Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI"
:
13 Documents
clear
PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA POKOK BAHASAN DINAMIKA POPULASI PADA HEWAN ANTARA KELAS PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DENGAN KELAS KONVENSIONAL DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UMB
Rahmi Sikumbang
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.411 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.115
Penelitian yang menggunakan metode Quasi Eksperimen ini bertujuan untuk perbedaan kemampuan berpikir kritis mahasiswa padapokok bahasan dinamika populasi pada hewan antara kelas PBL (Problem Based Learning) dengan kelas konvensional, dan mengatahui deskripsi indikator dari kemampuan berpikir kritis mahasiswa padapokok bahasan dinamika populasi pada hewan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMB. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi semester VI pada tahun akademik 2011/2012. Penguasaan kemampuan berpikir kritis diukur dengan menggunakan tes uraian materi dinamika populasi pada hewan sebanyak lima soal, masing-masing mengukur ketercapaian lima indikator kemampuan berpikir kritis.Analisis data menggunaka uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas PBL berbeda signifikan pada kemampuan berpikir kritis di bandingkan dengan kelas konvensional dan menggunakan uji-t juga penelitian menunjukkan bahwa dari lima indikator kemampuan berpikir kritis pada indikator melakukan deduksi dan induksi dan melakukan evaluasi tersebut berbeda signifikan dibandingkan dengan indikator yang lain. Kemampuan berpikir kritis yang berbeda signifikan pemilikannya pada mahasiswa yang belajar dengan menggunakan model PBL adalah kemampuan melakukan deduksi dan induksi, serta melakukan evaluasi.Model pembelajaran PBLlebih cocok digunakan pada kemampuan berpikir kritis mahasiswa dan model PBL juga cocok digunakan pada matakuliah yang mempunyai karakteristik yang sama denganpokok bahasan dinamika populasi pada hewan.
PENINGKATAN PENYESUAIAN SOSIAL SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK
Ahmad Yanizon
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (786.95 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.120
Low social adjustment of students who can hinder the development of adolescents, including social relationships with peers. Group counseling can be used to improve the social adjustment of students. This study aimed to reveal students' social adjustment through group counseling services. An experimental pretest and posttest control group design was used to test whether the guidance of a group can better improve the social adjustment of students. Two groups of students selected from a purposive sample of MAN 1 Curup and MAN 1 Kepahiang. Each group consisted of 10 students. Guidance for the experimental group performed in six sessions. Data the social adjustment of pretest-posttest gathered through. The findings of this study were: (1) there are significant differences between pre-test and post test experimental group on social adjustment. (2) there was no difference in pre-and post-test control group students on social adjustment. (3) there are significant differences in social adjustment between the experimental and control groups. Based on these findings, it can be concluded that students' social adjustment can be enhanced through the guidance of the group.
PENERAPAN KONSEP ERGONOMI DALAM DESIGN KURSI DAN MEJA BELAJAR YANG BERGUNA BAGI MAHASISWA
Susanti, Endang
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (696.675 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.143
Meja dan kursi adalah salah satu fasilitas kerja yang biasanya digunakan dalam suatu kegiatan belajar. Meja dan kursi yang beredar dipasaran dirasakan tidak nyaman. Ketidaknyamanan pada saat belajar yang disebabkan oleh ukuran meja dan kursi yang akhirnya menimbulkan kelelahan pada anggota tubuh bahkan rasa sakit dibeberapa tubuh. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa bagian-bagian tubuh yang sering mengalami keluhan (pegal atau sakit) pada anggota tubuhnya antara lain : punggung, leher dan mata lelah. Karena adanya keluhan-keluhan ini, maka diusulkan suatu rancangan meja dan kursi belajar yang memberikan kenyamanan pada saat belajar.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA SMA NEGERI I GUNUNG TALANG
Yulia, Desma
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.457 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.116
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan kemampuan siswa yang diajar menggunakana media interaktif dengan siswa yang mendapat pembelajaran dengan tanpa media interaktif terhadap hasil belajar sejarah; (2) perbedaan hasil belajar siswa dengan motivasi tinggi yang diajar dengan menggunakan media interaktif dan media noninteraktif; (3) perbedaan hasil belajar siswa dengan motivasi rendah yang diajar dengan menggunakan media interaktif dan noninteraktif; (4) Interaksi antara media pembelajaran dengan motivasi belajar sejarahsiswa pada materi pokok Perkembangan Negara-Negara Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia siswa SMA Negeri I Gunung Talang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa IPS kelas XI SMA Negeri I Gunung Talang. Pengambilan sampel dilakukan dengan model random kelompok, dan didapatkan kelas XI IPS III sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk variabel hasil belajar sejarah dan angket motivasi untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media interaktif efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Sejarah.
PERANAN MOTIVASI DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA DOSEN DI KOTA BATAM
Mira Yona
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.871 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.139
Dunia pendidikan semakin lama semakin maju, mengikuti perkembangan teknologi, dimana dalam menghadapi perkembangan teknologi ini memerlukan sumber daya manusia yang handal dan professional sebagai tenaga pendidik. Dosen adalah salah satu tenaga penpendidik yang mempunyai peran penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, yaitu siswa yang mendapatkan pengajaran tentang ilmu yang semakin lama semakin berkembang. Peranan pemerintah juga dituntut untuk lebih aktif lagi dalam menyikapi permasalahan keterbatasan Tenaga pengajar di universitas yang ada di kota batam.
ADOPSI MERUPAKAN SOLUSI BAGI ANAK JALANAN DALAM PRESPEKTIF HAM
Alwan Hadiyanto
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (696.661 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.121
Protection and prosperity of children rights have been included in various existing law and regulations. However, the numbers of children that can not go to school still increase since the shortcoming of financial and facilities for school education in many areas Indonesia. Therefore, it’s important to know whether the problems of children who loss their chance for education is a political strategy to grow urban society environment to get the attention of a group of life of middle society towards impecunious society remaining urban, adoption of is a solution for public road children to overcome the needs of education chance in perspective of human rights.
REFORMASI BIROKRASI GUNA MENGEFEKTIFKAN KINERJA PEMERINTAH DI INDONESIA
Yustinus Farid Setyobudi
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.849 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.149
Sejak lahir sampai sekarang, kita tidak bisa lepas dari apa yang namanya birokrasi. Kita lahir langsung berhadapan dengan birokrasi di dinas catatan sipil dan kependudukan. Apalagi sekarang, hampir tiap hari kita berhadapan dengan birokrasi, misalnya jika kita ingin mengurus KTP, Paspor, atau SIM yang sering dilakukan masyarakat pada umumnya, kita langsung dihadapkan pada birokrasi, mulai dari kelurahan, kecamatan, kabupaten maupun di kepolisian di tingkat Polres (Kabupaten).Birokrasi merupakan sebuah konsekuensi logis yang harus diterima dari hipotesis bahwa negara mempunyai tujuan yang mulia yaitu untuk mensejahterakan rakyatnya. Untuk itu negara harus terlibat langsung dalam memproduksi barang dan jasa publik yang diperlukan oleh rakyatnya. Berkenaan dengan upaya pelayanan dan mewujudkan kesejahteraan rakyat, birokrasi publik memberikan andil yang besar. Barang dan jasa publik hendaknya dapat dikelola secara efisien dan efektif, dan hal tersebut merupakan tanggung jawab birokrasi.Peran pemerintah yang strategis, akan banyak ditopang oleh bagaimana birokrasi mampu melaksanakan tugas dan fungsinya. Salah satu tantangan besar yang dihadapi birokrasi adalah bagaimana dapat melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien, dikarenakan selama ini birokrasi identik dengan segala macam bentuk patologi yang dideritanya.
AN ANALYSIS OF APOLOGY USED BY THE FIRST SEMESTER OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS OF UNRIKA
Sri Sugiharti
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (222.928 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.117
This study focuses on the apology used by the English Department Students of unrika, Batam. Te sample can be taken 10 %-15%. So, in this study the writer takes 10 % of the total population. So, the number of sample is 16 students as the respondents of this study .The use of “excuse” is most often used in saying when they come late 56,25%, then use of “sorry” is most frequently used when the respondents do not come to campus. The use of sorry is most often used when the respondents do not assigment75 %. So, the use of “sorry” is the most frequently used in saying of apology
POTRET TENAGA KERJA KOTA BATAM
Ade Parlaungan Nasution
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.069 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.122
Ditengah ramainya argumen-argumen kuantitatif dalam konteks Free Trade Zone, yang kebanyakan berkisar masalah pertumbuhan ekonomi, tingkat investasi, penyerapan tenaga kerja, PDRB dan indikator-indikator statistik lainnya, ada baiknya kita sedikit memberi perhatian terhadap masalah kualitatif yang selama ini belum pernah tersentuh yaitu mengenai permasalahan tenaga kerja di Kota Batam.Meskipun Kota Batam diposisikan sebagai kawasan Industri dan Investasi dengan keunggulan bersaing dalam hal letak strategis dan tenaga kerja murah, namun ada baiknya permasalahan kualitas tenaga kerja mulai dipikirkan dari sekarang. Jika ini dibiarkan, ini akan menjadi suatu paradoks dalam era Free Trade Zone. Disatu sisi tingkat pertumbuhan ekonomi, industri dan investasi meningkat pesat namun disisi lain tenaga kerja lokal terpuruk dan tidak mampu bersaing secara kualitas dengan pekerja asing. Namun secara psikologis, kebijakan untuk meningkatkan kualitas pekerja akan menghadapi suatu tembok besar. Dan tembok itu bernama ancaman hengkangnya investor asing. Karena baik secara langsung ataupun tidak langsung, upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal pasti terkait dengan cost yag dikeluarkan oleh perusahaan investor
ANTAGONISME BAKTERI BACILLUS SP DAN PSEUDOMONAS SP TERHADAP BAKTERI VIBRIO PARAHAEMOLITYCUS PATOGEN PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON FAB).
Ramses Firdaus
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1020.864 KB)
|
DOI: 10.33373/dms.v2i2.118
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antagonism bakteri Bacillus sp dan Pseudomonas sp terhadap Vibrio Parahaemolyticus secara in vitro. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Uji antagonism dilakukan dengan dua metode yaitu uji gores silang (streaking method) dan uji dalam mikrokosom.Bakteri Bacillus sp dan Pseudomonas sp diisolasi dari produk Super NB (produksi Marindo Lab, Surabaya) sedangkan Vibrio Parahaemolyticus diperoleh dalam bentuk isolate murni yang didatangkan dari Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Jepara yang diisolasi dari udang windu yang terserang penyakit vibriosis. Perlakuan yang diberikan dalam mikrokosom adalah Bacillus sp (kontrol), sedangkan konsentrasi awal V. Parahaemolyticus pada masing-masing perlakuan adalah 104 sel/ml. hal yang sama juga dilakukan pada Pseudomonas sp.Hasil uji antagonis Bacillus sp dan Pseudomonas sp pada gores silang tidak memberikan hambatan yang berarti terhadap pertumbuhan V. Parahaemolyticus (tidak terlihat zona hambat yang jelas). Pada antagonism dalam mikrokosom Bacillus sp dan Pseudomonas sp mampu menghambat V. Parahaemolyticus secara nyata. Dari hasil uji signifikan (uji-t) semua perlakuan pada antagonism Bacillus sp dan Pseudomonas sp terhadap V. Parahaemolyticus menunjukkan hasil yang berbeda nyata dengan control. Pada penelitian ini perlakuan Bacillus sp dan Pseudomonas sp 106 sel/ml memberikan daya hambat paling besar terhadap V.parahaemolyticus (berbeda sangat nyata dengan Bacillus sp dan Pseudomonas sp 102 dan 104 sel/ml) pada tingkat kepercayaan 99% (α = 0,01).