cover
Contact Name
Tri Tarwiyani
Contact Email
pend.sejarah@fkip.unrika.ac.id
Phone
+6281261500096
Journal Mail Official
pend.sejarah@fkip.unrika.ac.id
Editorial Address
Prodi. Pendidikan Sejarah, FKIP-Universitas Riau Kepulauan, Jl. Pahlawan No. 99, Bukit Tempayan, Batu Aji, Batam
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
ISSN : 23018305     EISSN : 25990063     DOI : 10.33373
Jurnal Historia adalah jurnal ilmiah berkala Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Riau Kepulauan yang berkonsentrasi pada ilmu yang berkaitan dengan sejarah.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah" : 4 Documents clear
REVOLUSI HIJAU KEBIJAKAN EKONOMI PEMERINTAH BIDANG PERTANIAN DI KANAGARIAN SELAYO TAHUN 1974-1998 Yulia, Desma
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v4i2.1931

Abstract

Revolusi hijau sebagai sebuah kebijakan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat membawa dampak yang signifikan terhadap perkembangan kehidupan masyarakat Selayo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak Revolusi Hijau terhadap  kebijakan ekonomi pemerintah bidang pertanian di Kanagarian Selayo tahun 1974-1998. Penelitian ini termasuk kualitatif deskriptif dengan metode penelitian sejarah. Langkah awal dalam penelitian ini adalah heuristic, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah kanagarian selayo ,merupakan daerah yang mempunyai peranana yang cukup signifikan terhadap Kabupaten Solok sebagai pensuplai beras, juga sebagai daerah yang cukup berperan dan mendukung Kabupaten Solok dalam mendapatkan julukan sebagai lumbung pangan untuk propinsi Sumatera Barat. Pada awal pelaksanaan revolusi hijau di Kanagarian Selayo melalui bimas dan inmas produksi padi menunjukkan hasil yang luar biasa, terbukti pada tahun 1983 mencapai 8,5 ton/ha dari 3,8 ton/ha pada tahun 1970. Setelah adanya kebijakan Revolusi Hijau, para petani dihadapkan pada siklus ketergantungan dan kemiskinan dan terjerat pada hutang. Asupan pertanian seperti pupuk , benih, pestisida yang sebelum revolusi hijau dikuasai oleh petani sendiri, sekarang petani terpaksa membelinya  secara terus menerus. Sebagai akibat dari pemakaian bahan kimia yang terus menerus sawah menjadi semakin kurang subur, sehingga untuk memperbaikinya pada setiap musim tanam memerlukan input asupan luar semakin banyak.Kata Kunci: Revolusi Hijau, Ekonomi, Pertanian
PERANAN TRANSPORTASI BOAT PANCUNG DALAM MENGEMBANGKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI PULAU BULUH KOTA BATAM Okwita, Afrinel
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v4i2.1930

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peranan transportasi boat pancung dalam mengembangkan perekonomian masyarakat Pulau Buluh Kota Batam. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan  observasi,  wawancara dan dokumentasi. Adapun Teknik Analisa data dalam penelitian ini menggunakan model Miles Huberman dengan empat tahapan yaitu pengumpulan data, Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan transportasi Boat Pancung di pulau Buluh dilatar belakangi oleh adanya kepentingan masyarakat akan sarana transportasi yang mempermudah mereka khusunya dalam arus barang dan jasa. Keberadaan sarana transportasi ini sangat dirasakan manfaatnya untuk pembangunan wilayah pulau Buluh khusunya untuk kemudahan akses setiap orang terutama masyarakat pulau Buluh, dampak peranan transportasi Boat Pancung dalam mengembangkan perekonomian masyarkat antara lain mendukung laju pergerakan manusia,  peningkatan ekonomi khusunya permbangunan pulau Buluh serta menguranggi tingkat pengangguran.
Malam Tujuh Likur Pada Masyarakat Melayu Rempang Cate Kota Batam YANTI, FITRI; Nina, Nina
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v4i2.1954

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang Tradisi Malam Tujuh Likur pada masyarakat Melayu Rempang Cate Kota Batam. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Rempang Cate Kecamatan Galang dengan  sumber  primer: lurah, ketua adat, tokoh agama, dan masyarakat, sumber sekunder penelitian ini  didapatkan melalui dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan pelaksanaan Malam Tujuh Likur dimulai dengan menghantar sesajian  dengan membawa berbagai macam kue ke pohon yang dianggap keramat. Sesajian yang dibawa bermakna untuk mencari berkah, atau tidak sakit, dan agar kampung aman dijauhi dari mara bahaya. Selain itu tujuan menghantar sesajian sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Pelaksanaan yang kedua yaitu memasang pelita, pelita melambangkan jiwa yang terang dan berfungsi sebagai penerangan. Pelaksanaan yang ketiga adalah kenduri. Kenduri bertujuan untuk mendoakan orang yang telah meninggal.Kata kunci: Tradisi, Malam Tujuh Likur, Rempang Cate.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP DASAR DIAGRAM AKTIVITAS EKONOMI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PEMECAHAN MASALAH DI KELAS VII C SMP NEGERI 34 BATAM TAHUN PELAJARAN 2015/2016 KHADIJAH, KHADIJAH
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2019): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v4i2.1923

Abstract

Hasil pembelajaran “diagram aktivitas ekonomi” tahun yang lalu belum begitu menggembirakan terbukti dari hasil ulangan formatif yang saya lakukan terdapat 50 % siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar sehingga saya terpaksa melakukan remedial terhadap siswa yang belum mencapai tuntas tersebut dan memberikan pengayaan bagi siswa yang sudah mendapat nilai baik. Untuk tidak mengulangi hal yang sama saya tertarik untuk mengujicobakan model pembelajaran pemecahan masalah. Rumusan masalah yang harus dicarikan solusinya adalah apakah dengan menerapkan model pembelajaran pemecahan masalah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam memahami konsep diagram aktivitas ekonomi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII C SMP Negeri 34 Batam Tahun Pelajaran 2015/2016 dalam 2 siklus, pembelajaran dilakukan dalam bentuk pembelajaran kooperatif ditandai dengan pengelompokan siswa, dengan urutan pembelajaran seperti biasa dan lebih ditekankan pada penerapan model pembelajaran pemecahan masalah, Jumlah peserta didik mencapai batas tuntas pada siklus I: 50 %, siklus II: 90 %. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan adanya peningkatan ketuntasan belajar ulangan harian adalah 40 %.  

Page 1 of 1 | Total Record : 4