cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Health Education
ISSN : 25274252     EISSN : 25282905     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal of Health Education (J. Health Edu) is an S5 rated journal (SINTA Ristekdikti) containing writings raised from the results of research or equivalent in the field of health education. Such research includes research in school environments and communities as well as in the general public. Articles published in this journal have never been published / published by other media.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2017)" : 30 Documents clear
MEDIA KOMIK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP GIZI PADA ANAK YANG GEMUK DAN OBESITAS Wulandari, Meilia; Prameswari, Galuh Nita
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19113

Abstract

Latar Belakang: Obesitas dan kegemukan (overweight) merupakan masalah gizi masyarakat dunia yang perlu mendapat perhatian. Studi pendahuluan di SD Hj Isriati Baiturrahman 1, Semarang diketahui 14 siswa (46,7%) menunjukkan pengetahuan baik dan 16 siswa (53,3%) menunjukkan pengetahuan kurang, serta 11 siswa (36,7%) menunjukkan sikap positif dan 19 siswa (63,3%) menunjukkan sikap negatif.Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan rancangan one group pretest and posttest design tanpa kelompok kontrol. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 siswa yang diambil secara simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner pretest posttest dan media komik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna antara skor pengetahuan dan sikap gizi sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan informasi gizi melalui media komik dengan nilai (p=0,000) dan (p=0,002).Simpulan: : Ada pengaruh pemberian informasi gizi melalui media komik terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap gizi pada siswa.
HYGIENE DAN SANITASI PEDAGANG JAJANAN DI LINGKUNGAN SD/MI Rosida, Nurur; Windraswara, Rudatin
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19114

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi awal pada pedagang jajanan yang tidak memenuhi syarat hygiene dan sanitasinya serta terdapat 4 sampel jajanan, diketahui 2 jajanan (50%) mengandung positif bakteri coliform.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang jajanan SD/MI Kelurahan Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Instrumen yang digunakan yaitu uji laboratorium, observasi dan checklist. Analisis dilakukan secara univariat.Hasil: Hasil penelitian higiene penjamah makanan tidak memenuhi syarat 1 responden (8,33%), higiene penjamah memenuhi syarat 11 responden (91,67%), sanitasi peralatan tidak memenuhi syarat 10 responden (83,33%), sanitasi peralatan memenuhi syarat 2 responden (16,67%), sanitasi tempat tidak memenuhi syarat 10 responden (83,33%), sanitasi tempat memenuhi syarat 2 responden (16,67%).Simpulan: Gambaran hygiene pedagang jajanan sudah memenuhi syarat tetapi hanya ada 1 responden memiliki hygiene yang buruk. Sedangkan gambaran sanitasi pedagang jajanan belum memenuhi syarat.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DALAM MENINGKATKAN HIGIENE PRIBADI SANTRIWATI fitriayunda, saikha zuhda
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19115

Abstract

Latar Belakang: Pondok Pesantren Darul Khadlonah Kabupaten Pekalongan merupakan pondok pesantren sekaligus panti asuhan yang memiliki masalah higiene pribadi paling buruk (100%). Data studi pendahuluan menunjukkan bahwa 30 santriwati mengalami keputihan dengan frekuensi sering sebanyak 18 santriwati (60%) dan frekuensi jarang sebanyak 12 santriwati (40%).Metode: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (action research) dengan sampel sebanyak 30 santriwati yang diambil melalui teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat.Hasil: Hasil penelitian pada siklus I dan II, snowball throwing efektif meningkatkan pengetahuan (p value<0,05), pada siklus I tidak efektif mempengaruhi sikap (p value>0,05), namun dapat mempengaruhi sikap pada siklus II (p value<0,05) dan praktik di siklus I (p value<0,05). Pada siklus II, menunjukkan bahwa snowball throwing tidak efektif mempengaruhi praktik higiene pribadi santriwati (p value>0,05). Skor rata-rata pretest dan posttest pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan.Simpulan: Model pembelajaran snowball throwing efektif meningkatkan pengetahuan pada siklus I, mempengaruhi sikap pada siklus II, dan mempengaruhi praktik higiene pribadi santriwati pada siklus I.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK KADER KESEHATAN DENGAN PRAKTIK PENEMUAN TERSANGKA KASUS TUBERKULOSIS PARU Nisa, Siti Malihatun; Santik, Yunita Dyah Puspita
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19117

Abstract

Latar Belakang: Penemuan tersangka kasus tuberkulosis adalah salah satu indikator evaluasi upaya menanggulangi tuberkulosis paru. Puskesmas Tlogosari Kulon melakukan penjaringan tersangka kasus tuberkulosis dengan melibatkan peran kader kesehatan, namun dalam pelaksanaannya belum semua kader berperan aktif menemukan tersangka kasus tuberkulosis paru.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Instrumen Penelitian dengan menggunakan lembar kuesioner. Sampel Penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat uji chi-square dengan α = 0,05 dan menghitung Prevalance Risk.Hasil: Hasil statistik menunjukkan variabel yang berhubungan dengan praktik penemuan tersangka kasus tuberkulosis paru adalah pengetahuan (P=0,000, PR=12,39), sikap (P=0,003, PR=2), motivasi (P=0,001, PR=3,23) dan Imbalan (P=0,001, PR=10,85), sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah usia (P=0,7, PR=0,86) dan pekerjaan (P=0,34, PR=1,33).Simpulan: Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, motivasi dan imbalan yang diterima kader kesehatan dengan praktik penemuan tersangka kasus tuberkulosis paru.
KONDISI SANITASI DAN KEPADATAN LALAT KANTIN SEKOLAH DASAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU nur kumala, yulia shinta; Pawenang, Eram Tunggul
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19118

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi awal yang menunjukan bahwa kualitas sanitasi kantin belum memenuhi persyaratan yang tercantum dalam KepMenKes RI No.715/Menkes/SK/V/2003 tentang Persyaratan Higiene Sanitasi Jasaboga dan tingkat kepadatan lalat dalam populasi cukup padat yang memerlukan upaya pengendalian.Metode: Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kantin sekolah dasar di wilayah kerja puskesmas kedungmundu. Sampel berjumlah 20 kantin.Hasil: Kondisi sanitasi yang buruk yaitu kondisi tempat pencucian peralatan 55%, Tempat penyimpanan bahan makanan 35%, Sarana pencegahan lalat 90%, Tempat penyajian makanan 40% dan kondisi tempat sampah 80%. Tingkat kepadatan lalat dalam kategori rendah 30%, sedang 50%, tinggi 20%.Simpulan: Simpulan dari penelitian ini yaitu kondisi sanitasi yang buruk dan tingkat kepadatan lalat dalam kategori rendah di wilayah puskesmas Kedungmundu.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KEBIASAAN MENCUCI TANGAN PENGASUH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KELURAHAN BANDARHARJO Wahyu lestari, Dyah Ragil
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.13867

Abstract

Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama penyebab kesakitan dan kematian terutama pada balita. Diare menjadi sepuluh besar penyakit yang terdapat di Puskesmas Bandarharjo, pada tahun 2013 terdapat 429 kasus, tahun 2013 terdapat 566 kasus diare balita dan tahun 2015 terdapat 598 kasus diare balita. Kelurahan Bandarharjo merupakan wilayah dengan angka kejadian diare balita terbanyak di banding dengan tiga kelurahan lain yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo. Pada tahun 2014 terdapat 239 kajadian diare pada balita, dan pada 2015 terdapat 303 kasus diare balita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan kebiasaan mencuci tangan pengasuh dengan kejadian diare pada balita di kelurahan Bandarharjo, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita (1-4 tahun) di wilayah kelurahan Bandarharjo. Sampel pada penelitian ini adalah balita yang pernah menderita diare pada tahun 2015. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling yaitu sebanyak 70 responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji chi square dengan α = 0,05) dan menghitung Prevalance Risk (PR). Hasil penelitian yaitu ada hubungan signifikansi antara pengetahuan (ρ = 0,002), kebiasaan mencuci tangan pengasuh setelah buang air besar (p = 0,016), kebasaan cuci tangan sebelum menyiapkan alat makan (p = 0,000), dan kebiasaan cuci tangan sebelum memberi makan (p = 0,001) dengan kejadian diare pada balita
Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan dengan Media Kalender “PINTARE” (Pintar Atasi Diare) dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Tentang Tatalaksana Diare Balita Usia 1-4 Tahun (Studi Kasus di Wilayah Posyandu Desa Growong Lor Kecamatan -, Fahrunnisa
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.14121

Abstract

Central Java is one of the provinces with a toddler diarrhea outbreaks in 2014 with 35 cases, one of them died. Central Java province each year, an average is above 40%. Scope discovery and treatment of diarrhea in Central Java province in 2015 amounted to 57.9%. Pati Regency found the incidence of diarrhea in children under five is high enough. According to the data of Central Java province in 2014 ranked Pati regency had diarrhea for 18 of the 35 counties and cities in Central Java. This study aims to provide health education and increasing knowledge and skills of mothers and children against diarrheal diseases with the media calendar. This research is a Quasi Experiment design with non-equivalent control group design. Samples in this study of 40 people, with 20 as the experimental samples and 20 as a control sample. The analysis is the analysis of univariate and bivariate analysis which using mc-Nemar test and Chi square test. The results showed that; 1) there is a significant difference in the mother's knowledge regarding the treatment of diarrhea among children aged 1-4 years were given health education with the calendar media and without media calendar (p = 0.011, α = 0.05), 2) there is a difference meaningful skills of mothers about the treatment of diarrhea among children aged 1-4 years were given health education with the calendar media and without media calendar (p = 0.010, α = 0.05). Based on these results it can be concluded that health education is effective in increasing knowledge and skills about the treatment of diarrhea mothers of children aged 1-4 years. Keywords : Health Education, Knowledge, Skills, Diarrhea
SMS REMINDER UNTUK PENINGKATAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS DAN IMS Kiswanti, Anis; Azinar, Muhammad
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18814

Abstract

Latar Belakang: Informasi tentang HIV/AIDS dan IMS diperlukan WPS di Lokalisasi Banyuputih Kabupaten Batang. Menurut jenis pekerjaan di Kabupaten Batang tahun 2015, pekerja seks menduduki urutan pertama dengan jumlah kasus 52 orang. Berdasarkan studi pendahuluan, terdapat 66,95% WPS atau pelanggannya yang menggunakan kondom.Metode: Jenis penelitian ini yaitu action research. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 55, dengan intervensi pemberian SMS reminder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t berpasangan dan wilcoxon.Hasil: Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah intervensi pada pengetahuan (nilai p: 0,04) dan sikap (nilai p: 0,02) serta tidak ada perbedaan praktik penggunaan kondom antara sebelum dan sesudah intervensi (nilai p: 0,47).Simpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi SMS reminder dapat mempengaruhi pengetahuan dan sikap. Adapun pada praktik penggunaan kondom, SMS reminder dapat berpengaruh apabila didukung dengan adanya sarana-prasarana yang memadai serta dukungan dari pihak lain.
ANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP NARAPIDANA KASUS NARKOBA TERHADAP PERILAKU BERISIKO PENULARAN HIV/AIDS Nuzzilah, Nur Arifatun; Sukendra, Dyah Mahendrasari
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18816

Abstract

Latar Belakang: Perilaku berisiko HIV/AIDS adalah perilaku yang menyebabkan orang menularkan atau tertular penyakit HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dan sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS dengan perilaku berisiko HIV/AIDS pada narapidana kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan kelas I Semarang.Metode: Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan September 2015. Sampel penelitian adalah narapidana yang diambil secara random Sampling. Hasil penelitian ini adalah Perilaku berisiko tinggi HIV/AIDS ditemukan pada 21 responden (32,3%).Hasil: Ada hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku berisiko penularan HIV/AIDS dengan p=0,013 (<0,05), dan tidak ada hubungan antara sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS dengan perilaku berisiko penularan HIV/AIDS dengan p=0,256 (>0,05).Simpulan: Kesimpulan yaitu ada hubungan antara pengetahuan dan tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku berisiko penularan HIV/AIDS.
MEDIA MODUL GIZI BRAILLE TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK MAKAN PAGI P ANAK TUNANETRA Kusuma, aulia widya
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18817

Abstract

Latar Belakang Prevalensi anak pendek dengan usia 9-12 tahun masih tinggi yakni di atas 30%. Hal ini mencerminkan adanya riwayat kurang gizi. Saat ini, belum tersedia modul edukasi dengan huruf braille. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul braille dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik tentang makan pagi pada anak tunanetra.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development R&D) dengan pendekatan one group pretest posttest design. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa tunanetra umur 9-12 tahun di SDLB Negeri Semarang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa tunanetra.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah pengembangan modul gizi Braille pada pengetahuan (nilai p<0,01), sikap (nilai p<0,01), dan praktik (nilai p<0,01) tentang makan pagi.Simpulan: Pengembangan modul gizi braille efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap makan pagi pada anak tunanetra.

Page 2 of 3 | Total Record : 30