cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 02164132     EISSN : 25797204     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Bisnis Manajemen & Informatika (JBMI) with ISSN: 0216-4132 published by the Department of Management, Faculty of Economics and Business, Hasanuddin University, is a scientific period that seeks to actively participate in efforts to find / develop, disseminate and apply business, management, and informatics sciences. so that it can integrate the theoretical-academic and practical-empirical aspects in these fields, to help foster professional and productive scientists and practitioners in building Indonesian society.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2017): JBMI" : 6 Documents clear
ANALISIS STRATEGI RETRIBUSI DAERAH SEKTOR PARIWISATA KABUPATEN GOWA Ardian Leghari; Abd Rakhman Laba; Andi Aswan
JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika) Vol. 14 No. 1 (2017): JBMI
Publisher : Department of Management FEB Unhas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/jbmi.v14i1.2282

Abstract

This study aims to generate possible strategies that can be implemented to increase amount of retribution income at the Department of Tourism in Gowa Regency by reviewing 6 tourism objects within the regency. Instruments used for data collection are survey questionnaires, observation, and semi structure interview conducted to 29 respondents comprising of head departments, heads of division, and managements of each tourism object, as well as customers. The collected data were analyzed by using SWOT and IE matrix as a basis for generating possible strategies and determine competitive position of the studied tourism objects. The QSPM is then used to rank the generated strategies for prioritization.  The result of IE matrix showed that the position of the tourism objects is in quadrant V meaning that hold and maintain. The appropriate strategy used is intensive strategy (market penetration and product development). In SWOT matrix analysis, results obtained four alternative strategies, namely: (1) boosting amount of retribution by increasing numbers of tourism objects and supported tourism activities for customer attraction, (2) allocation of human resources in accordance with the competencies, (3) optimizing marketing activities, and (4) increasing awareness for retribution payment. Based on QSPM analysis, an appropriate strategy possibly implemented by Department of Tourism in Gowa Regency is expanding sources of retribution incomes.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROMOSI PENJUALAN POINT OF PURCHASE DISPLAYS dan HADIAH LANGSUNG TERHADAP VOLUME PENJUALAN PT. COCA-COLA AMATIL INDONESIA – SALES CENTER MAKASSAR Daniella Cynthia Sampepajung
JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika) Vol. 14 No. 1 (2017): JBMI
Publisher : Department of Management FEB Unhas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/jbmi.v14i1.2457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas implementasi strategi POP Display dan Hadiah Langsung di outlet-outlet perusahaan terhadap penjualan. Point-of-Purchase (POP) Displays dan Hadiah Langsung adalah bagian dari strategi pemasaran yaitu bentuk promosi penjualan yang bersifat jangka pendek. POP Display adalah penataan produk dari perusahaan, dengan memberikan material tertentu, kepada outlet penjualan. Sementara Hadiah Langsung tentunya adalah pemberian bonus atau sovenir yang diberikan dengan pembelian produk dengan beberapa syarat yang diberlakukan perusahaan. Kedua alat promosi ini luas digunakan dalam perdagangan retail dan umumnya diterapkan oleh perusahaan yang menjual produk konsumen yang bersifat fast moving. Teknik pengumpulan data yang dipakai penelitian ini adalah metode survey dan wawancara. Dimana survery akan dilaksanakan pada 30 outlet perusahaan dan wawancara dilakukan kepada marketing officer dan pimpinan perusahaan yang mengimplementasi promosi penjualan tersebut. Data kemudian dianalisa dengan metode Regresi Linear Berganda (Multiple Linear Regression Analysis) dan diuji dengan Uji t dan Uji F. 
FORMULASI STRATEGI MAKASSAR NEW PORT DAN PELABUHAN BITUNG SEBAGAI INTERNATIONAL HUB PORT Debby Duakajui
JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika) Vol. 14 No. 1 (2017): JBMI
Publisher : Department of Management FEB Unhas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/jbmi.v14i1.3305

Abstract

Abstrak: Industri kepelabuhanan di Indonesia lebih kompleks dibandingkan pelabuhan luar negeri, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan yang wilayahnya lebih banyak lautan dibandingkan daratan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi yang harus diterapkan oleh Makassar New Port dan Pelabuhan Bitung untuk menjadi International Hub Port. Tujuan berikutnya mengidentifikasi pelabuhan mana yang harus diprioritaskan menjadi International Hub Port berdasarkan strategi yang paling efektif dan profitabel. Penelitian ini termasuk jenis penelitian penjelasan (explanatory research) berupa penelitian terapan (applied) yang bersifat dekriptif (penjelasan tanpa adanya uji-hipotesis) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus analisa menyusun alternatif strategi dalam perubahan lingkungan perusahaan dan alternatif strategi. Lokasi atau tempat penelitian adalah kantor cabang dan kantor pusat dari PT Pelabuhan Indonesia IV (persero) yang berkedudukan di Kota Bitung dan Kota Makassar. Data yang dikumpulkan mencakup data primer dan data sekunder. Teknik analisis dalam penelitian ini berupa analisis IFAS (Internal Factors Analysis Summary) dan EFAS (External Factors Analysis Summary), analisis SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats), Analisis Boston Consulting Group, Analisis QSPM, dan analytical hierarchy process. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang layak diterapkan pelabuhan makassar yaitu melakukan koordinasi dengan stakeholder termasuk pemerintah, asosiasi dalam bidang konektivity baik sebagai transhipment maupun jalur baru dalam hal distribusi dan konsolidasi potensial komoditi. Strategi yang tepat bagi Pelabuhan Bitung untuk menjadi International Hub Port dengan menerapkan strategi pada kuadran pertama melalui pengoptimalan keunggulan yang dimiliki dan dukungan pemerintah, dan dengan melakukan pengembangan fasilitas dan pemetaan peluang bisnis sebagai pusat konsolidasi barang di Indonesia Bagian Timur. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa Makassar New Port harus diprioritaskan menjadi International Hub Port berdasarkan kajian berbagai alat analisis dengan pertimbangan berbagai kriteria sebagaimana yang terdapat dalam Keputusan Menteri Perhubungan KM 53 tahun 2003 tentang tatana kepelabuhanan nasional. 
ANALISA KEBIJAKAN RISIKO KEUANGAN TERHADAP INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA YANG BERSTATUS TOO BIG TO FAIL (TBTF) Muhammad Sobarsyah
JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika) Vol. 14 No. 1 (2017): JBMI
Publisher : Department of Management FEB Unhas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/jbmi.v14i1.1704

Abstract

Muara dari permasalahan krisis keuangan pada industri keuangan di berbagai Negara selalu berawalpada risiko likuiditas yang menjadi pemicu krisis multi dimensi. Hal tersebut menjadi pokok perhatian bagimanajemen bank dalam mengelola institusinya karena mereka harus selalu menjaga ketersediaan likuiditasnyamengingat bahwa risiko likuiditas adalah masalah klasik yang lazim menimpa industri perbankan, tidak terkecualipada industri perbankan nasional khususnya dalam menghadapi transformasi global.Jika dalam pengelolaannya aspek prudent diabaikan dan perbankan tidak dengan cermat memahamikondisi likuiditasnya, maka bank tersebut secara tidak langsung telah memicu terjadinya risiko sistemik, terlebihjika bank tersebut lalai dalam mengawasi risiko likuiditasnya. Perbankan tersebut diibaratkan berdiri di atasbidang es yang sangat licin yang memaksa mereka harus saling berpegangan satu dengan yang lainnya(interconnected). Jika salah satu dari bank tersebut terjatuh, maka akan menciptakan efek domino terhadapperbankan yang lainnya.
MAKASSAR SMART TRANSPORTATION: Penerapan Mamminasata Apps dan Mamminasata Card guna optimalisasi Bus Rapid Transit (BRT) Kota Makassar Irawati Ismail Ali; Muh. Imadudin Akmal; Ayu Latifah Alfisyahrin; Nur Fajar Indrawan; Shinta Dewi Sugiharti Tikson
JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika) Vol. 14 No. 1 (2017): JBMI
Publisher : Department of Management FEB Unhas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/jbmi.v14i1.2069

Abstract

Transportasi publik seperti Bus Rapid Transit (BRT) adalah solusi popular yang digunakan di kota-kota besar di Indonesia untuk mengatasi kemacetan lalulintas. Contohnya, Jakarta dengan bus Trans Jakarta, Yogyakarta dengan Bus Trans Yogyakarta dan Makassar dengan BRT Mamminasata. Bus rapid Transit (BRT) mulai beroperasi di Kota Makassar pada Maret 2014 yang dikenal dengan nama Maminassata, namun penggunaannya belum optimal.Hal ini dikarenakan ada dua permasalahan utama Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata yaitu (1) ketidakpastian waktu tiba ke halte dan waktu tempu sampai tujuan, dan (2) sistem pembayaran dan sistem pengendalian operasional BRT Mamminasata. Maka dari itu, Makassar Smart Transportation (MST) adalah sebuah konsep yang peneliti ditawarkan untuk mengatasi masalah ketidakpastian lalulintas di Kota Makassar dengan optimalisasi oprasional BRT Mamminasata Kota Makassar yang didasari dengan pemanfaatan IT. Konsep MST yang peneliti ciptakan yakni sistem pembayaran dalam bentuk Mamminasata Card dan sistem controlling dalam bentuk Mamminasata App yang dilengkapi dengan Sistem Floating Car Data Models (FCD).   Kata Kunci: BRT Mamminasata, Public Transportation, MST, Mamminasata App, Mamminasata Card
STRATEGI OPERASIONAL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR (PLTA) DEPARTMENT MAINTENANCE & UTILITIES PT. VALE INDONESIA Fahmi Fahmi
JBMI (Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika) Vol. 14 No. 1 (2017): JBMI
Publisher : Department of Management FEB Unhas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/jbmi.v14i1.3306

Abstract

Abstrak: Untuk menghadapi tantang, sebuah perusahaan harus mempersiapkan strategi operasional yang baik dan merumuskan strategi prioritas yang tepat, efektif dan efisien yang harus dilakukan oleh manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan dalam penentuan strategi prioritas, faktor-faktor eksternal yang menjadi kekuatan dan kelemahan dalam penentuan strategi prioritas, dan strategi prioritas yang paling sesuai dengan kebutuhan pada department Utilites operation of hydro plant dalam mencapai tujuannya dengan mengoptimalkan resource yang sudah ada menggunakan analisis SWOT dan AHP. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Vale Indonesia Tbk. departemen Maintenance and Utilities pada bagian Utilities operation of hydro plant. Pengumpulan data dilakukan dengan mengkombinasikan metode wawancara mendalam, pengamatan (observasi) dan telaah dokumen, dan angket. Berdasarkan hasil perhitungan AHP terhadap analisis faktor lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan dalam penentuan strategi prioritas pada bagian Operation of hydro plant menunjukkan komitmen karyawan bagian operation of hydro plant untuk bekerja sesuai dengan visi dan misi bagian operasional hydro plant menjadi kekuatan yang tertinggi dengan bobot 0.423. Untuk Kejenuhan dengan rutinitas kerja merupakan kelemahan Department Utilities of Hydro plant dengan bobot tertinggi 0.426. Berdasarkan hasil perhitungan AHP terhadap analisis faktor lingkungan eksternal Pengembangan potensi dan kompetensi individu karyawan memiliki bobot tertinggi sebesar 0.418. Sedangkan penyakit akibat kerja shift merupakan faktor ancaman terbesar dengan bobot 0.415. Berdasarkan hasil perhitungan AHP terhadap penentuan strategi operasional dalam meningkatkan kinerja pada bagian Operation of hydro plant secara berurut yaitu memberikan kepastian jenjang karir secara konsisten dan periodic sesuai dengan hasil uji kompetensi masing-masing karyawan, Mempublikasikan prestasi dan kinerja karyawan operation of hydro plant ke lintas department sehingga meningkatkan kepercayaan diri dan loyalitas pekerja, menyediakan layanan fasilitas kesehatan 24 jam di area kerja serta fasilitas olahraga, melakukan rotasi personnel shift karyawan operasional bagian hydro plant, memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal untuk ikut sekolah pelatihan yang disiapkan oleh perusahaan sebelum dilakukan rekrutmen karyawan baru.Kata kunci: SWOT, AHP, Strategi Operasional 

Page 1 of 1 | Total Record : 6