cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Health Education
ISSN : 25274252     EISSN : 25282905     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal of Health Education (J. Health Edu) is an S5 rated journal (SINTA Ristekdikti) containing writings raised from the results of research or equivalent in the field of health education. Such research includes research in school environments and communities as well as in the general public. Articles published in this journal have never been published / published by other media.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2016)" : 28 Documents clear
METODE DRILL BERMEDIA FLASH CARD DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN TUNAGRAHITA Andayani, Rita
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Risiko terjadinya penyakit diare dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dapat terjadi pada anak tunagrahita. Kekurangan mereka dalam hal kebersihan badan mengakibatkan anak tunagrahita membutuhkan pelayanan kesehatan khususnya mencuci tangan pakai sabun dengan metode dan media yang sesuai dengan karakteristiknya. Selama ini belum ada metode berisi media yang digunakan dalam pembelajaran anak tunagrahita. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas metode drill bermedia flash card dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik cuci tangan pakai sabun pada anak tunagrahita. Jenis penelitian adalah true experimental, pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 10 responden. Instrument yang digunakan: flash card, kuesioner, dan check list. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan (p=0,005) dan praktik (p=0,011). Apabila nilai p value < 0,05 maka terdapat perbedaan yang bermakna antara pre test dan post test. Hasil penelitian ini adalah metode drill bermedia flash card berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik cuci tangan pakai sabun tunagrahita. Penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan diterapkannya pendidikan kesehatan khususnya cuci tangan pada anak berkebutuhan khusus. Kata Kunci: Metode Drill, Flash card, Pengetahuan, Cuci tangan, Tunagrahita
PENGARUH ADVERTENSI DAN PUBLIKASI TERHADAP KETERSERAPAN INFORMASI PADA SOSIALISASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KOTA SEMARANG Wulandari, Respati
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah Peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jawa Tengah  bulan April 2014 sebesar 53%. Survey pendahuluan mencatat 92,9% responden belum paham terhadap sosialisasi program JKN,  57% responden belum terdaftar sebagai peserta program JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh advertensi dan publikasi  terhadap keterserapan informasi pada sosialisasi program jaminan kesehatan nasional di kota Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling  secara probability cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan analisis multivariat antara variabel advertensi  dan publikasi terhadap variabel keterserapan informasi, dengan software SPSS 20. Hasil penelitian  pada tingkat kepercayaan 90% menunjukkan  bahwa advertensi berpengaruh  terhadap keterserapan  informasi  (p=0,058). Demikian juga dengan publikasi berpengaruh terhadap keterserapan informasi ( p=0,002 ). Kata kunci: Advertensi, Publikasi, Keterserapan informasi, Jaminan Kesehatan Nasional.
SKRINING KELAINAN REFRAKSI MATA PADA SISWA SEKOLAH DASAR MENURUT TANDA DAN GEJALA Fauzi, Lukman
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skrining gangguan penglihatan (visus) dimaksudkan untuk mencegah kejadian gangguan ketajaman penglihatan yang lebih serius pada populasi risiko tinggi. Tujun skrining ini adalah mengetahui prevalensi kelainan refraksi mata dan validitas alat-alat skrining dengan membandingkan antara gold standard dengan gejala dan tanda yang dirasakan responden. Populasi skrining adalah semua anak dengan usia 6 – 11 tahun (usia sekolah dasar) yang bersekolah di Kecamatan Turi dan belum pernah didagnosis mengalami kelainan refraksi mata yang ditandai dengan sedang atau pernah memakai kacamata. Penegakan diagnosis dilakukan dengan gold standard pemeriksaan mata responden dengan alat Optotipe Snellen dan lensa coba yang dilakukan oleh dokter spesialis mata. Gejala tunggal mata cepat lelah mempunyai sensitivitas terbesar (77,05%), gejala tunggal bentuk benda berubah mempunyai nilai spesivisitas tertinggi (98,04%), gejala tunggal nyeri mata memiliki nilai duga positif tertinggi (31,96%), dan gejala tunggal mata cepat lelah memiliki nilai duga negatif tertinggi (99,05%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah prevalensi kelainan refraksi mata di Kecamatan Turi Kabupaten Sleman sebesar 2,32%. Alat skrining yang mempunyai validitas tinggi adalah gejala tunggal mata cepat lelah, gejala kombinasi mata cepat lelah dan bentuk benda berubah, gejala kombinasi nyeri mata dan bentuk benda berubah, serta gejala kombinasi mata cepat lelah dan sakit kepala.   Kata Kunci: Skrining, kelainan refraksi mata, validitas
PENGEMBANGAN METODE PELATIHAN DENGAN PROBLEM CARD DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Fitriyani, Iga Nur
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   PIK-Remaja adalah salah satu wadah yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja, mampu memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi. Oleh sebab itu dibutuhkan pemberian pengetahuan pada anggota PIK-Remaja melalui pelatihan dengan Problem Card. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian action reseach. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota PIK-remaja. Sampel berjumlah 32 orang. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan media problem card dalam pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan responden tentang kesehatan reproduksi dilihat dari hasil analisis McNemar antara pre-test dengan post-test ke-1 diperoleh nilai p (0,004) < 0,05 sedangkan post-test ke-1 dengan post-test ke-2 yang diperoleh nilai p (0,002) < 0,05. Begitupun dengan peningkatan sikap remaja antara pre-test dengan post-test ke-1 diperoleh nilai p (0,004) < 0,05 sedangkan post-test ke-1 dengan post-test ke-2 yang diperoleh nilai p (0,002) < 0,05. Saran yang peneliti rekomendasikan adalah penggunaan problem card sebagai metode pelatihan untuk menarik perhatian dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap  remaja tentang kesehatan reproduksi.Kurikulum materi dikoordinasikan dengan ahlinya, termasuk teknis pelaksanaan pelatihan yang akan digunakan.   Kata Kunci      : Problem Card ,  Kesehatan  Reproduksi
PENGEMBANGAN JUMANTIK MANDIRI DALAM MENINGKATKAN SELF RELIANCE DAN ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) F, Afri Wahyu
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes Aegepty. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan self reliance dan Angka Bebas Jentik melalui “OHOJu” sebagai model pengembangan self jumantik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pendekatan nonequivalent control group design. Jumlah sempelnya adalah  164 responden. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh signifikasi atau  nilai p value untuk sikap adalah 0,003 dan praktik adalah 0,002. Dimana nilai p kurang dari 0,05 sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Sedangkan nilai p value ABJ adalah 1,000. Dimana nilai p (1,000) lebih dari 0,05 sehingga hipotesis nol (H0) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Kesimpulan penelitian ini keberadaan “OHOJu” memiliki pengaruh terhadap peningkatan sikap dan praktik pencegahan  demam  berdarah tetapi tidak meningkatkan ABJ. Saran yang diberikan kepada pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk mengizinkan dan memfungsikan “OHOJu” dengan mengefektifkan sistem pelaporan PSN. Kata kunci: Demam Berdarah Dengue, Self Reliance, dan Angka Bebas Jentik.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA TUNAGRAHITA RINGAN SMALB-C NEGERI SEMARANG Aini, Amanda
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif terhadapmeningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi. Pembelajaran kooperatif merupakan salahsatu metode pembelajaran dengan kegiatan diskusi kelompok sebagai ciri khasnya. Jenispenelitian ini adalah Quasy Experiment dengan pretest-posttest with control group. Populasi47 orang yaitu siswa/i tunagrahita ringan di SMALB-C Negeri Semarang. Dengan purposivesampling, jumlah sampel sebanyak 10 pada tiap kelompok. Kelompok eksperimenmenggunakan pembelajaran kooperatif, kontrol menggunakan pembelajaran ceramah.Analisis data menggunakan uji T berpasangan dan uji Pearson Product Moment. Hasilanalisis uji Pearson Product Moment, didapatkan nilai p = 0,000 (p<0,05) dan korelasi 0,990(Rhitung2=0,98 atau 98%). Hal ini berarti peningkatan pengetahuan 98% dipengaruhi olehpenerapan pembelajaran kooperatif. Kesimpulannya yaitu pembelajaran kooperatifberpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja tunagrahitaringan. Saran yang diajukan kepada guru agar menggunakan pembelajaran kooperatif dalammemberikan pendidikan kesehatan reproduksi.Kata Kunci: Tunagrahita ringan, Pembelajaran Kooperatif, Pengetahuan, KesehatanReproduksi
METODE DRILL BERMEDIA FLASH CARD DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN TUNAGRAHITA Andayani, Rita
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Risiko terjadinya penyakit diare dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dapat terjadi pada anak tunagrahita. Kekurangan mereka dalam hal kebersihan badan mengakibatkan anak tunagrahita membutuhkan pelayanan kesehatan khususnya mencuci tangan pakai sabun dengan metode dan media yang sesuai dengan karakteristiknya. Selama ini belum ada metode berisi media yang digunakan dalam pembelajaran anak tunagrahita. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas metode drill bermedia flash card dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik cuci tangan pakai sabun pada anak tunagrahita. Jenis penelitian adalah true experimental, pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 10 responden. Instrument yang digunakan: flash card, kuesioner, dan check list. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan (p=0,005) dan praktik (p=0,011). Apabila nilai p value < 0,05 maka terdapat perbedaan yang bermakna antara pre test dan post test. Hasil penelitian ini adalah metode drill bermedia flash card berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik cuci tangan pakai sabun tunagrahita. Penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan diterapkannya pendidikan kesehatan khususnya cuci tangan pada anak berkebutuhan khusus. Kata Kunci: Metode Drill, Flash card, Pengetahuan, Cuci tangan, Tunagrahita
PENGEMBANGAN METODE PELATIHAN DENGAN PROBLEM CARD DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Fitriyani, Iga Nur
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   PIK-Remaja adalah salah satu wadah yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja, mampu memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi. Oleh sebab itu dibutuhkan pemberian pengetahuan pada anggota PIK-Remaja melalui pelatihan dengan Problem Card. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian action reseach. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota PIK-remaja. Sampel berjumlah 32 orang. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan media problem card dalam pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan responden tentang kesehatan reproduksi dilihat dari hasil analisis McNemar antara pre-test dengan post-test ke-1 diperoleh nilai p (0,004) < 0,05 sedangkan post-test ke-1 dengan post-test ke-2 yang diperoleh nilai p (0,002) < 0,05. Begitupun dengan peningkatan sikap remaja antara pre-test dengan post-test ke-1 diperoleh nilai p (0,004) < 0,05 sedangkan post-test ke-1 dengan post-test ke-2 yang diperoleh nilai p (0,002) < 0,05. Saran yang peneliti rekomendasikan adalah penggunaan problem card sebagai metode pelatihan untuk menarik perhatian dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap  remaja tentang kesehatan reproduksi.Kurikulum materi dikoordinasikan dengan ahlinya, termasuk teknis pelaksanaan pelatihan yang akan digunakan.   Kata Kunci      : Problem Card ,  Kesehatan  Reproduksi
Riwayat Paparan Pestisida dan Kadar Insulin Like Growth Factor I (Igf-1) pada Siswa SD Negeri Dukuhlo 01 Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Hidayah, Nurul
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: One of the areas in the Brebes Regency which as the largest usage of pesticides is the Dukuhlo Village Bulakamba Subdistrict Brebes Regency, because the extent of agricultural land, especially the on shallot. Children living in agricultural regions is one of the populations at risk for experiencing exposure to pesticides with adverse impact in the long term. The objective of this research was of history pesticide exposure with levels of serum Insulin Like Growth Factor I (IGF-1) on students of of public primary school Dukuhlo 01 Bulakamba Subdistrict Brebes Regency. Methods: This research was a cross sectional design, with 48 children. Data obtained from the results of the examination of the levels of Insulin Like Growth Factor I (IGF-1). Results: Results of the study showed that 15 (3.3%) of 48 children positive urine metabolit, and 18 of 48 children which examined the levels of IGF-1 have low (37.5%). The results showed no difference of IGF-1 mean on positive pesticide metabolit in the urine on child with IGF-1 mean on negative pesticide metabolit in the urine on child. Conclusions: The conclusions of this research are proportion on children positive urine metabolit and have a less IGF-1 more high (40%) than proportion on children negative urine metabolit and have a normal IGF-1 of public primary school Dukuhlo 01 Bulakamba Subdistrict Brebes Regency.
PENGARUH MODEL PEER EDUCATION DENGAN METODE STORYTELLING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMILIH MAKANAN JAJANAN Kusumaningtyas, Een
Journal of Health Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu faktor yang mempengaruhi anak sekolah dasar dalam pemilihan makanan jajanan adalah pengetahuan, di SDN Ngadirgo 03 Mijen ada 38 (58%) siswa  memiliki pengetahuan kurang. Penelitian ini menggabungkan model pendidikan sebaya dengan metode bercerita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari model peer education dengan metode storytelling terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar dalam pemilihan makanan jajanan di SDN Ngadirgo 03 Mijen Kota Semarang. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pendekatan pretest-posttest design with control grup. Sampel penelitian terdiri dari 55 siswa kelompok eksperimen dan 55 kelompok kontrol. Teknik analisa data menggunakan uji statistik non parametrik Mc Nemar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai P value sebesar 0,001 <0,005 sehingga Ho ditolak, berarti ada pengaruh dari model peer education dengan metode storytelling terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar dalam pemilihan makanan jajanan. Saran sebaiknya sekolah dapat menerapkan metode storytelling, baik sebagai metode pembelajaran maupun pemberian informasi kesehatan kepada siswa. Kata Kunci : Peer education, Storytelling, Pengetahuan, Siswa sekolah dasar, Pemilihan Makanan Jajanan.

Page 2 of 3 | Total Record : 28