cover
Contact Name
Chairil Faif Pasani
Contact Email
chfaifp@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edu.mat@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Prodi Pendidikan Matematika Gedung FKIP ULM Banjarmasin Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 23382759     EISSN : 25979051     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education,
EDU-MAT adalah jurnal yang didirikan pada tahun 2013 di Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. EDU-MAT merupakan kumpulan artikel hasil penelitian maupun kajian dosen, peneliti, guru, maupun mahasiswa di bidang pendidikan matematika yang belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain. EDU-MAT diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat yang terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015)" : 24 Documents clear
Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi Kelompok Ropingi Ropingi
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v3i2.640

Abstract

Berdasarkan pengamatan awal di SMP Negeri 1 Kusan Hulu,  semua guru mata pelajaran jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kemampuan guru untuk memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru  dalam  memanfaatkan  lingkungan  sekolah sebagai sumber  belajar melalui diskusi kelompok. Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah terhadap guru yang ada di SMP Negeri 1 Kusan Hulu pada tahun pelajaran 2014/2015. Dari 11 orang guru yang terlibat, 2 orang guru mendapat skor dengan kategori baik sekali, 3 orang guru sudah mendapat skor dengan katagori baik, sedangkan 6 orang dengan katagori cukup. Oleh karena itu dilanjutkan dengan tindakan siklus II yang hasilnya secara umum ada peningkatan ke arah yang lebih baik yaitu 2 orang guru mendapat skor dengan kategori baik sekali, 6 orang guru sudah mendapat skor dengan katagori baik, sedangkan 3 orang dengan katagori cukup. Secara rinci perolehan nilai rata-rata peningkatan kemampuan guru memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yaitu nilai rata-rata observasi hasil kegiatan diskusi 79,00 di siklus I menjadi 85,3 di siklus II, jadi ada peningkatan rata-rata kemampuan guru sebesar 6,3. Kegiatan  penyusunan skenario  pembelajaran nilai rata-rata 79,5 di siklus I menjadi 83,2 di siklus II, jadi ada peningkatan nilai rata-rata sebesar 3,7. Kegiatan pembelajaran atau dalam proses belajar mengajar nilai rata-rata 78,2 di siklus I menjadi 82,1 di siklus II, terjadi ada peningkatan nilai rata-rata sebesar 3,9. Hal ini sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Kata kunci : kemampuan guru, lingkungan, sumber belajar, diskusi kelompok
Optimalisasi Pembelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan Snowball Throwing Maisyarah Maisyarah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v3i2.646

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia adalah  lemahnya proses pembelajaran. Hal demikian terjadi pula pada pembelajaran matematika di kelas XI IPA 3 MAN 1 Banjarmasin. Alternatif usaha yang dilakukanuntuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar, hasil belajar dan mengetahui respon siswa.  Penelitian ini dirancang menggunakan Penelitian Tindakan Kelas sebanyak 3 siklusdengan 9 kali tindakan kelas. Dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2014-2015. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, hasil tes/evaluasi, observasi dan angket.Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Peningkatan dari segi aktivitas belajar matematika siswa dapat dicermati dari aktivitas antar kelompok dan tingkat kualifikasi. Peningkatan dari segi hasil belajar siswa dapat di lihat dari nilai rata-rata, persentase ketuntasan, tingkat kualifikasi dan penghargaan kelompok kooperatif.Kualifikasi mengajar  guru terus meningkat dan respon siswa adalah sangat baik. Kata Kunci: kooperatif tipe STAD, Snowball Throwing, aktivitas, hasil, respon.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Simetri Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Warno Warno
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v3i2.639

Abstract

Pendekatan pembelajaran merupakan salah satu faktor yang sangat penting yang dapat mempengaruhi hasil belajar matematika siswa.Pemilihan pendekatan dan model pembelajaran yang tepat membantu siswa dalam menyerap materi pelajaran yang berdampak positif pada hasil belajar. Untuk mengatasi masalah rendahnya hasil belajar dan aktivitas siswa, salah satu pendekatan yang bisa diterapkan dalam pembelajaran adalah model pembelajaran CTL.Penelitian tindakan kelas ini bertujuan  untuk mengetahui kemampuan guru dalam menggunakan pendekatan CTL dan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penggunaan  pendekatan CTL.Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan CTL yang dilakukan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan.Adapun setiap siklus terdiri perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi.Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Rampa Kotabaru tahun pelajaran 2014/2015. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB yang berjumlah 28 siswa yang terdiri dari 14 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan tes. Analisis data hasil penelitian kualitatif  bersifat naratif.Teknik analisis data kualitatif dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data, terjadi peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dari 76,13% pada siklus I menjadi 92,04% pada siklus II, aktivitas siswa dalam belajar meningkat dari 74,41% pada siklus I menjadi 87,80% pada siklus II. Hasil belajar juga terjadi peningkatan  pada  siklus I ketuntasan klasikal adalah 67,86% siklus I menjadi 85,71 % pada siklus II, dengan rata-rata hasil belajar 64,82 pada siklus I dan meningkat 69,64 pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan CTL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar  siswa pada konsep simetri di  kelas VB SDN 2 Rampa Kotabaru, sehinga pendekatan ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran matematika. Kata kunci: pendekatan  CTL , aktivitas dan  hasil belajar
Studi Penyebaran dan Upaya Guru Matematika dalam Merancang dan Menggunakan Media Pembelajaran di SMPN Kabupaten Hulu Sungai Selatan Chairil Faif Pasani; Cendekia Ad Dien
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v3i2.645

Abstract

Guru memegang peran yang penting agar terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia. Peran dan tugas sebagai seorang guru ini sangat berkaitan dengan kompetensi dan profesionalisme seorang guru. Keprofesionalannya dapat dilihat dari penyebaran guru yang harus merata, sedangkan salah satu kompetensi yang harus dimiliki guru adalah merancang dan menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penyebaran guru Matematika pada SMPN Kabupaten Hulu Sungai Selatan, (2) upaya guru Matematika dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran pada SMPN Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan (3) hubungan antara kelompok SMP (kelebihan guru, kecukupan guru, dan kekurangan guru) dengan upaya guru dalam merancang dan  menggunakan media pembelajaran. Populasi pada penelitian ini adalah 25 SMPN yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Adapun sampel yang diambil secara cluster sampling ada tiga sekolah berdasarkan tiga kelompok, yaitu di SMPN 2 Kandangan (kelompok kelebihan guru), SMPN 1 Kandangan (kelompok kecukupan guru),  dan SMPN 1 Daha Utara (kelompok kekurangan guru). Jenis penelitian adalah deskriptif dengan metode penelitian kombinasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pembuatan Crosstab dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyebaran guru Matematika di 25 SMPN Kabupaten Hulu Sungai Selatan menghasilkan penyebaran yang tidak merata, (2) upaya guru Matematika dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran di ketiga sekolah yaitu SMPN 1 Kandangan dan SMPN 2 Kandangan termasuk dalam kualifikasi “sangat sesuai” dan “sesuai” dengan prinsip dan prosedur dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran oleh guru Matematika di SMPN Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Sedangkan SMPN 1 Daha Utara termasuk dalam kualifikasi “sangat sesuai” dengan prinsip dan prosedur dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran oleh guru Matematika di SMPN Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan (3) tidak ada hubungan antara kelompok SMP (kelebihan guru, kecukupan guru, dan kekurangan guru) dengan tingkat kesesuaian prinsip dan prosedur dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran oleh guru Matematika di SMPN Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kata kunci: penyebaran, merancang, menggunakan, media pembelajaran

Page 3 of 3 | Total Record : 24