cover
Contact Name
Rike Penta Sitio
Contact Email
rikepenta@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rikepenta@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Management and Business Review
ISSN : 18298176     EISSN : 25030736     DOI : -
Journal of Management and Business Review (JMBR) is a source of scientific information for academia, research institution, government agencies, and industries. We publish research paper on management and business strategy as well as related topics.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2017)" : 9 Documents clear
PENGARUH ANTESEDEN PERILAKU BERBAGI PENGETAHUAN TERHADAP KEUNGGULAN KOMPETITIF ORGANISASI Jambak, Muhammad Ihsan
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.106

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh anteseden daripada Perilaku Berbagi Pengetahuan yang diyakini dapat menjadi salah satu strategi organisasi dalam mempertahankan keunggulan kompetitif yang dimiliki, khususnya di lingkungan organisasi perguruan tinggi. Keunggulan kompetitif organisasi dapat dibentuk dengan mendayagunakan sumber daya internal yang dimiliki, yaitu modal manusia, dengan membentuk pengetahuan organisasi yang unik dan tidak dapat ditiru melalui kegiatan berbagi pengetahuan. Digunakan metoda penelitian kuantitatif dimana sebaran sampel uji dengan taraf kepercayaan 95 persen, dan pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Sampel dipilih secara acak berjumlah 83 orang dipilih dari dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya Palembang. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling dengan bantuan aplikasi SmartPLS, menunjukkan bahwa hipotesa Perilaku Berbagi Pengetahuan berpengaruh terhadap Keunggulan Kompetitif, hipotesa bahwa Niat dan Sikap Individu, Kepemimpinan, dan Penghargaan berpengaruh terhadap Perilaku Berbagi Pengetahuan juga diterima, namun hipotesa Budaya Organisasi berpengaruh terhadap Perilaku Berbagi Pengetahuan ditolak.This research examines the influences of the antecedents of the knowledge-sharing behavior which is believed to be one of the organization's strategies to sustaining their competitive advantages, especially in the higher education organization. The competitive advantage can be established by empowering internal resources owned by the organization, i.e. human capital, with establishment of organizational knowledge that are unique and inimitable through sharing knowledge activities. Quantitative research method is used, where the sample distribution planned with 95 percent level of confidence, and data collected using quesioners. Samples selected randomly totaled 83 people from lecturers and staffs of the Faculty of Computer Science, University of Sriwijaya, Palembang. The data analyses were conducted using Structural Equation Modeling techniques by the SmartPLS application, which shown the hypothesis that the Knowledge Sharing Behavior influence toward Competitive Advantage is accepted, the hypothesis that the Individual Intention and Attitude, Leadership, and Reward, influence toward Knowledge Sharing Behavior are also accepted, but the hypothesis of Organizational Culture influence toward Knowledge Sharing Behavior is rejected.
ANALISIS KEUNIKAN SUMBERDAYA DAN STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING PRODUK KREATIF BAMBU (Studi pada Saung Angklung Udjo Bandung Jawa Barat) Encep Sopandi
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.92

Abstract

Saat ini perkembangan ekonomi sedang berada pada ekonomi berbasis kreatifitas. Ekonomi kreatif dan industri kreatif memerlukan sumberdaya yang kuat untuk memenangkan persaingan bisnis. Keunikan sumberdaya dan strategi keunggulan menjadi pokok memenangkan persaingan yang akan berdampak pada kinerja bisnis perusahaan. Penelitian ini berusaha menganalisis keunikan sumberdaya dan strategi keunggulan bersaing dengan model market commitment yang akan dilihat dampaknya pada kinerja perajin produk kreatif bambu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana keunikan sumberdaya yang dimilki dapat memberikan keunggulan dengan pendekatan market commitment model sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan kerajinan bambu, kasus pada Saung Angklung Udjo Bandung. Dimensi Keunikan Sumberdaya yang dianalisis adalah tangible asset, intangible asset dan organizational capability. Strategi market commitmen model, bertujuan memenangkan persaingan dan unggul di pasar. Market commitment model memiliki dimensi Ferformance, dengan indikator fuctionality, Reliability, Speed dan Convenience. Dimensi Service Hustle, dengan indikator Comprehensive, Avaliable, Personalized dan symbiotic. Dimensi Price dengan indikator low, value, premium dan shared. Dimensi Emosi dengan indikator, recognition, design, innovate, dan political. Variabel kinerja dalam penelitian ini, dilihat dari pertumbuhan pasar, profitabilitas bisnis dan market share. Dikarenakan kasus di Saung Angklung Udjo, variabel kinerja finansial kurang meberikan pendalaman sehingga analisis dilakukan lebih pada aspek non finansial. Metode yang digunakan adalah deskriftif kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, serta pengumpulan berbagai informasi berkaitan dengan keunikan sumberdaya dan strategi keunggulan bersaing Saung Angklung Udjo. Data diambil dari manajemen untuk variabel kinerja dan strategi keunggulan bersaing, untuk keunikan sumber daya dengan observasi dan interview terhadap beberapa pegawai di Saung Angklung Udjo. Untuk pendalaman materi, studi literatur dilakukan terhadap seluruh data yang berkaitan dengan kinerja atau reputasi Saung Angklung Udjo, baik pendapat pakar atau testimoni dari pengunjung yang terekam oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa Saung Angklung Udjo memiliki keunikan sumberdaya yang memadai dilihat dari aspek aset berwujud, aset tidak berwujud dan kapabilitas organisasi. Keunikan tidak berwujud lebih dominan, karena Angklung Udjo adalah produk seni budaya, khas sunda yang telah diakui UNESCO. Kepemilikan lisensi, haki dan copyright dari Angklung yang terbuat dari produk kreatif bambu adalah unik, terutama dalam hal mudah dimainkan dan dapat mengimbangi alat musik dengan teknologi terkini. Strategi market commitment model sudah dijalankan, walau tidak disadari oleh pihak manajemen Saung Angklung Udjo. Kinerja dalam keadaan cukup baik, dan masih dapat ditingkatkan.
UJI EFEK FENG SHUI INDEX DI TAHUN MONYET API PADA PASAR SAHAM HONG KONG, TAIWAN, SINGAPURA, DAN INDONESIA Karina Raesita; Putu Anom Mahadwrtha; Arif Herlambang
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.94

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji reaksi pasar terhadap informasi feng shui index di sekitar tanggal informasi tersebut dipublikasikan dan di sekitar liburan tahun baru imlek di beberapa pasar saham Asia, yaitu Hong Kong, Taiwan, Singapura, dan Indonesia. Dalam penelitian ini, digunakan metodologi event study untuk mengamati abnormal return saham-saham dari sektor yang direkomendasikan feng shui index satu hari sebelum hingga satu hari setelah informasi feng shui index dipublikasikan dan satu hari sebelum hingga satu hari setelah liburan tahun baru imlek. Abnormal return saham-saham dari sektor yang direkomendasikan feng shui index hanya terjadi di Taiwan dan Hong Kong. Namun, tidak ditemukan perbedaan antara abnormal return sektor yang direkomendasikan dan tidak direkomendasikan feng shui index di Hong Kong, sehingga abnormal return yang terjadi di Hong Kong tidak bisa disimpulkan sebagai pengaruh dari informasi feng shui index. Perbedaan antara abnormal return sektor yang direkomendasikan dan tidak direkomendasikan feng shui index hanya terjadi di Taiwan. Karena itu, feng shui index effect hanya terjadi di Taiwan.
PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) PADA NONGOVERNMENTAL ORGANIZATIONS (NGO) Mawarto, Mawarto
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.98

Abstract

ABSTRAK: Setiap Organisasi yang berorientasi laba maupun non laba dituntut dapat menerapkan Tata Kelola Perusahaan sebagai bentuk akuntabilitas organisasi terhadap para pemangku kepentingan, Penerapan prinsip akuntabilitas dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi penting karena, LSM adalah lembaga yang bekerja untuk masyarakat dan berdasarkan pada kepercayaan. Secara konsep Tata Kelola Perusahaan meliputi aspek keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian dan kesetaraan namun dalam penelitian ini dibatasi pada aspek akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Migrant Institutetelah melaksanakan akuntabilitas sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat dengan indikator memiliki struktur organisasi, pembagian tugas pada tingkatan manajemen, persyaratan dan masa jabatan, proses pengambilan keputusan serta dokumentasi notulen rapat, Direktur Eksekutif dan Anggota Eksekutif tidak boleh merangkap jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal lain yang diperlukan Organ Pendukung pelaksanaan tata kelola perusahaan, seperti Internal Auditor, komite kebijakan resiko.Any profit-oriented and non-profit oriented organization is required to implement Corporate Governance as a form of organizational accountability to all stakeholders. Implementation of accountability principles in Non-Governmental Organizations (NGOs) is important because, NGOs are institutions that work for the community and based on trust. The concept of Corporate Governance includes aspects of openness, accountability, responsibility, independence and equity, but in this study is limited to aspects of accountability. The results of the research show that Migrant Institutehas implemented accountability as Non-Governmental Organization with indicators of organizational structure, division of tasks at management level, requirements and tenure, decision process and documentation of meeting minutes, Executive Director and Executive Member may not concurrently serve as Civil Apparatus State (CAS). Other things that are needed by the Supporting Organizations of corporate governance, such as the Internal Auditor, the risk policy committee.
PENGARUH ENTREPRENEURIAL ORIENTATION, CULTURE ORGANIZATION INTERNAL FACTOR TERHADAP PERFORMANCE ORGANIZATION MELALUI CORPORATE ENTREPRENUERSHIP CAPABILITY PADA UMKM BATIK TULIS KLASIK DI JAWA TENGAH Kartika, Chandra -
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perubahan paradigma pembisnis agar dapat mengembangkan bisnis yang di kelola dengan baik dengan menggunakan beberapa variabel entrepreneurial orientation, culture organization, internal factor dalam meningkatkan permormance organization yang melalui corporate entrepreneur capability dan dapat meningkatkan tingkat kesejahtaraan dengan pengembangan karakter kewirausahaan pada seluruh masyarakat UMKM Batik Tulis Klasik di Jawa Tengah. Peneliti berusaha membantu untuk menyelesaikan permasalahan yang perekonomian yang masih belum optimal pada masyarakat UMKM Batik Tulis Di Jawa Tengah dan dalam peningkatan ekonomi kreatif yang bersinergi dalam meningkatkan kinierja bisnis dalam suatu organisasi UMKM Batik Tulis di Jawa Tengah, sehingga tingkat pendapatan UMKM Batik Tulis di masayarakat sekitar Jawa Tengah. dapat meningkat pula. Peneliti mengambil sampel sekitar 200 orang pengusaha yang memiliki Usaha UMKM Batik di Jawa Tengah dan menggunakan metode analisis kuantitatif serta menggunakan alat analisa SEM AMOUS dan lokasi sudah ditentukan di peneliti, dari suatu temuan diharapkan untuk ditemukan hasil yang positif terhadap perkembangan bisnis UMKM Batik Tulis tersebut dan dapat membantu tingkat profit penjualan dan dapat memperbaiki tingkat teknologi yang digunakan oleh pengusaha serta meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat UMKM Batik Jateng. Dan dapat meningkatkan Kinerja pada organisasi UMKM Batik Tulis di Jawa Tengah.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KEUNGGULAN BERSAING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN CITRA MEREK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Laura, Netty; Siringo Ringo, Siska Natalia
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.100

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan pengaruh kualitas produk dan keunggulan bersaing terhadap keputusan pembelian dengan citra merek sebagai variabel intervening di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Unit analisis dalam penelitian ini adalah mahasiswa pengguna sepeda motor Honda matic. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pengguna sepeda motor Honda matic dengan jumlah 132 sampel dari 198 populasi. Metode pengambilan sampel yang di gunakan di dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling, dimana pengambilan sampel secara sengaja berdasarkan persyaratan kriteria tertentu. Instrument analisis statistik melalui PLS.3 yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini yakni kualitas produk berpengaruh positif signifikan terhadap citra merek di Universitas 17 Agustus 1945, keunggulan bersaing berpengaruh positif signifikan terhadap citra merek di Universitas 17 Agustus 1945, kualitas produk berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian di Universitas 17 Agustus 1945, keunggulan bersaing berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian di Universitas 17 Agustus 1945, citra merek berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian di Universitas 17 Agustus 1945, kualitas produk berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan pembelian melalui citra merek di Universitas 17 Agustus 1945, dan keunggulan bersaing berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan pembelian melalui citra merek di Universitas 17 Agustus 1945. Implikasi penelitian ini PT. Astra Honda Motor perlu berinovasi terus menerus melalui kualitas produk sehingga mampu bersaing dengan perusahaan otomotif sepeda motor lainnya. Keunggulan bersaing yang diciptakan Honda inilah yang mampu menjadikan PT. Astra Honda Motor menjadi penguasa pasar industri otomotif sepeda motor.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KEUNGGULAN BERSAING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN CITRA MEREK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Laura, Netty; Siringo Ringo, Siska Natalia
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.100

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan pengaruh kualitas produk dan keunggulan bersaing terhadap keputusan pembelian dengan citra merek sebagai variabel intervening di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Unit analisis dalam penelitian ini adalah mahasiswa pengguna sepeda motor Honda matic. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pengguna sepeda motor Honda matic dengan jumlah 132 sampel dari 198 populasi. Metode pengambilan sampel yang di gunakan di dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling, dimana pengambilan sampel secara sengaja berdasarkan persyaratan kriteria tertentu. Instrument analisis statistik melalui PLS.3 yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini yakni kualitas produk berpengaruh positif signifikan terhadap citra merek di Universitas 17 Agustus 1945, keunggulan bersaing berpengaruh positif signifikan terhadap citra merek di Universitas 17 Agustus 1945, kualitas produk berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian di Universitas 17 Agustus 1945, keunggulan bersaing berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian di Universitas 17 Agustus 1945, citra merek berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian di Universitas 17 Agustus 1945, kualitas produk berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan pembelian melalui citra merek di Universitas 17 Agustus 1945, dan keunggulan bersaing berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan pembelian melalui citra merek di Universitas 17 Agustus 1945. Implikasi penelitian ini PT. Astra Honda Motor perlu berinovasi terus menerus melalui kualitas produk sehingga mampu bersaing dengan perusahaan otomotif sepeda motor lainnya. Keunggulan bersaing yang diciptakan Honda inilah yang mampu menjadikan PT. Astra Honda Motor menjadi penguasa pasar industri otomotif sepeda motor.
PENGARUH ANTESEDEN PERILAKU BERBAGI PENGETAHUAN TERHADAP KEUNGGULAN KOMPETITIF ORGANISASI Jambak, Muhammad Ihsan
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.106

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh anteseden daripada Perilaku Berbagi Pengetahuan yang diyakini dapat menjadi salah satu strategi organisasi dalam mempertahankan keunggulan kompetitif yang dimiliki, khususnya di lingkungan organisasi perguruan tinggi. Keunggulan kompetitif organisasi dapat dibentuk dengan mendayagunakan sumber daya internal yang dimiliki, yaitu modal manusia, dengan membentuk pengetahuan organisasi yang unik dan tidak dapat ditiru melalui kegiatan berbagi pengetahuan. Digunakan metoda penelitian kuantitatif dimana sebaran sampel uji dengan taraf kepercayaan 95 persen, dan pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Sampel dipilih secara acak berjumlah 83 orang dipilih dari dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya Palembang. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling dengan bantuan aplikasi SmartPLS, menunjukkan bahwa hipotesa Perilaku Berbagi Pengetahuan berpengaruh terhadap Keunggulan Kompetitif, hipotesa bahwa Niat dan Sikap Individu, Kepemimpinan, dan Penghargaan berpengaruh terhadap Perilaku Berbagi Pengetahuan juga diterima, namun hipotesa Budaya Organisasi berpengaruh terhadap Perilaku Berbagi Pengetahuan ditolak.This research examines the influences of the antecedents of the knowledge-sharing behavior which is believed to be one of the organization's strategies to sustaining their competitive advantages, especially in the higher education organization. The competitive advantage can be established by empowering internal resources owned by the organization, i.e. human capital, with establishment of organizational knowledge that are unique and inimitable through sharing knowledge activities. Quantitative research method is used, where the sample distribution planned with 95 percent level of confidence, and data collected using quesioners. Samples selected randomly totaled 83 people from lecturers and staffs of the Faculty of Computer Science, University of Sriwijaya, Palembang. The data analyses were conducted using Structural Equation Modeling techniques by the SmartPLS application, which shown the hypothesis that the Knowledge Sharing Behavior influence toward Competitive Advantage is accepted, the hypothesis that the Individual Intention and Attitude, Leadership, and Reward, influence toward Knowledge Sharing Behavior are also accepted, but the hypothesis of Organizational Culture influence toward Knowledge Sharing Behavior is rejected.
PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) PADA NONGOVERNMENTAL ORGANIZATIONS (NGO) Mawarto, Mawarto
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.98

Abstract

ABSTRAK: Setiap Organisasi yang berorientasi laba maupun non laba dituntut dapat menerapkan Tata Kelola Perusahaan sebagai bentuk akuntabilitas organisasi terhadap para pemangku kepentingan, Penerapan prinsip akuntabilitas dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi penting karena, LSM adalah lembaga yang bekerja untuk masyarakat dan berdasarkan pada kepercayaan. Secara konsep Tata Kelola Perusahaan meliputi aspek keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian dan kesetaraan namun dalam penelitian ini dibatasi pada aspek akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Migrant Institutetelah melaksanakan akuntabilitas sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat dengan indikator memiliki struktur organisasi, pembagian tugas pada tingkatan manajemen, persyaratan dan masa jabatan, proses pengambilan keputusan serta dokumentasi notulen rapat, Direktur Eksekutif dan Anggota Eksekutif tidak boleh merangkap jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal lain yang diperlukan Organ Pendukung pelaksanaan tata kelola perusahaan, seperti Internal Auditor, komite kebijakan resiko.Any profit-oriented and non-profit oriented organization is required to implement Corporate Governance as a form of organizational accountability to all stakeholders. Implementation of accountability principles in Non-Governmental Organizations (NGOs) is important because, NGOs are institutions that work for the community and based on trust. The concept of Corporate Governance includes aspects of openness, accountability, responsibility, independence and equity, but in this study is limited to aspects of accountability. The results of the research show that Migrant Institutehas implemented accountability as Non-Governmental Organization with indicators of organizational structure, division of tasks at management level, requirements and tenure, decision process and documentation of meeting minutes, Executive Director and Executive Member may not concurrently serve as Civil Apparatus State (CAS). Other things that are needed by the Supporting Organizations of corporate governance, such as the Internal Auditor, the risk policy committee.

Page 1 of 1 | Total Record : 9