cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3: November 2017" : 22 Documents clear
Rancang Bangun Hybrid Coupler untuk Low-Cost Butler Matrix Rudy Fernandez
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 6, No 3: November 2017
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.517 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v6n3.488.2017

Abstract

Butler Matrix is one of switched beam network that used on a Smart Antenna system. Hybrid coupler plays an important role in the network. A proposed coupler is designed by applying the formula to get an initial dimension and then it is simulated by MWO to verify its performance whether meet the specific requirement. The optimized simulated design is fabricated and measured by network analyzer. The coupler uses a substrate which is relatively cheap and easy to find in a market. The substrate FR4 has thickness of 1.6 mm with dielectric constant of 4.3. The measurement result of the fabricated hybrid coupler in frequency 2.45 GHz, shows that reflection loss -18,27 dB , isolation loss -19,45 dB and phase coupling -94,4o. The measurement result shows relatively well agreement with the simulation.Keywords : Hybrid Coupler, Return Loss and Phase CouplingAbstrakButler Matrix merupakan salah satu jaringan switched beam yang digunakan pada Smart Antenna system. Hybrid coupler merupakan salah satu komponen yang memainkan penting dalam jaringan tersebut. Rancangan coupler dibentuk dengan menggunakan rumus-rumus yang berlaku untuk mendapatkan dimensi awalnya, setelah itu disimulasi untuk memeriksa kinerjanya. Jika hasil simulasi sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan, selanjutnya difabrikasi dan diukur dengan Network Analyzer. Coupler ini difabrikasi dengan menggunakan suatu substrate yang relatif murah dan mudah diperoleh dipasaran. Substrate FR4 ini memiliki ketebalan 1,6 mm dengan konstanta dielektrik 4,3. Hasil pengukuran dari rancangan hybrid coupler yang difabrikasi pada frekuensi 2.45 GHz menunjukkan nilai reflection loss -18,27 dB dB , isolation loss -19,45 dB dan beda phase -94,4o. Hasil yang diperoleh ini menunjukkan  kinerja yang relatif dekat dengan hasil simulasi.Kata Kunci : Hybrid Coupler, Return Loss and Phase Coupling
Pemilihan Relai Proteksi Anti Islanding untuk Pembangkit Tersebar Adrianti Adrianti
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 6, No 3: November 2017
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.681 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v6n3.489.2017

Abstract

Regulation of grid connected distributed generation (DG) in various countries states that in the event of disconnection of the grid, DG(s) must be disconnected from the distribution networks. This because an unplanned islanding can cause several hazard such as: failure of protection relays to detect faults, unsynchronized grid connection, electrocute risk for electrical workers and uncontrolled voltage and frequency in the network. There several anti-islanding protection with different detection methods that can be choose. Therefore, a suitable protection must be selected carefully. Sensitivity of anti-islanding relays are influenced by DG’s generation technology. In this paper, a method to select an anti-islanding protection is proposed. The selection is based on DG’s capacity, generating technology and cost. The proposed method has been applied to a case study of synchronous machine DG. At the beginning there is a doubt that a ROCOF protection may not be a suitable choice because DG’s capacity quite closed to the maximum load in the network. But, after a rigorous analysis it shows that ROCOF protection can be applied to the DG with good sensitivityKeywords : Anti-islanding protection, Distributed Generation and ROCOFAbstrakDalam aturan penyambungan pembangkit tersebar (PT) ke grid di berbagai negara, terdapat aturan bahwa jika grid terputus dari jaringan distribusi (islanding), PT harus segera diputuskan dari jaringan. Hal ini dilakukan untuk mencegah bahaya yang ditimbulkan oleh operasi islanding yang tidak direncanakan. Bahaya tersebut antara lain: peralatan proteksi yang ada akan gagal mendeteksi gangguan, penyambungan kembali grid tanpa sinkronisasi, bahaya tersengat listrik pada pekerja, serta tegangan dan frekuensi yang dihasilkan tidak terkontrol. Ada beberapa pilihan relai anti islanding yang dapat digunakan. Relai-relai anti islanding ini memiliki cara deteksi yang berbeda satu dengan lainnya, sehingga perlu dipilih metoda yang paling sesuai. Sensitivitas sebuah relai akan tergantung teknologi pembangkitan yang dimiliki oleh PT. Karena itu diusulkan sebuah metoda pemilihan relai anti islanding yang didasarkan tidak hanya dari teknologi pembangkitan yang digunakan, tapi juga kapasitas PT dan biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan proteksi tersebut. Aplikasi metoda yang diusulkan pada kasus PT dengan teknologi generator sinkron menunjukkan bahwa metoda ini berhasil memilih peralatan yang sesuai, yaitu relai ROCOF. Walaupun pada awal analisa ada kekhawatiran relai ini tidak cukup sensitif akibat kedekatan keluaran PT dengan beban maksimum, namun dengan analisa yang lebih detail diperoleh relai ROCOF cocok untuk diaplikasikan.Kata Kunci : Proteksi anti islanding, Pembangkit tersebar dan ROCOF

Page 3 of 3 | Total Record : 22