cover
Contact Name
Moh. Nur Ichwan, M.A., Ph.D.
Contact Email
-
Phone
+62274515856
Journal Mail Official
jurnal.dakwah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah
ISSN : 14115905     EISSN : 26141418     DOI : https://doi.org/10.14421/jd
Jurnal Dakwah memuat berbagai artikel yang mendiskusikan tentang dakwah, baik secara normatif maupun historis. Diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, dua nomor setiap tahun. Redaksi menerima tulisan tentang berbagai persoalan yang terkait dengan dakwah dalam berbagai aspeknya. Isi tulisan yang dimuat tidak harus sejalan atau pun mencerminkan pandangan redaksi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2008)" : 6 Documents clear
REPRESENTASI IDEOLOGI DALAM IKLAN CETAK: Telaah atas IkIan "Rabbani" Edisi Ramadhan 2006 Pertiwi Pertiwi
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 9, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1690.303 KB)

Abstract

Iklan Rabbani adalah iklan produk fashion yang berupa baju dan kerudung. Iklan-iklan produk tersebut secara common sense bersifat religius dengan mengangkat dan membentuk citra islami lewat busana yang dikenakan dan pesan-pesan islami yang disampaikan sebagai tema utama. lklan Rabbani hadir dengan pencitraan wanita dengan aurat tertutup danĀ  berkerudung. Mengutip perkataan Jalaluddin yang mengatakan bahwa, "Busana sudah terlihat sebelum suara terdengar.... Beberapa jenis busana selalu terkait dengan perilaku tertentu, pelaku persepsi secara otomatis menghubungkan pakaian dengan tindakan."
KOHESIVITAS REMAJA ISLAM DI KAMPUNG SAYIDAN, PRAWIRODIRJAN, YOGYAKARTA Nur Kamila
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 9, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2114.795 KB)

Abstract

Pada suatu kelompok masyarakat, selalu terdapat suatu mekanisme sosial untuk menghindarkan diri dari terjadinya pertentangan atau konflik. Ada yang terbentuk secara alamiah dalam masyarakat itu, ada juga yang lahir karena mekanisme sosial tertentu seperti dibentuk oleh masyarakat sendiri atau oleh pemerintah. Di kampung Sayidan, kelompok muda-mudi Islam Sayidan juga memiliki mekanisme sosial atau kearifan lokal untuk menepis konflik, yang diwujudkan dalam sebuah lembaga sosial "Forum Keakraban Muda-mudi Islam Sayidan" (FoKMIsS).Kelahiran FoKMIsS, sedikit dem i sedikit mampu menepis konflik sosial yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di kampung Sayidan, antara remaja yang tinggal di Sayidan utara dengan remaja di Sayidan selatan. Lambat laun terjadi kerekatan sosial (kohesivitas) di antara kedua kelompok tersebut. Bagaimanakah proses pembentukan kohesivitas di antara kedua kelompok tersebut, serta implikasi dari kohesivitas tersebut, menjadi sesuatu yang menarik untuk menjadi fokus utama tulisan ini.
DEMOKRASI DALAM RUANG PUBLIK: Sebuah Pemikiran Ulang untuk Media Massa di Indonesia Ristiana Kadarsih
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 9, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5887.818 KB)

Abstract

Menurut Habermas ruang publik adalah ruang dimana warga negara bisa berunding mengenai hubungan bersama mereka sehingga merupakan sebuah arena institusi untuk berinteraksi pada hal-hal yang berbeda. Media massa memiliki fungsi memasok dan menyebarluaskan informasi yang diperlukan untuk penentuan sikap, dan memfasilitasi pembentukan opini publik dengan menempatkan dirinya sebagai wadah independen dimana isu-isu permasalahan umum dapat diperdebatkan. Oleh karena itu, media massa harus memiliki kemandirian serta bebas dari pengaruh dan dominasi kelompok-kelompok yang ada dalam publik, kepentingan negara serta tekanan pasar. Ruang publik sebaiknya menjamin terjadinya diskursus nasional untuk mencapai konsensus publik yag sah.
DAKWAH BERTINGKAT MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH Mustofa W. Hasyim
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 9, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1981.528 KB)

Abstract

Gerakan dakwah Islamiyah amar ma'ruf nahi munkar bernama persyarikatan Muhammadiyah itu kini telah berusia lebih dari 90 tahun Langkah dakwah yang telah dilakukan Muhammadiyah sudah sangat panjang, melewati sekian kurun waku dan berbagai babak dramatis dalam sejarahnya. Langkah dakwah itu dilakukan dengan mempergunakan berbagai alat yang menyasar ke berbagai kelompok masyarakat. Alat utama dalam berdakwah adalah organisasi berikut majelis, lembaga, badan yang berbasis pada bidang garapnya. Alat pendukung adalah media dakwah yang dipergunakan oleh Muhammadiyah. Termasuk media dakwah berupa barang cetakan.
KOMUNIKASI LINTAS AGAMA: Modal Sosial Pembentukan Masyarakat Sipil Abdul Rozak
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 9, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7571.763 KB)

Abstract

Struktur masyarakat Indonesia bersifat majemuk. Masyarakat majemuk, kata Furnivall sebagaimana disitir Shepsle, adalah masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih elemen dan tatanan sosial yang hidup berdampingan tetapi tidak berintegrasi dalam satu kesatuan politik. Kemajemukan tersebut merupakan kekayaan bangsa yang sangat bernilai, namun pada sisi yang lain pluralitas tersebut dapat menjadi hambatan yang serius bagi integrasi sosial dan pembangunan nasional. Terlebih jika stratifikasi sosial berbenturan dengan differensiasi sosial, maka konflik yang eksesif seringkali tidak dapat dielakkan. Selain itu, sebagaimana diungkap oleh Ted Gurr, sebagai negara yang sedang berada dalam tahap awal demokrasi, Indonesia memiliki resiko tinggi untuk menghadapi konflikĀ  kekerasan. Negara yang sedang dalam masa transisi menunju demokrasi berada dalam periode tidak stabil dan pada banyak hal tidak fungsional sehingga kehilangan kapasitas represif untuk menciptakan ketertiban. Karena itu, tahap transisi seringkali dianggap sebagai tahap yang diwarnai oleh ketidak-pastian dan dipenuhi oleh pergesekan antar berbagai kepentingan, termasuk berdasarkan kepentingan agama.
SELF MANAGEMENT OPTIMALKAN POTENSI DA'I Siti Julaiha
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 9, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2102.573 KB)

Abstract

Seorang da'i, dituntut untuk menguasai ilmu yang komprehensif dan tentu saja dibarengi dengan akhlak yang mulia, karena sejatinya mutu dan penampilan da'i sangat menentukan kelemahan dan kekuatan dalam berdakwah. Memang melahirkan seorang da'i tidaklah mudah seperti halnya membalik telapak tangan, tetapi sebetulnya mengembangkan potensidiri seorang da'i yang handal lebih sulit manakala tidak ada perhatian serius yang dimulai dari diri pribadi seorang da'i. Betapapun seorangda'i telah memiliki retorika dakwah dan pengetahuan keislaman yang mendalam namun tidak bisa memanfaatkan atau mengembangkan potensi yang dimilikinya, maka ia akan ketinggalan zaman dan ditinggalkan oleh zaman. Salah satu altematif yang ditawarkan penulis dala m menjawab pertanyaan tersebut, sekaligus upaya membangun potensi diri seorang da'i adalah dengan tinjauan self management (pengelolaan diri) da'i.

Page 1 of 1 | Total Record : 6