cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
ISSN : 26202964     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan Novembe.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2016): Agustus" : 13 Documents clear
PROSES PEMBUATAN KASAB DI DESA GEULUMBUK KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN Puspita, Nelva .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Proses Pembuatan Kasabdi desa Geulumbuk Kecamatan  Kluet Selatan Kabupaten Aceh  Selatan”. Mengangkat tentang bagaimana proses pembuatan kasab di desa Gelumbuk Kecamatan Kluet Selatan  Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan proses pembuatan kasab di desa Gelumbuk Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah pengrajin kasab di desa GeulumbukKecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalahkasab di desa Geulumbuk Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan.Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display dan verifikasi. Alat-alat yang diperlukan untuk pembuatan kasab adalah kayu pemedangan, jarum jahit,benang jahit, pena, pentul, gunting, bantal. Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan kasab adalah kain beludru, benang emas. Proses awal yang dilakukan dalam pembuatan kasab adalah membuat pola diatas kain beludru, kemudian benang dilipat dua dan dijepit dengan jarumpentul lalu dijahit dengan benang jahit diatas pola yang telah digambarkan di atas kain beludru.
BENTUK PENYAJIAN TARI TRADISIONAL SILAT GELOMBANG DI DESA LUGU KABUPATEN SIMEULUE Januaresti, Ririn Putri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penelitian ini berjudul “Bentuk penyajian tari tradisional silat gelombang di desa Lugu Kabupaten Simeulue”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk penyajian dan makna gerak pada tari tradisional silat gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian dan makna gerak tari tradisional silat gelombang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah sanggar Safakat di desa Lugu kabupaten Simeulue. Adapun yang menjadi subjek pada penelitian ini adalah Ketua Sanggar Safakat Desa Lugu Kabupaten Simeulue, Pelatih tari silat gelombang, Para penari silat gelombang, Pemusik tari silat gelombang, Masyarakat yang terkait pada penelitian. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu bentuk penyajian dan makna gerak tari tradisional silat gelombang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari tradisional silat gelombang merupakan tarian yang dilaksanakan pada acara penyambutan tamu dan pada acara perkawinan. Tari silat gelombang memiliki empat tahapan gerak yaitu gerak salam awal, gerak awal, gerak manapuk dan gerak bersalam akhir. Keempat tahapan tersebut memiliki 26 gerak. Pola lantai pada tarian ini sangat sederhana dari awal hingga penutup menggunakan pola lantai lurus vertikal. Tata busana tarian ini dengan mengenakan busana baju kemeja berwarna hitam yang telah dimodifikasi, celana panjang berwarna hitam yang telah dimodifikasi, kain songket berwarna merah dan pengikat kepala. Tata rias yang digunakan sangat sederhana tampil dengan apa adanya. Properti yang digunakan ialah Carano atau ceranah tempat melekan sirih/ranup. Alat musik atau musik pengiring dalam tarian ini adalah kedang atau gendang yang dimainkan dengan cara dipukul dengan stik. Panggung atau pentas tari tradisional Silat Gelombang yaitu pentas arena atau yang bisa dilihat dari berbagai sisi. Terdapat makna pada tahapan gerak tari tradisional Silat Gelombang secara umum bermakna gerak simbolis dan maknawi, yang mana pada gerak tari tradisional Silat Gelombang pada tahap gerak awal salam hingga gerak manapuk tergolong gerak simbolis yang terdiri dari 23 rangkaian gerak. Sedangkan pada tahap gerak bersalam akhir tergolong gerak maknawi yang terdiri dari 3 rangkaian gerak.
TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK PERAJAH DI KABUPATEN ACEH TENGAH andika, Ghufran .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Desa Belang Mersah Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Subjek dalam penelitian ini adalah Sagara Mahardika selaku putra dari alm.AR.Moese dan Iswandi selaku murid dari alm.AR.Moese yang mengerti dalam teknik permainan alat musik perajah dan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah alat musik perajah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui dokumentasi, observasi dan wawancara. Alat musik perajah ada dua jenis, yaitu perajah alto dan perajah sopran. Dari kedua jenis alat musik perajah tersebut, memiliki kesamaan dalam teknik dalam memainkannya, yaitu dengan teknik permainan klasik dengan cara dipetik. Dalam teknik permainan klasik memiliki bagian-bagian terpenting, diantaranya: posisi jari kanan pada perajah alto, posisi jari kanan pada perajah sopran, posisi jari kiri pada perajah alto, posisi jari kiri pada perajah sopran, posisi lengan saat memainkan perajah, posisi badan, posisi duduk pada perajah alto, posisi duduk pada perajah sopran, petikan pada dawai perajah, akord dasar C mayor pada perajah, tangga nada mayor dan minor.

Page 2 of 2 | Total Record : 13