cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JIM FKP Unsyiah terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017): April 2017" : 13 Documents clear
Variasi Periode Penyinaran (Fotoperiod) Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Peres (Osteochilus kappeni) Fahrum Nisak; Sayyid Afdhal El-Rahimi; Iwan Hasri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.278 KB)

Abstract

This research aimed to determine the effect of photoperiod on the growth and survival rate of peresfish larvae (Osteochilus kappeni). The research was conducted at technical implementation unit of fish breeding center Lukup Badak, Pegasing district, Aceh Tengah on August until September 2016. The method used was Completely Randomized Design (CRD) consisted of five treatments and three replications. The treatments were A (control), B (15 L : 9 D), C (18 L : 6 D), D (21 L : 3 D), and E (24 L : 0 D) using Light Emitting Diode (LED) lamp. The result of ANOVA test showed that the variation of photoperiod gave significant effect on the length growth,weight growth, specific growth rate, long diversity coefficient, and survival rate of peres fish larvae. The Duncan test showed that the best treatment was found at treatment D (21 L : 3 D) with a mean value of length growth was 1,4 cm, weight growth was 0,07 g, specific growth rate was 0,30%/hari, long diversity coefficient was 1,83%, and survival rate was 89,33%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fotoperiod terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan peres (Osteochilus kappeni).Penelitian bertempat di Unit Pelaksanaan Teknis Balai Benih Ikan Lukup Badak Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah pada bulan Agustus sampai September 2016.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah A (tanpa perlakuan), B (15 T : 9 G), C (18 T : 6 G), D (21 T : 3 G), dan E (24 T : 0 G) dengan menggunakan lampu Light Emitting Diode (LED). Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi periode penyinaran pada larva ikan peres berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik, koefisien keragaman panjang, dan kelangsungan hidup. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa perlakuan terbaik ditemukan pada perlakuan D (21 T : 3 G) dengan nilai rata-rata pertumbuhan panjang 1,4 cm, pertumbuhan berat 0,07 gram, laju pertumbuhan spesifik 0,30%/hari, koefisien keragaman panjang 1,83%, dan kelangsungan hidup 89,33%.
Analisis Logam Pb, Mn, Cu dan Cd Pada Sedimen di Pelabuhan Jetty Meulaboh, Aceh Barat Desi Warni; Sofyatuddin Karina; Nurfadillah Nurfadillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.979 KB)

Abstract

The presence of heavy metals in sediments can be a pollutant when its consentration passes the thresshold on the standart quality. The objective of the study was to evaluate heary metal consentration in sediment on Jetty port Meulaboh. Sampels of marine sediment were analyzed at Laboratory of BARISTAND by AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Analysis of heavy metals were conducted in the laboratory include Lead (Pb), Mangan (Mn), Copper (Cu) and Cadmium (Cd). Results of laboratory analysis indicatea that Cd was not detected at three Stations, lead (Pb) consentration at Station 1 112,76 mg/kg and Cu at Station 3 288,7 mg/kg were identified passed the thresshold on the standart quality. While, Mn consentration were identified at 3 Stations passed the thresshold based on the standart quality of Australian and New Zealand Environment and Conservation Council (ANZECC, 2000).Keberadaan logam berat pada sedimen dapat menjadi polutan apabila kandungannya melebihi ambang batas yang ditentukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kandungan logam berat pada sedimen di Pelabuhan Jetty Meulaboh. Sampel sedimen di analisis menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) di BARISTAND. Analisis logam berat yang dilakukan di laboratorium meliputi timbal (Pb), mangan (Mn), tembaga (Cu) dan cadmium (Cd).  Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa Cd tidak terdeteksi pada sedimen di tiga Stasiun pengamatan. Logam Pb pada Stasiun 1 sebesar 112,76 mg/kg dan logam Cu pada Stasiun 3 sebesar 288,7 mg/kg telah melewati ambang batas baku mutu. Sementara Logam Mn pada 3 Stasiun pengamatan telah melewati baku mutu yang ditetapkan oleh Australian and New Zealand Environment and Conservation Council (ANZECC, 2000). 
Induksi Hormon Pregnant Mare Serumgonadotropin (Pmsg) Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Pematangan Gonad Ikan Peres (Osteochilus kappeni) Romy Darliansyah; Sayyid Afdhal El-Rahimi; Iwan Hasri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.978 KB)

Abstract

The aimed of this research was to analyze the dosage of PMSG+AD hormone on spawning processofperes (Osteochilus kappeni). This research was conducted in BBI Lukup Badak, Aceh Tengah from July to September 2016. The method used was Completely Randomized Design (CRD) with 4 levels of treatment and three replications: 0 ml/kg, 0.2 ml/kg, 0,4ml/kg, and 0.6 ml/kg body weight. The result of ANOVA test showed that different dosage of PMSG+AD hormone gave significant effect on the weight of parents, relative weight, gonad maturation index, eggs diameter, relative eggs diameter, and fecundity. The result of Duncan test showed that the best dosage was found at 0,4 ml/kg, but this treatment was not significantly different with the dosage of 0,6 ml/kg.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dosis hormon PMSG+AD yang terbaik untuk pemijahan ikan peres(Osteochilus kappeni). Penelitian ini dilakukan di BBI Lukup Badak,  Aceh Tengah dari Juli sampai September 2016. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu: 0ml/kg, 0,2 ml/kg, 0,4 ml/kg, dan 0,6 ml/kg berat badan. Hasil uji ANOVA menunjukan bahwa perlakuan dosis PMSG+AD yang berbeda pada ikan peres berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot induk, pertambahan bobot relatif, indeks kematangan gonad, diameter telur diameter telur relatif, fekunditas. Sedangkan hasil uji lanjut Duncan menunjukan bahwa dosis terbaik dijumpai pada perlakuan 0,4 ml/kg berat badan. Namun, perlakuan ini tidak berbeda nyata dengan dosis 0,6 ml/kg.

Page 2 of 2 | Total Record : 13