cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Biology Education
ISSN : 2540833X     EISSN : 22526579     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Journal of Biology Education [e-ISSN 2540-833X | p-ISSN 2252-6579 | DOI 10.15294/jbe | DOAJ toc/2252-6579 | Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang] publishes research articles and conceptual analysis of philosophy, education theory, biology education research, instrument of biology learning tools, biology of learning media, biological experiments developing, and evaluation of biology learning.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 6 No 2 (2017)" : 15 Documents clear
Meta-Analisis Penerapan Pendekatan Jas Hasil Penelitian Mahasiswa S1 Pendidikan Biologi Universitas Negeri Semarang Khasanah, Khuswatun; Iswari, Retno Sri; Martuti, Nana Kariada Tri
Journal of Biology Education Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v6i2.19324

Abstract

Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) merupakan pendekatan yang dikembangkan oleh dosenPendidikan Biologi Universitas Negeri Semarang dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaranbiologi. Berdasarkan database perpustakaan Biologi Unnes tahun 2011-2015 ditemukan sebanyak 25skripsi yang meneliti penerapan pendekatan JAS. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapanpendekatan JAS pada hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa S1 Pendidikan BiologiUniversitas Negeri Semarang tahun 2011-2015. Meta-analisis ini termasuk penelitian kualitatif dengandesain penelitian expost de facto. Kesimpulan dari penelitian ini adalah skripsi JAS yang dihasilkan olehmahasiswa S1 Pendidikan Biologi Unnes didominasi oleh materi ajar lingkungan, lebih banyakdilakukan pada tahun 2011-2012, didominasi oleh metode penelitian eksperimen, dan hasil penelitianberorientasi pada pengaruh JAS terhadap hasil belajar kognitif. Selain itu, diketahui bahwa skripsisudah memenuhi komponen penyusun JAS serta dari hasil penelitian ditemukan beberapa kelebihandan kekurangan pendekatan JAS.   Natural Environment Exploration approach is an approach that was developed by Biology Education’s lecturer ofSemarang State University to improve the quality of teaching biology. Based on Biology UNNES’ library databasein 2011-2012, it was found as many as 25 thesis examined the application of JAS approach. This study aimed toanalyze the implementation of the JAS approach to the results of research conducted by the undergraduate studentsof Biology Education Semarang State University around 2011-2015. This study is a meta-analysis includingqualitative research study with expost de facto design. The conclusion of this research was that JAS thesis producedby undergraduate students of Biology Education Unnes dominated with ecosystem concept, mostly done in 2011-2012, dominated with experiment method, and the result more oriented in cognitive aspect of learning outcomes. Inaddition, it was revealed that the final project had met JAS’s component and found some strenghts and weakness ofJAS approach.
Penerapan Model Group Investigation terhadap Kemampuan Bertanya Siswa Materi Sistem Regulasi Riani, Elen Dining; Peniati, Endah; Supriyanto, Supriyanto
Journal of Biology Education Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v6i2.19326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh penerapan model group investigation terhadapkemampuan bertanya siswa pada materi sistem regulasi. Jenis penelitian pre-eksperimenmenggunakan desain one shot case study. Populasi penelitian adalah kelas XI MA Al-IrsyadDemak semester II tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian ditentukan secara total sampling,yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi,tes, observasi, dan angket. Kemampuan bertanya siswa dinilai secara lisan dan tertulis denganmenggunakan instrumen yang telah divalidasi oleh dosen ahli. Hasil penelitian menunjukkanbahwa persentase ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal ≥ 80% yaitu sebesar 93,78%.Persentase siswa yang mendapatkan nilai kemampuan bertanya dengan kriteria minimal tinggimencapai 98,26%, dengan uji peningkatan kemampuan bertanya dari pertemuan pertama sampaipertemuan kelima memperoleh kriteria tinggi dengan N-gain 0,703. Berdasarkan hasil analisishubungan kemampuan bertanya dan hasil belajar siswa, diperoleh jumlah kuadrat deviasi untuknilai Fhitung = 19,247 dengan persamaan regresinya adalah Y = 48,08 + 0,475 X artinya hasilbelajar siswa dapat bertambah sebesar 0,475 kali dari setiap satu satuan variabel kemampuanbertanya siswa (X). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwapenerapan model group investigation pada materi pembelajaran sistem regulasi berhasil digunakandan berpengaruh terhadap kemampuan bertanya siswa.   The purpose of this study was to confirm the implementation of the model group investigation on thestudent’s questioning ability on regulatory system material. This study is a pre-experimental research usingone shot case study design. The population in this study is two classes in grade XI of MA Al-Irsyad Demakenrolled in the second semester of the 2015/2016 academic year. The sample research is determined by totalsampling, which is a class XI IPA 1 and XI IPA 2. The data collection is done by documentation, testing,observation and questionnaires methods. Student’s questioning ability assessed orally and in writing usingthe instrument that has been validated by two expert lecturers. The results showed that the percentage ofcompleteness of student learning outcomes classically is ≥ 80%, ie 93.87%. The percentage of student’squestioning ability with a minimum high category is 98.26%, with student’s questioning ability an increasefrom the first meeting until the fifth meeting of obtaining high criteria with N-gain 0,703. Based on theanalysis of student learning and student’s questioning ability, obtained the sum of squared deviations for thevalue of F=19.247 with a regression equation is Y = 48.08 + 0.475 X, means student learning outcomes canbe increased by 0.475 times of each of the unit variable student’s questioning ability (X). Based on theanalysis and discussion, it was concluded that the application of the group investigation model on thelearning material regulatory system affects students questioning ability.
Karakter Disiplin dan Percaya Diri Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Afifudin, Afifudin; Bintari, Siti Harnina; Ridlo, Saiful
Journal of Biology Education Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v6i2.19327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret perkembangan dan pencapaian sikap disiplindan percaya diri siswa, serta faktor yang menyebabkan tidak terekspresinya sikap tersebut. Metodepengambilan data adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Tujuan observasi adalahmemperoleh data skor siswa, sedangkan data faktor yang menyebabkan tidak terekspresinya karakterdisiplin dan percaya diri diperoleh melalui wawancara. Berdasarkan data skor menunjukkan potretsikap disiplin dan percaya diri siswa selama pembelajaran materi pertumbuhan dan perkembanganmelalui model PBL bersifat fluktuatif. Capaian sikap disiplin siswa secara klasikal tergolong baikdengan persentase 82,5%, sedangkan pencapaian sikap percaya diri tergolong cukup denganpersentase 65%. Selama proses pembelajaran seluruh siswa mengekspresikan karakter disiplin,namun pada karakter percaya diri terdapat 2 siswa yang tidak mengekspresikan. Berdasarkan datahasil wawancara, faktor utama yang menyebabkan siswa tidak mengekspresikan karakter percayadiri adalah perlakuan overdiscipline, overprotection, rejection, dan domination orang tua terhadap siswa.Faktor penyebab lainnya adalah sikap tidak efektif guru pada proses pembelajaran dan lingkungansosial (teman sebaya) siswa.   The study aims to describe the portrait of students in developing and achieving the discipline and confidence, andfactors that cause an unexpressed attitude. The method of data collection is observation, documentation, andinterview. The purpose of observation is acquiring the score data of the students, while the factors that lead to anunexpressed character of the discipline and confidence are obtained through the interview. Based on the scoredata, the students’ discipline and confidence during the material learning of growth and development throughPBL models are fluctuating. The achievement of the discipline attitude classically belongs to good with percentageof 82.5%, while the confidence attitude belongs to enough with percentage of 65%. During the learning process,all students expressed the character of discipline, but there were two students who did not express character of theconfidence. Based on the results of the interview, the main factor that caused the students unabled to express thecharacter of confidence was bacause of the over discipline treatment, overprotection, rejection, and parents’domination towards the students. Another factor is the ineffective attitude of teachers in the learning process andthe social environment (peer) students.
Kontribusi Tingkat Rasa Ingin Tahu terhadap Kualitas Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran Respirasi Berbasis Pendekatan Saintifik Yasin, Ahmad Alfian Risydan; Marianti, Aditya; Rudyatmi, Ely
Journal of Biology Education Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v6i2.19322

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kontribusi tingkat rasa ingin tahu terhadapkualitas aktivitas siswa dalam pembelajaran respirasi berbasis pendekatan saintifik. Penelitian initelah dilakukan di SMA N 1 Kudus dengan menggunakan metode kombinasi explanatory sequentialdesign. Sumber data penelitian ini yaitu 119 siswa kelas XI yang diambil dengan random sampling dan15 siswa darinya yang dipilih dengan purposive sampling. Data rasa ingin tahu siswa diperoleh denganmetode angket, sedangkan data aktivitas siswa dalam pembelajaran respirasi berbasis pendekatansaintifik diperoleh dengan metode angket dan wawancara. Data dianalisis kuantitatif menggunakanteknik deskriptif persentase dan uji regresi, serta dianalisis kualitatif menggunakan teknik Miles danHuberman. Hasil penelitian menunjukkan rasa ingin tahu berkontribusi positif sebesar 67,3%terhadap aktivitas siswa dalam pembelajaran respirasi berbasis pendekatan saintifik. Hasilwawancara memperkuat bahwa tingkat rasa ingin tahu yang berbeda berpengaruh terhadap kualitasaktivitas mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar, dan mengkomunikasiyang berbeda pula.   This study aimed to know the contribution of curiosity level toward the quality of students’ activity inscientific approach based-respiration learning. This study has been conducted at SMA N 1 Kudus by using mixedmethod: explanatory sequential design. The prime resources of this research were 119 students of grade XI takenby random sampling and 15 students from the first sampling were selected by purposive sampling. Data ofstudents’ curiosity were obtained by questionnaire, while students’ activity in scientific approach based-respirationlearning were obtained by questionnaire and interview. Data were analyzed quantitatively using percentagedescriptive technique and regression test, and analyzed qualitatively using Miles and Huberman technique. Theresults showed that curiosity contributed positively to students’ activity in scientific approach based-respirationlearning up to 67.3%. The interview results confirmed that the different level students’s curiosity affects to thequality of observing, asking, gathering information/experimenting, associating, and communicating activitywhich were also different.
Lembaran Kerja Mahasiswa Berbasis Mastery Learning yang Praktis dan Efektif Pada Mata Kuliah Genetika Megahati, Ruth Rize Paas; Yanti, Febri; Susanti, Diana
Journal of Biology Education Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v6i2.19325

Abstract

Genetika merupakan salah satu mata kuliah Keilmuan dan Keterampilan dalam bidang Biologi danmerupakan mata kuliah wajib di program studi pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumbar Padang.Konsep-konsep genetika sulit dipahami mahasiswa. Selama perkuliahan mahasiswa hanyamengharapkan informasi dari dosen padahal fasilitas perpustakaan dan wifi sudah tersedia.Mahasiswa tidak mampu menyelesaikan soal-soal genetika yang lebih banyak membahas soal-soalhitungan layaknya matematika. Selama ini belum tersedia lembar kerja mahasiswa yang memadai.Akibatnya proses belajar tuntas (Mastery learning) tidak terlaksana dan hasil belajar mahasiswa masihrendah pada mata kuliah genetika. Tujuan penelitian ini mengembangkan lembar kerja mahasiswaberbasis Mastery learning pada mata kuliah genetika yang praktis dan efektif. Jenis penelitian ini,penelitian pengembangan dengan menggunakan 4-D models. Teknik analisis data yang digunakanadalah analisis deskriptif yang mendeskripsikan hasil uji kepraktisan dan keefektifan lembar kerjamahasiswa berbasis Mastery learning. Hasil uji kepraktisan lembar kerja mahasiswa berbasis Masterylearning pada mata kuliah genetika berada pada kriteria 80,33% dan 80,14% yang berarti lembar kerjamahasiswa ini praktis digunakan oleh dosen dan mahasiswa. Lembar kerja mahasiswa berbasisMastery learning efektif karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa.Kesimpulan penelitian ini adalah lembar kerja mahasiswa berbasis Mastery learning pada mata kuliahgenetika dinyatakan praktis dan efektif.   Genetics is one of the subjects that must be followed by students in Biology study programe. Generallystudents do not like the genetic subject because of genetics concepts difficult to understand and theunavailability of a practical student worksheets. Consequently, the complete learning process (Masterylearning) is not fulfilled and low student learning outcomes. The aim of this study develops studentworksheets based on Mastery learning that practical in genetic subject. This research is a research anddevelopment using 4-D models. The data analysis technique used is descriptive analysis that describesthe results of the practicalities of student worksheets based on Mastery learning by students and lecturersof genetic subject. The result is the student worksheets based on Mastery learning on genetics subject areto the criteria of 80,33% and 80,14%, which means that the students worksheets practical used bylecturers and students. Student worksheet based on Mastery learning effective because it can increase theactivity and student learning outcomes. The conclusion of this study is student worksheets based onMastery learning in the subject of genetics otherwise practical and effective.

Page 2 of 2 | Total Record : 15