cover
Contact Name
akhmad khalimy
Contact Email
jurnalinklusif@gmail.com
Phone
+6281312460012
Journal Mail Official
jurnalinklusif@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Inklusif: Jurnal Pengkajian Penelitian Syariah dan Ilmu Hukum
ISSN : 23032669     EISSN : 25489631     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal INKLUSIF is a journal organized by Department of Syari’ah, Post Graduate Programe Syekh Nurjati State Islamic University. It only publishes original papers (no plagiarism) of literature and field research related to the Study and Research of Economics and Islamic Law. It focuses on the theme and topic of Islamic law: Islamic Criminal Law; Islamic Civil Law; Islamic Family Law; Application of Islamic Law in Indonesia; Islamic Economics; Islamic Banking, Sharia Accounting; and Issues of Contemporary Islamic Economics.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020" : 7 Documents clear
PENGARUH RISIKO PEMBIAYAAN DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP PROFITABILITAS DI BANK BJB SYARIAH KANTOR CABANG TASIKMALAYA Dasep Mohamad Safei
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v5i2.5264

Abstract

 ABSTRACT The objective of this research was to know and analyze the influence of financing risk and operation risk to profitability in bank bjb Syariah Branch Office of Tasikmalaya either simultaneously or partially.This research used an combination research method, which is combine both qualitative and quantitative analysis method. Sample in this research is all unit of analysis residing in research area that is considered 1(one) Branch Office and 6 Sub Branch Office in bjb Syariah Tasikmalaya. Analysis data use path analysis.               The results showed that partially financing risk and operation risk had a significant positive effect on profitability. Simultaneously the risk of financing and operation risk have a significant positive effect on profitability, so the hypothesis is tested, so the hypothesis was verified. Keywords: Financing risk; Operation risk; Profitability ABSTRAKPenelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis pengaruh risiko pembiayaan dan risiko operasional terhadap profitabilitas di Bank bjb Syariah Kantor Cabang Tasikmalaya baik secara parsial maupun secara bersama-sama.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kombinasi yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh unit analisis yang berada dalam wilayah penelitian yaitu Kantor Cabang Utama (KCU) dan 6 Kantor Cabang Pembantu di wilayah bjb Syariah Tasikmalaya. Alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur.               Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial risiko pembiayaan dan risiko operasional berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan risiko pembiayaan dan risiko operasional berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, sehingga hipotesis teruji kebenarannya.  Kata Kunci: Risiko Pembiayaan; Risiko Operasional; Profitabilitas
PENGARUH PEMBERIAN MODAL PRODUKTIF DAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA DAMPAKNYA PADA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT GABUSWETAN INDRAMAYU Deyanti Akbar; Abdus Salam; Abdul Aziz
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v5i2.5553

Abstract

 ABSTRAC Development ia an effort made to create a prosperous society. Economic development is an attempt to develop economic activities aimed at generating income. With the existence of UPK DAPM through women's special savings and loans (SPP), it is expected to be able to become empowered, independent, support the family's economy and be prosperous.The method used in this study is a quantitative method with an instrument in the form of a questionnaire or questionnaire. The population in this study is the Gabuswetan Indramayu community members who carry out savings and loans for women (SPP). The sample used was 80 respondents.The conclusions of this study are (1) There is a significant positive effect between the provision of productive capital on family economic empowerment. It is important to provide productive capital for a better future change. (2) There is a significant positive effect of entrepreneurial attitudes on family economic empowerment. That with an entrepreneurial attitude that is applied through micro-scale businesses, it can utilize its income. Keywords: Productive Capital; Entrepreneurship Attitude; Family Economic Empowerment; Community Welfare. ABSTRAKPembangunan pada dasarnya suatu upaya yang dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera. Pembangunan ekonomi merupaka suatu usaha untuk mengembangkan kegiatan ekonomi yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan. Dengan adanya UPK DAPM melalui simpan pinjam khusus perempuan (SPP) diharapkan mampu untuk menjadi berdaya, mandiri, menunjang perekonomian keluarga dan dapat sejahtera.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan instrumen berupa angket atau kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat Gabuswetan Indramayu anggota yang melakukan simpan pinjam khusus perempuan (SPP). Adapun sampel yang digunakan adalah 80 responden.Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Terdapat pengaruh positif signifikan antara pemberian modal produktif terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga. Hal ini  pentingnya pemberian modal produktif untuk perubahan masa depan yang lebih baik. (2) Terdapat pengaruh positif signifikan sikap kewirausahaan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga. Bahwa dengan sikap kewirausahaan yang diaplikasikan melalui usaha berskala mikro dapat mendayagunakan pendapatannya.  Kata Kunci: Modal Produktif; Sikap Kewirausahaan; Pemberdayaan Ekonomi Keluarga; Kesejahteraan Masyarakat 
MANAJEMEN ZAKAT PASCA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2011 DI BAZNAS MAJALENGKA: POLEMIK DAN PROSPEK Karnata Kanata; Ida Rosnidah; Aan Jaelani
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v5i2.5496

Abstract

ABSTRACTManagement of zakat is regulated by law Number 23 of 2011 concerning Management of Zakat. But in its implementation, Law No. 23 of 2011 raises problems in amil zakat institutions with the provisions regarding the formation of Zakat Collecting Units (UPZ) contained in Article 16 (1) of Law no. 23 of 2011 concerning Management of Zakat. The purpose of this study was to determine the management of zakat in Baznas Majalengka Regency after Law of the Republic of Indonesia number 23 of 2011 and to find out the polemic and prospects of zakat management in Baznas of management in Baznas of Majalengka Regency after Law of the Republic of Indonesia number 23 of 2011.The research method used is a qualitative method with field research and using data collection techniques with observation, documentation, and interviews to the administrators of zakat in the Majalengka BAZNAS office. The results of the study can be concluded that all programs listed in the BAZNAS strategic plan of Majalengka Regency will be achieved in accordance with the target when there is synergy of all components involved. The existing polemic BAZNAS has not been able to maximize the potential of zakat, has not been able to easily access zakat management and does not have strong bargaining power. While the potential that exists in BAZNAS can reduce poverty and improve the welfare of the people of Majalengka Regency.Key word: Management of zakat; Law of the Republic of Indonesia number 23 of 2011; the polemic and prospects of zakatABSTRAK Manajemen zakat diatur oleh perundang-undangan Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Namun pada implementasinya, Undang-undang No. 23 Tahun 2011 menimbulkan problematika di lembaga amil zakat dengan adanya ketentuan tentang pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang terdapat dalam Pasal 16 (1) UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Manajemen zakat di Baznas Kabupaten Majalengka pasca Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2011 dan untuk mengetahui polemik serta prospek dari Manajemen zakat di Baznas Kabupaten Majalengka pasca Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan riset lapangan dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara kepada para pengurus zakat yang ada di kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semua program yang tercantum dalam rencana strategis BAZNAS Kabupaten Majalengka ini akan dapat tercapai sesuai dengan target manakala adanya sinergitas dari semua komponen yang terlibat. Polemik yang ada BAZNAS belum mampu memaksimalkan potensi zakat, belum dapat mengakses secara mudah dalam pengelolaan zakat dan tidak memiliki daya tawar yang kuat. Sedangkan potensi yang ada pada BAZNAS yaitu dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Majalengka.   Kata Kunci: Manajemen Zakat; Undang-undang Nomor 23 tahun 2011; Polemik dan Prospek
ZAKAT PRODUKTIF DALAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK : MODEL CIBEST DI BAZNAS KABUPATEN CIREBON Nurjanah Norfairuz
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v5i2.5155

Abstract

This study intends to examine changes in household income Mustahik before and after receiving productive zakat funds based on the CIBEST Model. The results showed that based on the CIBEST model the material poverty index decreased by 0.24 or 24 percent out of material poor conditions after the provision of productive zakat and guidance. Furthermore the spiritual poor index from 0.12 or 12 percent fell to 0 percent after the existence of productive zakat funds and guidance. Likewise, absolute poverty from 0.1 or 1 percent to 0 percent of households must come out of absolute poverty. And the welfare index has increased by 46 percent of zakat after zakat assistance and guidance and managed to enter into the welfare category.
ANALISIS PENGHAPUSAN HUTANG ATAS PEMBIAYAAN SYARIAH DI KOPERASI SIMPAN PINJAM PEMBIAYAAN SYARIAH (KSPPS) BMT AL-FALAH BERKAH SEJAHTERA CIREBON Ahmad Hamdan
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v5i2.5269

Abstract

ABSTRACTCapital is the first element in supporting business improvement. For micro small businesses (SMEs), limited capital is the main obstacle. The ease of getting capital from financial institutions is the desire of SMEs. SMEs need a source of financing that is easy, fast, cheap and flexible. BMT as a microfinance institution is demanded to provide optimal services. Not all cooperative members who get financing or loans can return it according to the agreement.  The factors that cause cooperative members to get funding cannot repay their debts because members' knowledge and skills in managing the business are very lacking and still using traditional patterns of not using modern business management, then also members do not really understand about the conditions Macroeconomics which tends to experience sluggishness which has an impact on the weakening of the economic sector, especially the low purchasing power of the people. The factors mentioned above are one of the reasons why there is a delay in returning its obligations to cooperatives and even to the point of congestion. Then other causes delays and even congestion in returning members to finance is the weakness of assistance provided by cooperative marketing employees who are not intensive in assisting financing members, so members who are supposed to pay when the payment date arrives because they are not reminded later the funds are used for other purposes. These two factors are the reason for the high problematic financing occurring in Islamic cooperative institutions such as BMT BMT as a cooperative institution whose contracts are based on Islamic sharia certainly does not take shortcuts to settle problem financing for its members. The process of solving problematic financing is certainly based on DSN norms and fatwas that are referred to, so BMT puts forward the best deliberation process to resolve the debts of its members. it is pursued by identifying any problematic financing of its members, among others, for members who are mentored by members of the marketing force members who are truly bankrupt in their business caused by factors lacking knowledge about the business there is a debt relief process and for members indicated there is intentional due to character factors which is not good, then there is a process to solve it by extending the payment period until selling the guarantee to repay the debt. Keywords: Write Off; Debt, Financing; Sharia; Fiqh Muamalah Civil CodeABSTRAK Modal merupakan unsur pertama dalam mendukung peningkatan  usaha. Bagi usaha kecil mikro (UKM)  keterbatasan modal  sebagai kendala utama. Kemudahan mendapatkan modal dari lembaga keuangan menjadi dambaan  UKM. UKM membutuhkan sumber pembiayaan yang mudah, cepat, murah dan fleksibel. BMT sebagai lembaga keuangan mikro dituntut  memberikan pelayanan  yang optimal. Tidak semua anggota koperasi yang mendapatkan pembiayaan atau pinjaman dapat mengembalikannya sesuai dengan  perjanjian. Faktor-faktor yang menjadi sebab anggota-anggota koperasi yang mendapatkan pembiayaan tidak dapat mengembalikan hutangnya dikarenakan pengetahuan dan kecakapan anggota dalam mengelola usaha sangat kurang dan masih menggunakan pola-pola tradisonal  tidak mengunakan manajemen pengelolaan usaha yang modern, kemudian juga anggota tidak memahami betul tentang kondisi ekonomi makro yang cenderung sedang mengalami kelesuan yang berdampak pada melemahanya sektor ekonomi terutama daya beli masyarakat yang rendah. Faktor-faktor tersebut diatas tadi yang menjadi salah satu sebab kenapa terjadi keterlambatan dalam mengembalikan kewajibannya kepada koperasi dan bahkan sampai terjadi kemacetan. Kemudian penyebab lain terjadinya keterlambatan dan bahkan kemacetan anggota untuk mengembalikan pembiayaanya adalah pada kelemahan pendampingan yang dilakukan oleh karyawan bagian pemasaran koperasi yang tidak intensif mendampingi anggota pembiayaan, sehingga anggota yang seharusnya bayar pada saat tanggal pembayarannya tiba karena tidak diingatkan kemudian dananya tersebut dipakai untuk keperluan lainnya. Dua faktor inilah yang mejadi sebab tingginya pembiayaan bermasalah terjadi di lembaga koperasi syariah seperti BMT. BMT sebagai lembaga koperasi yang  akad-akadnya berdasarkan syariah Islam tentunya tidak mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan pembiayaan bermasalah pada anggotanya.Proses penyelesaian pembiayaan bermasalah tentunya didasarkan pada norma dan fatwa DSN yang menjadi rujukannya, sehingga BMT mengedepankan proses musyawarah terbaik untuk menyelesaikan hutang anggotanya. Proses itu ditempuh dengan cara mengidentifikasi setiap pembiayaan bermasalah anggotanya diantaranya bagi anggota yang dari hasil pendampingan tenaga pemasaran terindikasi anggota yang benar-benar pailit usahanya yang disebabkan oleh faktor-faktor kekurangan pengetahuan tentang usaha ada proses penghapusan hutang dan bagi anggota yang terindikasi ada kesengajaan karena factor karakter yang tidak baik maka ada proses untuk menyelesaikannya dengan memperpanjang masa pembayarannya sampai dengan menjualkan jaminannya utk melunasi hutangnya.Kata Kunci: Penghapusan Hutang; Pembiayaan Syariah; Fiqh Muamalah; Perdata 
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN CIPARI KABUPATEN KUNINGAN (Analisis Penerepan Produk Mudharabah pada Koperasi Serba Usaha Karya Nugraha Jaya) Yesti Puspitasari; Adang Djumhur Salikin; Faqihuddin Abdul Kodir
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v5i2.5543

Abstract

 ABSTRACThe progress of the village and kelurahan community is the progress of a village. This study aims to describe the economic potential, both opportunities and challenges of the Cipari Village, to what extent the role of the KSU Karya Nugraha Jaya in the economic empowerment of the Cipari Village community, and the application of the mudharabah program at the KSU Karya Nugraha Jaya in the Cipari Village. This study uses a qualitative method. The data to be used is primary data that is data obtained by researchers from respondents at the time of the interview and secondary data that is data obtained from company data. It can be concluded that Cipari Village has very good potential to empower its people. KSU Karya Nugraha Jaya has a strong enough role to empower the community in Cipari Village. It can be seen that 40% of KSU Karya Nugraha Jaya members are from Cipari Village. The mudharabah application program at KSU Karya Nugraha Jaya, although not entirely the same, the financing used resembles mudharabah.Keywords: Community Empowerment, Mudharabah, Cooperatives ABSTRAKKemajuan masyarakat desa dan kelurahan menjadi kemajuan bagi suatu desa atau kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi ekonomi, baik peluang maupun tantangan yang dimiliki oleh Kelurahan Cipari, sampai sejauh mana peran Koperasi Serba Usaha yang kemudian disingkat KSU Karya Nugraha Jaya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Kelurahan Cipari, dan penerapan program mudharabah pada KSU Karya Nugraha Jaya di Kelurahan Cipari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang akan digunakan adalah data primer yakni data yang diperoleh oleh peneliti dari responden pada saat wawancara dan data sekunder yakni data yang diperoleh dari data-data perusahaan. Dapat disimpulkan bahwa Kelurahan Cipari memiliki potensi yang sangat baik untuk memberdayakan masyarakatnya. KSU Karya Nugraha Jaya memiliki peran yang cukup kuat untuk memberdayakan masyarakat di Kelurahan Cipari. Dapat dilihat 40% anggota KSU Karya Nugraha Jaya berasal dari Kelurahan Cipari. Program penerapan mudharabah pada KSU Karya Nugraha Jaya, meskipun tidak sepenuhnya sama akan tetapi pembiayaan yang digunakan menyerupai mudharabah.Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat; Mudharabah; Koperasi
EKONOM SYARIAH ; SHADAQAH SAHAM, ZAKAT SAHAM DAN WAKAF SAHAM SYARIAH DALAM PERKEMBANGAN PASAR MODAL SYARIAH DI INDONESIA Dini Selasi
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v5i2.5976

Abstract

ABSTRACTIslam always teaches to share with others, helping each other with our diligent charity, giving alms to purify our wealth and by giving endowments that are productive so that the results can benefit the community. There is a new program from the Islamic capital market by launching shadaqah and zakat shares and waqf shares in 2017 and 2019. The writing methodology uses the library method, where data sources use library materials in solving existing problems. The results of this study are that the shadaqah and zakat shares and endowments of the newly launched shares have been going well, while the results of this study are the shares used must be Islamic shares, securities companies as facilitators must have a SOTS system (which is AB SOTS), cooperation between BEI, DSN MUI, securities companies, Indonesian Waqf Board, Dompet Dhuafa. Securities companies that have shares and zakat shares are PT. Henan Putihrai Sekuritas and those who have carried out the waqf shares program include PT. MNC Sekuritas, PT. Indopremer Securities and PT. Philip Sekuriitas Keywords: Sadaqah; Zakat; Waqf; Sharia SharesABSTRAK Islam selalu mengajarkan untuk berbagi dengan sesama, saling tolong menolong diantaranya dengan kita rajin bersedekah, berzakat untuk mensucikan harta kita serta dengan pemberian wakaf yang bersifat produktif sehingga hasilnya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Ada program terbaru dari pasar modal syariah yaitu dengan meluncurkan shadaqah dan zakat saham serta wakaf saham pada tahun 2017 dan 2019. Metodologi penulisan menggunakan metode kepustakaan, dimana sumber data menggunakan bahan-bahan kepustakaan dalam memecahkan permasalahan yang ada. Hasil dari penelitian ini bahwa program shadaqah dan zakat saham serta wakaf saham yang baru diluncurkan telah berjalan dengan baik, adapun hasil dari penelitian ini adalah saham yang digunakan harus saham syariah, perusahaan sekuritas sebagai fasilitator harus mempunyai sistem SOTS (merupakan AB SOTS),kerjasama antara  BEI, DSN MUI, perusahaan sekuritas, Badan Wakaf Indonesia, Dompet Dhuafa. Perusahaan sekuritas yang mempunyai program shadaqah saham dan zakat saham adalah PT.Henan Putihrai Sekuritas dan yang telah melakukan program wakaf saham diantaranya adalah PT. MNC Sekuritas, PT. Indopremer Sekuritas danPT. Philip Sekuriitas Kata Kunci: Shadaqah; Zakat; Wakaf; Saham Syariah 

Page 1 of 1 | Total Record : 7