cover
Contact Name
Almubarak
Contact Email
almubarak_kimia@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
quantum@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Gedung Laboratorium PMIPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Brigjen. H. Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains
ISSN : 20867328     EISSN : 25500716     DOI : https://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Science, Education,
Quantum is the Journal of Innovation Science Education, published by the Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lambung Mangkurat. The journal is published twice a year in April and October, contains articles in the form of a review, the results of complete research or critical analysis study of Science and Education Science (Chemistry, Biology, Physics, and Applied Science)
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2019): April 2019" : 10 Documents clear
ISOLASI DAN PENENTUAN INDEKSHIDROLISIS BAKTERI AMILOLITIK DARI TANAH SEDIMENT MANGROVE DI WONOREJO, SURABAYA Aliyah Siti Sundari; Ni Nyoman Purwani; Anita Kurniati
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.5879

Abstract

Mangrove sediment is a habitat for various bacteria, one of them is amylolytic bacteria which has the potential to produce amylase enzyme. Amylase enzyme has many benefits in industry, textiles and medical. The mangrove ecosystem area has special soil characteristics, which have the opportunity to have microorganism diversity, one of which is the mangrove ecosystem in the Wonorejo region, Surabaya. This study aims to obtain potential amylolytic bacteria from potential amylolytic isolates derived from mangrove sediment. Soil bacteria were isolated in Starch media for 2% agar and tested with Lugol’s Iodine reagents to measure their amylolytic index. Character isolates observed included colony morphology, Gram staining, and motility. Of the 27 isolates found there were 3 isolates with the highest index values in their activity, namely isolates A.7, A.27 and A.64. Characterization results showed that isolates A.7 and A.64 were Gram negative bacteria, and isolates A.27 were Gram positive bacteria. And the motility results for the three isolates were negative, with the results of a positive catalase test.
PENGARUH PEER ASSESSMENT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA TINGKAT AKHIR PENDIDIKAN KIMIA : DITINJAU BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL DALAM TRAINING PRA-INSTRUMENT Herlina Apriani
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.4798

Abstract

Instrumen soal yang baik dan kreatif sangat menentukan hasil penelitian dan evaluasi pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran kimia. Training pra-instrument memberikan bekal keterampilan kepada calon guru kimia untuk membuat soal instrumen yang baik dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer assessment terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa tingkat akhir pendidikan kimia ditinjau berdasarkan kemampuan awal dalam training pra-instrument. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester tujuh Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjary tahun akademik 2017/2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasy eksperimental research). Desain yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest-Postest Design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa soal tes kemampuan awal dan angket penilaian kemampuan berpikir kreatif. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon berbantuan SPSS setelah dilakukan uji homogenitas dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peer assessment terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa tingkat akhir pendidikan kimia yang ditinjau berdasarkan kemampuan awal dalam training pra-instrument.
MODEL PEMBELAJARAN CORE BERBANTUAN MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI STOIKIOMETRI Endah Savitri; Parham Saadi; Leny Leny
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.5944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi bahwa: (1) kemampuan berpikir kreatif peserta didik dapat dipengaruhi oleh model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping (2) peserta didik memberikan respon sangat baik terhadap model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping pada materi stoikiometri. Metode penelitian kali ini adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan non-equivalent group design. Populasi yaitu seluruh peserta didik MAN 3 Banjarmasin. Sampel penelitian sebanyak 66 peserta didik, yaitu kelas X MIA 2 sebanyak 35 peserta didik dan 31 peserta didik di kelas X MIA 3. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan non tes berupa angket respon. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Penelitian menunjukkan hasil bahwa: (1) model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen (2) peserta didik memberikan respon positif pada model pembelajaran CORE berbantuan mind mapping untuk materi stoikiometri.
ANALISIS KEBUTUHAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS BUDAYA SUKU ASMAT (Studi Kasus pada MA Annajah Yamra Merauke) Henie Poerwandar Asmaningrum; Okto Irianto; Kamariah Kamariah
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.5358

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan perangkat pembelajaran kimia tingkat SMA yang berbasis budaya Suku Asmat. Bentuk penelitian ini adalah deskripsif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Sumber data terdiri atas informan, tempat (peristiwa), dan dokumen. Teknik atau metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Wawancara, (2) Observasi langsung, (3) Studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  1) telah diidentifikasi sebanyak 3 kompetensi dasar kimia yang strategis diajarkan secara terintegrasi dengan perangkat pembelajaran berbasis budaya Suku Asmat; 2) telah diidentifikasi sebanyak 3 konsep kimia yang strategis diajarkan secara terintegrasi dengan perangkat pembelajaran berbasis budaya Suku Asmat yaitu mewarnai tubuh saat upacara adat – asam basa – praktikum, makanan olahan dari sagu – koloid – ular tangga, dan tas tradisional “noken” – karbohidrat - LKS; dan 3) sekolah menghadapi beberapa kendala dan hambatan untuk melaksanakan pembelajaran kimia berbasis budaya Suku Asmat. Kesimpulannya pengembangan perangkat pembelajaran berbasis budaya Suku Asmat sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran kimia.
STUDI KASUS IDENTIFIKASI GAYA BELAJAR DAN MULTIPLE INTELLIGENCES MAHASISWA BARU CALON GURU KIMIA Siti Patimah; Arif Sholahuddin; Ikhwan Khairu Sadiqin
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.5945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar dan kecerdasan ganda mahasiswa baru program studi pendidikan kimia ULM. Jenis penelitian adalah survei. Adapun aspek yang diteliti adalah gaya belajar dan kecerdasan ganda. Teknik pengambilan data dengan purposive sampling. Populasi penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan kimia dengan sampel berjumlah 38 orang. Instrumen yang digunakan adalah instrumen angket gaya  belajar. Adapun hasil penelitian antara lain  mahasiswa program studi pendidikan kimia memiliki kecenderungan gaya belajar audiotorial dibandingkan gaya belajar visual dan gaya belajar kinestetik. Hasil yang diperoleh dari penelitian itu adalah audiotorial sebesar 35 poin, gaya belajar visual sebesar poin, dan gaya belajar kinestetik sebesar 33 poin. Mahasiswa program studi pendidikan kimia juga memiliki kecenderungan pada dominasi kecerdasan ganda pada kecerdasan linguistik. Hasil yang diperoleh yaitu sebesar 52,63% kecerdasan linguistik dan 47,36% kecerdasan logis-matematis. Penyebabnya karena lingkungan belajar mahasiswa sehari-hari terampil berinteraksi sosial, aktif menyampaikan pendapat.
PEMBELAJARAN ASAM BASA MENGGUNAKAN LKS BERBASIS LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Miokti Yessi; I Nyoman Sudyana; Abdul Hadjranul Fatah
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.5687

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi asam basa menggunakan LKS berbasis learning cycle 7E. Penelitian ini ialah penelitian kuasi eksperimen menggunakan One group Pretest-Postest Only. Subjek penelitian sebanyak 57 orang siswa di salah satu SMA di Kota Palangka Raya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu memberikan tes kepada siswa sebelum pembelajaran (pre-test) dan setelah pembelajaran (post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi LKS berbasis learning cycle 7E dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dan keterampilan berpikir kritis pada materi asam basa dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,61. Konsep yang paling dikuasai siswa adalah tentang konsep hubungan tetapan kesetimbangan asam dan basa (Ka/Kb) terhadap kekuatan asam basa dengan rata-rata N-Gain 0,86 dan konsep yang kurang dikuasai adalah konsep pH dalam kehidupan sehari-hari dengan rata-rata N-gain sebesar 0,49. Indikator keterampilan berpikir kritis yang paling dikuasai adalah interpretasi sebesar dengan N-Gain 0,80 dengan kriteria tinggi, sedangkan keterampilan berpikir kritis yang kurang dikuasai adalah analisis dengan N-Gain sebesar 0,65 dengan kriteria sedang. Siswa memberikan tanggapan yang baik terhadap pembelajaran menggunakan LKS berbasis learning cycle 7E, karena LKS mengaitkan kejadian yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
STUDI KOMPARASI KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI PRAKTIKUM DAN DEMONSTRASI BERBASIS INKUIRI TERBIMBING Fitria Rizkiana
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.6000

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan 2 metode berbeda dalam pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini menggunakan nonequivalent control group design dengan 72 orang siswa sebagai sampel. Data penelitian diperoleh dari tes keterampilan proses sains yang terdiri atas 14 soal pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan keterampilan proses sains antara siswa yang dibelajarkan dengan praktikum dan demonstrasi dalam pembelajaran inkuiri terbimbing.
MEDIA SIMULASI PhET (PHYSICS EDUCATION TECHNOLOGY) UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP ASAM BASA Bety Anitasari; Atiek Winarti; Rusmansyah Rusmansyah
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.5713

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mereduksi miskonsepsi siswa dengan menggunakan media PhET pada konsep asam basa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan secara bersiklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA SMAN 8 Banjarmasin yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi yang dialami siswa adalah penggunakan konsep Bronsted-Lowry untuk menjelaskan konsep Arrhenius, serah terima elektron adalah pernyataan dari teori Bronsted-Lowry, zat yang berperan sebagai asam akan menjadi asam konjugasi pada teori Bronnsted-Lowry, siswa menganggap kertas lakmus ikut bereaksi dengan larutan dan mempengaruhi nilai pH, siswa melihat kekuatan suatu asam berdasarkan atom hidrogen, larutan asam kuat atau basa kuat menghasilkan hanya sedikit ion H+ atau OH- yang menyebabkan nyala lampu terang, dan perubahan nilai pH larutan asam lemah menjadi basa lemah dapat meningkatkan kualitas air. Pada siklus II aktivitas guru meningkat sangat baik, aktivitas siswa meningkat sangat aktif, aspek sikap pada siklus II menjadi sangat aktif, miskonsepsi berkurang setelah pembelajaran di siklus II, dan angket respon tergolong baik terhadap pembelajaran dengan media simulasi PhET.
TERASI MADURA: KAJIAN ETNOSAINS DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENUMBUHKAN NILAI KEARIFAN LOKAL DAN KARAKTER SISWA Wiwin Puspita Hadi; Feby Permata Sari; Aris Sugiarto; Wardatul Mawaddah; Samsul Arifin
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.5877

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengetahuan masyarakat Desa Macajah Madura tentang pembuatan terasi udang rebon dan dibandingkan dengan konsep ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Macajah memiliki penegtahuan bahwa terasi berbahan rebon menghasilkan bau yang khas dan dengan kualitas terbaik. Berdasarkan hasil kajian ilmiah diperoleh bahwa proses kegiatan pembuatan terasi yang dilakukan masyarakat dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa untuk menumbuhkan nilai kearifan lokal dan karakter pada siswa
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARN ON DELIVERY (LEADER) SEBAGAI MODEL PEMBELAJARAN ALTERNATIF DAN INOVATIF UNTUK PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA Yusuf Tomy Harsoyo; Endik Deni Nugroho; Aidil Adhani
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i1.5895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Learning on Delivery (LEADER) secara tepat dan benar, mengetahui kelayakan model dan untuk mengetahui efektivitas model berdasarkan validasi ahli, tanggapan guru dan siswa, serta implementasi uji. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R & D) ADDIE yang dikembangkan oleh Dick & Carry. Tahapan model terdiri dari Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli model pembelajaran adalah 72,2% dengan kategori cukup valid. Analisis dari seorang ahli pembelajaran diperoleh 78,9% dengan kategori sangat valid. Hasil uji coba di sekolah diperoleh skor 29 dengan kategori rendah. Secara keseluruhan, skor validasi yang diperoleh adalah 81,5 yang bisa masuk kategori layak.

Page 1 of 1 | Total Record : 10