cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling
ISSN : 26150344     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling terutama hasil dari penelitian yang mereka lakukan. Jurnal berfokus pada semua aspek psikologis yang mempengaruhi pelajar dan semua teknik bantuan psikologis yang dapat diberikan untuk menolong mereka mencapai kesuksesan dalam belajar.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018" : 11 Documents clear
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dalam Mereduksi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa Abdul Haris; Qurrata A'yuna; Dahliana Abd
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.78 KB)

Abstract

ABSTRAKAbdul Haris. 2017. Efektifitas Layanan Konseling Kelompok Dalam Mereduksi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa di SMAN 1 Ingin Jaya. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1) Dra. Dahliana Abd, M.Pd, Kons (2) Qurrata ‘Ayuna, S.Pd, M.Pd, Kons Kata kunci: Perilaku Prokrastinasi Akademik SiswaPenelitian ini berjudul “Efektifitas layanan konseling kelompok dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa di SMAN 1 Ingin Jaya”. Dimana yang menjadi latar belakang masalah dalam penelitian ini masih banyak siswa yang belum bisa mengelola waktu belajar dengan baik, terlambat mengumpulkan tugas dan belajar di saat ujian akan dekat atau belajar sistem kebut semalam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas layanan konseling kelompok dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa.Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) dengan pendekatan mixed methods yaitu menggabungkan dua pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian di SMAN 1 Ingin Jaya dengan jumlah sampel 8 siswa. Tekhnik pengumpulan data adalah angket dengan bentuk skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yaitu dengan analisis persentase. Layanan bimbingan konseling yang dilakukan adalah konseling kelompok. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Hasil penelitian pada siklus satu rata-rata 76,3 dan berada pada kategori sedang dan pada siklus ke dua berada pada kategori rendah dan rata-rata 63,5. Kesimpulan dari penelitian ini adalah layanan konseling kelompok dapat dijadikan salah satu alternatif dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa. 
Strategi Kepala Sekolah Dalam Membantu Guru BK Mengimplimentasikan Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sma Kota Banda Aceh khalilurrahman khalilurrahman; Syaiful Bahri; Nurbaity Bustamam
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.751 KB)

Abstract

ABSTRAK Kata Kunci: Strategi Kepala Sekolah, Mengimplimentasikan Layanan BK Di Sekolah. Kepala sekolah memiliki peranan penting dalam upaya mengembangkan kegiatan bimbingan konseling di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam membantu guru BK  mengimplimentasikan layanan BK di SMA Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 12 orang kepala sekolah dalam Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara. Berdasarkn hasil temuan di lapangan dapat dikatakan bahwa Kepala sekolah sangat berperan dalam membantu guru BK untuk menjalankan program BK di sekolah, Hasil penelitian menenjuk kan bahwa kepala sekolah sangat berperan dalam menjalankan program bimbingan konseling di sekolah dan dimana guru bimbingan konseling lebih aktif lagi dalam menjalankan tugasnya supaya siswa di sekolah tersebut mendapatkan pelayanan bimbingan konseling, Kepala sekolah juga berperan dalam membantu guru BK dalam mengatasi hambatan yang dihadapi oleh guru BK dalam mengimplementasikan layanan BK di sekolah dengan cara mengkoordinir  segenap kegiatan yang diprogramkan dan berlangsung di sekolah, menyediakan prasarana, tenaga, dan berbagai kemudahan bagi terlaksananya pelayanan BK  yang efektif dan efisien. 
Kepribadian Guru BK dan Hubungannya dengan Minat Siawa Mengikuti Layanan Konseling Individual Rahima Ayu; Nurhasanah Nurhasanah; Dahliana Dahliana
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.1 KB)

Abstract

This research is entitled "BK Teacher's Personality and Its Relationship with Students' Interest in Following Individual Counseling Services in Banda Aceh State Middle School 17". This study aims to find out the description of the BK teacher's personality and the description of interest of students of Banda Aceh Middle School 17 to solve the problem through individual counseling services and the relationship between the two variables in class VIII students totaling 230 people. The sample is 146 students. This type of research is descriptive correlational with a quantitative approach and uses data collection techniques through questionnaires. The results of the descriptive analysis of the data show that the BK personality teacher's picture is in the high category. This can be seen from the large number of students in the high category, namely 114 people with a percentage of 78%. The description of students' interest in individual counseling services is at a high level. This is evidenced by the number of frequency of student answers as many as 82 people and a percentage of 56.2%. Based on the results of the study there is a relationship between the personality of the counselor with the students' interest in solving the problem through individual counseling services with a value of rcount rtable that is 0.684 0.1625 at alpha 0.05. That is, the personality of the BK teacher is positively and strongly related to students' interest in solving the problem through individual counseling services, so the Ha hypothesis is accepted. In other words, the higher or better the personality of the BK teacher, the higher the students' interest in solving the problem through individual counseling services Keywords: BK Teacher Personality, Student Interest,  Individual Counseling Service ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Kepribadian Guru BK dan Hubungannya dengan Minat Siswa Mengikuti Layanan Konseling Individual pada SMP Negeri 17 Banda Aceh”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepribadian guru BK dan gambaran minat siswa SMP Negeri 17 Banda Aceh menyelesaikan masalahnya melalui layanan konseling individual serta hubungan antara kedua variabel tersebut pada siswa kelas VIII yang berjumlah 230 orang. Adapun yang menjadi sampel yaitu 146 siswa.Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui angket.Hasil analisis deskriptif data menunjukkan bahwa gambaran kepribadian guru BK berada pada kategori tinggi.Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah siswa pada kategori tinggi yaitu 114 orang dengan persentase sebesar 78%.Gambaran minat siswa terhadap layanan konseling individual berada pada taraf tinggi.Hal itu dibuktikan dengan jumlah frekuensi jawaban siswa sebanyak 82 orang dan persentase sebesar 56,2%. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan antara kepribadian guru BK dengan minat siswa menyelesaikan masalahnya melalui layanan konseling individual dengan nilai rhitungrtabel yaitu 0,684 0,1625 pada alpha 0,05. Artinya, kepribadian guru BK berhubungan secara positif dan kuat dengan minat siswa menyelesaikan masalahnya melalui layanan konseling individual, sehingga hipotesis Ha diterima. Dengan kata lain, semakin tinggi atau baik kepribadian guru BK, maka semakin tinggi pula minat siswa menyelesaikan masalahnya melalui layanan konseling individual. Kata kunci:Kepribadian Guru BK, Minat Siswa, Layanan Konseling Individual
PROFIL KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BK SEKOTA BANDA ACEH Khajar Ebta Pratama; Martunis Yahya; Qurrata A'yuna
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.89 KB)

Abstract

The purpose of this research to find out the profile description of guidance and counseling's teacher at Senior High School of Banda Aceh City, the profile of professional competence in guidance and counseling's teacher and efforts to improve their professional competence. This research uses descriptive quantitative approach with survey method. The population in this research was all teachers of guidance and counseling at Senior High School of Banda Aceh City that are 31 teachers. The data collection was done by using questionnaire. The results revealed that: the profile of guidance and counseling's teacher at Senior High School of Banda Aceh City is largely are guidance and counseling graduates. A small portion isn't from guidance and counseling base such as Religious Education, General Education, Education Administration and Psychology. Most of them have passed the certification. Most of teachers have professional competence in middle category. The efforts by teacher of guidance and counseling to improve their professional competence was by mastering the material, structure, concept and mindset of scientific which support tasks as teacher of guidance of counseling/counselor; developing material in providing services of guidance and counseling to students creatively; master the competency standards and basic competence in the field of development; developing professionalism in a sustainable manner by taking reflective action; utilize the technology of information and communication for communicate and self development; add a references of books to expand the knowledge and master the material by taking material from various sources such as the internet, journals, magazines, newspapers and others.Keywords: Profile, Professional Competence, Teacher of Guidance and CounselingABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil guru BK SMA Negeri Kota Banda Aceh berkaitan dengan kompetensi profesionalnya dan usaha untuk meningkatkan kompetensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru BK SMA Negeri se-Kota Banda Aceh yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: guru BK SMA Negeri Kota Banda Aceh sebagian besar berasal dari lulusan jurusan/prodi BK. Sebagian kecil dari non BK seperti Pendidikan Agama, Pendidikan Umum, Administrasi Pendidikan dan Psikologi. Sebagian besar mereka telah lulus sertifikasi. Adapun kompetensi profesional mereka sebagian besar berada pada kategori sedang. Usaha yang dilakukan oleh guru BK untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya antara lain yaitu berupaya menguasai materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung tugas sebagai guru BK/konselor; mengembangkan materi dalam pemberian layanan BK kepada siswa secara kreatif; menguasai standar kompetensi dan kompotensi dasar bidang pengembangan yang diampu; mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif; memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri; menambah referensi buku untuk memperluas pengetahuan dan menguasai  materi  dengan  mengambil  bahan  dari berbagai sumber seperti internet, jurnal, majalah, koran dan lain-lain.Kata Kunci: Profil, Kompetensi Profesional, Guru BK 
Hubungan antara Keharmonisan Keluarga dengan Kestabilan Emosi Remaja Sas Idiarni; Said Nurdin; Abu Bakar
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSas Idiarni, Hubungan antara Keharmonisan Keluarga dengan Kestabilan EmosiRemaja (Suatu Penelitian pada Siswa SMA Negeri 6 Banda Aceh). Skripsi,Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1) Drs. Said Nurdin, M.Si., (2) Drs. Abu Bakar, M.Si. Kata kunci: Hubungan-Keharmonisan Keluarga-Kestabilan Emosi Remaja Untuk menciptakan keluarga yang harmonis, peran dan fungsi orang tuasangat menentukan. Keluarga yang tidak bahagia atau tidak harmonis mengakibatkankecenderungan anak yang tidak stabil emosinya semakin tinggi. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui gambaran keharmonisan keluarga, kestabilan emosiserta hubungan antara keduanya pada remaja SMA Negeri 6 Banda Aceh. Populasipenelitian ini adalah sebanyak 168 siswa kelas XI. Sedangkan sampel sebanyak 118siswa. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatifdan menggunakan teknik pengumpulan data melalui angket. Hasil analisis deskriptifdata menunjukkan bahwa gambaran keharmonisan keluarga berada pada kategorisedang. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah remaja pada kategori sedang yaitu 83orang dengan persentase sebesar 70%. Gambaran kestabilan emosi remaja beradapada taraf sedang. Hal itu dibuktikan dengan jumlah frekuensi jawaban remajasebanyak 99 orang dan persentase sebesar 84%. Berdasarkan hasil penelitian terdapathubungan antara keharmonisan keluarga dengan kestabilan emosi remaja SMANegeri 6 Banda Aceh dengan nilai rhitung rtabel yaitu 0,407 0,176 pada alpha 0,05.Artinya, keharmonisan keluarga berhubungan secara positif dan signifikan dengankestabilan emosi remaja, sehingga hipotesis Ha diterima. Dengan kata lain, semakinpositif dan signifikan keharmonisan keluarga, maka semakin stabil pula emosiremaja.
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR OLEH GURU BK DI SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH Sutriska Hendra Yoga; . Nurhasanah; Nazir Basyir
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The importance of tutoring services because in reality there are many students who have difficulty learning. Therefore, BK teachers play an important role in providing guidance services. This study aims to determine the implementation of tutoring services and constraints faced by BK BK Banda Aceh City teachers. This study uses a qualitative approach. The subjects of this study were 4 BK teachers. The object of research is the implementation of tutoring services. Data collection is done using interviews. The results of the study showed that the implementation of tutoring services by high school BK Banda Aceh teachers was relatively good. The implementation includes the development of good learning attitudes and habits, fostering the discipline of independent and group learning, developing mastery of material in high school learning programs, developing understanding and utilization of physical, social and cultural conditions and orientation to learning in higher education. In general there are obstacles in the implementation of tutoring services by BK teachers, namely the lack of care or response of students and the difficulties or lack of material material. Keywords: Implementation, Tutoring Services, Counselors ABSTRAK Pentingnya layanan bimbingan belajar karena dalam realitanya banyak ditemui peserta didik yang mengalami kesulitan dalam belajar. Oleh karena itu, guru BK berperan penting dalam memberikan layanan bimbingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan belajar dan kendala yang dihadapi oleh guru BK SMA Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 4 orang guru BK. Objek penelitian adalah pelaksanaan layanan bimbingan belajar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan belajar oleh guru BK SMA Kota Banda Aceh relatif berjalan baik. Pelaksanaannya meliputi pengembangan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, menumbuhkan disiplin belajar mandiri dan berkelompok, mengembangkan penguasaan materi program belajar di SMA, mengembangkan pemahaman dan pemanfaatan kondisi fisik, sosial dan budaya serta orientasi belajar di perguruan tinggi. Secara umum terdapat kendala dalam pelaksanaan layanan bimbingan belajar oleh guru BK, yakni kurangnya kepedulian atau respon siswa dan kesulitan atau kekurangan bahan materinya.  Kata Kunci: Pelaksanaan, Layanan Bimbingan Belajar, Guru BK
Regulasi Diri Dalam Belajar Pada Siswa SMA Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Syarifah Risna Maulina; Nurbaity Bustamam; . Nurhasanah
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study, entitled "self regulated Learning On high school students in terms of Perception Toward Parenting parents" aims to find out students ' perceptions towards parenting adopted by parents in the family and to know the differences in self-regulated learning high school students in terms of perceptions of parenting parents. This research using quantitative methods. The population of the research was 100 students of Class XI of SMAN 3 Unggul Sigli  with a sample of 80 research students who obtained through the technique of sampling simple random sampling. The measurement tool used in this research is the Parental Authority Questionnaire (PAQ) to measure the parenting and the Motivated Strategies for Learning Questionnaaire (MSLQ) to measure self regulated learning. The results showed that students with authoritarian parenting perceptions of 32.5%, students with permissive parenting perceptions by 10% and the students democratic parenting perceptions of 48.75%. Further data were analyzed using Chi Square statistical techniques. From the results of the analysis of research data, retrieved the value of the Chi Square calculating of 4,810 with significance level 0.05 and df = (2-1) (6-1) = 5 retrieved the value of the chi square table of 10. Then 10 then the differences 4,810 don't significantly, meaning that Ho and Ha accepted rejected. From these results it can be concluded that there is no self regulation perbedan in the study of perception toward parenting parents.Keyword: self regulated learning, parenting, senior high school studentsABSTRAKPenelitian berjudul “Regulasi Diri dalam Belajar Pada Siswa SMA Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua” ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pola asuh yang diterapkan oleh orang tua di dalam keluarga dan untuk mengetahui perbedaan regulasi diri dalam belajar siswa SMA ditinjau dari persepsi pola asuh orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah 100 siswa kelas XI SMAN 3 Unggul Sigli dengan sampel penelitian sebanyak 80 siswa yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel simple random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Parental Authority Questionnaire (PAQ) untuk mengukur pola asuh dan Motivated Strategies for Learning Questionnaaire (MSLQ) untuk mengukur regulasi diri dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan persepsi pola asuh otoriter sebesar 32.5%, siswa dengan persepsi pola asuh permisif sebesar 10% dan siswa dengan persepsi pola asuh demokratis sebesar 48.75%. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik Chi Square. Dari hasil analisis data penelitian, diperoleh nilai Chi Square hitung sebesar 4.810 dengan level significance 0.05 dan df =(2-1)(6-1) = 5 diperoleh nilai chi square tabel sebesar 11.07. Maka 4.810 11.07 maka perbedaan tidak signifikan, artinya  Ho diterima dan Ha ditolak. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedan regulasi diri dalam belajar ditinjau dari persepsi terhadap pola asuh orang tua.Kata kunci : regulasi diri dalam belajar, pola asuh, siswa SMA
HUBUNGAN FUNGSI SOSIALISASI KELUARGA DENGAN KEPRIBADIAN SEHAT SISWA MAN ACEH BESAR . Masyitah; Said Nurdin; Dahliana Abdullah
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Socialization functions that run in the family would have the goal to be achieved, namely see to it that their children have a good attitude and behavior that reflect a healthy personality. This study seeks to describe the relationship between the function of the family socialization with students healthy personality MAN Aceh Besar. This study aims to determine the existence of a significant relationship between family socialization function with healthy personality of students. The population drawn from all students of class XI consisting of two schools, namely MAN and MAN Darussalam Sibreh totaling 312 students, which is expected to represent the entire MAN in Aceh Besar. Sampling technique was simple random sampling using the slovin formula in order to obtain a sample of 223 students. This type of research is quantitative with descriptive and correlational. The data collection was done by questionnaire. Those items which are responded by respondents consisted of four answer categories. The data were processed and analyzed by computer using SPSS. The research result shows that the function of the family socialization in MAN Aceh Besar generally in middle category. Data analysis technique used in the study to be missed formulation of the problem 1 and 2 is a descriptive analysis of the percentage, whereas for rumusanmasalah number 3 using product moment correlation test. The results of correlation coefficient analysis showed that there is a positive and significant relationship between family socialization function with a healthy personality of students is r = 0433 and sig = 0.000. Meaning that this hypothesis is accepted, that there was a relationship between family socialization function with healthy personality of students. Thus, the better the function of the family socialization of the personality of students will also be healthier. Some suggestions are recommended.Keywords: Socialization Function Family, Healthy Personality ABSTRAKFungsi sosialisasi yang dijalankan dalam keluarga tentu memiliki tujuan yang ingin dicapai, yaitu mengusahakan agar anak-anaknya memiliki sikap dan perilaku yang baik yang mencerminkan kepribadiannya yang sehat. Penelitian ini berupaya mendeskripsikan hubungan antara fungsi sosialisasi keluarga dengan kepribadian sehat siswa MAN Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan yang signifikan antara fungsi sosialisasi keluarga dengan kepribadian sehat siswa. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas XI yang terdiri dari dua sekolah yaitu MAN Sibreh dan MAN Darussalam yang berjumlah 312 siswa, yang diharapkan dapat mewakili seluruh MAN di Aceh Besar. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin sehingga diperolehsampel 223 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dan korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket. Butir-butir soal yang direspon oleh responden terdiri dari jawaban empat kategori. Data hasil penelitian diolah dan dianalisis dengan bantuan komputer menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menggambarkan bahwa fungsi sosialisasi keluarga di MAN Aceh Besar umumnya berada pada kategori sedang. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian agar terjawab rumusan masalah 1 dan 2 adalah analisis deskriptif persentase, sedangkan untuk rumusanmasalah nomor 3 menggunakan uji korelasi product moment. Hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara fungsi sosialisasi keluarga  dengankepribadian sehat siswa yaitu r = 0.433 dan sig = 0.000. Artinya hipotesis dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan sedang antara fungsi sosialisasi keluarga dengan kepribadian sehat siswa. Dengan demikian semakin baik fungsi sosialisasi keluarga maka kepribadian siswa juga akan lebih sehat. Beberapa saran direkomendasikan.
Pengaruh Self Esteem Terhadap Perilaku Prososial Siswa SMP N 18 Banda Aceh Yanti Sri Wahyuni; syaiful Bahri; Muhammad Husen
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sri Wahyuni, Yanti. 2017. Pengaruh Self Esteem Terhadap Prilaku Prososial Pada Siswa Remaja di SMP Negeri 18 Banda Aceh. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.            Pembimbing : (1)   Drs. Syaiful Bahri, M.Pd   (2) Drs.M.Husen, M.Pd Kata Kunci: Self Esteem, Perilaku Prososial Perilaku prososial adalah tindakan sukarela yang dimaksudkan untuk memberikan keuntungan pada individu atau sekelompok individu, meliputi aspek altruism (suka rela), compliant (permintaan), emotional (emosi), public (umum), anonymous (tanpa diketahui) dan dire (situasi darurat). Self esteem adalah penilaian atau evaluasi secara positif dan negatif terhadap dirinya sendiri, meliputi dimensi successes (keberhasilan), values (nilai-nilai), aspirations (aspirasi-aspirasi), defenses (pertahanan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self esteem, perilaku prososial dan pengaruh yang signifikan self esteem terhadap perilaku prososial pada siswa SMP Negeri 18 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-postfacto. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP N 18 Banda Aceh sedangkan pengambilan sampel dalam menggunakan teknik stratified sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas dan uji regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengaruh self esteem (X), terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial siswa (Y) hal ini ditunjukkan dari hasil uji F, dimana Fhitung  Ftabel (35.622 0,1381), maka hasil tersebut dinyatakan memiliki dampak yang signifikan. Jadi hipotesis yang mengatakan bahwa variabel self esteem memiliki pengaruh terhadap perilaku prososial siswa dapat diterima dan terbukti benar. Adanya pengaruh self esteem terhadap perilaku prososial pada siswa SMP N 18 Banda Aceh diperoleh dari nilai R-square (R²) sebesar 146. Artinya variabel independen yang terdiri variabel self esteem memberikan kontribusi sumbangan sebesar 14 % terhadap perilaku prososial pada siswa.
PERBANDINGAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU BK ANTARA LULUSAN PENDIDIKAN BK DENGAN NON BK Riska Amelisa; Abu Bakar; Fajriani Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKRiska Amelisa. 2017. Perbandingan Kompetensi Kepribadian Guru BK antara Lulusan Pendidikan BK dengan Non BK. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Drs. Abu Bakar, M.Si, (2) Fajriani, S.Pd., M.Ed  Kata kunci : Kompetensi Kepribadian Guru BK            Kompetensi Kepribadian merupakan suatu kemampuan yang berhubungan dengan personal seseorang. Kompetensi personal ini mencakup kemampuan-kemampuan pribadi yang berkenaan dengan pemahaman diri, penerimaan diri, pengarahan diri, dan perwujudan diri yang harus dimiliki oleh seorang guru BK di sekolah agar mampu menjadi pribadi yang bersifat membimbing. Tujuan penelitian ini ialah untuk membandingkan kompetensi kepribadian guru BK yang berlatar belakang pendidikan BK dengan yang berlatar belakang pendidikan non BK yang bertugas di SMA Negeri kota Banda Aceh. Adapun sekolah yang menjadi tempat penelitian yaitu sekolah yang memiliki kedua katagori guru BK tersebut yaitu SMAN 2, SMAN 3, SMAN 5 dan SMAN 8 Banda Aceh. Subjek penelitiannya terdiri dari dua kategori yaitu guru BK yang berlatar belakang pendidikan BK yang berjumlah 7 orang, dan guru BK yang berlatar belakang pendidikan non BK berjumlah 6 orang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara yang kemudian dijabarkan dengan penjelasan dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan yang mana guru BK yang memiliki latar belakang lulusan pendidikan BK lebih unggul dalam kompetensi kepribadian yang berkenaan dengan pemahaman diri, penerimaan diri, pengarahan diri dan perwujudan diri yang baik, dari pada guru BK yang latar belakang Lulusan Pendidikan Non BK.

Page 1 of 2 | Total Record : 11