cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
jsapalaut@uho.ac.id
Phone
+6285394139509
Journal Mail Official
jsapalaut@uho.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Elektronik Jurnal Gedung Kardiyo P. Kardiyo, Lt.2 FPIK-UHO, Jl. HEA Mokodompit No.1, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu, Kendari Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sapa Laut
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : ""     EISSN : 25030396     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v5i4
Cakupan artikel Jurnal Sapa Laut Meliputi : Bio-ekologi Kelautan Oseanografi dan Sains Atmosfer Remote Sensing Kelautan dan GIS Bioteknologi Kelautan Mitigasi Bencana Pesisir dan Adaptasi Perubahan Iklim Pencemaran Laut Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Ekowisata Bahari
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3: Agustus 2023" : 6 Documents clear
DISTRIBUSI DAN KEPADATAN MAKROALGA DI TANJUNG WACUEA DAN PASI EA KABUPATEN BUTON UTARA Jefriyono, Jefriyono; Ramli, Muhammad; Ira, Ira
Jurnal Sapa Laut Vol 8, No 3: Agustus 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v8i3.47255

Abstract

Makroalga merupakan salah satu sumberdaya hayati laut yang bernilai ekonomis tinggi, namun keberadaannya sangat dipengaruhi oleh parameter oseanografi perairan. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Maret 2022 di Tanjung Wacuea (St I) dan Pasi Ea (St II) di Teluk Kulisusu Kec Kulisusu Kab Buton Utara. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kepadatan dan distribusi makroalga. Penentuan stasiun berdasarkan perbedaan karakteristik oseanografi Teluk Kulisusu. Pengambilan data oseanografi meliputi kecepatan arus, salinitas, DO, kedalaman perairan. Pengambilan data makroalga menggunakan metode transek kuadran yang berukuran 1x1m2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makroalga tertinggi terdistribusi di bagian barat mulut Teluk Kulisusu dengan jumlah makroalga sekitar 20 jenis dan memiliki kepadatan tertinggi (74,88 ind/m2), sementara distribusi terendah berada di bagian utara yaitu berada di tengah Teluk dengan 10 jenis makroalga dan memiliki kepadatan makroalga rendah (67,21 ind/m2). Kata kunci: Distribusi, Kepadatan, Makroalga, Tanjung Wacuea, Pasi Ea
KEPADATAN IKAN CAPUNGAN BANGGAI (Pterapogon kaudernii) PADA MIKROHABITAT BULU BABI DI DESA MEJAR JAYA, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE Faisal, Faisal; Sadarun, Baru; Subhan, Subhan
Jurnal Sapa Laut Vol 8, No 3: Agustus 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v8i3.47258

Abstract

Ikan capungan Banggai atau yang lebih dikenal sebagai Banggai Cardinalfish - BCF (Pterapogon kauderni) diketahui sebagai ikan endemik di perairan Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah, Indonesia. Ikan capungan Banggai merupakan spesies ikan yang menetap dan mendiami perairan dangkal, biasanya di padang lamun, terumbu karang, atau pada habitat bulu babi dengan berbagai substrat bentik hidup Desa Samajaya merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengukuran Kepadatan ikan capungan banggai pada mikrohabitat bulu babi yang ada di Desa Samajaya menggunakan Undewater Visual Survey dengan menerapkan metode Belt Transect sehingga mendapatkan hasil pengamatan terhadap kepadatan ikan P. kauderni di 3 stasiun pengamatan memperlihatkan nilai yang berbeda-beda. Kepadatan tertinggi berada pada stasiun 1 dengan nilai 38±4 ind./100m2, kemudian disusul stasiun 2 dengan nilai 28±3 ind./100m2 dan nilai terendah berada pada stasiun 3 dengan nilai 6±4 ind./100m2. Berdasarkan hasil analisis data, terlihat adanya korelasi yang kuat antara kepadatan bulu babi dengan kepadatan Ikan P.kauderni. Nilai koefisien korelasi (r) adalah 0,9703 yang berarti hubungan kedua variabel tersebut sangat kuat. Persamaan regresi dari hubungan kedua variabel adalah y = 1,3444x - 9,4234 dengan nilai koefisien determinasi atau tingkat keterandalan model regresi (R2) adalah 0,9414. Kata kunci : Desa Samajaya, Kepadatan ikan banggai cardinal fish, bulu babi.
PROSES ABRASI DI PULAU BOKORI DAN SEKITARNYA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Lias, Lias; Haya, La Ode Muhammad Yasir; Muliddin, Muliddin
Jurnal Sapa Laut Vol 8, No 3: Agustus 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v8i3.47309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan morfologi pantai akibat abrasi dan akresi menggunakan citra satelit spot 6 tahun 2015 s/d 2020 di pulau bokori dan sekitarnya. Garis pantai hasil analisis citra kemudian di overlay dengan garis pantai hasil koreksi pasang surut untuk mendapatkan informasi abrasi dan akresi. Dari hasil analisis bahwa bentuk tipe pantai Pulau Bokori dan sekitarnya yaitu laguna, tombolo, wave cut terrace dan stack, diperoleh pula bahwa laju abrasi pantai selama 5 tahun terakhir mencapai -0,32 meter dan laju akresi mencapai 0,73 meter. Kata Kunci : Citra Satelit, Pulau Bokori Tipe Pantai,Abrasi,Akresi
TINGKAT KONTAMINASI LOGAM BERAT Pb DAN Cu BERDASARKAN UKURAN SEDIMEN DI PERAIRAN POLEANG TIMUR Savitri, Wa Ode Devilian; Emiyarti, Emiyarti; Erawan, Muhammad Trial Fiar
Jurnal Sapa Laut Vol 8, No 3: Agustus 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v8i3.47260

Abstract

Sedimen menjadi tempat akumulasi semua senyawa termasuk logam berat. Logam berat merupakan zat pencemar yang berbahaya karena memiliki sifat tidak dapat terdegradasi serta cenderung terakumulasi pada sedimen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ukuran sedimen dan tingkat kontaminasi logam Pb dan Cu berdasarkan ukuran sedimen di Perairan Poleang Timur. Untuk menentukan ukuran sedimen menggunakan metode ayakan dengan ukuran 0,5 mm dan 90 µm. Selanjutnya penentuan tingkat kontaminasi logam dalam sedimen menggunakan contamination factor (CF) dan geoacumulation index (I_geo). Berdasarkan penelitian ini diperoleh 3 ukuran sedimen yaitu >0,5mm (pasir kasar), 90 µm-0,5 mm (pasir halus), dan
KOMPOSISI JENIS DAN SEBARAN FITOPLANKTON PADA KAWASAN HYDROTHERMAL NON-VULKANIK DI PERAIRAN LAUT DANGKAL TELUK KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN Rahayu, Esti; S, Salwiah; Nurgayah, Wa
Jurnal Sapa Laut Vol 8, No 3: Agustus 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v8i3.47314

Abstract

Teluk Kolono secara administratif terletak di Kecamatan Kolono dan Kolono Timur yang mempunyai garis pantai ±54 km. Teluk Kolono memiliki energi panas bumi di dasar perairannya. Aktivitas perairan yang terjadi di sekitar panas bumi disebut dengan hydrothermal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, kelimpahan jenis, sebaran fitoplankton, serta hubungan fitoplankton dengan parameter kualitas perairan melalui uji korelasi pada kawasan hydrothermal non-vulkanik perairan laut dangkal Teluk Kolono. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan hydrothermal non-vulkanik pada bulan Desember 2022 dengan pembagian pengambilan sampel fitoplankton dilakukan secara purposive sampling. Pengambilan parameter kualitas perairan juga dilakukan meliputi pengukuran suhu, salinitas, kecepatan arus, kecerahan, pH air, DO, nitrat, fosfat yang dilakukan secara in situ dan dilanjutkan pengamatan di laboratorium. Fitoplankton diamati menggunakan Sedgewick Rafter Counting Cell (SRC). Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan fitoplankton sebanyak 42 spesies, 28 genus dan 6 kelas. Komposisi jenis fitoplankton pada pusat hydrothermal 14% dari jenis Leptocylindrus sp. dan di luar pusat hydrothermal dari jenis Ceratium furca dengan persentase 70% dan 56 %. Kelimpahan jenis berkisar 4.000–11.704 Sel/L.Jenis yang ditemukan di setiap stasiun pengamatan adalah jenis fitoplankton dari kelas Bacillariophyceae. Korelasi antara kualitas perairan terhadap komposisi jenis dan sebaran jenis menunjukkan korelasi sedang, lemah, dan tidak ada korelasi dengan salah satu parameter kualitas perairan. Kata Kunci : Fitoplankton, Hydrothermal, Komposisi Jenis, Sebaran, Teluk Kolono
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA AIR LAUT DI PERAIRAN KOTA RAHA KABUPATEN MUNA Tasari, Firman; Emiyarti, Emiyarti; Takwir, Amadhan
Jurnal Sapa Laut Vol 8, No 3: Agustus 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v8i3.47261

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Perairan Kota Raha, Sulawesi Tenggara yang bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Pb, status pencemaran, pengaruh variabel lingkungan perairan meliputi suhu, salinitas dan pH, serta sebaran spasialnya. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 5 stasiun di sepanjang Perairan Kota Raha dengan metode purposive sampling. Kemudian di analisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) untuk mengetahui nilai kandungan Pb. Analisis spasial dilakukan dengan metode interpolasi IDW pada software ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar logam Pb di Perairan Kota Raha berkisar antara 0,0015-0,0018 ppm dengan kadar tertinggi berada pada stasiun 4 (perairan Pasar Laino). Berdasarkan KEPMENLH No. 51 Tahun 2004 konsentrasi timbal belum cukup mencemari Perairan Kota Raha. Kata kunci: Kota Raha, Pb, AAS, Analisis spasial

Page 1 of 1 | Total Record : 6