cover
Contact Name
Gerson Frans Bira
Contact Email
jaspeternakanunimor20@gmail.com
Phone
+6281246616131
Journal Mail Official
prodipeternakan@unimor.ac.id
Editorial Address
.Jln. Eltari Km. 9, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT. 85613.
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JAS (Journal of Animal Science)
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 25021869     DOI : https://doi.org/10.32938/ja.v5i4
Core Subject : Health, Agriculture,
Ilmu Peternakan yang mencakup Produksi Ternak, Nutrisi dan Makanan Ternak, Reproduksi Ternak, Pemuliaan Ternak, Kesehatan Hewan, Teknologi Hasil Ternak, Sosial Ekonomi Peternakan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - April 2016" : 5 Documents clear
Korelasi Bobot Badan dengan Ukuran Linear Tubuh Ternak Babi Jantan Peranakan VDL pada Peternakan Rakyat di Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara Maria M. Kapitan; Veronika Yuneriati Beyleto; Agustinus Agung Dethan
JAS Vol 1 No 2 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - April 2016
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ja.v1i02.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi bobot badan dengan ukuran linear tubuh ternak babi jantan peranakan VDL di Kecamatan Kota Kefamenanu. Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik wawancara dan pengukuran langsung di lapangan untuk mendapatkan data primer, sedangkan data sekunder diambil dari instansi terkait. Penentuan desa dilakukan secara (purposive sampling) dari 3 kelurahan yang berada di satu kecamatan dengan pertimbangan memiliki populasi babi terbanyak. Parameter yang diukur yaitu bobot badan untuk setiap kelompok umur ternak (anak, muda, dewasa) dan ukuran linear tubuh (panjang badan, lingkat dada, tinggi pundak). Hasil penelitian menunjukkan korelasi antara bobot badan dengan panjang badan untuk kelompok umur anak, muda, dewasa adalah, 0,93; 0,97; 0,96. Korelasi antara bobot badan dengan lingkar dada untuk kelompok umur anak, muda, dewasa, adalah 0,92; 0,97; 0,97. Korelasi antara bobot badan dengan tinggi pundak umtuk kelompok umur anak, muda, dewasa, adalah 0,93; 0,97; 0,96. Korelasi bersifat positif antara bobot badan dengan ukuran linear tubuh ternak babi jantan peranakan VDL dari berbagai kelompok umur di Kecamatan Kota Kefamenanu. ©2016 dipublikasikan oleh JAS.
Analisis Nutrisi Rumput Alam (Mexicana grass) dan Rumput Raja (King grass) Sebagai Pakan Ternak di Kelompok Tani Nekmese Kecamatan Insana Barat pada Musim Kemarau Genosela Virginia Tas’au; Oktovianus Rafael Nahak
JAS Vol 1 No 2 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - April 2016
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ja.v1i02.36

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis kandungan nutrisi rumput alam (Mexicuna grass) dan rumput raja (King grass) yang digunakan sebagai pakan ternak sapi pada kelompok Tani Nekmese, Kecamatan Insana Barat. Hasil analisis uji laboratorium menunjukkan bahwa nilai kandungan Protein Kasar Rumput Alam 4,70 %, dan Bahan Organik 89,48%, sedangkan pada Rumput Raja memiliki nilai Protein Kasar 10,71%, Bahan Kering 95,04%, dan Bahan Organik 86,37%. Hasil perhitungan Standar Deviasi dan Koefisien Variasi kandungan Protein Kasar Rumput Alam adalah 1,07%; 22,75% lebih rendah dibandingkan Rumput Raja itu 1,33%; 12,44%; Standar Deviasi dan Koefisien Variasi Bahan Kering yaitu masing-masing 0,44%; 0,46%; lebih tinggi dibandingkan Rumput Raja yaitu 0,35%; 0,36%; Standar Deviasi dan Koefisien Variasi Bahan Organik Rumput Alam masing-masing 0,79%; 0,88%, lebih rendah dibandingkan Rumput Raja yaitu 2,73%; 3,16%. Dapat disimpulkan bahwa kualitas Rumput Alam dan Rumput Raja yang digunakan oleh kelompok Tani Nekmese dalam program penggemukan sudah cukup baik. ©2016 dipublikasikan oleh JAS.
Korelasi PBBH dengan Perubahan Ukuran Linear Tubuh pada Ternak Kambing Kacang Betina Lokal yang Diberikan Kombinasi Hijauan Aloysia Febronia Lake
JAS Vol 1 No 2 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - April 2016
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ja.v1i02.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai korelasi antara pertambahan bobot badan harian (PBBH) dengan perubahan ukuran linear tubuh ternak kambing betina lokal yang diberi kombinasi hijauan berupa rumput alam, lamtoro dan turi. Penelitian ini menggunakan 16 ekor ternak kambing yang berumur 6-9 bulan dengan berat badan awal 10 kg – 21 kg. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan tersebut adalah r0 (100% rumput alam), r1 (40% rumput alam, 30% lamtoro, 30% turi), r2 (30% rumput alam, 35% lamtoro, 35% turi) dan r3 (20% rumput alam, 40% lamtoro, 40% turi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa besaran nilai korelasi antara PBBH dengan perubahan lingkar dada yakni 0,163774, panjang badan 0,9889526, tinggi pundak 0,35564, sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara PBBH dan perubahan ukuran linear tubuh ternak (lingkar dada, panjang badan, tinggi pundak). ©2016 dipublikasikan oleh JAS.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Rumput Alam, Lamtoro dan Daun Turi terhadap Konsumsi Ransum, PBBH dan Konversi Pakan pada Ternak Kambing Kacang Betina Lokal Anna Handriana Luruk
JAS Vol 1 No 2 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - April 2016
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ja.v1i02.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian kombinasi hijauan rumput alam, lamtoro dan daun turi terhadap pertubuhan ternak kambing kacang betina lokal, dimana ternak kambing yang digunakan adalah sebanyak 16 ekor yang berumur antara 6–9 bulan dengan kisaran berat badan awal antara ± 10–21 kg. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Adapun perlakuan yang diuji terdiri dari r0 (100% rumput alam), r1 (40% rumput alam, 30% Lamtoro, 30% daun turi), r2 (30% rumput alam, 35% Lamtoro, 35% daun turi), r3 (20% rumput alam, 40% Lamtoro, 40% daun turi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsumsi ransum rumput alam, lamtoro dan daun turi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai konsumsi ransum percobaan (r3 : 8021,83 g/ekor/minggu), pada variabel pertambahan bobot badan (r3 : 241,17 g/ekor/minggu) dan pada variabel konversi pakan (r3 : 7,33%). Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian 20% rumput alam, 40% lamtoro, 40% daun turi memberikan hasil terbaik terhadap semua variabel yang diuji cobakan. ©2016 dipublikasikan oleh JAS.
Uji Viabilitas Spermatozoa Sapi Bali Jantan dengan Menggunakan Larutan Natrium Clorida (NaCl) yang Berbeda Level Maria Noviana J. Soi
JAS Vol 1 No 2 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - April 2016
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ja.v1i02.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan level Natrium Clorida (NaCl) terhadap viabilitas spermatozoa sapi bali, dimana ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah ternak sapi bali jantan dewasa yang berumur ± 4 tahun sebanyak satu ekor jantan dan satu ekor betina. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan sehingga terdapat 16 unit percobaan. Perlakuan yang akan diuji adalah r1 (5 ml larutan NaCl + 0,2 ml semen), r2 (10 ml larutan NaCl + 0,2 ml semen), r3 (15 ml larutan NaCl + 0,2 ml semen) dan r4 (20 ml larutan NaCl + 0,2 ml semen). Hasil penelitian viabilitas atau daya tahan hidup spermatozoa dalam penelitian adalah sangat baik karena sel spermatozoa masih dapat bertahan hidup pada penambahan level tertinggi larutan NaCl yakni 20 ml, walaupun persentase sel spermatozoa yang mati tidak mencapai 100% karena masih terdapat sel spermatozoa yang hidup sebanyak 5,63% namun terjadi penurunan persentase hidup sel spermatozoa yang signifikan. Penambahan NaCl tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pH semen. ©2016 dipublikasikan oleh JAS.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 2 (2022): Journal of Animal Science (JAS) - April 2022 Vol 7 No 1 (2022): Journal of Animal Science (JAS) - January 2022 Vol 6 No 4 (2021): Journal of Animal Science (JAS) - October 2021 Vol 6 No 3 (2021): Journal of Animal Science (JAS) - July 2021 Vol 6 No 2 (2021): Journal of Animal Science (JAS) - April 2021 Vol 6 No 1 (2021): Journal of Animal Science (JAS) - January 2021 Vol 5 No 4 (2020): Journal of Animal Science (JAS) - October 2020 Vol 5 No 3 (2020): Journal of Animal Science (JAS) - July 2020 Vol 5 No 2 (2020): Journal of Animal Science (JAS) - April 2020 Vol 5 No 1 (2020): Journal of Animal Science (JAS) - January 2020 Vol 4 No 4 (2019): Journal of Animal Science (JAS) - October 2019 Vol 4 No 3 (2019): Journal of Animal Science (JAS) - July 2019 Vol 4 No 2 (2019): Journal of Animal Science (JAS) - April 2019 Vol 4 No 1 (2019): Journal of Animal Science (JAS) - January 2019 Vol 3 No 4 (2018): Journal of Animal Science (JAS) - October 2018 Vol 3 No 3 (2018): Journal of Animal Science (JAS) - July 2018 Vol 3 No 2 (2018): Journal of Animal Science (JAS) - April 2018 Vol 3 No 1 (2018): Journal of Animal Science (JAS) - January 2018 Vol 2 No 1 (2017): Journal of Animal Science (JAS) - January 2017 Vol 1 No 4 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - October 2016 Vol 1 No 3 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - July 2016 Vol 1 No 2 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - April 2016 Vol 1 No 1 (2016): Journal of Animal Science (JAS) - January 2016 More Issue