cover
Contact Name
Slamet Santosa
Contact Email
slametsantosa@unhas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
slametsantosa@unhas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
BIOMA : Jurnal Biologi Makassar
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 25287168     EISSN : 25486659     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bioma mempublikasikan hasil penelitian dan kajian biologi: ekologi, botani, genetika, mikrobiologi, zoologi maupun biologi terapan dibidang agrokomplek dan medikal komplek. Bioma diterbitkan Departemen Biologi, FMIPA UNHAS, dan mempublikasikan artikel dua kali setahun , setiap bulan juni dan desember
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2017)" : 7 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI KERANG DARAH Anadara granosa L. TERHADAP TINGKAT KEPADATAN SPERMATOZOA MENCIT Mus musculus L. Rhida Nirmalasari
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v2i1.1351

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian nutrisi kerang darah Anadara granosa L. terhadap tingkat kepadatan spermatozoa mencit Mus musculus L. Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh pemberian nutrisi kerang darah A. granosa terhadap tingkat kepadatan spermatozoa  mencit M. musculus. Penelitian ini menggunakan hewan uji mencit M. musculus jantan dewasa dengan umur 8-10 minggu yang diberi pakan kerang darah A. granosa berupa pelet selama 21 hari. Spermatozoa diambil dari cauda epididimis dan selanjutnya diencerkan dengan NaCl fisiologis, kemudian diamati dan dihitung dengan menggunakan haemocytometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nutrisi kerang darah A. granosa, L. sebagai pakan mencit M. musculus, L. dapat meningkatkan kepadatan spermatozoa, terlihat dari adanya peningkatan tingkat kepadatan rerata spermatozoa pada mencit kontrol 105,25 x 104 sel/ml, sedangkan tingkat kepadatan rerata spermatozoa pada mencit yang diberi kerang 115,3 x 104 sel/ml. Ini berdasarkan hasil analisis data dengan Uji F pada tingkat kepercayaan 95 % menyatakan terdapat korelasi yang bersifat positif dan signifikan. Kata Kunci : Spermatozoa, Tingkat kepadatan, Kerang darah Anadara granosa, L., Mencit Mus musculus, L.
UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN JERUJU Acanthus ilicifolius TERHADAP Artemia salina Leach. Eva Johannes; Sjafaraenan Sjafaraenan
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v2i1.1974

Abstract

Jeruju Acanthus ilicifolius adalah tumbuhan mangrove yang memiliki berbagai potensi dalam bidang pangan dan kesehatan. Untuk dikembangkan sebagai tanaman obat perlu dilakukan penelitianlebih lanjut tentang bioaktivitas ekstrak daun jeruju terhadap A. Salina sebagai uji awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas ekstrak daun A.illicifolius terhadap artemia salina L. Pengambilan sampel di Karst Ramang Ramang Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Uji toksisitas dilakukan di lakukan di laboratorium Biokimia Departemen Kimia Fakultas MIPA Unhas, dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Hasil yang diperoleh ekstrak daun jeruju A. ilicifolius memiliki bioaktivitas  tinggi dengan nilai LC50 = 7,56µg/mL. Diharapkan jeruju A. Ilicifolius dapat dikembangkan sebagai tanaman obat yang memiliki potensi dalam mengobati penyakit.Kata kunci : toksisitas, ekstrak, Jeruju Acanthus ilicifolius, Artemia salina Leach
PENGARUH PRA PERLAKUAN SEBELUM PENGERINGAN SINAR MATAHARI DARI KULIT BUAH KAKAO TERHADAP KADAR KOMPONEN FENOLIK DALAM EKSTRAK Sartini Sartini; Rangga M Asri; Ismail Ismail
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v2i1.1491

Abstract

Kulit buah kakao merupakan limbah utama dari pengolahan biji kakao yang kaya akan senyawa golongan fenolik. Senyawa-senyawa ini memiliki implikasi yang menguntungkan bagi kesehatan, tetapi mudah teroksidasi selama proses pengolahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pra perlakuan sebelum  pengeringan di bawah sinar matahari  terhadap total fenolik, tannin, dan flavonoid dari ekstrak kulit buah kakao yang dihasilkan. Kulit buah kakao sebelum dikeringkan diberi 3 perlakuan: direndam dalam larutan asam sitrat 1 %, larutan metabisulfit 0,5 % , dan tanpa pra perlakuan. Kulit buah kakao tersebut dikeringkan di bawah sinar matahari dengan ditutup kain hitam dan tanpa ditutup kain hitam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (p<0.05) dari perlakuan yang dilakukan terhadap kadar total polifenol, tannin, dan  flavonoid dari ekstrak kulit buah kakao. Pra perlakuan sebelum pengeringan yang direkomendasikan untuk menghasilkan kadar fenolik dan flavonoid  yang  tinggi  adalah kulit buah kakao yang direndam sebelumnya dengan larutan sodium metabisulfit 0,5 % selama 15 menit sebelum dikeringkan di bawah sinar matahari. Kata kunci : pra perlakuan, pengeringan matahari,  kadar fenolik, kulit buah kakao 
STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE ASOSIASI DI SEKITAR AREA TAMBAK DESA BALANDATU KEPULAUAN TANAKEKE KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN Riska Annisa; Dody Priosambodo; Muhtadin Asnadi Salam; Slamet Santosa
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v2i1.1496

Abstract

Penelitian tentang struktur komunitas mangrove asosiasi di sekitar area tambak telah dilakukan pada bulan Mei-Desember 2016 di Desa Balandatu Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, kerapatan, frekuensi, penutupan, INP, SDR (Standard Dominance Rasio), dan penyebaran mangrove asosiasi di daerah tersebut, serta membandingkan struktur komunitas mangrove asosiasi di daerah tambak dan non tambak. Pengambilan dilakukan dengan metode purposive sampling menggunakan transek sabuk di daerah tambak dan transek kuadrat di daerah non tambak. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif untuk mendapatkan nilai SDR (Standard Dominance Rasio). Data penyebaran spesies dihitung berdasarkan Indeks Morisita. Dari hasil pengambilan data diperoleh 36 spesies mangrove asosiasi dari 22 familia, terdiri dari 11 spesies (7 familia) di daerah tambak dan 26 spesies (19 familia) di daerah non tambak. Nilai SDR tertinggi dari 5 stasiun di daerah tambak terdapat di stasiun 1 ditemukan pada rumput Fimbristylis cymosa dengan nilai 100%, sedangkan di daerah non tambak nilai SDR tertinggi ditemukan di stasiun 3 pada semak Kirinyu Eupatorium odoratum dengan nilai 75,48 %.  Mangrove asosiasi umumnya memiliki pola penyebaran mengelompok. Dapat disimpulkan bahwa mangrove assosiasi di daerah non tambak dan tambak memiliki struktur komunitas berbeda dengan penyebaran mengelompok. Kata kunci: Struktur komunitas, mangrove asosiasi, Desa Balandatu, Tanakeke, Sulawesi Selatan
ANALISIS KERAGAMAN JENIS SERANGGA HERBIVORA DI AREAL PERSAWAHAN KELURAHAN TAMALANREA KOTA MAKASSAR Paramitha Sari; Syahribulan Syahribulan; Syilvia Sjam; Slamet Santosa
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v2i1.1620

Abstract

Analisis Keragaman Jenis Serangga Herbivora di Areal Persawahan Kelurahan Tamalanrea Kota Makassar. Serangga herbivora merupakan salah satu kelompok serangga pemakan tumbuhan yang dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman sehingga dapat menurunkan produktivitas tanaman yang dihasilkan pada suatu area. Persawahan adalah salah satu tempat yang digunakan oleh serangga untuk hidup dan berkembang biak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis serangga herbivore di areal persawahan Kelurahan Tamalanrea Kota Makassar. Penentuan lokasi sampling dengan metode transek garis yang dibagi kedalam lima plot. Sampling serangga dilakukan dengan metode pengamatan visual, jaring ayun, dan perangkap lampu. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 13 spesies serangga herbivora yang termasuk ke dalam 8 famili dan 4 ordo. Mayoritas serangga yang diperoleh adalah serangga peloncat daun (leafhopper), contoh : Nephotettix nigropicus (Stal), Nephotettix virescens (Distant), Cofana spectra (Distant), dan Recilia dorsalis Motsh (Cicadellidae). Serangga yang paling sedikit diperoleh adalah kepik hijau Nezara viridula (L) (Pentatomidae). Hasil penelitian diperoleh nilai indeks keanekaragaman jenis (H') serangga herbivora sebesar 2.38 dapat diartikan bahwa tingkat keanekaragaman jenis serangga herbivora di areal persawahan tergolong kategori sedang. Kata kunci : serangga herbivora, tanaman padi, keanekaragaman
PENGARUH PEMBERIAN VERMIKOMPOS CAIR Lumbricus rubellus Hoffmeister PADA PERTUMBUHAN Chlorella sp. Regista Regista; Ambeng Ambeng; Magdalena Litaay; M. Ruslan Umar
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v2i1.1346

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian vermikompos cair Lumbricus rubellus pada pertumbuhan Chlorella sp.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi media kultur vermikompos yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan populasi Chlorella sp.. Penelitian dilaksanaan di Balai Budidaya Air Payau Takalar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap, dengan konsentrasi larutan vermikompos cair  A 0%, B 0,3%, C 0,6%, D 0,9%, dan E 1,2%, masing-masing perlakuan 3 kali ulangan. Pengamatan pertumbuhan Chlorella sp. dilakukan selama 10 hari. Hasil analisis data menggunakan UNIANOVA diperoleh hasil yang tidak berbeda nyata antar perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan kepadatan tertinggi populasi Chlorella sp. terjadi pada hari kesembilan dengan kepadatan 1698,91x104sel/ml terjadi pada konsentrasi vermikompos cair 0,9%.Kata Kunci: Chorella sp., budidaya perairan, vermikompos, Chlorellaceae
STRUKTUR KOMUNITAS ECHINODERMATA DI PADANG LAMUN PULAU TANAKEKE KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN Febriyanti Angreni; Magdalena Litaay; Dody Priosambodo; Willeum Moka
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v2i1.1966

Abstract

Penelitian tentang struktur komunitas Echinodermata di padang lamun perairan desa Balangdatu, Pulau Tanakeke kabupaten Takalar Sulawesi Selatan telah dilakukan pada bulan Oktober 2016 - Pebruari 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas Echinodermata di padang lamun pulau Tanakeke. Pengambilan sampel dilakukan dengan  metode transek kombinasi plot dengan ukuran plot 2 x 2 meter pada tiga stasiun berbeda. Analisis data mencakup penghitungan nilai kepadatan, Indeks keanekaragaman dan Indeks penyebaran. Hasil penelitian  menunjukkan terdapat 11 spesies Echinodermata dari 7 suku. Kepadatan jenis tertinggi ditemukan pada Ophiocoma  erinaceus yaitu 7,85 ind/m2.  Indeks  keanekaragaman tergolong rendah menunjukkan kondisi lingkungan yang tertekan. Nilai Indeks penyebaran yang di seluruh stasiun lebih dari satu, menunjukkan bahwa pola penyebaran individu cenderung mengelompok.Kata kunci : struktur komunitas, echinodermata, padang lamun, tanakeke

Page 1 of 1 | Total Record : 7