cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 15 (2018)" : 5 Documents clear
ANALISIS KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM KOTA TIDORE KEPULAUAN (STUDI KASUS TRAYEK RUM – SOA SIO) Wahyudi Ramli; Choirul Anwar; Muhammad taufiq Yudha Saputra
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.737 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.716

Abstract

Kota Tidore Kepulauan sebagai salah satu Kabupaten yang berada di Indonesia khususnya diProvinsi Maluku Utara, dalam system transportasinya menggunakan angkutan umum sebagai salah satusarana transportasi perkotaan, keberadaan angkutan umum penumpang sangat penting dan diperlukan suatupengaturan agar dapat melayani penumpang secara maksimal. Angkutan umum Kota Tidore Kepulauan salahsatu angkutan umum yang melayani daerah strategis, dilihat dari rutenya yang melewati kawasan sekolah,perkantoran, dan pusat perbelanjaan selain itu angkutan umum Kota Tidore Kepulauan mempunyai tingkatkenyamanan dan kebersihan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode survey danwawancarakepada masyarakat yang menggunakan angkutan umum sebagai data primer. Sedangkan untuk data sekunderdiperoleh dari instansi terkait, Panduan pengambilan sampel responden dalam penelitian ini mengacu padarumus (Sugiarto, 2001 : 43). Teknik analisa data terbagi menjadi dua bagian yaitu : Teknik Statistikmenghitung tingkat Efektifitas dan Efisiensi dan Teknik non statistik menghitung data survey langsungdilapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja angkutan umum sudah efektif bila ditinjau darisegi indikator kemudahan didapat nilai rasio 0,61 - 0,58, indikator kualitas kecepatan didapat 44,70 km/jm,indikator kualitas waktu tunggu 3 menit, ini artinya bahwa pelayanan berdasarkan Efektifitas telah memenuhistandar pelayanan minimum/cukupbaik. Indikator utilitas kendaraan diperoleh panjang perjalanan 88km/hari, pada indikator kapasitas operasi 52,94%, indikator faktor muat diperoleh 88,89% dari total kapasitasdaya angkut angkutan umum. Artinya bahwa pelayanan berdasarkan Efisiensi tidak Memenuhi standarpelayanan minimum/kurangbaik.
PENGGUNAAN BOTTOM ASH SEBAGAI AGREGAT HALUS TERHADAP KARKTERISTIK LASTON AC-WC DENGAN BAHAN PENGIKAT RETONA BLEND 55 Abubakar M Westplat; Muhammad Darwis; Nani Nagu
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1305.656 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.719

Abstract

Tuntutan kualitas perkerasan aspal beton dalam melayani intensitas beban lalu lintas yang berat membuat para peneliti di bidang perkerasan jalan biasanya menambahkan material tambahan dan material pengganti ke dalam campuran beraspal panas. Pemanfatan bottom ash pada perkerasan jalan dapat menjadi solusi Alternatif dalam menanggulangi besarnya jumlah limbah yang ada. Jenis aspal pen 60/70 banyak digunakan dalam perkerasan tetapi dengan perkembangan lalu lintas maka jenis aspal pen 60/70 sudah tidak dapat memadai. Salah satu aspal modifikasi yang dapat digunakan adalah retona blend 55.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan bottom ash sebagai agregat halus terhadap nilai uji Marshall pada campuran aspal beton AC-WC dengan bahan pengikat retona blend 55 dan juga untuk mengetahui perbandinganaspal retona blend 55 dengan aspal pen 60/70 terhadap bottom ash sebagai agregat halus pada campuran aspal beton AC-WC. Penelitian dilakukan menggunakan bottom ash sebagai agregat halus dengan presentase 0%, 25%, 50% dan 100%. Kadar aspal yang digunakan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5% dan 7%.Hasil dari keseluruhan perhitungan bahwa penggantian bottom ash pada variasi kadar campuran 100% bottom ash tidak dapat digunakan. Sedangkan pada variasi campuran 25% bottom ash dilihat dari nilai stabilitas bottom ash mengalami peningkatan dibandingkan dengan tanpa menggunakan bottom ash namun terjadi penurunan pada variasi kadar campuran 50% bottom ash. Nilai stabilitas dari campuran yang menggunakan aspal pen 60/70 dengan campuran yang menggunakan retona blend 55 terhadap bottom ash menunjukkan bahwa retona blend 55 mampu meningkatkan stabilitas dari campuran.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR BETON GEDUNG FAKULTAS EKONOMI UNKHAIR DENGAN ANALISIS PUSHOVER ATC-40 Arbain Tata; Imran Imran; Fais Imron
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.432 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.714

Abstract

Saat terjadi gempa, diharapkan bangunan mampu menerima gaya gempa pada level tertentutanpa tejadi kerusakan yang signifikan pada strukturnya atau apabila struktur bangunan harusmengalami keruntuhan mampu memberikan perilaku nonlinear pada kondisi pasca-elastik sehinggatingkat keamanan bangunan terhadap gempa dan keselamatan jiwa penghuninya lebih terjamin.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level kinerja gedung dalam menahan gaya gempa danmengetahui kapasitas gempa terhadap struktur serta perilakunya dengan memperlihatkan skematerjadinya sendi plastis pada elemen balok dan kolom. Metode yang digunakan adalah analisis staticnonlinier pushover berdasarkan peraturan code Applied Technology Council (ATC-40) denganmenggunakan program ETABS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya geser dari evaluasipushover pada arah x sebesar 4316.438 KN dan arah y sebesar 4004.549 KN. Gaya geser dasartersebut lebih besar dari gaya geser rencana arah x=2376.284 KN dan arah y=2606.559 KN.Maksimum total drift arah x adalah 0.00995 m dan arah y 0.01127 m, sedangkan maksimal in-elasticdrift arah x adalah 0.0001145 m dan arah y adalah 0.0001251 m. Sehingga gedung termasuk dalamlevel kinerja Immediate Occupancy (IO). Nilai displacement arah x adalah 0.219 m dan arah y adalah0.248 m. Displacement pada gedung tidak melampaui displacement maksimal, sehingga gedung amanterhadap gempa rencana.
MODEL ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN DI KOTA TERNATE DENGAN METODE COST SIGNIFICANT MODEL Edward Rizki Ahadian; Nani Nagu; T Manuputty
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.669 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.715

Abstract

Estimasi biaya proyek sangat diperlukan dalam perencanaan sebuah proyek. Pada tahapawal, estimasi biaya digunakan untuk mengetahui berapa besar biaya yang dibutuhkan untukmewujudkan suatu proyek. Dengan keterbatasan waktu dan informasi maka cost significant modelmerupakan metode estimasi yang mudah dan efektif untuk memberikan gambaran awal biaya proyek.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suatu model estimasi biaya konstruksi gedungperkantoran di kota ternate, dengan mengambil data dari delapan proyek gedung perkantoran. Prinsipyang digunakan untuk mendapatkan model biaya adalah identifikasi cost significant item yangberpengaruh terhadap total biaya pekerjaan, kemudian dianalisis untuk menghasilkan rumusanpersamaan regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komponen pekerjaan yang secara significantmempengaruhi biaya konstruksi gedung perkantoran di kota ternate adalah biaya pekerjaan beton.Model estimasi dinyatakan dalam persamaan Y = 1.195.070,346 + 1,928X4 dimana Y = jumlah nilaitotal pekerjaan dan X4 = Biaya pekerjaan struktur beton. Tingkat akurasi hasil estimasi cost significantmodel berkisar antara -9,03% sampai dengan 26,52% dengan rata-rata cost model factor sebesar1,068.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN RETRIBUSI PARKIR KENDARAAN DI PASAR HIGIENIS KOTA TERNATE Raisul Gafar; Chairul Anwar; M Taufiq Yudha Saputra
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.037 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.876

Abstract

Pasar Higienis Merupakan salah satu pasar tradisional yang ada di Kota Ternate yang memiliki luas area parkir untuk mobil 666,84 m2 dan luas area parkir sepeda motor 1638 m2. Parkir di badan jalan (on street parking) dapat dijumpai pada ruas jalan Pasar Higienis, sedangkan parkir di luar badan jalan (off street parking) berada di dalam Pasar Higienis. Pemanfaatan dari pajak dan retribusi parkir sebagai potensi di daerah diharapkan mampu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat dipergunakan secara efisien untuk memperbaiki sarana dan prasaran kota, khususnya perbaikan fasilitas parkir, sehingga akan meningkatkan kualitas dari penyelenggaraan fasilitas parkir. Kebutuhan akan lahan parkir dan parsarana yang seimbang dengan karkteristik perparkiran, maka dengan memperhitungkan durasi parkir yang diperoleh dengan cara mengamati waktu kendaraan masuk dan waktu kendaraan keluar. Akumulasi parkir merupakan informasi yang dibutuhkan untuk mengetahui jumlah kendaraan yang sedang berada pada suatu lahan parkir pada selang waktu tertentu. Akumulasi kendaraan roda empat maksimum terjadi pada hari Minggu pada pukul 09.00–10.00 WIT dengan jumlah total kendaraan sebanyak 457 dan kendaraan roda dua maksimum terjadi pada hari sabtu pada pukul 16.00–17.00 WIT sebanyak 2107 kendaraan.Volume kendaraan roda empat maksimum terjadi pada hari Minggu pada pukul 09.00–10.00 WIT dengan jumlah kendaraan 457 dan kendaraan roda dua maksimum terjadi pada hari Sabtu pada pukul 16.00–17.00 WIT dengan jumlah kendaraan 2107. Hasil survei menunjukkan maksimum pendapatan retribusi perhari untuk kendaraan roda empat sebesar Rp. 1.371.000., pada hari minggu dan untuk retribusi per minggu sebesar Rp. 8.058.000. Dan untuk kendaraan roda dua sebesar Rp. 4.214.000., pada hari sabtu dan untuk retribusi per Minggu sebesar Rp. 23.526.000.

Page 1 of 1 | Total Record : 5