cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sejarah dan Budaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
PEMBELAJARAN BERBASIS NILAI PADA MATAPELAJARAN SEJARAH MELALUI MODEL VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) Putri Nur Ekasari
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.856 KB)

Abstract

niversitas Negeri Malang Abstrak: Hasil belajar sejarah tidak hanya berkaitan dengan aspek pengetahuan saja. Peserta didik sudah selaknya merasakan kebermaknaan sejarah bagi diri mereka. Disamping mengenai fakta-fakta sejarah yang disajikan dalam bentuk permasalahan yang problematis, pembelajaran sejarah juga perlu dikemas dengan memperhatikan nilai-nilai. Peserta didik diharapkan mampu mengambil nilai dari sebuah peristiwa sejarah kemudian mereka dapat mempertimbangkan nilai tersebut apakah cocok bagi diri mereka.  Pembelajaran sejarah yang demikian itu nantinya akan berguna bagi peserta didik sebagai bahan pertimbangan untuk bertindak. Tulisan ini akan menggambarkan pembelajaran sejarah yang melibatkan aspek nilai yaitu dengan pembelajaran sejarah berbasis nilai melalui model pembelajaran VCT (Valaue clarification Technique). Model pembelajaran ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menemukan, dan menganalisis nilai pada setiap peristiwa sejarah. Peserta didik tidak hanya sekedar dihadapkan pada fakta sejarah melainkan juga dituntut untuk menemukan nilai. Terlebih dapat menentukan apakah nilai tersebut masih relevan bagi dirinya. Kata-Kata Kunci: pembelajaran berbasis nilai, VCT, fakta sejarah, belajar bermakna Abstract: The result of history learning is not only related to the knowledge aspect. Learners have selaknya sense of historical significance for themselves. Besides the historical facts presented in the form of problematic problems, historical learning also needs to be packed with attention to the value-nili. Learners are expected to take the value of a historical event then they can consider the value of whether it suits them. Such historical learning will be useful for learners as a consideration for action. This paper will describe a history learning that involves the value aspect of learning based on value-based learning through the VCT (Valaue clarification Technique ) learning model. This learning model provides an opportunity for learners to discover, and analyze the value of each historical event. Learners are not only faced with historical facts but also are required to find value. Moreover can determine whether the value is still relevant for him. Keywords: value-based learning, VCT, historical fac, meaningful learning
SEJARAH LOKAL: MENGENAL YANG DEKAT, MEMPERLUAS WAWASAN Hariyono Hariyono
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.817 KB)

Abstract

MULTIPERSPEKTIF DALAM MATAPELAJARAN SEJARAH: LANGKAH NYATA MENGHARGAI KEBHINEKAAN DI RUANG KELAS Susanto Yunus Alfian
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.61 KB)

Abstract

POLITICAL DISCOURSES OF CONFLICT IN NORTH MALUKU 1999-2000 Juniar Laraswanda Umagapi
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.561 KB)

Abstract

PEWARISAN KEBERAGAMAN DAN KETELADANAN MELALUI SEJARAH LOKAL Tutik Ernawati
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.898 KB)

Abstract

MENGUATKAN KARAKTER BHINEKA TUNGGAL IKA MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS Melaningrum Andarwati
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.985 KB)

Abstract

URGENSI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS POTENSI LOKAL BAHARI UNTUK MENUMBUHKAN MINAT WIRAUSAHA DI PESISIR SELATAN KABUPATEN MALANG Lutfiah Ayundasari
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.45 KB)

Abstract

POTENSI BAHARI LASEM SEBAGAI SEJARAH MARITIM LOKAL Avif Arfianto Purwoko Utomo
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.261 KB)

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas tentang potensi bahari Lasem sebagai salah satu sejarah maritim lokal. Studi sejarah Indonesia lebih banyak mementingkan peristiwa yang terjadi di darat, meskipun lebih dari separuh wilayah Indonesai terdiri dari laut. Sebagai alternatif studi sejarah, terdapat kajian sejarah yang berbasis pada budaya maritim. Sejarah maritim sangatlah penting pada saat ini, karena sebagian besar wilayah Indonesia adalah laut. Salah satu kajian sejarah maritim adalah potensi bahari yang ada di wilayah Lasem. Potensi-potensi bahari Lasem sebagai sejarah maritim lokal meliputi: (1) kondisi geografis Lasem sebagai lokasi pelabuhan maritim; (2) peninggalan sejarah maritim Lasem; (3) budaya maritim masyarakat Lasem. Pemahaman tentang potensi bahari Lasem sangatlah penting bagi masyarakat. Secara garis besar, terdapat relasi antara potensi bahari Lasem dengan sejarah maritim Indonesia. Potensi bahari Lasem sebagai sejarah maritim lokal berfungsi untuk menyokong narasi sejarah nasional.Kata-kata kunci: Potensi Bahari Lasem, Sejarah Maritim, Budaya Maritim.Abstract: This article discusses Lasem's nautical potential as one of the local maritime history. The study of the history of Indonesia more concerned with events that occur on land, although more than half of Indonesia's territory consists of the sea. As an alternative to historical studies, there is historical studies based on maritime culture. The history of maritime is very important at the moment, because most areas of Indonesia is the sea. One study of maritime history is the nautical potential in the Lasem region. Lasem's nautical potential as local maritime history includes: (1) the geographical conditions Lasem as a maritime port locations; (2) the maritime heritage of Lasem; (3) the maritime culture of the Lasem community. An understanding of Lasem's nautical potential is very important for the community. Broadly speaking, there is a relationship between Lasem's nautical potential with Indonesian maritime history. Lasem's nautical potential as a local maritime history serves to support the narrative of national history.Keywords: Lasem's nautical potential, Maritime History, Maritime Culture
PENANAMAN NILAI-NILAI KEBHINEKAAN MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH SMA Pi'i Pi'i
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.868 KB)

Abstract

KERAGAMAN KEBERAGAMAAN (SEBUAH KODRATI KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA BERDASARKAN PANCASILA) Dewa Agung Gede Agung
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.418 KB)

Abstract

Abstrak: Kehadiran berbagai agama di Indonesia merefleksikan agar umat beragama tidak saling menganiaya orang lain. Akan tetapi, agama yang mengajarkan perdamaian tidak jarang dijadikan legitimasi untuk mengganggu, memusuhi, dan memusnahkan umat lain. Di Indonesia, konflik antar umat beragama telah menjadi rahasia umum, dalam kondisi seperti ini ajaran agama dapat dijadikan sebagai alat pembenar bagi pemeluknya untuk melakukan tindakan permusuhan dan pembunuhan terhadap pemeluk agama lain. Kenyataan ini sangat bertentangan dengan esensi ajaran agama itu sendiri yang selalu mengajarkan cinta kasih dan perdamaian.Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk dengan pemeluk agama yang beragam. Belum lagi perbedaan suku dan ras, bisa jadi faktor ini juga berpotensi memperkeruh suasana konflik agama. Namun demikian, kemungkinan diatas bisa jadi tidak terbukti apabila masyarakat dan bangsa Indonesia mampu menumbuhkan sikap empati terhadap perbedaan tersebut.Kata-kata Kunci: bangsa dan negara, empati, empat konsensus dasarAbstract: The presence of religions in Indonesia reflects that the religious people do not violate each other. However, religion teaching peace is become a legitimation to disturb, to hate, and to genocide the other religious people. In Indonesia, a conflict between religions have been a public secret, in this condition the teaching of religion could be a tool to right and to legitimate the killing of other religions. This fact is contradicted with the essence of the religion’s teaching that is to teach love other people and peace. Indonesian society is a multicultural society with various religions. Nevertheless, the related explanation will not affect if society could grow the character of emphaty to any difference.   Keywords: nation and state, emphaty, four basic consencus

Page 1 of 1 | Total Record : 10