cover
Contact Name
Sri Langgeng Ratnasari
Contact Email
dsarisucahyo@yahoo.com
Phone
+62778-392752
Journal Mail Official
dimensijurnal2012@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pahlawan No,99 Batuaji Batam - Kepulauan Riau Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI" : 12 Documents clear
ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA ASISTEN APOTEKER DI RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM Rizky, Aznedra
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.061 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja, dengan mengukur pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kepuasan kerja. Apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan dari gaya kepemimpinan yang dikumpulkan secara metode koesioner, yaitu multi factor leadership questioner (MLQ) untuk mengukur persepsi kepuasan kerja. Populasi penelitian ini adalah asisten apoteker di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam. Jumlah sampel sebanyak 80 orang  responden yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Metode analisis adalah kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif yang dilakukan dengan menggunakan uji regrsi berganda dengan uji hipotesis yang ditetapkan pada tingkat 5%.            Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh persamaan regresi sebagai berikut : Y = 55,111 - 0,051 X1 - 0,098 X2 + 0,936 X3 dari persamaan tersebut diketahui gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan transaksional mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan besar pengaruh yang berbeda. Kepemimpinan transformasional mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap kepuasan kerja dibandingkan dengan kepemimpinan transaksional.
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) DAN APLIKASINYA DALAM INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA Edwin Agung Wibowo
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.674 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.81

Abstract

Customer Relationship Management (CRM) is one of the ways to maintain continuous relationship between a  company and its stakeholders as well as its shareholder. A lot of companies are using CRM to maintain its relationship with the customers. By using CRM, the companies will be able to find out their customers’ needs and wants so that emotionally they can be involved with each other. This enables them to have a two-way communication. As a result, they will have close and open business relationship which makes the customers, especially, loyal to the companies; and they will not easily change their preference to another product or brand.    
PENERAPAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN DAN DAUR ULANG LIMBAH KELAS X3 MAN 1 MODEL KOTA BENGKULU. Rahmi Sikumbang
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.628 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.105

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa dengan penerapan model PBL (problem based learning) dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa pada konsep pencemaran lingkungan dan daur ulang limbah kelas X3 MAN 1 Model kota bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana tiap siklus ada 4 komponen, yaitu: 1) perencanaan (planning), 2) tindakan (acting), 3)pengamatan (observing), 4) refleksi (reflecting). Dari hasil penelitian diperoleh yaitu pada siklus 1 didapat rata-rata skor observasi akrivitas guru 24 yang termasuk dalam kategori cukup dan rata-rata aktivitas siswa 22,5 dengan kategori cukup. Sedangkan pada siklus II rata-rata skor aktivitas guru meningkat menjadi 31 kategori baik dan rata-rata skor siswa 33,5 juga kategori baik. Rata –rata hasil belajar siswa juga meningkat pada siklus 1 yaitu 61,61 dengan 15 orang siswa yang tuntas dari 31 siswa sedangkan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,25 dengan 28 orang siswa yang tuntas dari 32 siswa. Analisis terhadap ketuntasan klasikal pada siklus 1 yaitu 51,61% sedangkan pada siklus II ketuntasan belajar meningkat menjadi 87,5%. Dari hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa proses pembeajaran biologi dengan menerapkan model PBL (probelm based learning) Dalam Upaya Peningkatan  Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Pencemaran Lingkungan Dan Daur Ulang Limbah sudah berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa.
ANALISA TROUBLE DIFFERENTIAL RELAY TERHADAP TRIP CB ( CIRCUIT BREAKER ) 150 KV TRANSFORMATOR 30 MVA PLTGU PANARAN Muhammad Irsyam
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.922 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.86

Abstract

Sistem proteksi merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam ketenagalistrikan. Sistem proteksi yang handal akan menjaga sistem kelistrikan serta menjaga alat dari kerusakan yang lebih besar akibat gangguan dalam ( internal ) dan gangguan luar ( external ). Salah satu sistem proteksi adalah relai differential transformator. Relai differential merupakan proteksi utama sebuah transformator ( main protection ). Relai differential bekerja sangat selektip dan cepat tanpa waktu jeda  ( time delay ). Relai differential bekerja pada saat ada gangguan dalam area pengamanannya yang dibatasi oleh transformator arus dan tidak boleh bekerja pada saat ada gangguan luar. Oleh karena itu pemasangan relai differential harus benar dan sesuai dengan standar ketenagalistrikan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA (STUDI PADA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN PADA UNIVERSITAS DI BATAM Salesti, Jayana
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.284 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel kebebasan bekerja, kejelasan peran, konflik kerja, rekan kerja , atasan , gaji promosi dan lingkungan kerja  terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada 219 responden yaitu tenaga pendidik dan kependidikan pada universitas yang ada di Batam. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa faktor kebebasan bekerja, kejelasan peran, konflik kerja, rekan kerja, atasan, gaji, promosi dan lingkungan kerja mampu menjelaskan 51,3 % variable kepuasan kerja, dan sisanya dipengaruhi variable lain. Secara parsial ditemukan hasilnya bahwa variable kebebasan bekerja, kejelasan peran dan kondisi lingkungan kerja mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja, promosi mempunyai pengaruh signifikan negative , sedangkan variable rekan kerja, konflik kerja, dan hubungan dengan atasan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja
SISTEM SIARAN DIGITAL VIDEO BROADCASTING TERESTRIAL 2 (DVB-T2) DI SCTV BATAM Toni Kusuma Wijaya
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.285 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.82

Abstract

Populernya teknologi Broadcast dengan transmisi Digital menggeser  teknologi transmisi analog. Teknologi broadcast digital membutuhkan  bandwidth yang lebih lebar , memiliki fleksibilitas yang tinggi. Siaran televisi digital menyajikan gambar dan suara yang jauh lebih stabil dan resolusi lebih tajam, ini dimungkinkan oleh penggunaan sistem Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang mampu mengatasi efek lintas jamak (multipath), sehingga televisi digital menawarkan kualitas gambar yang sama dengan kualitas DVD (Digital Versatile/Video Disc), dan kualitas suara pun mampu mencapai kualitas CD (Compact Disk). Bagaimana penggunaan frekuensi pada sistem penyiaran digital dapat diefisienkan ? Jawabannya terletak pada penggunaan teknologi OFDM sebagai teknik modulasi. Dengan OFDM, frekuensi dengan lebar bandwidth tertentu dibagi-bagi menjadi sejumlah subcarrier sehingga memungkinkan sejumlah program dapat dikirimkan melalui sebuah frekuensi carrier. Proses siaran televisi digital yang menggunakan standar Digital Video Broadcasting Terestrial 2 (DVB-T2) di Stasiun Transmisi SCTV Batam dimulai dari penerimaan dengan parabola yang diteruskan ke Integrated Receiver Decoder (IRD) yang mana ini adalah dalam satu blok diagram yaitu Television Receiver Only (TVRO). Output dari IRD masuk ke input Multiplexer ( MUX ) dan output Mux menuju sistem DVB T2 itu sendiri dan outputnya langsung diinputkan ke transmitter  untuk dipancarkan.  Dengan TV digital, satu frekuensi dapat digunakan untuk 6-8 siaran yang berbeda. Dengan keunggulan ini, keterbatasan jumlah kanal dalam spektrum frekuensi siaran dapat diatasi dan memungkinkan munculnya stasiun-stasiun televisi baru yang lebih banyak .
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII DI SMP HANG KASTURI BATAM TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Dahrul Aman Harahap
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.315 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.87

Abstract

Penelitian yang dilakukan di SMP Hang Kasturi Batam dari bulan April sampai Bulan Juni Tahun 2014 bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pokok Bahasan Struktur Tumbuhan Kelas VIII di SMP Hang Kasturi Batam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan populasi seluruh siswa kelas VIII dimana sampel penelitian yaitu kelas VIIIC sebagai kelas kontrol dan kelas VIIB sebagai kelas eksperimen dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana (Simple random Sampling) Data penelitian adalah hasil belajar Siswa kelas VIII yang mengikuti proses pembelajaran sistem dalam kehidupan tumbuhan. Adapun yang menjadi variabel bebas adalah (X) yaitu pemberian model Team Assisted Individualization dan varibel (Y) yaitu hasil belajar siswa. Data penelitian diperoleh menggunakan tes hasil belajar berupa tes objektif pilihan ganda yang dilaksanakan setelah keseluruhan proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriftif dan teknik statistik inferensial. Analisis deskriptif dilakukan untuk menyajikan data setiap kelompok perlakuan dengan uji t (t-test) pada taraf signifikansi α = 0.05. maka di dapat thitung 3.299 ttabel 2.002yang berarti hipotesis yang dikemukakan diterima yaitu model Team Asssted Individualization berpengaruh nyata terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VIII SMP Hang Kasturi Batam pada pembelajaran struktur tumbuhan. 
STRUKTUR DAN FISIOGNOMI VEGETASI MANGROVE DI REMPANG CATE KOTA BATAM Efendi, Yarsi
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1400.324 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.102

Abstract

Structure and physiognomy of mangrove strongly influenced by the zonation that occurred in the area of mangroves growth. The differences of zona growth will effect  to differences in the structure and composition of vegetation. There are three zones in the mangrove area, which is caused by the difference of flooding which also resulted in the difference to the salinity. The differences of growth zone will performed to the type vegetation performance (Physiognomy).  This study is aims to prove the mangrove’s physiognomy that taken in the coastal area of Rempang Cate  Batam, on March 2014 to June 2014. This study was a survey with data collection using a vertical transect plots 100 m. Based on the research that has been done obtained difference vegetation physiognomy stands for every level of growth in each zone growth. Proximally found 13 species of mangroves in 8 families. The results of the analysis of the vegetation on the trees growth level are, Ceriops decandra have the greatest significance important value 167.55% on sapling (juvenille ) level is dominated by Rhizophora apiculata 120%, and seedling growth level dominated by Rhizophora apiculata  186.80%.
ASPEK HUKUM PERLINDUNGAN VARIETAS TANAMAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 29 TAHUN 2000 TENTANG PERLINDUNGAN VARIETAS TANAMAN Maileni, Dwi Afni
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.811 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.83

Abstract

Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman  disusun sebagai upaya pemenuhan kewajiban internasional Indonesia, dan bertujuan untuk menciptakan serta meningkatkan minat perorangan maupun badan hukum untuk melakukan kegiatan pemuliaan tanaman dalam rangka menghasilkan varietas unggul baru. Namun, hingga saat ini masih terdapat beberapa ketentuan yang tidak diatur dalam Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman. Hal ini menciptakan peluang terjadinya multitafsir dan ketidakpastian hukum dalam pelaksanaannya.Proses untuk mendapatkan hak perlindungan terhadap varietas tanaman menurut Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman, maka berkas permohonan hak PVT hanya dapat diajukan untuk satu varietas tanaman dimana diajukan oleh pemulia, orang atau badan hukum yang mempekerjakan pemulia atau yang memesan varietas dari pemulia, ahli waris dan konsultan PVT. Untuk permohonan hak PVT yang diajukan oleh pihak pemohon yang tidak bertempat tinggal atau berkedudukan tetap di wilayah Indonesia harus diwakilkan melalui konsultan PVT di Indonesia selaku kuasa. Selain permohonan biasa, dapat juga dilakukan permohonan hak PVT dengan menggunakan hak prioritas. Bagi para pemilik atau pemegang hak PVT akan mendapatkan perlindungan hukum yang mengakibatkan apabila terjadi pelanggaran terhadap hak yang mereka miliki maka para pemilik atau pemegang hak PVT tersebut dapat menuntut melalui jalur hukum pihak yang melakukan pelanggaran. Perlindungan hukum yang diberikan dapat diperoleh melalui gugatan perdata, dimana jika suatu hak perlindungan terhadap varietas tanaman diberikan kepada orang atau badan hukum selain orang atau badan hukum yang seharusnya berhak atas hak PVT tersebut, maka orang atau badan hukum yang berhak tersebut dapat menuntut ke Pengadilan Negeri.Pemegang hak PVT atau pemegang lisensi atau pemegang lisensi wajib berhak menuntut ganti rugi melalui Pengadilan Negeri kepada siapapun yang dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan penyalahgunaan hak perlindungan terhadap varietas tanaman yang tidak dimilikinya. Tuntutan ganti rugi yang diajukan dapat diterima apabila terbukti bahwa varietas yang digunakan adalah varietasyang telah mendapatkan perlindungan terhadap varietas tanaman (hak PVT). Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman telah memberikan perlindungan hukum terhadap hak moral dan hak ekonomi yang dimiliki oleh pemulia. Sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman, tidak ada perlindungan hak ekonomi bagipemulia. Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman masih sangat terbatas dalam memberikan perlindungan hukum terhadap hak petani (farmer’s rights)dan belum memberikan perlindungan hukum terhadap praktik-praktik tradisional petani. Penulis menyarankan agar Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman direvisi dengan memasukkan ketentuan-ketentuan yang belum terdapat sebelumnya. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin kepastian hukum, dan memberikan perlindungan hukum yang lebih baik kepada pemulia dan petani.
ANALISA PERFORMANSI SPREAD SPECTRUM IMAGE STEGANOGRAPHY (SSIS) PADA KANAL MULTIPATH RAYLEIGH FADING Wael, Chaeriah Ali
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1201.652 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.88

Abstract

Teknik SSIS menggunakan metode spread spectrum, dimana informasi yang akan disisipkan ke citra cover disebar ke dalam noise yang memiliki band frekuensi yang lebar. Noise inilah yang ditambahkan ke dalam citra cover. Sebagai antisipasi terjadi error selama proses transmisi, digunakan teknik Error Control Coding (ECC) yang terdiri dari enkoder konvolusi di transmitter dan dekoder yang menggunakan algoritma viterbi di receiver.Dari simulasi yang dilakukan, diketahui bahwa jumlah pesan maksimum yang dapat disisipkan pada citra cover dipengaruhi oleh ukuran citra cover, code rate kode konvolusi dan level kuantisasi. Pada penelitian ini, ukuran pesan maksimum yang dapat disisipkan ke citra cover sebesar 1755 Byte. Jika pesan yang disisipkan melebihi kapasitas maksimum maka akan berpengaruh pada kriteria imperceptibility citra stego yang dihasilkan. Karena ukuran teks yang disisipkan pada simulasi masih dibawah kapasitas maksimum, maka nilai MSE rata-rata citra stego yang diterima receiver cukup kecil yaitu sebesar 0.159 dB dan nilai PSNRnya cukup besar yaitu sebesar 56.114 dB walaupun pada kondisi SNR kanal sama dengan 10 dB. Kondisi kanal sangat berpengaruh terhadap kualitas citra stego yang dihasilkan. Semakin besar nilai SNR, kualitas citra stego pada receiver akan semakin baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026) Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025) Vol 14, No 2 (2025): JURNAL DIMENSI (JULI 2025) Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025) Vol 13, No 3 (2024): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2024) Vol 13, No 2 (2024): JURNAL DIMENSI (JULI 2024) Vol 13, No 1 (2024): JURNAL DIMENSI (MARET 2024) Vol 12, No 3 (2023): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2023) Vol 12, No 2 (2023): JURNAL DIMENSI (JULI 2023) Vol 12, No 1 (2023): JURNAL DIMENSI (MARET 2023) Vol 11, No 3 (2022): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2022) Vol 11, No 2 (2022): JURNAL DIMENSI (JULI 2022) Vol 11, No 1 (2022): JURNAL DIMENSI (MARET 2022) Vol 10, No 3 (2021): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2021) Vol 10, No 2 (2021): JURNAL DIMENSI (JULI 2021) Vol 10, No 1 (2021): JURNAL DIMENSI (MARET 2021) Vol 9, No 3 (2020): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2020) Vol 9, No 2 (2020): JURNAL DIMENSI (JULI 2020) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL DIMENSI (MARET 2020) Vol 8, No 3 (2019): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 1 (2019): JURNAL DIMENSI (MARET 2019) Vol 7, No 3 (2018): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 6, No 3 (2017): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2017) Vol 6, No 2 (2017): JURNAL DIMENSI (JULI 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No.3 2016 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No.2 2016 Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2016) Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI (JULI 2016) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016) Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No.2 2015 Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2015) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015) Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015) Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 No.1 2014 Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2014) Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014) Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI (MARET 2014) Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2013) Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013) Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013) Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2012) Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI (JULI 2012) Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012) Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI More Issue