cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Health Education
ISSN : 25274252     EISSN : 25282905     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal of Health Education (J. Health Edu) is an S5 rated journal (SINTA Ristekdikti) containing writings raised from the results of research or equivalent in the field of health education. Such research includes research in school environments and communities as well as in the general public. Articles published in this journal have never been published / published by other media.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 2 (2016)" : 15 Documents clear
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERJODOH DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PNEUMONIA Melina, Dinda; Fibriana, Arulita Ika
Journal of Health Education Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia adalah penyebab terbesar kematian pada anak-anak dibawah umur lima tahun. Salah satu penyebab meningkatnya kejadian pneumonia adalah kurangnya pengetahuan mengenai pneumonia. Period prevalence dan prevalensi tahun 2013 sebesar 1,8 persen dan 4,5 persen. Period prevalence pneumonia yang tinggi terjadi pada kelompok umur 1-4 tahun, kemudian mulai meningkat pada umur 45-54 tahun dan terus meninggi pada kelompok umur berikutnya. Di Kabupaten Pati jumlah pneumonia tertinggi ada di Puskesmas Pati I dengan jumlah kasus sebanyak 296 kasus dengan jumlah penderita tertinggi ada di Desa Puri yaitu sebanyak 31 penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media kartu berjodoh dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pneumonia pada balita. Jenis penelitian adalah quasy experimental design dengan rancangan non equivalent control group design. Jumlah sampel 38 eksperimen dan 38 kontrol dengan teknik purposive sampling diambil dari 2 posyandu dengan jumlah penderita terbanyak. Data dianalisis dengan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu berjodoh dapat meningkatkan pengetahuan ibu menjadi 78,94% dan ada perbedaanskor pengetahuan yang signifikan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p=0,000). Saran bagi kader kesehatan di posyandu agar selalu mengadakan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media kartu berjodoh.
EVALUASI PENERAPAN MANAJEMEN UKGS DALAM PERILAKU PERAWATAN GIGI DAN MULUT SISWA SEKOLAH DASAR Rohmah, Dwi; Indarjo, Sofwan
Journal of Health Education Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Kesehatan Gigi Sekolah merupakan upaya kesehatan masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan gigi mulut siswa sekolah dasar ditunjang dengan upaya kuratif berupa perawatan gigi mulut. Kegiatan UKGS meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Penelitian menggunakan teknik mixed method analysis dengan studi evaluasi. Informan yaitu kepala sekolah, guru UKS dan siswa. Instrumen berupa pedoman wawancara mendalam, angket dan dokumentasi. Hasil menunjukan bahwa sumber dana telah sesuai namun tenaga pelaksana belum berperan, sarana dan prasarana hanya ruang UKS, pelaksanaan UKGS tahap 2 hanya pelayanan kesehatan, promosi kesehatan gigi dan penjadwalan belum ada. Kegiatan UKGS telah dilaksanakan, akan tetapi tidak ada guru terlatih. Perilaku siswa menyikat gigi tepat waktu cukup baik, siswa memelihara sikat gigi sangat baik, siswa dapat menyikat gigi dengan baik dan siswa memanfaatkan layanan kesehatan gigi cukup baik.Saran yang diberikan pelatihan untuk tenaga pelaksana, memperbaiki pelaksanaan UKGS di lapangan khususnya kegiatan pendidikan kesehatan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG GARAM BERYODIUM TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SDN Ariyoso, Rhisky
Journal of Health Education Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun 1994, UNICEF dan WHO merekomendasikan 90% mengkonsumsi garam beryodium guna mengatasi GAKY. Permasalahannya adalah apakah siswa SD sudah mengetahui bahwa mengkonsumsi garam beryodium dapat mengatasi GAKY. Untuk itu, diperlukan pendidikan kesehatan tentang garam beryodium pada siswa SD. Jenis penelitian ini adalah Experiment dengan desain One Group Pretest-Postest. Populasi berjumlah 44 siswa terdiri dari kelas IV-VI SDN Campursalam Tahun Ajaran 2014/2015 dengan sampel sebanyak 44 siswa yang diambil secara quota sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dan video. Analisis data dilakukan univariate dan bivariate dengan menggunakan uji T berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai P value sebesar 0,007. Sehingga nilai P value <0,05. Dengan demikian Ho ditolak. Jadi kesimpulannya adalah terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang garam beryodium terhadap pengetahuan siswa terhadap pengetahuan siswa SDN Campursalam Kecamatan Parakan Kabupaten TemanggungTahun Ajaran 2014/2015 Saran bagi pihak sekolah, turut aktif menyampaikan informasi-informasi mengenai garam beryodium kepada siswa sekolah,terutama dengan metode pemutaran video.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA KALENDER OLEH KADER POSYANDU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN IBU MENDETEKSI DINI PNEUMONIA BALITA PAMURTI, SARI
Journal of Health Education Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia adalah penyebab kesakitan dan kematian utama pada balita.Sehingga dibutuhkan upaya deteksi dini untuk menghentikan proses penyakit pneumonia agar tidak menjadi berat. Seorang ibu harus mampu mendeteksi dini pneumonia pada balita. Upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan pendidikan kesehatan mengenai deteksi dini pneumonia balita dengan media kalender oleh kader posyandu. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 orang, yaitu 20 sampel eksperimen dan 20 sampel kontrol. Analisis yang digunakan adalah uji T berpasangan, Wilcoxon, Mann Whitney, Mc Nemar, dan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai pengetahuan dan praktik hitung napas masing-masing kelompok berbeda secara bermakna, nilai sikap masing-masing kelompok tidak ada perbedaan bermakna, dan kemampuan ibu masing-masing kelompok berbeda secara bermakna (p=0,016; α=0,05). Simpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dengan media kalender oleh kader posyandu efektif dalam meningkatkan kemampuan ibu mendeteksi dini pneumonia balita dibandingkan dengan tanpa media kalender.
PENDIDIKAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK DETEKSI DINI KUSTA Abdillah, Ulya Rais
Journal of Health Education Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Tengah termasuk dalam tiga besar provinsi dengan jumlah penderita kusta baru yang terbesar di Indonesia. Kabupaten Jepara menempati posisi kelima dengan kejadian kusta terbanyak pada tahun 2014 (116 kasus dengan cacat tingkat 2 10% dan 9% kasus pada anak). Kecamatan Mayong menempati posisi pertama dengan penemuan kasus yang ditemukan sudah dalam keadaan cacat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga terhadap penyakit kusta agar nantinya praktik deteksi dini kusta dapat berjalan dan penemuan kasus dalam keadaan cacat sudah tidak ditemukan. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan non-equivalent control group design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 40 orang, dengan 20 sebagai sampel eksperimen dan 20 sebagai sampel kontrol. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji mc-nemar. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pendidikan kesehatan dengan peningkatan pengetahuan dan sikap responden terhadap penyakit kusta, tetapi tidak ada hubungan yang bermakna antara pendidikan kesehatan dengan peningkatan praktik deteksi dini kusta. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat diperoleh simpulan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga terhadap penyakit kusta tetapi tidak efektif dalam peningkatan praktik deteksi dini penyakit kusta.

Page 2 of 2 | Total Record : 15