of attention in studies that try to understand their behavior and mindset. Both have considerable influence on social and political decisions taken in various countries, including in elections. Since the beginning of the 21st century, both have become interesting research subjects due to the uniqueness of their values, preferences, and behaviors, which in turn affect political dynamics. This research uses a descriptive qualitative research method with a literature study approach to analyze the determinants of the perception of millennial generation behavior with Generation Z influencing decisions in the 2024 general election. The results of this study show that the perceptions and behaviors of Millennials and Generation Z influence their decisions in voting and can make the right decisions in choosing leaders who are able to represent and fight for their interests. Keywords: Millennials, Generation Z, General Election, Decision
ANALISIS PENGETAHUAN STANDARISASI INSTALATUR LISTRIK NON PENDIDIKAN DALAM MENGANALISIS LISTRIK RUMAH TANGGA DI KABUPATEN ACEH BESAR Ikram, Mujibul; Utama, Rizki Julia
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.4176

Abstract

Abstrak— Pemberian pengetahuan tersebut adalah untuk membantu masyarakat  dalam menjaga kemanan  dan kebutuhan sehari-hari terhadap penggunaan listrik. Akan tetapi jika masyarakat mengalami permasalahan yang besar terhadap listrik dan tidak dapat diatasi seperti terjadinya kebakaran di rumah, maka diperlukan seseorang yang sudah ahli  dan menguasai lisrtik atau sering disebut instalator listrik. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Data-data didapatkan dengan melakukan field research atau penelitian lapangan dengan cara wawancara dan observasi terhadap masyarakat montasik. Masyarakat non pendidikan memperoleh pengetahuan standarisasi instalasi listrik berdasarkan pengalaman dan otodidak dengan dibuktikan berdasarkan jenjang pendidikan dari SD-S1. Terdapat 9 masyarakat dari jenjang pendidikan SMA dan 1 orang masyarakat dari jenjang S-1 namun juga pengetahuan instalatur listrik berdasarkan pengalaman. Pada rumah tangga  berdasarkan pengalaman baik masa sekolah  maupun mengikuti orang yang sudah mahir dalam meninstalasi listrik pada rumah masyarakat, Untuk standar listrik pada rumah tangga, masyarakat menggunakan listrik yang berstandar SNI dan listrik di rumah dipasang sesuai dengan perlengkapan listrik seperti sakelar, stop kontak, fitting dan lasdop/isolasi. Sedangkan untuk pengaman listrik,  masyarakat menggunakan sekering dan lebih dominan pada alat pengaman listrik berupa MCB.Kata kunci: Standarisasi Instalatur Listrik, Listrik Rumah TanggaAbstract— Providing this knowledge is to help the community maintain safety and daily needs regarding electricity use. However, if people experience major problems with electricity that cannot be resolved, such as a fire at home, then someone is needed who is an expert and has mastered electricity or is often called an electrical installer. This study uses a qualitative method. The data was obtained by conducting field research by means of interviews and observations of the Montasik community. The non-educated community obtains knowledge of standardizing electrical installations based on experience and self-teaching as proven by education levels from elementary school to bachelor's degree. There are 9 people from high school education level and 1 person from undergraduate level but also electrical installation knowledge based on experience. In households based on experience both during school and following people who are skilled in installing electricity in people's homes. For electricity standards in households, people use electricity of SNI standards and electricity at home is installed in accordance with electrical equipment such as switches, sockets, fittings. and lasdop/isolation. Meanwhile, for electrical safety, people use fuses and are more dominant in electrical safety devices in the form of MCBs.Keywords: Standardization of Electrical Installers, Household Electrical
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR SISWA BERLATAR BELAKANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN NON PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Mutiawati, Mutiawati; Meiduri, Yusra; Fajriati, Rafni
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3829

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki pengaruh besar bagi prestasi belajar siswa pada jenjang pendidikan sekolah dasar. Anak yang mendapatkan pendidikan sejak usia dini memiliki kesiapan belajar yang lebih baik, mandiri, mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan dapat meningkatkan prestasi belajar di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa/i berlatar belakang PAUD dan non-PAUD di SD Negeri Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan  penelitian quasi experimental. Penelitian dilakukan di SD Negeri Kajhu dengan total keseluruhan siswa kelas I berjumlah 61 orang terdiri dari rombel A dan B. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini yaitu siswa/i kelas IA yang berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar angket yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang dicapai oleh siswa yang berlatar belakang PAUD yaitu  yaitu 71,79 sedangkan nilai rata-rata yang dicapai oleh murid yang berlatar belakang non-PAUD yaitu 62,87, dengan nilai sig 0,000 yang artinya terdapat perbedaan prestasi belajar siswa atau siswi berlatar belakang PAUD dan non-PAUD. Kemudian siswa/i yang berlatar belakang PAUD memiliki prestasi belajar baik dibandingkan dengan siswa/i yang tidak berlatar belakang PAUD.Kata Kunci: PAUD, Optimalisasi, Prestasi Belajar, Mental, dan Mandiri BelajarEarly Childhood Education (ECE) has a significant influence on students' learning achievement at the elementary school level. Children who receive education from an early age have better learning readiness, independence, can optimize their potential, and can improve learning achievement in elementary school. This study was conducted to determine the difference in learning achievement between students with ECE background and those without an ECE background at Kajhu Public Elementary School in Baitussalam Subdistrict, Aceh Besar Regency. The research was conducted using quantitative research methods with a quasi-experimental research design. The study was carried out at Kajhu Public Elementary School with a total of 61 first-grade students comprising classes A and B. The sampling technique was purposive sampling, resulting in a sample of 30 students from class IA. The research instrument used a questionnaire sheet which was then analyzed using the t-test. The results showed that the average score achieved by students with an ECE background was 71.79, while the average score achieved by students without an ECE background was 62.87, with a significance value of 0.000, indicating a difference in learning achievement between students with ECE and non-ECE backgrounds. Furthermore, students with an ECE background showed better learning achievement compared to those without an ECE background.Keywords: ECD (Early Childhood Development), Optimization, Learning Achievement, Mental, and Self-Directed Learning 
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI BAHASA SISWA KELAS V SDN BANDA ACEH Fajriati, Rafni; Mutiawati, Mutiawati; Ashlan, Said
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3961

Abstract

Kemampuan literasi menjadi esensial di era abad ke-21, terutama dengan adanya digitalisasi dan globalisasi yang melimpahnya akses informasi. Literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melibatkan literasi digital dan pemahaman teknologi. Literasi membuka pintu untuk pendidikan yang lebih tinggi dan pengembangan pribadi yang lebih baik, serta mendukung kemampuan berpikir kritis dan analitis. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa di Indonesia masih rendah, menuntut upaya peningkatan signifikan dalam program pendidikan literasi. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar di Banda Aceh. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa memiliki kekuatan dalam memahami karya sastra dan menafsirkan gagasan, namun mengalami kesulitan dalam mencari informasi, menarik kesimpulan, dan menilai konten serta penggunaan bahasa. Dengan rata-rata persentase keseluruhan sebesar 56,77%, kemampuan literasi siswa berada pada level yang rendah. Berbagai strategi diusulkan untuk meningkatkan minat baca siswa, termasuk menciptakan lingkungan membaca yang menarik, mengintegrasikan kegiatan membaca dalam kurikulum, menyediakan beragam bahan bacaan, menggunakan teknologi dan media sosial, serta mendukung peran keluarga dan komunitas. Upaya terpadu dari sekolah, keluarga, dan komunitas dapat secara signifikan meningkatkan minat baca siswa dan kemampuan literasi mereka.Kata kunci: Literasi BahasaLiteracy skills are essential in the 21st century, especially with the advent of digitization and globalization, which have led to abundant access to information. Literacy is not only about reading and writing but also involves digital literacy and understanding technology. Literacy opens doors to higher education and better personal development, as well as supports critical and analytical thinking skills. However, research findings indicate that students' literacy skills in Indonesia are still low, demanding significant efforts to improve literacy education programs. This study aims to evaluate the reading literacy skills of elementary school students in Banda Aceh. The results show that students have strengths in understanding literature and interpreting ideas but struggle with finding information, drawing conclusions, and evaluating content and language usage. With an overall average percentage of 56.77%, students' literacy skills are at a low level. Various strategies are proposed to increase students' reading interest, including creating an engaging reading environment, integrating reading activities into the curriculum, providing diverse reading materials, using technology and social media, and supporting the role of families and communities. Integrated efforts from schools, families, and communities can significantly enhance students' reading interest and literacy skills.Keywords: Language Literacy
PERAN GURU DALAM MENGATASI BULLYING DI SEKOLAH DASAR Nisma, Nisma; Nelliraharti, Nelliraharti
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3780

Abstract

Peran guru dalam mengatasi perilaku bullying pada tingkat sekolah dasar sangat dibutuhkan, agar guru mampu mengidentifikasi dan menangani perilaku bullying. Mengingat data yang dimiliki Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) menyimpulkan bullying yang terjadi di Indonesia sebesar 41,1% dan Indonesia menjadi peringkat ke 5 tertinggi dari 78 negara yang paling banyak mengalami bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru terhadap perilaku bullying di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pengumpulan data menggunakan bacaan jurnal-jurnal, kajian pustaka relevan, membaca dan mencatat serta mengelolah bahan penelitian terdahulu. Berdasarkan penelitian terdahulu yang telah dikaji dari 30 jurnal relevan mengemukakan bahwa peran guru untuk mengatasi bullying caranya bervariasi antara masing-masing guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sangat berperan penting dalam mengantisipasi kasus bullying di sekolah dasar yaitu dengan membimbing, menasehati, mengarahkan, membina dan memberikan contoh sikap yang baik di sekolah.Kata Kunci: Peran Guru, Perilaku bullying, Siswa Sekolah DasarThe role of the teacher in overcoming bullying behavior at the elementary school level is urgently needed, so that teachers are able to identify and deal with bullying behavior. Considering the data owned by the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) concludes that bullying that occurs in Indonesia is 41.1% and Indonesia is ranked 5th highest out of 78 countries who experienced the most bullying. The purpose of this study was to determine the teacher's role in bullying behavior in elementary schools. The method used in this research is literature study by collecting data using reading journals, reviewing relevant literature, reading and recording and managing previous research materials. Based on previous research that has been reviewed from 30 relevant journals, it suggests that the teacher's role in overcoming bullying varies between each teacher. The results of the study show that teachers play an important role in anticipating cases of bullying in elementary schools by guiding, advising, directing, fostering and providing examples of good behavior at school.Keywords: Teacher's Role, Bullying Behavior, Elementary School Student
PENGARUH KEPEMIMPINAN VISIONER DAN IMBALAN KERJA TERHADAP KOMITMEN PROFESI GURU Ashlan, Said; Fajriati, Rafni; Kali Kulla, Periskila Dina; Suri, Murnia
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i1.3876

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pengaruh kepemimpinan visioner terhadap komitmen profesi guru, dan (2) pengaruh imbalan kerja terhadap komitmen profesi guru. Subyek penelitian adalah para guru Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Banda Aceh dengan jumlah sampel 252 orang yang diambil dengan cara stratified proporsional random sampling, data dianalisis menggunakan analisis jalur setelah menghitung korelasi semua variabel penelitian berupa matriks. Hasil analisis pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen pada masing-masing substruktur diperoleh (1) Kepemimpinan visioner berpengaruh positif terhadap komitmen profesi guru sebesar 0,466, (2) Imbalan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen profesi guru sebesar 0,589. Hasil penelitian menggambarkan bahwa (1) terdapat pengaruh langsung positif kepemimpinan visioner terhadap komitmen profesi guru sebesar 46,6%, dan (2) terdapat pengaruh positif langsung imbalan kerja terhadap komitmen profesi guru sebesar 58,9%.Kata Kunci: Kepemimpinan Visioner, Imbalan Kerja,Komitmen ProfesiThe aim of this research is to determine and analyze: (1) the influence of visionary leadership on teachers' professional commitment; and (2) the influence of employee benefits on teachers' professional commitment. The research subjects were Banda Aceh City State High School teachers, with a sample size of 252 people taken using stratified proportional random sampling. The data were analyzed using path analysis after calculating the correlation of all research variables in the form of a matrix. The results of the analysis of the influence of exogenous variables on endogenous variables in each substructure showed that (1) visionary leadership had a positive effect on teachers' professional commitment of 0.466, and (2) work benefits had a positive effect on teachers' professional commitment of 0.589. The research results illustrate that (1) there is a direct positive influence of visionary leadership on teachers' professional commitment of 46.6%, and (2) there is a direct positive influence of employee benefits on teachers' professional commitment of 58.9%.Keywords: Visionary Leadership, Employee Benefits, Professional Commitment

Page 1 of 2 | Total Record : 18