cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2020)" : 33 Documents clear
PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA PERENCANAAN E-SPORT ARENA DI KOTA KENDARI Marsaban, Ali; Ramadan, Sachrul; Hasan, Laode Amrul
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKE-Sport, merupakan singkatan dari electronic sport, dimana merupakan kegiatan adu ketangkasan secarafisik ataupun non-fisik yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan menggunakan perangkatelektronik yaitu video game. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi perencanaan,merencanakan gedung dan menerapkan konsep arsitektur futuristic pada gedung E-Sport Arena yang dapatmendukung layanan pemakai. Metode pembahasan yang digunakan dalam pembahasan ini adalah menggunakan metodeanalisis deskriptif dengan mengidentifikasi unsur-unsur yang menunjang seperti mengumpulkan data terkait, observasilapangan, wawancara dan media informasi lainnya berupa internet yang kemudian disimpulkan dan dijadikan titik tolakdalam penyusunan acuan perancangan secara rinci. E-sport arena didesain dengan pendekatan arsitektur futuristik yangmenggambarkan bahwa perencanaan dan pembangunannya tidak berdasarkan oleh sesuatu yang terkait denganmasa lalu, akan tetapi mencoba untuk menggambarkan masa depan. Bangunan harus dapat mengikuti danmenampung tuntutan kegiatan yang pasti selalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman, e-sport arenaini juga di desain dengan mempertimbangkan aspek-aspek penting dalam merancang seperti sirkulasi, penzoningan, dantata ruang dalam dengan harapan agar mampu memberi kesan menyenangkan, nyaman, serta memberikanpengetahuan dan rasa eksplorasi terhadap pengunjung.Kata kunci: Teknologi, E-Sport, FuturistikABSTRACTE-sport, stands for electronic sport, which is a physical or non-physical stunt activity carried out by individuals orgroups using electronic devices, namely video games. The purpose of this research is to determine the location of planning,planning the building and applying futuristic architectural concepts to the e-sport arena building that can support userservices. The method of discussion used in this discussion is to use descriptive analysis method by identifying supportingelements such as collecting related data, field observation, interviews and other information media in the form of internetwhich is then concluded and used as a starting point in the preparation of detailed design references. E-sport arena isdesigned with a futuristic architectural approach that illustrates that its planning and development is notbased on something related to the past, but tries to describe the future. The building must be able to followand accommodate the demands of activities that must always develop along with the times, e-sport arena isalso designed by considering important aspects in designing such as circulation, zoneing, and indoor layoutin the hope that it can give the impression of fun, comfort, and provide knowledge and sense of exploration tovisitors.Keywords: technology, e-sport, futuristic
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR PADA KAWASAN WISATA BUDAYA SULAWESI TENGGARA DI KOTA KENDARI Sanjaya, Gede Wisnu; Santi, Santi; Aspin, Aspin
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerencanaan kawasan wisata budaya Sulawesi Tenggara di kota Kendari adalah sebuah sarana wisata dengan tujuanuntuk mengenalkan dan meningkatkan nilai jual hasil kebudayaan Sulawesi tenggara sebagai obyek utama yang didalamnya menampung kegiatan seni dan budaya, yang bersifat wisata. Penelitian ditujukan untuk menentukan lokasi yangsesuai untuk Perencanaan kawasan wisata, mewujudkan Perencanaan kawasan wisata yang dapat menggambarkan seni danbudaya Sulawesi Tenggara, dan mewujudkan konsep kawasan wisata budaya yang bersifat menghibur dan lebih edukatifdengan mempertimbangkan efesiensi fungsi dan kenyamanan dari segi arsitekturalnya.Metode penelitian yang digunakanadalah metode deskriptif yang dilakukan dengan mengumpulkan data yakni mengumpulkan teori-teori dari berbagailiteratur, survey lapangan dan studi literatur untuk mengetahui potensi objek wisata budaya di kota Kendari, sehinggaperencanaan kawasan wisata budaya Sulawesi Tenggara di kota Kendari ini dapat mewadahi kegiatan-kegiatan sepertimenikmati suasana nyaman, kesenian-kesenian, kuliner khas yang terdapat pada setiap daerah di Provinsi SulawesiTenggara, dan edukasi tentang seni dan budaya daerah, merupakan salah satu bentuk konkret dari pelestarian budaya danmanfaat bagi pengembangan kepariwisataan yang berorientasi pada nilai-nilai kebudayaan daerah.Kata kunci: Budaya, Sulawesi Tenggara, neo-vernakularABSTRACTThe planning of the cultural tourism area of Southeast Sulawesi in the city of Kendari is a tourist facility with the aimof introducing and increasing the selling value of the cultural products of Southeast Sulawesi as the main object whichaccommodates arts and cultural activities, which are tourism in nature. The research is aimed at determining suitablelocations for planning tourist areas, realizing tourism area planning that can describe Southeast Sulawesi arts and culture,and realizing the concept of cultural tourism areas that are entertaining and more educative by considering the efficiencyof functions and comfort from an architectural point of view. used is a descriptive method which is carried out by collectingdata, namely collecting theories from various literatures, field surveys and literature studies to determine the potential ofcultural tourism objects in Kendari city, so that the planning of the cultural tourism area of Southeast Sulawesi in Kendaricity can accommodate activities such as enjoying a comfortable atmosphere, the arts, the typical culinary delights found inevery region in Southeast Sulawesi Province, and education about regional arts and culture, is one concrete form ofcultural preservation and benefits for the development of tourism. words that are oriented towards regional culturalvalues.Keywords: Culture, Southeast Sulawesi, neo-vernacular
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP ARSITEKTUR PERILAKU PADA PUSAT REHABILITASI HIV AIDS DI KOTA KENDARI Ariani Aras, Wa Ode Nining; Rianty, Hapsa; Arsyad, Muhammad
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHIV dan AIDS (Acquire Immune Deficiency Syndrome) merupakan masalah global, dimana kasus AIDS pertama kaliditemukan pada tahun 1981 pada pria homoseksual di United States. HIV/AIDS telah menjadi wabah penyakit di seluruhdunia dan menurut UNAIDS (United Nations Program on HIV/AIDS), virus HIV ini telah menginfeksi setidaknya 38,6juta orang di seluruh dunia, serta telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui padatanggal 5 Juni 1981. Tujuan penelitian agar mampu menampung dan merawat, serta membina anak-anak pengidapHIV/AIDS ini. Dengan demikian, mereka dapat memiliki suatu tempat bernaung yang layak, mendapatkan perawatanyang layak, serta mendapat pembinaan atau pendidikan yang layak. Metode penerapan arsitektur perilaku, terlebih dahulumempelajari perilaku dan karakteristik dari pengguna. Dengan demikian konsep ruang dan bangunan yang sesuai dapattercapai. Penggunaan warna, material, pencahayaan, bukaan, view yang alami hal pertama yang perlu diperhatikan. Karenasecara tidak sengaja, ruang yang terbentuk dan isi dari ruang dapat turut mempengaruhi keadaan psikis dari pasienpenderita HIV/AIDS, Apakah itu membuat pasien semakin baik atau tidak. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa lokasiberada di kecamatan baruga kota Kendari, metode kajian meliputi metode pengumpulan data, survey lapangan secaralangsung, studi literatur yang berkaitan dengan tema dan obyek perancangan. Dalam perancangan ini menggunakan temaarsitektur perilaku diharapkan bangunan pusat rehabilitasi HIV/AIDS ini bisa memenuhi fungsinya sebagai tempatrehabilitasi.Kata Kunci : Pusat Rehabilitasi HIV/AIDS, Arsitektur PerilakuABSTRACTHIV and AIDS (Acquire Immune Deficiency Syndrome) are global problems, with AIDS being first discovered in 1981in homosexual men in the United States. HIV/AIDS has been a plague of diseases around the world and according toUNAIDS (United Nations Program on HIV/AIDS), this HIV virus has infected at least 38.6 million people worldwide, andhas caused the deaths of more than 25 million people since it was first recognized on June 5, 1981. The aim of the researchis to be able to accommodate and care for, and foster children with HIV / AIDS. Thus, they can have a decent shelter, getproper care, and get proper training or education. The method of applying behavioral architecture first studies thebehavior and characteristics of the user. Thus the appropriate spatial and building concepts can be achieved.The use of colors, materials, lighting, openings, natural view the first thing to note. Because accidentally, thespace formed and the contents of the space can also influence the psychological state of patients with HIV /AIDS, whether it makes the patient better or not The results of the study concluded that the location is in the Barugadistrict of Kendari City, methods of study include data collection methods, direct field surveys, literature studies related tothemes and design objects. In designing the architecture of the theme of the behavior of the expected building of HIV/AIDSRehabilitation Center can fulfill its function as a rehabilitation place.Keywords: HIV/AIDS Rehabilitation Center, Behavioral Architecture

Page 4 of 4 | Total Record : 33