cover
Contact Name
Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah, M.Si
Contact Email
ade_gaffar@upi.edu
Phone
+6281394554252
Journal Mail Official
ade_gaffar@upi.edu
Editorial Address
FPTK Building 5th Floor Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setabudhi No.207 Bandung 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
INVOTEC
INVOTEC Merupakan jurnal bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan yang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus. INVOTEC memuat hasil penelitian bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan dengan kontributor dari Dosen, Guru, Mahasiswa dan Praktisi yang relevan. INVOTEC merupakan sarana bagi para penggiat pendidikan teknologi dan kejuruan untuk mempublikasikan karyanya yang mencakup kebijakan, filosofi, manajemen, proses belajar mengajar, media, bahan ajar, model dan metode mengajar dan evaluasi. INVOTEC diterbitkan atas kerjasama dengan APTEKINDO
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2015)" : 7 Documents clear
PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK Widodo, Gatot; Joko, Joko
INVOTEC Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v11i1.4837

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan:(1) kelayakan perangkat pembelajaran dengan Model Pembelajaran Berbasis Proyek sesuai kurikulum 2013, berorientasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dan Standar Industri Bidang Perbaikan Motor Listrik; dan (2) mengetahui dan mendeskripsikan perbedaan rata-rata hasil belajar PML yang dibelaj arkan dengan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dan Model Pembelajaran Langsung. Metode penelitian Riset and Development (RD). Penelitian diawali penyempurnaan perangkat pembelajaran hasil peneliti tahun 2013, dilanjutkan validasi ahli dan uji coba luas. Populasi dan sampel siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri dan Swasta di Jawa Timur.Kelas eksperimendibelajarkan dengan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dan kelas kontrol dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Langsung. Hasil penelitian menunjukkan validasi perangkat pembelajaran pada kategori sangat valid dan valid. Rata-rata hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotor siswa kelas eksperimen berbeda signifikan dengan hasil belajar siswa kelas kontrol.
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MELALUI PEMAHAMAN MATA DIKLAT PRAKTEK KAYU Harijono, Harijono
INVOTEC Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v11i1.4838

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi profesional guru mata diklat praktek kayu di SMK Kupang dalam memahami landasan kependidikan, dalam merancang pembelajaran, dalam melaksanakan pembelajaran, dalam mengevaluasi hasil belajar, dalam mengembangkan keilmuan secara berkelanjutan, dan menguasai subtansi keilmuan. Karenanya untuk meningkatkan mutu pendidikan dibutuhkan adanya kemampuan guru, oleh karena itu pembinaan profesional guru perlu dilakukan secara terus menerus melalui berbagai bentuk kegiatan salah satu bentuk kegiatan tersebut terutama dalam pelaksanaan proses pembelajaran sampai dimana kemampuan dalam melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu khususnya para guru SMK yang mendidik para siswanya untuk dipersiapkan bekerja disamping bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dalam bentuk praktek. Populasi penelitian adalah 50 guru SMK negeri 2 Kota Kupang dengan menggunakan sampel total yaitu semua guru. Rancangan penelitian adalah deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner setelah melalui uji validitas dan reliabilitas, pengolahan data menggunakan deskriptif evaluatif. Target luaran dalam penelitian ini adalah kompetensi bagi guru SMK negeri 2 Kupang secara profesional dapat 1) memahami landasan kependidikan, 2) merancang pembelajaran, 3) melaksanakan pembelajaran, 4) mengevaluasi hasil belajar, 5) mengembangkan keilmuan secara berkelanjutan,6) menguasai subtansi keilmuan dalam bidang konstruksi kayu.
HUBUNGAN KESIAPAN BELAJAR, LAMA PEMBELAJARAN, KESESUAIAN TEMPAT DAN PARTISIPASI DU/DI DENGAN HASIL PRAKERIN PESERTA DIDIK KOMPETENSI KEAHLIAN TKJ DI SMK KOTA BATU Nidhom, Ahmad Mursyidun; K.H., Ahmad Sonhadji; Sudjimat, Dwi Agus
INVOTEC Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v11i1.4832

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan serta sumbangan efektif kesiapan belajar, lama pembelajaran, kesesuain tempat dengan hasil prakerin peserta didik kompetensi keahlian TKJ di SMK Kota Batu. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 48 peserta didik yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah dokumentasi nilai hasil prakerin dan angket. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi ganda dan regresi ganda. Hasil uji hipotesis keempat variabel menghasilkan nilai Sig (p) = 0,000 (kesiapan belajar), 0,013 (lama pembelajaran) dan 0,000 (kesesuain tempat) dan 0,000 (partisipasi DU/DI) sehingga H0 diterima. Jadi, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kesiapan prakerin, variabel lama proses prakerin, variabel kesesuain tempat prakerin dan variabel partisipasi DU/DI dengan hasil prakerin peserta didik kompetensi keahlian TKJ di SMK Kota Batu pada taraf signifikansi 5%. Hasil uji regresi ganda diperoleh nilai Sig (p) = 0,000 0,05, sehingga H0 diterima. Jadi, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kesiapan prakerin, lama proses prakerin, kesesuain tempat prakerin dan partisipasi DU/DI secara bersama-sama dengan hasil prakerin peserta didik kompetensi keahlian TKJ di SMK Kota Batu pada taraf signifikansi 5%. Sumbangan efektif keempat variabel adalah 58%, sedangkan 42% sisanya dari faktor lain yang
PENGARUH BENTUK PENILAIAN FORMATIF DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN ADAPTIF TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN Parsa, I Made
INVOTEC Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v11i1.4839

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk penilaian formatif dan hasil belajar mata pelajaran adaptif, terhadap hasil belajar praktik Kewirausahaan siswa SMK Negeri di Kota Kupang NTT, tahun ajaran 2011/2012. Penelitian menggunakan metode eksperimen desain ANAVA treatment by level 2x2. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1). Terdapat perbedaan hasil belaj ar praktik Kewirausahaan, antara siswa yang diberikan penilaian formatif dalam bentuk obyektif dengan bentuk esai, (2). Terdapat pengaruh interaksi bentuk penilaian formatif dan hasil belaj ar mata pelajaran adaptif terhadap hasil belajar praktik Kewirausahaan, (3). Hasil belajar praktik Kewirausahaan siswa yang memiliki hasil belajar mata pelajaran adaptif tinggi dan diberikan penilaian formatif bentuk obyektif tidak lebih rendah dibandingkan dengan yang diberikan bentuk esai, dan (4). Hasil belajar praktik Kewirausahaan siswa yang memiliki hasil belajar mata pelajaran adaptif tinggi dan diberikan penilaian formatif bentuk obyektif lebih tinggi dibandingkan dengan yang diberikan bentuk esai. Untuk meningkatkan kualitas hasil belajar praktik Kewirausahaan diharapkan para guru dapat melakukan penilaian formatif bervariasi.
PENERAPAN SELF REGULATED LEARNING BERBASIS INTERNET UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Ana, Ana; Achdiani, Yani
INVOTEC Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v11i1.4835

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa pada perkul iahan PTK melalui penerapan self regulated learning (SRL) berbasis internet. Secara khusus, target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah memperoleh data peningkatan kemandirian belajar mahasiswa dengan aspek-aspek kemandirian belajar yang di kembangkan meliputi aspek Independency, Self-management, Desire for learning, dan Problem-solving melalui penerapan SRL berbasis internet. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan desain pretest -postest satu kelompok atau one-group pretest -postest design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 35 orang mahasiswa Prodi PKK FPTK UPI yang menempuh matakuliah Kajian PTK. Hasil uji peningkatan (gain) menemukan bahwa kemandirian belajar mahasiswa dalam mata kuliah Kajian PTK melalui pendekatan SRL berbasis internet mengalami peningkatan. Aspek independency merupakan aspek yang mengalami peningkatan (gain) dengan kategori tinggi (0,7). Aspek yang lainnya yaitu self management, desire for learning dan problem solving masih perlu ditingkatkan.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PRODUKTIF DI SMK Ekawatiningsih, Prihastuti
INVOTEC Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v11i1.4840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian berbasis kompetensi ditinjau dari aspek kognitif, afektif dan psikomotor yang diperlukan dalam pembelajaran mata pelaj aran produktif di SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, tes, observasi dan diskusi kalangan terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran menyiapkan layanan makanan dan minuman, antara lain: menjelaskan definisi tata hidang dalam lingkup yang lebih luas, menjelaskan personalia food and beverage service, menjelaskan tujuan penerapan pengetahuan menu tata hidang dalam praktek, siswa memahami pengertian perlengkapan tata hidang, dapat menyiapkan area restoran untuk lingkup tertentu; , menerapkan pelayanan makanan dan minuman sesuai dengan jenis pelayanan dan mengenal jenis­jenis minuman di restoran. Bentuk instrumen aspek kognitif yang dikembangkan berupa tes obyektif pilihan ganda, disusun berdasarkan kisi-kisi penulisan soal dengan indikator masing-masing dari kompetensi maupun sub kompetensi berjumlah 75 butir soal yang valid dan reliable. Bentuk instrumen aspek afektif dinilai berdasarkan kedisiplinan, tanggung j awab, kreatifitas, percaya diri dan mampu bekerjasama dalam kelompok. Bentuk instrumen aspek psikomotor dinilai berdasarkan lembar observasi yang dikembangkan untuk kompetensi utama seorang waiter, manager, cook, kasir dan stewardes dalam pelayanan makanan dan minuman.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL, PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF Suprapto, Edy
INVOTEC Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v11i1.4836

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menguji perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kontekstual dan pembelajaran langsung, (2) menguji perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa dengan motivasi berprestasi tinggi dan siswa dengan motivasi berprestasi rendah, dan (3) menguji ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar kognitif. Penelitian ini menggunakan model rancangan nonequivalent control group design dengan rancangan faktorial 2x2. Subjek penelitian adalah siswa SMK Negeri 2 Kupang, kelas X TKR yang memprogram pelajaran sepeda motor semester ganjil tahun 2013/2014. Subjek penelitian tidak ditentukan secara random tapi secara intact group, yaitu kelas X TKR 1 (38 siswa) sebagai kelas eksperimen (pembelajaran kontekstual) dan kelas X TKR 2 (39 siswa) sebagai kelas kontrol (pembelajaran langsung). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan ANOVA (Analysis of Variance) yang didasarkan pada taraf signifikansi 5%. Dari hasil penelitian disimpulkan: (1) penggunaan model pembelajaran kontekstual lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar kognitif, (2) ada perbedaan hasil belajar kognitif yang signifikan antara siswa dengan motivasi berprestasi tinggi dan siswa dengan motivasi berprestasi rendah, dan (3) tidak ada interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi pada hasil belajar kognitif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7