cover
Contact Name
Gerry Ganika
Contact Email
gega@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jrat@untirta.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu
ISSN : 1979682x     EISSN : 25287443     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu (JRAT) is a scientific journal published by the Accounting Department, Faculty of Economics and Business, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Jurnal Riset Akuntansi Terpadu (JRAT) is published twice a year, (April and October). First issue is Volume 1 Number 1, April 2008. This journal publishes the results of scientific work and or scientific thought in the field of accounting.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2017)" : 10 Documents clear
PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP MANFAAT DAN KETIDAKBERMANFAATAN SUSTAINABILITY REPORTING PERUSAHAAN Haryanto, Melinda; Dewiyanti, Silvia
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.009 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4208

Abstract

Abstract Preparation of sustainability reporting has not yet become mandatory, but the future will become mandatory for the company to create reports showing widespread corporate responsibility. It requires the role of professional accountants. Currently in the university curriculum, there are still many university who have not offered sustainability reporting subjects in the curriculum. Thus, if the future development of the preparation sustainability reporting required by a particular regulator then the accountant who did not take the course will not understand about the sustainability reporting. Their perceptions of the advantages and disadvantages of sustainability reporting becomes very important. The implications are expected from this research is related to the accounting course curriculum as a whole. The research sample was 120 students accounting from several university. The method  used in this research is to find the value of the average and standard deviation. The results showed that students' perceptions average of 4.4 associated with sustainability reporting. This means that sustainability reporting can ensure the sustainability of environmental functions. Student perceptions about advantages of sustainability reporting is on improving the company's reputation, cost savings and increased profits. Students' perceptions about disadvantages of sustainability reporting is on the accuracy and completeness of the report and the need for a complete data. With the research related to the perception of the advantages and disadvantages of  sustainability reporting can provide a new insight about the support of the accountant in the future development trend reports and signals the need for universities to incorporate sustainability reporting in the curriculum.  Keywords: SustainabilityReporting, curricullum, perception Abstrak Penyusunan sustainability reporting belum menjadi hal yang diwajibkan tetapi kedepannya akan menjadi hal yang wajib bagi perusahaan untuk membuat laporan yang menunjukkan tanggung jawab perusahaan secara luas. Hal ini membutuhkan peran professional akuntan. Saat ini dalam kurikulum Perguruan Tinggi, masih banyak Perguruan Tinggi yang belum memasukkan mata kuliah sustainability reporting didalam kurikulumnya. Dengan demikian, apabila perkembangan kedepan penyusunan sustainability reporting diharuskan oleh regulator tertentu maka para akuntan yang tidak mengambil mata kuliah tersebut akan kesulitan memahami tentang sustainability reporting. Persepsi mereka tentang manfaat dan ketidakbermanfaatan dari sustainability reporting menjadi sangat penting. Implikasi yang diharapkan dari penelitian ini adalah berkaitan dengan kurikulum program studi akuntansi secara menyeluruh.  Sampel penelitian adalah 120 mahasiswa akuntansi dari beberapa Perguruan Tinggi Swasta. Metode yang digunakan dengan mencari nilai rata-rata dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa rata-rata 4,4 berkaitan dengan sustainability reporting. Artinya adalah sustainability reporting dapat menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan hidup. Persepsi mahasiswa tentang manfaat sustainability reporting adalah pada peningkatan reputasi perusahaan, penghematan biaya dan peningkatan laba. Persepsi mahasiswa tentang ketidakbermanfaatan sustainability reporting adalah pada akurasi dan kelengkapan laporan serta kebutuhan data yang lengkap. Dengan penelitian yang berkaitan dengan persepsi tentang manfaat dan ketidakbermanfaatan sustainability reporting dapat memberikan pandangan baru tentang dukungan para akuntan pada tren pengembangan laporan kedepan dan sinyal perlunya Perguruan Tinggi untuk memasukkan sustainability reporting dalam kurikulum. Kata Kunci: Sustainability Reporting, kurikulum, persepsi
CORPORATE GOVERNANCE DAN KUALITAS AKUNTANSI SELAMA PERIODE ADOPSI IFRS DI INDONESIA Agiel Ciptian; Tri Lestari; Ewing Yuvisa Ibrani
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.68 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4187

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to investigate : (1) the effect of significant revision of PSAK IFRS adoption on accounting quality, (2) the effect independent commisioner on accounting quality after significant revision of PSAK IFRS adoption, (3) the effect of audit committee on accounting quality after significant revision of PSAK IFRS adoption. The data processed using Statistical Product and Service Solution (SPSS) software. Sample of this study were collected from 34 financial companies listed in Indonesia Stock Exchane period 2005-2007 for Pre-IFRS and 2013-2015 Post- IFRS. Logistic regression analysis were used in this study. The  result found  that  significant  revision  of PSAK  IFRS adoption can not enhance or improve the accounting quality, independent commisioner gave effect on accounting quality after significant revision of PSAK IFRS adoption, and audit committee did not give effect on accounting quality after revision of PSAK IFRS adoption. Keywords:   Accounting   Quality,   IFRS,   Independent   Commissioner,   Audit Committee Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh revisi signifikan PSAK adopsi IFRS terhadap kualitas akuntansi, (2) pengaruh komisaris independen terhadap kualitas akuntansi sebelum dan sesudah revisi signifikan PSAK  adopsi  IFRS,  (3)  pengaruh  komite  audit  terhadap  kualitas  akuntansi sebelum dan sesudah revisi signifikan PSAK adopsi IFRS. Data diolah dengan menggunakan program software Statistical Product and Service Solution (SPSS). Sampel penelitian terdiri dari 34 perusahaan keuangan dari tahun 2005-2007 untuk sebelum revisi signifikan PSAK adopsi IFRS dan 2013-2015 setelah revisi  signifikan  PSAK adopsi  IFRS  yang  terdaftar  di  Bursa  Efek  Indonesia. Analisis regresi logistik digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa revisi signifikan PSAK adopsi IFRS tidak mempengaruhi kualitas akuntansi, adanya pengaruh komisaris independen terhadap kualitas akuntansi setelah revisi signifikan PSAK adopsi IFRS, dan komite audit tidak memberikan pengaruh terhadap kualitas akuntansi setelah revisi signifikan PSAK adopsi IFRS. Kata Kunci: Kualitas akuntansi, IFRS, Komisaris independen, Komite audit
PEMODERASI LOCUS OF CONTROL DAN KOMITMEN PROFESIONAL DALAM MEMPENGARUHI TEKANAN KETAATAN, GENDER DAN TEKANAN KESESUIAN TERHADAP JUDGMENT AUDITOR PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI JAKARTA Lili Sugeng Wiyantoro; Roza Mulyadi
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.445 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4145

Abstract

Abstract The aim of the research is to know the auditors judgment that is motivated the need empirical evidence to test the reliability of the framework in the context of the intended audit given the proposed theoretical relationships, and policymakers interests, in implementing changes based on the implications of the framework. For example, my framework that describes the pressure obedience, gender, and pressure suitability as construction formative underlying ethic to achieve auditor judgment through locus of control and professional commitment as a moderating variable. The study population was all public accounting firm into a bank auditor in Indonesia, which has a number of 327 auditors. Data was collected from  public accounting firm in Jakarta with random sampling. This hypothesis was analyzed using Analysis of Variance with SPSS. The result of this research indicates that differences in auditor judgment can be seen from all sides like obedience pressure, gender, conformity pressures and locus of control and professional commitment as a moderating. Hypothesis 1 results showes that there are differences in pressure adherence to professional standards and code of ethics in the auditor's judgment, hypothesis 2 also shows that there are gender differences in men and women in the auditor's judgment, but the hypothesis 3 showes no difference conformity pressures on individuals and groups in auditor's judgment, as well as hypothesis 4 shows there is no pressure differential adherence to professional standards and code of ethics are moderated locus of control in the manufacture of auditor judgment, and hypothesis 5 showes no difference conformity pressures on individuals and groups in the auditor's judgment dimensional views of APC, CPC , NPC.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian auditor yang dimotivasi kebutuhan bukti empiris untuk menguji keandalan kerangka kerja dalam konteks audit yang dimaksudkan memberikan hubungan teoritis yang diusulkan, dan kepentingan pembuat kebijakan, dalam melaksanakan perubahan berdasarkan implikasi dari kerangka kerja. Sebagai contoh, kerangka kerja yang menggambarkan ketaatan tekanan, gender, dan kesesuaian tekanan sebagai konstruksi formatif yang mendasari etika untuk mencapai penilaian auditor melalui lokus kontrol dan komitmen profesional sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian adalah semua kantor akuntan publik menjadi auditor bank di Indonesia, yang memiliki sejumlah 327 auditor. Data dikumpulkan dari kantor akuntan publik di Jakarta dengan random sampling. Hipotesis ini dianalisis menggunakan Analisis Varians dengan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan penilaian auditor dapat dilihat dari semua sisi seperti tekanan kepatuhan, gender, tekanan ketaatan dan locus of control serta komitmen profesional sebagai moderator. Hasil hipotesis 1 menunjukkan bahwa ada perbedaan kepatuhan tekanan terhadap standar profesional dan kode etik dalam penilaian auditor, hipotesis 2 juga menunjukkan bahwa ada perbedaan gender pada pria dan wanita dalam penilaian auditor, tetapi hipotesis 3 menunjukkan tidak ada perbedaan tekanan konformitas pada individu dan kelompok dalam penilaian auditor, serta hipotesis 4 menunjukkan tidak ada perbedaan kepatuhan tekanan terhadap standar profesional dan kode etik yang dimoderasi locus of control dalam pembuatan penilaian auditor, dan hipotesis 5 menunjukkan tidak ada perbedaan tekanan ketaatan pada individu dan kelompok dalam pandangan dimensi penilaian auditor APC, BPK, NPC.
Peningkatan Kinerja Karyawan melalui Cultur Control dan Gaya Kepemimpinan (Studi pada Perusahaan Manufaktur di Propinsi Banten Tahun 2017) Galih Fajar Muttaqin
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.706 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4215

Abstract

Abstract This study focuses on leadership and cultur control that can influence employee performance. The reason why this research needs to be carried out in Banten Province is because there is a possibility of this research result to improve employee performance. The context of this study becomes very important to see the reality that occurs in manufacturing organizations that tend to report excessively good performance and minimize information about program failures. This study examines the influence of leadership on cultur control and employee performance using SEM-PLS. The results of the test of 145 sampled data that spread throughout the manufacturing companies in Banten Province resulted in the conclusion (1). Leadership style positively affects employee performance; (2) leadership style has a positive effect on Cultur control; (3) Cultur control has a positive effect on employee performance. Keywords : leadership, culture control, employee performance Abstrak Penelitian ini berfokus pada gaya kepemimpinan dan cultur control yang dapat berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Alasan mengapa penelitian ini perlu dilaksanakan di Propinsi Banten adalah karena terdapat kemungkinan hasil penelitian ini memberikan peningkatan kinerja karyawan. Konteks penelitian ini menjadi sangat penting melihat realitas yang terjadi pada organisasi manufaktur yang cenderung melaporkan kinerja yang baik secara berlebihan dan memperkecil informasi tentang kegagalan program. Penelitian ini menguji pengaruh gaya kepemimpinan terhadap cultur control dan kinerja karyawan menggunakan alat uji SEM-PLS. Hasil pengujian atas data sampel sebanyak 145 yang di sebar keseluruh perusahaan manufaktur di Propinsi Banten menghasilkan kesimpulan (1). Gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan; (2) gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap Cultur control; (3) Cultur control berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Kata kunci : gaya kepemimpinan, culture control, kinerja karyawan
THE INFLUENCE OF COMPANY'S CHARACTERISTICS TOWARDS VOLUNTARY DISCLOSURE Joanna Jowy; Hanna Hanna
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.846 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4197

Abstract

Abstract This research conducted in aim to analyze the influence of company characteristics towards voluntary disclosure in annual report of Indonesia mining companies. The company’s characteristics that will be examined as independent variables are size, audit quality, leverage, profitability, and liquidity. Data collection is using purposive sampling method with specific criteria. Sample used in this research is limited to only mining companies listed on Indonesia Stock Exchange (IDC) from 2010 period up to 2013. In total, sample that qualified to be used in this research are 15 companies. Voluntary disclosure criteria are simplified into 14 criteria, in line with government policy made by Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM), regulation X.K.6 number Kep-431/BL/2012. This research uses multiple regression to analyze the influence of company size, audit quality, leverage, profitability, and liquidity towards voluntary disclosure. Result shows that mining companies in Indonesia have done well on voluntarily disclosure more information. To conclude this research, company size, leverage and liquidity has no significant influence towards voluntary disclosure. While audit quality gives positive influence to voluntary disclosure, on the other hand, profitability shows negative influence towards voluntary disclosure. Keywords: voluntary disclosure, company size, audit quality, leverage, profitability, liquidity Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik perusahaan terhadap pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan perusahaan pertambangan Indonesia. Karakteristik perusahaan yang akan diperiksa sebagai variabel independen adalah ukuran, kualitas audit, leverage, profitabilitas, dan likuiditas. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terbatas hanya untuk perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDC) dari periode 2010 hingga 2013. Secara total, sampel yang memenuhi syarat untuk digunakan dalam penelitian ini adalah 15 perusahaan. Kriteria pengungkapan sukarela disederhanakan menjadi 14 kriteria, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang dibuat oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM), peraturan X.K.6 nomor Kep-431 / BL / 2012. Penelitian ini menggunakan regresi berganda untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, kualitas audit, leverage, profitabilitas, dan likuiditas terhadap pengungkapan sukarela. Hasil menunjukkan bahwa perusahaan pertambangan di Indonesia telah melakukan dengan baik pengungkapan informasi secara sukarela. Untuk menyimpulkan penelitian ini, ukuran perusahaan, leverage dan likuiditas tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengungkapan sukarela. Sementara kualitas audit memberikan pengaruh positif terhadap pengungkapan sukarela, di sisi lain, profitabilitas menunjukkan pengaruh negatif terhadap pengungkapan sukarela. Kata kunci: pengungkapan sukarela, ukuran perusahaan, kualitas audit, leverage, profitabilitas, likuiditas
SISTEM AKUNTANSI WAKAF SEBAGAI BENTUK PERTANGGUNGJAWABAN HARTA WAKAF KE PUBLIK Windu Mulyasari
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.946 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4152

Abstract

Abstract Accountability needs for Nazhir on waqf property becomes an important question. Nazhir as waqf management agency has responsibility to manage waqf property. However, in Indonesia, the law and economics of accountability waqf property is still a matter of debate. Management information system needs to be done as a form of accountability reports waqf property management. One of the reports to be drawn up for the management waqf is an accounting system. Accounting system is not only to report waqf but also includes the organizational structure of the management waqf. This study tried to explore how the management system of waqf and accounting responsibility on waqf. The purpose of this study is to give a model for accounting system of waqf. The benefits of this research is create the accounting system model that used as the basis for apply the rules of law. This model can used by regulatory agencies to set up regulations for the management of waqf property and could eventually be used by other regulatory agencies (eg, taxes) to apply the rules to manage waqf property. Abstrak Kebutuhan pertanggungjawaban nazhir atas harta wakaf menjadi pertanyaan yang penting untuk dimunculkan. Nazhir sebagai badan pengelola wakaf memiliki tanggung jawab atas pengelolaan harta wakaf. Namun, di Indonesia payung hukum dan ekonomi tentang pertanggungjawaban harta wakaf masih menjadi bahan perdebatan. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi bagaimana sistem pengelolaan harta wakaf dan pertanggungjawaban akuntansi atas harta wakaf. Tujuan dari penelitian ini adalah memberi model sistem pertanggungjawaban akuntansi atas pengelolaan harta wakaf. Manfaat dari penelitian ini dengan terbentuknya model sistem pertanggungjawaban akuntansi dapat digunakan sebagai dasar penerapan aturan perundang-undangan. Model ini dapat digunakan oleh badan regulasi untuk membentuk peraturan-peraturan tentang pengelolaan pertanggungjawaban harta wakaf dan pada akhirnya dapat digunakan oleh badan regulasi lain (misal: pajak) untuk menerapkan aturannya dalam pengelolaan harta wakaf.
ANALISIS RASIO KEUANGAN PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN AKUISISI Dabella Yunia; Mira Mardhiyah Al Baab
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.935 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4218

Abstract

Abstract The objectives of this research is examine the financial ratios acquirer before and after acquisitions. This research measures ratios by current ratio, total debt ratio,debt-equity ratio, retun on asset and retun on equity. The population is all companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This research examines the difference current ratio, total debt ratio,debt-equity ratio, retun on asset and retun on equity before and after acquisitions. Researchers using T test in SPSS. Based on the result of the analysis which has been carried out by using paired simple t-test that debt to equity ratio has significant difference. 4 financial ratios are not significant differences, i.e current ratio, total debt ratio , retun on asset and retun on equity. Keywords: Financial ratios, Acquisition, Acquirer Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah menguji rasio keuangan pengakuisisi sebelum dan sesudah akuisisi. Pada penelitian ini mengukur rasio, yaitu rasio lancar, rasio hutang total, rasio hutang terhadap ekuitas, return terhadap aset dan imbal hasil ekuitas sebelum dan sesudah. Populasi adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Peneliti menggunakan alat bantu uji beda rasio sebelum akuisisi dengan sesudah akuisisi dengan uji T SPSS. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dengan menggunakan paired simple t-test maka rasio hutang terhadap ekuitas memiliki perbedaan yang signifikan. Rasio keuangan lainnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan, yaitu rasio lancar, rasio hutang total, retun pada aset dan imbal hasil ekuitas. Kata kunci: Rasio keuangan, Akuisisi, Pengakuisisi
PERBANDINGAN PELAPORAN PENGUSAHA KENA PAJAK SEBELUM DAN SESUDAH IMPLEMENTASI ELEKTRONIK NOMOR FAKTUR (E-NOFA) DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SERANG Rahayu, Kyki Dwi Novianti; Andi, Andi
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.009 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4205

Abstract

Abstract This study was to test the impact of electronic invoice number (E-Nofa) implementation in Serang Tax Service Office, with comparing the taxable entrepreneur reporting before and after the electronic invoice number (E-Nofa) implementation. The purpose of this study was to know the difference between the taxable entrepreneur reporting before and after the electronic invoice number (E- Nofa) implementation. Sample were taken by using nonprobability sampling method with full sampling technique so the sample of this research was the taxable entrepreneur wich registered in Serang Tax Service Office at 2011-2015. So the collected data was 48 observation datas. Data analysis techniques used in this research was Paired Sample T-test wich was t-test different test with related samples they were two years before and two years after the electronic invoice number (E-Nofa) implementation. The results showed that found difference between the taxable entrepreneur reporting before and after the electronic invoice number (E-Nofa) implementation. This can be seen by probability value 0,023 which little than asymptotic significance 0.05. This difference can be also seen by mean value 205 which has negative value. So there was an improvement of The Taxable Entrepreneur reporting after E-Nofa implementation. We also could said that The Taxable Entrepreneur reporting after E-Nofa implementation was higher than before E-Nofa implementation. Keywords : The Electronic Invoice Number (E-Nofa), The Taxable Entrepreneur, The Taxable Entrepreneur Reporting Abstrak Penelitian ini menguji dampak dari pengimplementasian Elektronik Nomor Faktur (E-Nofa) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Serang, dengan membandingkan pelaporan  Pengusaha Kena Pajak sebelum  dan  sesudah  implementasi  E-Nofa. Tujuannya adalah untuk mengetahui perbedaan pelaporan Pengusaha Kena Pajak sebelum dan sesudah implementasi Elektronik Nomor Faktur (E-Nofa). Sampel diambil dengan menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh sehingga sampel penelitian ini adalah Pengusaha Kena Pajak yang terdaftar di KPP Pratama Serang pada tahun 2011-2015. Sehingga diperoleh 48 data observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Paired Sample T-test yang merupakan uji beda t-test dengan sampel berhubungan yaitu selama dua tahun sebelum dan dua tahun sesudah pengimplementasian E-Nofa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pelaporan Pengusaha Kena Pajak sebelum dan sesudah implementasi E-Nofa. Hal ini terlihat dari nilai probabilitas sebesar 0,023 yang lebih kecil dari nilai asymptotic significance yaitu 0.05. Perbedaan tersebut juga terlihat dari nilai mean sebesar 205 yang bernilai negatif. Sehingga terjadi peningkatan pelaporan Pengusaha Kena Pajak sesudah implementasi E-Nofa. Dengan kata lain, pelaporan Pengusaha Kena Pajak sesudah implementasi E-Nofa lebih tinggi dibandingkan sebelum implementasi E-Nofa. Kata Kunci: Elektronik Nomor Faktur (E-Nofa), Pengusaha Kena Pajak, Pelaporan Pengusaha Kena Pajak
PENGARUH PELAKSANAAN AUDIT INTERNAL TERHADAP GOOD GOVERNANCE DI PROVINSI BANTEN Rakhmini Juwita
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.147 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4178

Abstract

Abtract The purpose of this research is to know the influence of implementation internal audit to good governance in Banten Province. The result of this research shows that internal audit implementation rendered a moderate positive influence 23.1% on good governance. Although havea veryweakeffectbut the implementation of internal audit has a positive influence on the application ofthe principles ofgood governance,it indicatesthere is a tendencythat the  implementation of internal audit is better able to encourage good governance better. Keywords: Internal Audit, good governance, control Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan audit internal terhadap good governance di propinsi Banten. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial pelaksanaan audit internal memiliki pengaruh yang moderat dan positif terhadap good governance sebesar 23.1%. Walaupun mempunyai pengaruh yang sangat lemah namun pelaksanaan audit internal mempunyai pengaruh yang positif terhadap penerapan prinsip good governance, hal ini menandakan ada kecenderungan bahwa Pelaksanaan audit internal yang lebih baik mampu mendorong good governance yang lebih baik. Kata kunci: Audit internal, good governance, pengendalian
PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN, KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PELAKSANAAN ANGGARAN TERHADAP PENYERAPAN ANGGARAN PADA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH PROVINSI BANTEN Dadan Ramdhani; Indi Zaenur Anisa
Jurnal Riset Akuntansi Terpadu Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.449 KB) | DOI: 10.35448/jrat.v10i1.4223

Abstract

Abstract This study aims to find out The Influence of Budget Planning, Quality of Human Resources and Budget Implementation Towards Budget Absorption in Local Government of Banten Province. The object of research include the manajer of planning, financial manager and the manager technical Account Officer, used Purposive sampling. Data analysis techniques is multiple regression used SPSS 20.0. The result showed that Budget Planning, Quality of Human Resources and Budget Implementation has significant positive impact towards Budget Absorption in Local Government of Banten Provincein Local Government of Banten Province. Keywords: Budget Planning, Quality of Human Resources,  Budget Implementation, Budget Absorption Abstrak Penelitian ini untuk menguji Pengaruh Perencanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pelaksanaan Anggaran terhadap Penyerapan Anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Banten. Objek penelitian meliputi Pegawai yang terlibat langsung dalam pengelolaan anggaran diantaranya Kasubag Perencanaan dan Program, Kasubag Keuangan, Bendahara Pengeluaran, dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dengan menggunakan Purposive Sampling. Teknik analisis data adalah regresi berganda menggunakan SPSS 20.0 Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Variabel Perencanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pelaksanaan Anggaran berpengaruh positif signifikan terhadap Penyerapan Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Banten. Kata Kunci :Perencanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia, Pelaksanaan Anggaran,  Penyerapan Anggaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 10