cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
ISSN : 26202964     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan Novembe.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016" : 10 Documents clear
TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK PERAJAH DI KABUPATEN ACEH TENGAH Ghufron Andika; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.262 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Desa Belang Mersah Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Subjek dalam penelitian ini adalah Sagara Mahardika selaku putra dari alm. AR. Moese dan Iswandi selaku murid dari alm. AR. Moese yang mengerti dalam teknik permainan alat musik perajah dan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah alat musik perajah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Alat musik perajah ada dua jenis, yaitu perajah alto dan perajah sopran. Dari kedua jenis alat musik perajah tersebut, memiliki kesamaan dalam teknik dalam memainkannya, yaitu dengan teknik permainan klasik dengan cara dipetik. Dalam teknik permainan klasik memiliki bagian-bagian terpenting, diantaranya: posisi jari kanan pada perajah alto, posisi jari kanan pada perajah sopran, posisi jari kiri pada perajah alto, posisi jari kiri pada perajah sopran, posisi lengan saat memainkan perajah, posisi badan, posisi duduk pada perajah alto, posisi duduk pada perajah sopran, petikan pada dawai perajah, akord dasar C mayor pada perajah, tangga nada mayor dan minor.Kata Kunci: Teknik permainan, alat musik, Perajah
PROSES PEMBUATAN KASAB DI DESA GEULUMBUK KECAMATAN KLUET SELATAN KABUPATEN ACEH SELATAN Nelva Puspita; Ismawan Ismawan; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.268 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Proses Pembuatan Kasab di desa Geulumbuk Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan”. Mengangkat tentang bagaimana proses pembuatan kasab di desa Gelumbuk Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan proses pembuatan kasab di desa Gelumbuk Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah pengrajin kasab di desa Geulumbuk Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kasab di desa Geulumbuk Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan.Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display dan verifikasi. Alat-alat yang diperlukan untuk pembuatan kasab adalah kayu pemedangan, jarum jahit, benang jahit, pena, pentul, gunting, bantal. Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan kasab adalah kain beludru, benang emas. Proses awal yang dilakukan dalam pembuatan kasab adalah membuat pola di atas kain beludru, kemudian benang dilipat dua dan dijepit dengan jarum pentul lalu dijahit dengan benang jahit di atas pola yang telah digambarkan di atas kain beludru. Kata Kunci: Seni rupa, kriya, motif, kerajinan, Kasab
PEMBELAJARAN ALAT MUSIK GORDANG SAMBILAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA MATERI MUSIK TRADISIONAL NUSANTARA DI MTsN RUKOH Harvan Juliawan; Taat Kurnita; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.692 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pembelajaran Alat Musik Gordang Sambilan dengan Menggunakan Model Teams Games Tournament pada Materi Musik Tradisional Nusantara di MTsn Rukoh” mengangkat masalah bagaimana proses pembelajaran dan hasil belajar yang menggunakan model TGT dengan yang tidak menggunakan model TGT. Penelitian ini bertujuan untuk proses dan hasil belajar pada kelas kontrol dan kelas eksperiment. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru bidang studi seni budaya dan siswa di Mtsn Rukoh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian adalah 
BENTUK DAN MOTIF NISAN PLAK-PLIENG KERAJAAN LAMURI ACEH Rajes Ikhlas Rosaguna; Ahmad Syai; Lindawati Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.474 KB)

Abstract

ABSTRAKPemilihan dalam objektifitas fisik sebuah obyek yaitu dengan bentuk dan permuakaannya seperti pada motif Nisan Plak-plieng Kerajaan Lamuri Aceh”, mengangkat masalah bagaimana bentuk dan motif pada nisan Plak-plieng kerajaan Lamuri Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan motif pada nisan Plak-plieng kerajaan Lamuri Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian berlokasi di Desa Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan ukurannya, nisan Plak-plieng dibagi dalam empat jenis yaitu nisan Plak-plieng tipe A, B, C dan D. Bentuk dari nisan tersebut ada dua yaitu bentuk balok vertikal tegak dengan ujung kepala atau atapnya berbentuk atap kuil dan bentuk balok vertikal dengan ujung kepala atau atapnya berbentuk piramid/limas segitiga. Motif hias yang terdapat pada nisan Plak-plieng tipe A yaitu motif bungoeng Seureupeu, bungoeng Awan, bungoeng Puta Taloe Dua, bungoeng Glima, bungoeng Teratai Mekar, dan bungoeng Gapeuh. Motif hias pada nisan Plak-plieng tipe B yaitu  bungoeng Seureupeu, bungoeng Glima, bungoeng Awan, bungoeng Jeumpa, bungoeng Awan Sitangkee, dan bungoeng Pua Taloe Dua. Motif pada nisan Plak-plieng tipe C yaitu motif bungoeng Seuleupo, bungoeng Awan Sitangkee, bungoeng Puta Taloe Dua dan bungoeng Sagoe. Motif hias pada nisan Plak-plieng tipe D yaitu motif bungoeng Seureupeu, bungoeng Awan Sitangkee dan bungoeng Glima. Pada nisan kecil dan besar terdapat perbedaan ukiran yaitu pada nisan besar terdapat ukiran Inskripsi (tulisan pemilik makam dan cuplikan kata-kata sastra) sedangkan pada nisan kecil hanya terdapat motif hias saja. Kata Kunci: Bentuk, motif, nisan Plak-plieng.
MEBOBO PADA ADAT PERKAWINAN SUKU KLUET DESA MALAKA KECAMATAN KLUETTENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Hasbullah Hasbullah; Ahmad Syai; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.164 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Mebobo pada Adat Perkawinan Suku Kluet di Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan” mengangkat masalah mebobo pada acara adat perkawinan di Kluet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata cara dan makna dari syair mebobo saat acara adat perkawinan di desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dan teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mebobo Pada acara adat perkawinan suku Kluet sudah dilaksanakan semenjak abad ke-13 Masehi.Mebobo dilaksanakan oleh laki-laki pemuda desa serta tokoh adat di desa tersebut, diiringi dengan syair-syair yang dilantunkan namun tidak semua lirik dalam syair memiliki makna yang jelas karena hanya sebagai hiburan dan penyemarak saja.Mebobo dilaksanakan pada malam hari.Istilah mebobo dimaksudkan pada saat mengantarkan pengantin pria kerumah pengantin wanita, sedangkan sebaliknya disebut Pagi Makan.Secara keseluruhan makna dari syair mebobo sendiri lebih kepada kata-kata nasihat dan arahan serta acara pelepasan dari sahabat-sahabat pengantin pria. Kata kunci: Mebobo, Adat, suku Kluet.
PEMBELAJARAN VOKAL DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE GITAR PRO PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER MUSIK DI SMP NEGERI 1 BANDA ACEH Reza Arismunandar; Ismawan Ismawan; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.864 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Pembelajaran Vokal dengan Menggunakan Media Software Gitar Pro pada Kegiatan Ekstrakurikuler Musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran vokal dan hambatan apa saja yang dialami siswa-siswi dalam mempelajari seni vokal dengan menggunakan software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan hambatan yang dialami siswa-siswi dalam mempelajari software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, danverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran vokal dengan menggunakan media software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler membuat peserta didik lebih mudah dalam mempelajari notasi-notasi lagu baru serta bisa menyanyikan lagu sesuai nada yang dibuat dalam software gitar pro. Kemudian peserta didik jadi lebih tertarik dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, terlihat dari kemauan peserta didik dalam mempelajari vokal pada lagu baru. Hambatan yang dialami pada pesrta didik adalah keterbatasan fasilitas, kurangnya pengetahuan dasar peserta didik tentang notasi dan ketidakhadiran peserta didik yang mengganggu proses pembelajaran.Kata Kunci: Pembelaran, vokal, software Gitar Pro
MECANANG GUNG PADA PESTA PERNIKAHAN SUKU KLUET KECAMATAN KLUET TENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Jalil Irfandi; Ismawan Ismawan; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.703 KB)

Abstract

                                                                        ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Mecanang Gung pada Pesta Pernikahan Suku Kluet Kecamatan Kluet Tengah”. Penelitian ini mengangkat masalah tentang Penyajian Mecanang Gung pada Pesta Pernikahan Suku Kluet Kecamatan Kluet Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyajian mecanang gung pada pesta pernikahan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kluet Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan penyajian mecanang gung pada pesta pernikahan suku Kluet Kecamatan Kluet Tengah melalui beberapa langkah yaitu dengan mengunjungi pesta pernikahan, mendokumentasikan data, mengamati penyajian mecanang gung yang terdiri dari pemusik, alat musik, kostum, waktu dan tempat pertunjukan serta ritme mecanang gung pada pesta pernikahan suku Kluet Kecamatan Kluet Tengah. Acara persandingan pengantin laki-laki dengan perempuan dilakukan pada siang hari di rumah pengantin laki-laki sedangkan di rumah pengantin perempuan dilakukan pada malam hari. Pertunjukan mecanang gung pada pesta pernikahan yang dilakukan di belakang rumah atau di dapur, dilaksanakan setelah mato sepat dan pada saat mangan dalung. Pelaksanaan mecanang gung pada saat mangan dalung adalah pada malam hari yang biasanya dimulai dari pukul 22.00WIB. sampai dengan selesai. Penyebutan pola permainan mecanang gung pada pesta pernikahan suku Kluet yaitu tekah, slalu dan gung sedangkan penulisan terhadap pola tersebut menggunakan simbol ₸ untuk Tekah, $ untuk Slalu dan β untuk Indung. Kata Kunci: Penyajian, Mecanang Gung, Pesta Pernikahan, Suku Kluet
PROSES PEMBUATAN RANUB KREASI PADA MASYARAKAT ACEH SAAT INTAT LINTO DAN TUENG DARA BAROE DI TANJONG SELAMAT, DARUSSALAM, ACEH BESAR Rina Muslimah; Ismawan Ismawan; Lindawati Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.788 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian berjudul “proses pembuatan ranub kreasi pada masyarakat Aceh saat intat linto dan tueng dara baroe di Tanjong Selamat, Darussalam, Aceh Besar ”mengangkat masalah Bagaimana proses dan makna bentuk ranub kreasi teungkulok teuku umar dan ranub bungong pada saat intat linto dan tueng dara baroe di Tanjong Selamat, Darussalam, Aceh Besar”. Pendekatan dengan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis secara kualitatif. Hasil dari penelitian mendeskripsikan bahwa proses pembuatan ranub kreasi Teungkulok Teuku Umar ialah menggunakan empat jenis bentuk lipatan antaranya: bentuk panjang dan meruncing segitiga (bagian depan atas teungkulok), bentuk segitiga (bagian samping Teungkulok), bentuk serong segitiga (bagian belakang Teungkulok) dan bentuk susunan yang disusun rapi yang ditusuk dengan cengkeh (bagian bawah Teungkulok) dan keempat motif tersebut kemudian dikreasikan di atas batang pisang yang sudah dibentuk seperti topi Aceh/Teungkulok yang biasanya dibawakan pada upacara intat linto. Sedangkan Proses membuat ranub kreasi bungong  menggunakan tiga bentuk lipatan yaitu bentuk yang dirangkai dengan kawat bunga dan bentuk segi tiga yang kemudian dijahit dengan menggunakan benang dan jarum diatas kardus bekas yang sudah dibentuk menyerupai daun. Kedua bentuk lipatan ini sama seperti proses membuat Teungkulok, sedangkan bentuk ke tiga ialah daun sirih ditusuk rapi dengan kawat, kemudian dikreasikan di atas batang pisang yang sudah dibentuk tiga tingkatan lalu dikreasikan berbentuk bunga yang disebut ranub kreasi bungong yang biasa dibawakan pada upacara tueng dara baro. Makna ranub kreasi Teungkulok Teuku Umar ialah simbol pemimpin atau raja bermakna gagah, berani dan memiliki jiwa kepemimpinan, guna tujuan pria dalam berumah tangga yaitu mampu memimpin sebuah keluarga. Sedangkan ranub bungong ialah bunga yang bermakana anak dara atau gadis yang akan dipersuntingkan. Kata kunci: Proses, ranub kreasi, perkawinan Adat Aceh.
TEKNIK DASAR BERMAIN GITAR ELEKTRIK DI SEKOLAH MUSIK PRODIGY CONSERVATORY OF MUSIC DI KOTA BANDA ACEH Eko Ardian; Ahmad Syai; Tengku Hartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.406 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Teknik Dasar Bermain Gitar Elektrik di Sekolah Prodigy Conservatory of Music Kota Banda Aceh”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana teknik dasar gitar elektrik yang diajarkan pengajar di sekolah musik prodigy conservatory of music. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik-teknik dasar bermain gitar elektrik pada sekolah musik Prodigy Conservatory of Music Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan tahap-tahap untuk mengetahui hasil dari proses pembelajaran teknik dasar gitar elektrik di Sekolah musik prodigy conservatory of music, dasar bermain gitar elektrik, pengenalan gitar elektrik melakukan dasar bermain gitar elektrik pengenalan gitar elektrik melakukan dasar penjarian strumming, picking, menggunakan pick gitar elektrik, fingering jari kiri serta melakukan teknik gitar elektrik teknik Slide, hammer on, teknik pull of dan tapping.Kata kunci: teknik dasar, bermain gitar elektrik, sekolah musik Prodigy Conservatory of Music
MAKNA DAN NILAI SYAIR TRADISI PEUAYÔN ANEUK DI GAMPÔNG LHOK DALAM DUSUN PEUTUA CUT KECAMATAN PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR Mirza Fahmi; Ismawan Ismawan; Cut Zuriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.668 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Makna dan Nilai Syair Peuayôn Aneuk di Gampong Lhok Dalam Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan makna dan nilai syair peuayôn aneuk di gampong Lhok Dalam. Penelitian ini dilakukan di gampong Lhok Dalam Kecamatan Peureulak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan (men-display), dan verifikasi data. Hasil penelitian ini  menunjukkan makna dan nilai syair peuayôn aneuk di gampong Lhok Dalam melalui beberapa langkah yaitu dengan mengunjungi rumah masyarakat, mendokumentasikan data, mengamati penyajian peuayôn aneuk yang memiliki makna tersurat dan tersirat. Makna tersurat yakni adanya pengakuan tentang keesaan Allah, seruan berbuat kebajikan terutama kepada Allah, kepada kedua orang tua, serta bersyukur atas apa yang telah dikaruniakan oleh Allah SWT sedangkan makna tersirat adalah kewajiban bersyahadat dua kalimat syahadat, menuruti nesahat orang tua dan mensyukuri yang telah ditetapkan oleh Allah, pengakuan adanya hari penghakiman di akhirat, Jika tidak dapat kita ucapkan melalui lidah maka kita wajib menyebut nama Allah di dalam hati dan makna yang menganjurkan supaya anak cepatlah tidur, sebab ibu akan melakukan shalat untuk menyembah Allah dan jika kelak anak telah dewasa maka diwajibkan juga kepadanya untuk menyembah Allah subhanahuwata`ala. Selanjutnya nilai yang terkandung adalah nilai pendidikan, nilai agama, nilai seni dan nilai solidaritas.Kata Kunci: Makna dan nilai, Syair, peuayôn aneuk di gampong Lhok Dalam Kecamatan    Peureulak

Page 1 of 1 | Total Record : 10