cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Neo Societal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli" : 12 Documents clear
KONSTRUKSI MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF DI KALANGAN PELAJAR SMA NEGERI 4 KENDARI Firdha Nurmalasari, Hj. Suharty Roslan; Ambo Upe
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.131 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Situs Online shop yang paling banyak dijadikan sarana belanja secara Online bagi pelajar, dan bagaimana konstruksi media sosial terhadap perilaku konsumtif pada pelajar. Penelitian ini meng-gunakan teknik simple random sampling dan juga menggunakan purposive sampling. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan Mixed Methods. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Online shop yang paling sering dijadikan sarana dalam berbelanja adalah shopee karena memiliki keunggulan dan daya tarik yang lebih menurut para pelajar yaitu harga yang lebih murah, banyak diskon, ongkos kirim yang murah, lebih terjamin, lebih terpercaya, dan selalu mengikuti trend yang ada. Konstruksi media sosial terhadap perilaku konsumtif yang terjadi di kalangan pelajar yaitu diawali dengan eksternalisasi yaitu munculnya trend fashion¸ dibuatkan layanan iklan serta diskon yang mem-pengaruhi serta mendorong  para pelajar ini sehingga muncullah objektivasi dari perilaku konsumtif dimana para pelajar ini melakukan pembelanjaan secara berlebihan dengan tujuan untuk mencapai kepuasan serta menjaga penampilan diri. Dan dari perilaku konsumtif yang di nampakkan oleh para pelajar ini yang akhirnya menghasilkan online shop yang bertujuan untuk mempermudah penyaluran hasrat berbelanja para pelajar ini yang merupakan internalisasi perilaku konsumtif. Online shop ini pun menggunakan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan kelebihannya agar banyak pelajar atau masyarakat yang menggunakan online shop tersebut.
PERAN GANDA DALAM KELUARGA IBU BEKERJA DI SEKTOR INFORMAL (Studi Di Desa Epeesi Kecamatan Basala Kabupaten Konawe Selatan) Haslinda, Syaifudin S. Kasim, dan Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.446 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7692

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ibu bekerja diluar rumah dan untuk mengetahui peran ganda dan pembagian kerja dalam keluarga ibu bekerja diluar rumah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Desa Epeesi Kecamatan Basala Kabupaten Konawe Selatan. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Sumber datanya adalah data primer yang diambil langsung dari informan, dan data sekunder  yaitu data yang diperoleh dari literatur-literatur yang ada kaitannya dengan penelitian ini, dalam menganalisis data, penulis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa 1. Faktor-faktor yang menyebabkan ibu rumah tangga bekerja di sektor informal, yaitu: (a) Pendaptan keluarga yang relative belum mencukupi kebutuhan rumah tangga (b) tanggungan keluarga yang relatif cukup besar berkisar antara 5 sampai 7 orang. 2. Peran ganda dalam keluarga ibu bekerja di sektor informal dalam pembagian kerja terlihat adanya ketidak adilan gender karena istri mempunyai beban kerja yang lebih tinggi dari pada suaminya yaitu pada ruang domestik dan ruang publik.
PERAN GANDA PEREMPUAN YANG BERPROFESI SEBAGAI POLISI WANITA DI KABUPTEN WAKATOBI Anita Sartin H. La Ode Monto Bauto dan Hj. Ratna Supiyah
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.714 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Perempuan yang Berprofesi Polwan sebagai Ibu rumah tangga. Teknik pengumpulan data mwlalui studi kepustakaan  dan penelitian lapangan dengan menggunakan metode wawancara dan observasi langsung ke lokasi penelitian. Analisa dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Peran ganda Polwan dalam keluarga, seorang polwan memiliki peran baik didalam pekerjaan maupun didalam keluarganya, dimana tuntutan antara pekerjaan dan keluarga tidak selalu sejalan dengan sehingga dapat menimbulkan sebuah konflik peran, Polisi wanita yang sudah menikah memiliki tanggung jawab sebagai ibu dalam mengatur rumah tangga dan mendidik anak, tetapi dalam hal mengurus rumah dan mendidik anak ada juga suami yang membantu istri. Selanjutnya, Peran perempuan dalam pekerjaan, peran ibu sebagai pekerja anggota Polri  adalah dimana sebagai aparat penegak hukum dalam melaksanakan tugas/pekerjaan, polisi dituntut menanamkan rasa kepercayaan kepada masyarakat, karena menegakkan wibawa hukum, pada hakikatnya berarti menanamkan nilai kepercayaan di dalam masyarakat. Selain itupolisi juga dituntut mempunyai profesionalisme dalam menegakkan hukum. Insan Polwan tidak hanya dituntut profesional sebagai anggota Polri tetapi juga mempunyai peranan ganda yang tidak boleh diabaikan yaitu sekaligus sebagai insan yang mempunyai keluarga yakni sebagai isteri dan sebagai ibu yang harus berjalan sinergi satu sama lain.
STRATEGI PETANI RUMPUT LAUT DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA SOSIAL EKONOMI (Studi Di Desa Larete Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana) Risman Juhaepa, dan Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.643 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7650

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui problematika sosial ekonomi petani rumput laut di Desa Larete Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana. 2. Untuk mengatahui strategi petani rumput laut dalam mengatasi problematika sosial ekonomi di Desa Larete Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana. Dalam penelitian ini diambil dari informan sebanyak 11 orang, adapun criteria informan tersebut adalah lamanya bekerja sebagai petani rumput laut, memililiki umur yang sudah tua (berpengalaman) dan mengetahui strategi dan problematika sosial ekonomi. Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, dan data sekunder, sedangkan pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat petani rumput laut di Desa Larete memiliki problematika sosial ekonomi, seperti dari aspek pendidikan, hambatan dalam melakukan pekerjaan, dan pendapatan, problematika yang dialami tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu, adanya serangan hama dan penyakit, tingginya biaya operasional, terbatasnya modal dan lain sebagainya, dengan problematika sosial ekonomi tersebut masyarakat petani rumput laut melakukan strategi untuk mengatasinya, strategi yang dimaksud yaitu strategi aktif, strategi pasif, dan strategi jaringan sosial. Strategi tersebut digunakan untuk mengatasi problematika sosial ekonomi petani rumput laut di Desa Larete Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana.
DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI PERTANIAN TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT PETANI SAWAH Mita Nila Rifani, Syaifudin Suhri Kasim, dan Tanzil
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.828 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari adanya penggunaan teknologi pertanian terhadap perubahan sosial ekonomi dalam kehidupan masyarakat petani sawah di Desa Ombu-Ombu Jaya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini menggunakan teknik puposive sampling yaitu tehnik penentuan informan secara sengaja, yakni penelitian telah menentukan informan menjadi sampel penelitian dengan anggapan tersebut atau menurut pendapatnya sendiri. Berdasarkan hasil penelitian menujukan bahwa dampak dari adanya teknologi pertanian terhadap perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat petani sawah di Desa Ombu-Ombu Jaya disini terdapat dampak positif dan negatif, dampak positifnya dalam perubahan sosial nampak adanya perubahan kemampuan keluarga petani dalam membiayai pendidikan dan mereka juga dapat meningkatkan pembiayaan kesehatan keluarga. Sedangkan dampak negatifnya dalam perubahan sosial dari adanya teknologi pertanian yaitu disini terjadi kurangnya intraksi sosial antar masyarakat hilangnya alat-alat pembajak sawah yang masih tradisional seperti garu dan ani-ani karena semua alat-alat itu sudah tergantikan dengan teknologi pertanian yang lebih modern. Sedangkan perubahan ekonomi dampak positifnya yaitu nampak adanya peningkatan penghasilan petani, Kemudian juga kemampuan keluarga dalam membangun perumahan dari semi permanen ke permanen. Sedangkan dampak negatifnya dalam perubahan ekonomi yaitu berkurangnya kesempatan kerja bagi buruh tani diakibatkan karena semua pekerjaan yang dulunya dikerjakan oleh tenaga manusia kini sudah tergantikan teknologi pertanian lebih modern.
INTEGRASI SOSIAL PADA MASYARAKAT MULTI ETNIK Studi Pada Masyarakat Transmigrasi di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe Anggun Pratiwi; Jamaluddin Hos; Muhammad Arsyad
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.844 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.8554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terjadinya integrasi sosial antar warga kelompok etnik di daerah permukiman transmigrasi Wonggeduku Kabupaten Konawe serta menemukan model integrasi sosial masyarakat multi etnik di daerah transmigrasi Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan datanya yaitu dengan wawancara bersama informan sebanyak 16 orang yang ditentukan secara purposive sampling kemudian pengumpulan data lain yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses integrasi sosial Masyarakat multietnik di daerah transmigrasi Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe terjadi melalui tahapan-tahapan berikut ini; Kerjasama, Integrasi sosial masyarakat multietnik merupakan perwujudan minat dan perhatian individu maupun kelompok untuk bekerja bersama dalam suatu kesepahaman, meskipun motifnya bisa saja merujuk pada kepentingan diri sendiri dan kepentingan umum. Koordinasi. Salah satu koordinasi pada masyarakat multietnik yaitu pengelompokan suku dalam bentuk kerukunan. Penyesuaian (asimilasi) Asimilasi yang terjadi pada masyarakat multietnik di daerah tranmigrasi Kecamatan Wonggeduku yaitu perkawinan campuran diantaranya perkawinan antara Jawa dengan Bugis, Tolaki dengan Jawa dan Bugis dengan Tolaki dengan demikian proses terjadinya peleburan budaya sehingga pihak-pihak yang tengah berasimilasi akan merasakan adanya kebudayaan tunggal sebagai milik bersama. Model integrasi sosial masyarakat multietnik di daerah transmigrasi  Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe yaitu simetris atau seimbang, hal ini dikarenkan tidak ada kelompok etnik yang dimarjinalkan. Kelompok etnik yang ada di daerah transmigrasi memiliki kebebasan untuk terus berkembang dan tidak ada pula suku yang mendominasi walaupun ada suku yang jumlahnya mayoritas
DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP DINAMIKA SOSIAL DI PEDESAAN (Studi di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna) Jarot Pangestu, Jamaluddin Hos, Ambo Upe
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.882 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak teknologi informasi (handphone dan televisi) terhadap dinamika sosial di pedesaan, khususnya di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menentukan informan secara snowball sampling yaitu penentuan informan menggunakan teknik bola salju. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, dinamika sosial yang terjadi di dalam masyarakat Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna yang di sebabkan dari berbagai alat teknologi informasi berupa handphone dan televisi. Dinamika sosial yang terjadi akibat dampak negatif teknologi informasi hanphone yaitu mengurangi silaturahmi antar sesama masyarakat, berkurangnya dan menghambat interaksi langsung atau interaksi tatap muka. Dinamika sosial yang terjadi akibat positif teknologi informasi handphone yaitu mempermudah proses interaksi sosial, memberikan banyak informasi dan pengetahuan. Dinamika sosial yang terjadi akibat dampak negatif teknologi informasi televisi yaitu menghambat proses sosialisasi di dalam keluarga, Dinamika sosial yang terjadi akibat dampak positif teknologi informasi televisi yaitu menambah wawasan dan pengetahuan, memberikan banyak informasi.
DAMPAK SOSIAL MINUMAN KERAS (Studi Pada Remaja di Desa Maabhodo Kecamatan Kontunaga) Haikul Randa Bali, Bahtiar, dan Ambo Upe
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.165 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Dampak Sosial Minuman Keras di Desa Maabhodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Informan penelitian sebanyak 13 orang yang terdiri dari 2 Remaja 4 Orang Tua Remaja 2 Pemerintah Desa 2 Tokoh Masyarakat 2 Masyarakat setempat dan 1 Pihak Kepolisian Kontunaga. Teknik pengumpulan data terdiri dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Bagaiman Dampak Sosial Minuman Keras di Desa Maabhodo. Dampak sosial minuman kerasberupa perilaku menyimpang seperti perkelahian antar remaja dan ugal-ugalan di jalanan. Hal ini tentunya berdampak juga pada keluarga, seperti rusaknya nama baik keluarga, buruknya hubungan antar orang tua dan anak dan terjadi tindak kekerasan dalam keluarga. Selain itu berdampak pula pada lingkungan sosial seperti memberi contoh yang tidak baik bagi remaja lainnya dan mengganggu kenyamanan masyarakat setempat.
PROBLEMATIKA SOSIAL MASYRAKAT SEKITAR AKTIVITAS PERTAMBANGAN NIKEL PT SAMBAS MINERALS MINING (Studi Di Desa Watudemba Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan) Gusbin, Sulsalman Moita, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.302 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masalah sosial masyarakat sekitar kegiatan penambangan nikel di Desa Watudemba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk teknik untuk menentukan informan, Pengambilan Sampel Purposive digunakan. Teknik analisis data berlangsung atau mengalir (flow model analysis). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan penambangan nikel di Desa Watudemba memiliki masalah sosial masyarakat sekitar termasuk: (1) Konflik antara masyarakat dan manajemen tambang; (2) Pengabaian tanah yang telah dikelola oleh tambang; (3) Mengurangi kegiatan gotong royong di antara masyarakat sekitar tambang.
EKSISTENSI BUDAYA KASEISE (TOLONG-MENOLONG) DALAM PENYELENGGARAAN PERNIKAHAN SUKU MUNA (KAKAWI/KAGA) Julaman K., Bahtiar, Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.042 KB) | DOI: 10.52423/jns.v4i3.7706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk budaya kaseise, nilai-nilai sosial kaseise, dan faktor yang menyebabkan budaya kaseise dalam penyelenggaraan Pernikahan Suku Muna (kakawi/kaga) masih tetap eksis di Desa Kombikuno Kecamatan Napano Kusambi. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu data melalui kegiatan observasi, dan wawancara guna menjawab permasalahan penelitian dan data sekunder yaitu data berupa catatan-catatan dan dokumentasi tentang keadaan geografis lokasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa budaya Kaseise dalam penyelenggaraan pernikahan suku Muna (Kakawi/kaga) di Desa Kombikuno Kecamatan Napano Kusambi mempunyai empat bentuk yaitu Kaseise dalam bentuk uang, Kaseise dalam bentuk bahan makanan, Kaseise dalam bentuk alat-alat dapur dan Kaseise dalam bentuk non materi. Nilai-nilai sosial yang terkandung pada budaya Kaseise dalam penyelenggaraan Pernikahan suku Muna (kakawi/kaga) di Desa Kombikuno Kecamatan Napano Kusambi yaitu nilai religi/agama, nilai kebersamaan, dan nilai ekonomi. Adapun faktor yang menyebabkan budaya Kaseise dalam penyelenggaraan pernikahan suku Muna (Kakawi/kaga) masih tetap eksis di Desa Kombikuno Kecamatan Napano Kusambi karena dua faktor yaitu faktor pengembangan budaya dan faktor kewajiban sosial.

Page 1 of 2 | Total Record : 12