cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
BERITA BIOLOGI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 2 (2002)" : 27 Documents clear
STATUS DAN STRATEGI PEMULIAAN POHON EBONI (Diospyros celebica Bakh.) Santoso, Budi
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1499

Abstract

Sejak tahun 1990 eboni telah dinyatakan sebagai jenis kayu yang terkena larangan tebang dan dilindungi.Sebagai tindak lanjut, peraturan itu diberlakukan pada Hak Pengusahaan Hutan agar tidak lagi menebang pohon secara serampangan serta mewajibkan penanaman pada areal-areal bekas tebangan.Semakin terbatasnya pohon eboni di hutan alam dikhawatirkan basis genetika dari jenis ini akan menyempit, sehingga menyulitkan pekerjaan pemuliaannya. Kegiatan pemuliaan tanaman eboni masih sangat terbatas.Balai Penelitian Kehutanan Ujung Pandang merintis dengan melakukan konservasi ex-situ_eboni dan uji keturunan.Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada melakukan penelitian uji keturunan dan uji provenansi.Di Sulawesi Tengah sebagai pusat eboni, kegiatan pemuliaan tanaman ini baru dilakukan pada tahap awal dengan kegiatan pemilihan pohon induk. Agar program pemuliaan pohon eboni dapat terarah dengan baik, sehingga tujuan dari program pemuliaan yang diinginkan dapat tercapai diperlukan strategi pemuliaan yang benar.Untuk mengelola program pemuliaan dengan kendala waktu dan sumber daya yang tersedia diperlukan suatu system yang efisien dan yang memperhatikan berbagai kepentingan.
GATRA ETNOBOTANI EBONI {Diospyros celebica Bakh.) Walujo, Eko Baroto
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.901 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1490

Abstract

Eboni,bagi dunia perdagangan kayu telah banyak menyumbangkan devisa.Akan tetapi berapa banyak sumbangan komoditas tersebut terhadap kelestariannya sendiri masih perlu dipertanyakan.Tidak kurang dan puluhan hasil penelitian untuk usaha budidayanya telah dilakukan, namun semuanya belum menentukan titik terang dan jenis eboni ini tetap akan dieksploitasi tanpa memperhatikan gatra kelestariannya.Buktinya, bahwa beberapa tahun terakhir ini eboni (Diospyros celebicn Bakh.)diusulkan dalam Appendix II CITES,sebagai salah satu komoditas perdagangan yang perlu diatur mekanisme kuotanya.Berbagai hal penting yang menyangkut gatra etnobotani, terutama dalam perspektif botani dan pemanfaatannya akan diulas dalam makalah ini.
KAJIAN PRODUKSI, PERDAGANGAN, INDUSTRI DAN TEKNOLOGIEBONI Sanusi, Djamal
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1481

Abstract

-
ASPEK EKOFISIOLOGI DALAM PENGELOLAAN DAN PELESTARIAN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) Paembonan, Samuel A
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.98 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1504

Abstract

Pengetahuan ekofisologi eboni penting dalam penerapan sistem silvikultur hutan alam karena setiap jenis mempunyai reaksi yang berbeda terhadap faktor lingkungan yang berbeda dan pada tahap yang berbeda pula.Penelitian ekofisiologi juga berperan dalam pengelolaan dan pelestarian eboni.Informasi tentang penyesuaian antara faktor fisiologi dan faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap metoda pemeliharaan permudaan eboni yang tepat, baik di hutan alam maupun pada hutan tanaman dibahas dalam tulisan ini.Hasil akhir dari pemantapan metode ini dapat dijadikan bahan kajian lebih mendalam untuk menyusun pedoman teknis pemeliharaan permudaan alam eboni baik secara ex-situ maupun in-situ.Berdasar pada penelitian yang berhubungan dengan faktor lingkungan tumbuh eboni yang telah dilakukan, disarankan beberapa prioritas penelitian ekofisiologi.
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK DAN PUPUK N PADA PERTUMBUHAN BIBIT EBONI (Diospyros celebica Bakh.) Siregar, Hartutiningsih M; Utami, Ning Wikan
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.995 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1495

Abstract

Eboni (Diospyros celebica Bakh.) merupakan tanaman keras dan termasuk jenis kayu mewah yang tumbuh alami di Sulawesi.Masalah yang dihadapi adalah pertumbuhan bibit yang lamban sehingga diperlukan percobaan tentang media pertumbuhan bibit yang sesuai. Bahan yang digunakan adalah bibit eboni berumur 6 bulan dengan pertumbuhan seragam.Percobaan I: Bibit ditanam pada polybag berkapasitas 5 kg yang masing-masing berisi campuran media tanam yakni A (tanah); B (tanah:kompos = 1:1); C (tanah:pupuk kandang = 1:1); D (tanah:kompos:pupuk kandang = 1:1:1); E (tanah:kompos:pupuk kandang = 2:1:1) dan F (tanah:kompos:pupuk kandang = 4:1:1).Percobaan II. Bibit ditanam pada polybag berkapasitas 5 kg tanah, dan dilakukan penambahan pupuk N yaitu urea dan ZA masing-masing 1,2, 3,4 dan 5 %rlpolybag. Pupuk diberikan dengan interval 2 minggu (2 kali pemupukan) dan 4 minggu (satu kali pemupukan).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Percobaan I, bibit yang diperlakukan dengan media tanam berisi tanah:pupuk kandang = 1:1(C) memberikan hasil yang paling baik. Enam bulan setelah perlakuan, rata-rata tinggi tanaman 32,80 cm, jumlah daun 25 dan diameter batang 4,10 cm, sedangkan pada bibit yang tidak mengalami perlakuan (Percobaan I.A) hasilnya masing-masing adalah 22,60 cm, 19 dan 3,3 cm. Percobaan II, pemberian pupuk interval 2 minggu lebih baik daripada 4 minggu. Bibit lebih responsif terhadap pupuk urea. Perlakuan urea 3 gc/polybag memberikan hasil tertinggi yaitu tinggi tanaman mencapai 31,58 cm, jumlah daun 27 dan diameter batang 4,20 cm.
KAJIAN KONSERVASI EBONI {Diospyros celebica Bakh.) Samedi, Samedi; Kurniawati, Ilmi
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.662 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1486

Abstract

-
PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN EBONI DALAM SISTEM DAERAH PENYANGGA Bismarck, M.
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1500

Abstract

The increasing value of ebony (Diospyros celebica Bakh.) recently, causes extensive exploration of the species, and as the consequency the natural population of this species become endangered.Conservation of ebony depends on the management of the Nature Conservation areas or the National Parks in Sulawesi.Conserving the gene pool and management of the surrounding area i.e.the buffer zone is important for the species diversity and the social economic aspect of the local community.The buffer zone has three different functions, as greenbelt zone, interaction zone and cultivation zone.These zones are managed in an integrated system where the progress of the region is responsible on the conservation and community development is implemented. The progress of the ebony forest plantation and agriculture zone of the buffer zone area develops into a mixed plantation forest of an agroforestry system in a community forest management.
MORFOLOGI SEL-SEL SERAT PADA KAYU EBONI (Diospyros celebica Bakh.) Sunaryo, Sunaryo
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.861 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1491

Abstract

Sel-sel serat pada kayu eboni (Diospyros celebica) merupakan sel-sel mati yang menyusun massa kayu secara masif. Selain berfungsi sebagai pengalir air dari tanah, sel-sel serat juga mengambil peran sebagai sel-sel penguat. Kekuatan kayu biasanya ditentukan oleli jenis,bentuk dan susunan sel-sel seratnya.Sebagai pengalir,dengan membentuk suatu hidrosistem, sel-sel serat memiliki pola-pola perforasi yang tertentu.Untuk keperluan identifikasi, sel-sel serat diurai dan dipisahkan satu dengan yang lain dengan menggunakan teknik maserasi. Hasilnya menunjukkan ada 4 tipe sel-sel serat pada eboni, yaitu serat trakeida, trakea bertipe penapis, trakea bertipe spiral dan parenkim kayu. Keragaman morfologi dari sel-sel serat yang teramati disampaikan dalam makalah ini.
KAJIAN PRODUKSI, PERDAGANGAN, INDUSTRI DAN TEKNOLOGI EBONI Darusman, Dudung
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1482

Abstract

-
UPAYA PELESTARIAN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) DIAREAL PTINHUTANIIPOSO SULAWESI TENGAH Muharam, H Erry; Satata, Pujda
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.709 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1505

Abstract

Makalah ini membahas tentang Ebony Centre sebagai sarana pengamatan, analisa dan mengisi kekosongan pengetahuan tentang pertumbuhan eboni dari semai,tingkat bibit, pancang dan pohon dan uji coba pelbagai perlakuan silvikultur.Output yang diharapkan adalah diperolehnya informasi dalam pengembangan jenis eboni termasuk perlakuan yang dibutuhkan dalam upaya mencari metode dan teknik silvikultur yang dapat menunjang pengembangan eboni pada masa yang akan datang.

Page 1 of 3 | Total Record : 27


Filter by Year

2002 2002


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 3 (2022): Berita Biologi Vol 21, No 2 (2022): Berita Biologi Vol 21, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021): Berita Biologi Vol 20, No 2 (2021): Berita Biologi Vol 20, No 1 (2021) Vol 19, No 3B (2020) Vol 19, No 3A (2020) Vol 19, No 2 (2020) Vol 19, No 1 (2020) Vol 18, No 3 (2019) Vol 18, No 2 (2019) Vol 18, No 1 (2019) Vol 18, No 1 (2019) Vol 17, No 3 (2018) Vol 17, No 3 (2018) Vol 17, No 2 (2018) Vol 17, No 2 (2018) Vol 17, No 1 (2018) Vol 17, No 1 (2018) Vol 16, No 3 (2017) Vol 16, No 3 (2017) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 10, No 6 (2011) Vol 10, No 6 (2011) Vol 10, No 5 (2011) Vol 10, No 5 (2011) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 3 (2010) Vol 10, No 3 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 6 (2009) Vol 9, No 6 (2009) Vol 9, No 5 (2009) Vol 9, No 5 (2009) Vol 9, No 4 (2009) Vol 9, No 4 (2009) Vol 9, No 3 (2008) Vol 9, No 3 (2008) Vol 9, No 2 (2008) Vol 9, No 2 (2008) Vol 9, No 1 (2008) Vol 9, No 1 (2008) Vol 8, No 6 (2007) Vol 8, No 6 (2007) Vol 8, No 5 (2007) Vol 8, No 5 (2007) Vol 8, No 4 (2007) Vol 8, No 4(a) (2007) Vol 8, No 4 (2007) Vol 8, No 4(a) (2007) Vol 8, No 3 (2006) Vol 8, No 3 (2006) Vol 8, No 2 (2006) Vol 8, No 2 (2006) Vol 8, No 1 (2006) Vol 8, No 1 (2006) Vol 7, No 6 (2005) Vol 7, No 6 (2005) Vol 7, No 5 (2005) Vol 7, No 5 (2005) Vol 7, No 4 (2005) Vol 7, No 4 (2005) Vol 7, No 1&2 (2004) Vol 7, No 1&2 (2004) Vol 7, No 3 (2004) Vol 7, No 3 (2004) Vol 6, No 6 (2003) Vol 6, No 6 (2003) Vol 6, No 5 (2003) Vol 6, No 5 (2003) Vol 6, No 4 (2003) Vol 6, No 4 (2003) Vol 6, No 3 (2002) Vol 6, No 3 (2002) Vol 6, No 2 (2002) Vol 6, No 2 (2002) Vol 6, No 1 (2002) Vol 6, No 1 (2002) Vol 5, No 6 (2001) Vol 5, No 6 (2001) Vol 5, No 5 (2001) Vol 5, No 5 (2001) Vol 5, No 4 (2001) Vol 5, No 4 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 5 (1999) Vol 4, No 5 (1999) Vol 4, No 2&3 (1998) Vol 4, No 2&3 (1998) Vol 4, No 4 (1998) Vol 4, No 4 (1998) Vol 4, No 1 (1997) Vol 3, No 9 (1989) Vol 3, No 8 (1988) Vol 3, No 7 (1987): (Supplement) Vol 3, No 7 (1987) Vol 3, No 6 (1986) Vol 3, No 5 (1986) Vol 3, No 4 (1986) Vol 3, No 3 (1985) Vol 3, No 2 (1985) Vol 3, No 1 (1985) Vol 2, No 9&10 (1984) Vol 2, No 9&10 (1984) Vol 2, No 8 (1984): (Supplement) Vol 2, No 8 (1984) Vol 2, No 7 (1983) Vol 2, No 6 (1981) Vol 2, No 5 (1979) Vol 2, No 5 (1979) Vol 2, No 4 (1979) Vol 2, No 3 (1979) Vol 2, No 2 (1977) Vol 2, No 1 (1977) Vol 1, No 4 (1974) Vol 1, No 3 (1971) Vol 1, No 2 (1968) Vol 1, No 1 (1968) More Issue