cover
Contact Name
ratri yuli lestari
Contact Email
ratri.y.lestari@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jrihh.banjarbaru@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan
ISSN : 20861400     EISSN : 25030779     DOI : -
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan (JRIHH) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi Industri Banjarbaru. JRIHH terbit 2 (dua) kali setiap tahun pada bulan Juni dan Desember dengan E-ISSN: 2503-0779 dan P-ISSN : 2086-1400. JRIHH fokus pada isu-isu sektor industri yang berhubungan dengan: 1. Pengembangan Teknologi Pengolahan Kayu dari Hasil Hutan Alam, Hutan Tanaman Industri, dan Hasil Hutan Perkebunan. 2. Pengembangan Teknologi Pengolahan/ Pemanfaatan Limbah Industri Hasil Hutan Kayu (limbah padat dan cair). 3. Pengembangan Teknologi Pengolahan Hasil Hutan lainnya (Rotan, Bambu, dan Hasil Hutan sampingan termasuk pemanfaatan hasil limbahnya).
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2015)" : 12 Documents clear
TEKNOLOGI PENGOLAHAN DAN MANFAAT BAMBU Effendi Arsad
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.873 KB) | DOI: 10.24111/jrihh.v7i1.856

Abstract

Bambu  di Indonesia potensinya  sangat menjanjikan untuk dimanfaatkan dengan baik, bambu  merupakan tumbuhan mudah dikembangkan dan mempunyai daur hidup yang relatif cepat, dengan waktu panen hanya 3 – 4 tahun. Bambu merupakan tumbuhan yang  diharapkan dapat dijadikan sebagai  substitusi bahan baku  kayu  komersial,  karena   kayu  komersial semakin tahun  produksinya makin menurun dan harganya yang relatif mahal.  Sedangkan bambu memiliki keunggulan tersendiri dibanding kayu, karena bambu mudah dikembangkan dibanding kayu, ulet, elastisitas yang tinggi, mudah dibentuk dan harganya relatif murah dibanding kayu. Bambu dapat digunakan dengan teknologi sederhana hingga teknologi tinggi,  seperti di Eropah, Amerika dan banyak Negara lainnya. Maksud dan tujuan dari penulisan ini adalah  agar bambu di Indonesia dapat dikembangkan dalam bidang perkebunan, teknologi pengolahan, teknologi proses,  teknologi pengawetan dan lainnya, Secara maksimal dan berkualitas, guna meningkatkan nilai tambah  dan nilai ekonomis  bambu dengan baik.
PEMANFAATAN TEPUNG TERMODIFIKASI UMBI RAWA DAN TEPUNG REBUNG SEBAGAI COATING FLOUR PRODUK GORENGAN Evy Setiawati
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.288 KB) | DOI: 10.24111/jrihh.v7i1.852

Abstract

Tingkat penyerapan tepung terigu sebagai bahan penyalut terhadap minyak cukup tinggi. Penyerapan minyak goreng yang terlalu tinggi pada produk akan mempengaruhi tampilan dan rasa produk. Disamping itu, kandungan lemak akibat penyerapan minyak goreng yang tinggi dapat mengganggu kesehatan konsumen. Tepung umbi alabio dan umbi nagara dapat dijadikan alternatif coating flour karena termasuk jenis tepung berpati. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh tepung termodifikasi umbi alabio, umbi nagara dan rebung terhadap tingkat penyerapan minyak goreng. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, pembuatan tepung termodifikasi berbahan baku umbi alabio, umbi nagara, dan rebung; formulasi tepung termodifikasi; pengujian tepung termodifikasi, pembuatan produk coating flour; dan pengujian produk gorengan. Semakin banyak tepung modifikasi umbi nagara yang ditambahkan maka minyak yang diserap pun semakin tinggi. Komposisi tepung modifikasi umbi alabio dan tepung rebung dengan komposisi 90:10 lebih dipilih sebagai coating flour karena mempunyai kandungan amilosa yang tinggi, viskositas puncak yang rendah. Karakter coating flour tersebut mampu menghasilkan aneka gorengan yang rendah lemak, tinggi karbohidrat, tinggi serat pangan, dan rendah tingkat penyerapan minyaknya.

Page 2 of 2 | Total Record : 12