cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Rihlah Jurnal Sejarah dan Kebudayaan
ISSN : 23390921     EISSN : 25805762     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2016)" : 13 Documents clear
ALQURAN SEBAGAI NASEHAT SEJARAH Abu Haif Abu Haif
Rihlah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rihlah.v4i2.2833

Abstract

Alquran mengungkap dari berbagai permasalahan kehidupsan manusia, karena ia sebagai pelaku sejarah. Sehingga di dalam Alquran seluruh aktifitasnya, baik ia sebagai makhluk yang memiliki kelebihan maupun ia merupakan makhluk yang hina. Pengkisahan masalah manusia mulai proses kelahiran (masa janin) sampai meninggal. Dalam mengungkapkan sejarah banyak memberikan contoh-contoh kehidupan umat masa lalu, sebab melalui peristiwa tersebut manusia sekarang dapat mengambil pelajaran, sebagai nasehat, perbandingan, dan dijadikan pengalaman yang akan datang. Alquran sebagai bukti kemu’jizatannya, bahwa tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan manusia (sains modern) , karena selain sebagai dogmatis ia juga mengandung prinsip-prinsip yang saintis. Mencakup di dalam Alquran berisi berbagai dasar-dasar ilmu pengetahuan yaitu sosial-politik, ekonomi, kedokteran, biologi, sosial budaya dan ilmu-ilmu sosial lainnya.
ISLAM DI SYRIA Andi Syahraeni
Rihlah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rihlah.v4i2.2838

Abstract

Jatuhnya syria ketangan kaum Muslimin, ditandai dengan adanya perjanjian damai antara kedua belah pihak. Pada zaman dinasti Bani Umayyah. Islam di negeri ini berkembang pesat, hal ini dikarenakan Kota Damaskus (Ibu Kota Syria) menjadi pusat pemerintahan dari daulah Bani Umayyah. Pada masa ini Islam berkembang lebih maju dari pada masa sebelumnya dan Islam menjadi mercusuar peradaban dunia, pusat-pusat pengembangan keilmuan tersebar di berbagai penjuru kota-kota besar, seperti Damaskus, Cordova, Baghdad, Kairo, dan lain-lain. Berbeda dengan perkembangan Islam di masa selanjutnya, Syria mengalami banyak pergolakan. Hingga saat ini, Syria masih tidak aman dengan banyaknya konflik yang terjadi, antara lain keberadaan ISIS yang tengah menjadi kontroversi internasional dan konflik politik internal yang terjadi dalam negara tersebut.
FENOMENA TAFSIR PADA ABAD KE VI-VII H. H.Ilham Shaleh shaleh
Rihlah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rihlah.v4i2.2829

Abstract

tafsir al-Kassyaf adalah karya tafsir yang belum ada taranya dan bandingan dari kitab-kitab tafsir sebelumnya. Penulis dengan kepiawaian menganalisis ayat-ayat Alquran dari aspek i`jaznya (kemukjizatan), susunan bahasa, keindahan dan kebalagaan menjadi focus perhatiannya. Ia menilai bahwa seorang mufassir harus melengkapi diri dengan ilmu bayan dan maani (balagah) dalam menafsirkan Alquran. Tafsir Ibnu Athiyah, pengarang tafsir ini Abd al-Haq bin Ghalib bin Athiyah al-Andalusi al-Maghribi al-Gharmati. Ia dilahirkan pada tahun 481 H.dan wafat pada tahun 546 H. Ibnu Athiyah adalah salah satu hakim terkenal dari Spanyol selama masa keemasan Islam. Ia dibesarkan dalam lingkungan pencinta ilmu dan keluarga terhormat. Ia adalah salah seorang hakim yang mempunyai reputasi tinggi dan ahli dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan , hadits, tafsir, bahasa dan sastra. Ia juga seorang tokoh terkemuka bermadzhab Maliki. Al-Fakhru al-Razi dengan karya tafsirnya yang terkenal Mafatih al-Ghaeb atau biasa juga dikenal dengan nama tafsir al-Kabir. Ini adalah salah satu tafsir bi al-Ra`yi yang paling komprehensif . Karena untuk menjelaskan ayat-ayat Alquran, tafsir ini menggunakan metode penalaran logika. Kitab tafsir abad ke VII H. yang terkenal adalah;  Tafsir al-Qurtubi, tafsir ini dikarang oleh Abdullah  Muhammad  bin Ahmad bin Abu Bakar bin Farakh al-Khadraji al-Andalusi. Ia adalah seorang pakar tafsir yang bermadzhab Maliki. Ia memiliki banyak karya dan yang paling terkenal ialah tafsir al-Jami’ li ahkam Alquran. Beliau wafat pada tahun 671 H, ada juga mengatakan pada tahun 668 H. Tafsir Ibnu Arabi Dalam kasus-kasus tertentu ia merujuk kepada persoalan-persoalan perbedaan mazhab. Ia bersikap moderat dan tidak terpengaruh oleh mazhab Maliki yang dianutnya.Secara sistematis ia juga menanggapi pandangan-pandangan Mu’tazilah, Qadariyah, dan Rifadhiyah, para filosof dan para sufi ekstrim.

Page 2 of 2 | Total Record : 13