cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+62247465407
Journal Mail Official
gemapublica@live.undip.ac.id
Editorial Address
Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro Building A, 1st floor Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Gema Publica : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 24609714     EISSN : 25481363     DOI : -
Core Subject : Economy,
Gema Publica provides media to publish scientific articles as a result of research and development in public administration study. Gema Publica limited to published the scope of public policy and management We accept contributions of research articles and conceptual (non-research) articles from authors in English (preferable). We put more emphasis on research articles.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
EVALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN WILAYAH PEMBANGUNAN DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH 2018 Agus Fanar Syukri; Riant Nugroho
GEMA PUBLICA : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Administrasi Publik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.151 KB) | DOI: 10.14710/gp.6.1.2021.1-16

Abstract

Pembangunan nasional dan daerah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dilakukan dengan konsep berkelanjutan berbasis pada sumber daya alam dan berwawasan lingkungan. Untuk mempercepat pembangunan kawasan di Provinsi Jawa Tengah telah dikeluarkan Peraturan Presiden nomor 79 tahun 2019 dengan menetapkan 3 kawasan di Jawa Tengah sebagai fokus, yaitu Bregasmalang, Kedungsepur dan Purwomanggung serta 5 kawasan lainnya sebagai kawasan pendukung. Untuk mengetahui hasil pembangunan daerah di seluruh Kota dan Kabupaten se-Provinsi Jawa Tengah pun telah dilakukan pengukuran indeks daya saing daerah (IDSD) pada tahun 2018. Dari perbandingkan hasil IDSD tahun 2018 di 3 kawasan fokus dan 5 kawasan pendukung, ternyata IDSD kawasan pengembangan tidak lebih tinggi nilainya, Bregasmalang 3,63 dan Kedungsepur 4,11 lebih rendah dari Petanglong 4,29; dan Purwomanggung 3,68 lebih rendah dari Subosukowonosraten 3,85 mengindikasikan bahwa kebijakan pengembangan kawasan untuk mempercepat pembangunan di Provinsi Jawa Tengah belum sepenuhnya berbasis bukti. Rekomendasi yang diberikan adalah agarkebijakan pengembangan kawasan di Provinsi Jawa Tengah ke depan lebih berbasis kepada bukti yaitu hasil IDSD yang setiap tahun dihitung indeksnya. 
Pemberdayaan UMKM Terdampak Pandemi Covid-19 oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Melati Sukma; Yoserizal Yoserizal; Roni Ekha Putera
GEMA PUBLICA : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Administrasi Publik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.264 KB)

Abstract

Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pemberdayaan UMKM terdampak pandemi Covid-19 Oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang. Penelitian ini di latarbelakangi oleh adanya pandemi covid-19 yang membuat ekonomi masyarakat lumpuh. Maka dari itu Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar tetap produktif dengan  pembuatan masker pemberdayaan kepada pelaku-pelaku UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan obervasi. Sementara itu, teknik keabsahan data yang peneliti gunakan adalah triangulasi sumber. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teori Ambar Teguh Sulistiyani yang menggunakan tiga tahapan dalam pemberdayaan masyarakat, yaitu tahap penyadaran, tahap transformasi kemampuan, dan tahap peningkatan kemampuan intelektual, keterampilan dan terbentuknya inisiatif dan inovatif mencapai kemandirian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Pemberdayaan UMKM yang terdampak covid-19 di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang secara keseluruhan berjalan baik dari Tahap Penyadaran yang memunculkan kesadaran dari Pemberdayaan UMKM yang terdampak covid-19 di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu dilihat dari indikator persiapan adalah penyiapan petugas dan penyiapan lapangan membuat pelaksanaan program menjadi terstruktur dan juga penyiapan lokasi sasaran yaitu UMKM yang terdampak covid-19 di Kota Padang juga terlaksana dengan baik. Tahapan pengkajian terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang. Tahap Transformasi Pengetahuan yaitu pemformulasian rencana aksi tersusun dengan baik. Strategi pengembangan UMKM untuk tetap dapat bertahan dapat dilakukan dengan peningkatan daya saing dan pengembangan sumber daya manusianya dan Tahap Kemandirian yang merupakan tahapan dimana masyarakat sudah dapat secara mandiri yakni masyarakat dapat menyelesaikan pembuatan masker tepat dengan waktu yang telah diberikan oleh Dinas Koperasi dan UMKM di Kota Padang.Kata Kunci : Pemberdayaan, Covid-19, Usaha Kecil Mikro dan Menengah
Policy Interventions to Overcome the Impact of Covid 19 on Employment in the Tourism Sector Herbasuki Nurcahyanto
GEMA PUBLICA : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Administrasi Publik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.524 KB) | DOI: 10.14710/gp.6.1.2021.28-42

Abstract

The Covid 19 pandemic (PC 19), which has spread to various parts of the world, has led to a decline in the world economy and an increase in unemployment in all sectors including the tourism sector. The government has taken various policies in overcoming PC 19, namely Large-Scale Social Restrictions (PSBB) and various other policies that have increasingly caused the deterioration of the tourism sector. Workers who work in the tourism sector are affected by this policy. Many of them were affected by layoffs or the closing of businesses that had been operated for a long time. The purpose of this research is to provide policy advice to the government in order to immediately solve the problem of unemployment, especially in the tourism sector. This study uses a qualitative approach with library data collection methods (desk research). The government with all managed resources are be able to generate quality tourism. The government are able to collaborate with all stakeholders to be able to lift the tourism sector and save workers from a prolonged economic downturn. Collaboration can be realized in a pentahelix model that involves academics, business, community, government and the media. 
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN KERJA UPTD BALAI LATIHAN KERJA DINAS TENAGA KERJA KOTA SEMARANG Nina Widowati
GEMA PUBLICA : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Administrasi Publik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.89 KB) | DOI: 10.14710/gp.6.1.2021.43-57

Abstract

The job training program which organized by UPTD Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang to be less effective. This research is a qualitative descriptive study using a purposive technique. The results showed that: 1) The job training program organized by the UPTD Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang is good enough but it cannot be said to be effective because it has not met the requirements that are said to be effective, which is related to the achievement of goals or results, efficiency, and systems. maintenance. The unachieved target of the alumni absorption of training programs to work for companies or to establish independent businesses, curricula that are only basic or basic, and a short training time have resulted in aspects of achieving goals or results less effective. Limited facilities and infrastructure have resulted in job training programs not running optimally and with quality so that the efficiency aspect is less effective. The training program that cannot be guaranteed to take place every year and the condition of the training equipment which is not well maintained causes the maintenance system aspect to be less effective. 2) The target factor and the amount of assistance are inhibiting factors for the effectiveness of the UPTD Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang. The lack of discipline of the participants during the training process has an impact on their lack of competence so that target factors hinder the effectiveness of the program. The not optimal amount of operational budget provided by the central government and regional governments also has an impact on the low quality of training tools so that they are less relevant to industry needs, this makes the amount of assistance a factor in the effectiveness of the program.
EVALUASI PROGRAM PEMBERIAN BANTUAN PENGEMBANGAN UNIT PENGOLAH PUPUK ORGANIK ( UPPO ) DARI KEMENTERIAN PERTANIAN DI KABUPATEN SIMALUNGUN SUMATERA UTARA Moureen Veronica Priyono
GEMA PUBLICA : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Administrasi Publik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.515 KB) | DOI: 10.14710/gp.6.1.2021.58-75

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyaluran program bantuan pupuk di Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) Dinas Pertanian Kabupaten  Simalungun dan mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendukung penyaluran hibah pupuk oleh Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dalam rangka produktivitas sawah dan kesejahteraan petani. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan Bahwa berdasarkan keempat indikator yang telah dijelaskan diatas maka dapat diketahui bahwa evaluasi Program Pemberian Bantuan Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) dari Kementerian Pertanian Di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Sudah berjalan dengan baik, dengan hasil yang sesuai dengan tujuan dari program tersebut, hasil dari program UPPO petani sangat terbantu karena kualitas dan produktifitas yang meningkat, begitu pula dengan biaya produksi yang sedikit, tetapi dalam pelaksanaan penyaluran bantuan program UPPO masih ditemukannya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang meminta persenan dari jumlah bantuan yang di salurkan kepada para petani di Kabupaten Simalungun. Dan Faktor Pendukung : Adanya anggaran dari pemerintah, dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Adanya sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan dan diolah. Perhatian pemerintah terhadap pertanian. Faktor Penghambat : Masih kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya petani. Masih ada nya oknum pemerintah yang nakal dan tidak bertanggung jawab. Kurangnya ketegasan hukum.

Page 1 of 1 | Total Record : 5