cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Accounting Analysis Journal
ISSN : 22526765     EISSN : 25026216     DOI : -
Core Subject : Economy,
Accounting Analysis Journal is a peer-reviewed international journal contains theoretical as well as empirical studies regarding the Financial and Capital Market Accounting, Auditing, Accounting Information Systems, Management Accounting, Taxation, Public Sector Accounting, Islamic Accounting and Accounting Vocational Education
Arjuna Subject : -
Articles 901 Documents
DETERMINAN PENGUNGKAPAN MODAL INTELEKTUAL BERDASARKAN VARIABEL KEUANGAN DAN NON KEUANGAN
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 2 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i2.7809

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh variabel keuangan yang terdiri dari tingkat utang, pertumbuhan laba dan ukuran perusahaan serta variabel non keuangan yaitu ukuran dewan komisaris, umur perusahaan dan kompleksitas bisnis terhadap pengungkapan modal intelektual. Populasi pada penelitian ini adalah 37 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2013. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling dan diperoleh 90 unit analisis yang menjadi objek penelitian. Metode  pengumpulan data menggunakan teknik content analysis. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan software SPSS versi 21 dengan pemenuhan uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat utang, ukuran dewan komisaris, dan kompleksitas bisnis berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan modal intelektual; pertumbuhan laba berpengaruh negatif signifikan terhadap pengungkapan modal  intelektual sedangkan ukuran perusahaan dan umur perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan modal intelektual. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah menggunakan teknik lain seperti kuesioner yang langsung diberikan kepada perusahaan dalam mencari tingkat pengungkapan modal intelektual pada perusahaan. Dan baik kiranya jika mengembangkan indeks pengungkapan modal intelektual baru yang disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.The purpose of this study is to analyze the effect of financial variables consist of leverage, earning growth, company size, and non financial variables consist of board of commissioner size, company age, and business complexity on intellectual capital in banking industry. The population of this study is banking companies listed in Indonesia Stock Exchange from 2011 until 2013 with total 37 companies. The samples are selected by purposive sampling method, and obtained 90 unit analyses as observations’ objects. Analysis tool used SPSS 21 multiple regression analysis complying classical assumption test. The study results show that leverage, board of commissioner size, and business complexity have positive significantly effect on intellectual capital disclosure. Earning growth has significantly influenced but in negative way. While company size and company age has no effect on intellectual capital disclosure. The recommendation for further study is to use the other techniques such as questionnaires that is directly given to company for discovering the level of company’s intellectual capital disclosure. And it will be better if create a new intellectual capital disclosure index that is appropriate with the condition in Indonesia.
PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP TINGKAT KONSERVATISME AKUNTANSI
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i1.7810

Abstract

Kondisi perekonomian yang tidak stabil menyebabkan kondisi ekonomi yang dimiliki oleh tiap-tiap perusahaan menjadi berbeda. Agar tidak merugikan para investor dan kreditor sebagai pengguna informasi laporan keuangan, maka perusahaan dituntut jeli dan berhati-hati dalam membuat laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, komisaris independen, pertumbuhan penjualan, profitabilitas, dan kualitas audit terhadap tingkat konservatisme akuntansi. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2010-2013. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 32 perusahaan. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program SPSS versi 21. Berdasarkan hasil dan simpulan penelitian menunjukkan kepemilikan manajerial, komisaris independen tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi. Profitabilitas dan kualitas audit berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan proksi lain untuk mengukur setiap variabel-variabel independen yang terkait dengan konservatisme akuntansi.The unstable economic conditions led to the economic conditions that are owned by each company to be different. In order not to harm the investors and creditors as users of financial statement information, the company is required to be observant and careful in making financial reports. The purpose of the study is to analyze the effect of the managerial ownership, the independent commissioner, the sales growth, the profitability, and the audit quality to the accounting conservatism level. The population of this study is manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) 2010-2013. Double linier regretion analysis was used as the method to analyze the data with SPSS program version 2.1. Based on the results and conclusions of research shows managerial ownership, independent directos ha no effect on accounting conservatism. Profitability and quality audit has negstively affect on accounting conservatism.Future studies are expected to use another proxy to measure each of the independent variables associated with accounting conservatism.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SIA PADA RUMAH SAKIT SARAS HUSADA PURWOREJO
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 2 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i2.7811

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel keterlibatan pengguna dalam pengembangan sistem, program pendidikan dan pelatihan pengguna, dukungan manajemen puncak terhadap kinerja sistem informasi akuntansi secara parsial maupun simultan. Populasi penelitian ini adalah karyawan bagian keuangan dan bagian akuntansi yang memakai sistem IT pada Rumah Sakit Saras Husada Purworejo sebanyak 58 responden. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner.Teknik analisis yang digunakan adalah  analisis regresi linier berganda. Dengan alat bantu SPSS 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial keterlibatan pengguna dalam pengembangan sistem, program pendidikan dan pelatihan pengguna, dan dukungan manajemen puncak berpengaruh positif terhadap kinerja SIA. Sedangkan secara simultan variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen.Bagi penelitian selanjutnya dapat menambah tempat penelitian BLU tidak hanya di Rumah Sakit saja.This study aimed to analyze the effects of user involvement in system development, users training and education programs, top management supports toward the performance of accounting information system partially and simultaneously. Population in this study were all staffs of finance and accounting division who used IT system in Saras Husada hospital Purworejo was 58 people. Collecting data the method used was in questionnaire. Based on the partiall result users involvement in system development, users training and education programs, and top management supports had a positive effect toward AIS performance. Simultaneously, independent variable influenced the dependent variable. Further research related to public services (BLU)can be extendednot only in hospital
PENGARUH KARAKTERISTIK PEMERINTAH TERHADAP TINGKAT PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 2 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i2.7815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik pemerintah terhadap tingkat pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah daerah di Indonesia tahun 2013 berjumlah 542. Metode yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 113 LKPD Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel umur pemerintah daerah berpengaruh positif terhadap tingkat pengungkapan LKPD, sedangkan variabel size, temuan audit, leverage, dan intergovernmental revenue tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan LKPD. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan periode waktu yang lebih panjang dan menambah variabel yang diduga memiliki pengaruh terhadap tingkat pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah.This study aims to determine the influence of government characteristics to their financial statement disclosures. The population in this study are all of Indonesian’s local governments in 2013 totally 542. The method used is purposive sampling. The total of the samples are 113 financial statement provincial, regency, and city. This research used multiple linear regression analysis. The results are age variable has partial positive influence on the local government level financial statement disclosure, while the size, audit findings, leverage, and intergovernmental revenues variable have no effect on the local government disclosure. Further research is expected to add many time periodes and to add the variables that are predicted to have an influence of financial statement disclosures.
ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP PELAPORAN KEUANGAN MELALUI INTERNET PADA WEBSITE PERUSAHAAN
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i1.7816

Abstract

Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. Kep-431/BL/2012 pasal 3 menyebutkan bahwa emiten atau perusahaan publik wajib memuat laporan tahunan pada laman (website) tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh analisis rasio keuangan terhadap kualitas pelaporan keuangan melalui internet pada website perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan automotive and allied product yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria (1) Terdaftar di BEI selama periode 2011-2013; (2) Memiliki website resmi perusahaan; (3) Website perusahaan dapat diakses atau tidak dalam masa perbaikan, sehingga diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang diolah dengan program SPSS 21. Berdasarkan hasil dan simpulan penelitian, aktivitas dan likuiditas secara parsial berpengaruh terhadap kualitas pelaporan keuangan melalui internet pada website perusahaan, sedangkan variabel aktivitas dan leverage secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas pelaporan keuangan melalui internet pada website perusahaan. Secara simultan kelima variabel berpengaruh terhadap kualitas pelaporan keuangan melalui internet pada website perusahaan. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah hendaknya BAPEPAM-LK memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak menyampaikan laporan keuangan melalui website perusahaan. Untuk penelitian selanjutnya agar menambah variabel kondisi eksternal perusahaan yang diduga turut berpengaruh terhadap kualitas pelaporan keuangan melalui internet.Rule by chief of Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. Kep-431/BL/2012 section 3 requiring public company to applying internet financial reporting through wesbite company. The aim of this study is to analyze the effect of financial ratios toward internet financial reporting quality. The population of this study is automotive and allied products company listed in Indonesian Stock Exchange (IDX). The sample decide using purposive sampling with criteria (1) Listed in IDX from 2011 to 2013; (2) Having company website; (3) Website can be accessed or not under construction, finally acquired 15 company. Analytical method using multiple linear regression then processed with SPPS 21. Based on the results and conclusion of this study, activity and liquidity effect on internet financial reporting, while profitability and leverage not effect internet financial reporting quality. Overall, the variables simultaneously effect on internet financial reporting quality. Recomendation for Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) should give penalties towards company that not applying internet financial reporting. For further research please adding external variables that might affect to internet financial reporting quality.
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i1.7825

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh peringkat obligasi terhadap mekanisme corporate governance. Proksi dari corporate governance yang digunakan adalah kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, ukuran dewan komisaris, komisaris independen, komite audit, dan kualitas audit. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), serta menerbitkan obligasi yang yang diperingkat oleh PEFINDO pada tahun 2011-2013. Sampel penelitian ini adalah 54 perusahaan non keuangan yang sahamnya terdaftar di BEI dan diperingkat oleh PEFINDO selama 2011-2013. Metode analisis data penelitian ini adalah logistic regression. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan kualitas audit berpegaruh positif terhadap peringkat obligasi. Sedangkan kepemilikan manajerial, ukuran dewan komisaris, komisaris independen, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap peringkat obligasiThe purpose of this study to determine the influence of bond ratings on corporate governance mechanism. Proxy of the corporate governance that used is institutional ownership, managerial ownership, board size, independent directors, audit committee, and audit quality. The population in this study are non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), and issue bonds that are rated by PEFINDO in 2011-2013. The sample of this research were 54 non-financial companies whose shares are listed on the IDX and rated by PEFINDO during period of 2011-2013. The analysis methods used in this study is logistic regression. The results of this research shows that institutional ownership and quality audits positive alias for bond ratings. While managerial ownership, board size, independent directors and audit committee does not affect the bond rating.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PENGUNGKAPAN CSR PERUSAHAAN TERDAFTAR JII 2011-2013
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i1.7829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris pengaruh profitabilitas dan mekanisme corporate governance (kepemilikan institusional, kepemilikan asing, ukuran dewan komisaris, dewan komisaris independen dan ukuran komite audit) terhadap pengungkapan CSR. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) tahun 2011-2013. 12 perusahaan dipilih secara purposive sampling sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa laporan tahunan perusahaan sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial kepemilikan institusional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR. Sedangkan profitabilitas, kepemilikan asing, ukuran dewan komisaris, dewan komisaris independen dan ukuran komite audit tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR. Berdasarakan hasil penelitian, rata-rata pengungkapan CSR perusahaan terdaftar JII masih rendah sebesar 39,39%.The purpose of this study was to determine influence of profitability and corporate governance mechanism (institutional ownership, foreign ownership, board size, independent board and audit committee size) to the CSR disclosure. The populations of this study were registered company JII years 2011-2013. 12 companies are choosen purposive sampling as sample. This study uses secondary data annual report of the company. The results of this research shows in partial ownership institutional has positive and significant impact on the disclosure of CSR. While profitability, foreign ownership, board of commissioners size, board of independent commisioner and audit committee size no effect on the disclosure of CSR.. Based on the results of research, the average CSR disclosure companies listed in JII was still low by 39.39%.
IMPLEMENTASI PSAK 109 PADA ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT DAN INFAK/SEDEKAH DI KOTA SEMARANG
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i1.7831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap amil dan norma subyektif amil terhadap minat mengimplementasikan praktik akuntansi zakat dan Infak/sedekah. Populasi dalam penelitian ini adalah organisasi pengelola zakat di Kota Semarang. Metode pemilihan sampel penelitian ini menggunakan metode quota sampling sehingga diperoleh 32 amil sebagai responden. Pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriftif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap amil tidak berpengaruh terhadap minat mengimplementasikan praktik akuntansi zakat dan infak/sedekah. Sedangkan norma subyektif amil berpengaruh terhadap minat mengimplementasikan praktik akuntansi zakat dan infak/sedekah. IAI harus lebih giat mensosialisaikan PSAK 109 akuntansi zakat dan infak/sedekah.The purpose of this study was to analyze the influence of attitude and subjective norm toward the practice of accounting zakah and infaq/alms. The population of this study is organization of management zakah and infaq/alms in Semarang. Sampling methode in this research with quota sampling there are 32 amil’s us respondent. The analyzing data using descriptive statistics and regression analysis. The result of this study shows that attitude not influence amil zakat and infaq/alms interest in implements the practice of accounting zakah and infaq/alms. meanwhile the subjective norm toward influencing amil zakah and infaq/alms’s interest in implements the practice of accounting zakah and infaq/alms. IAI more active in socializing PSAK 109 accounting of zakah and infaq/alms.
ANALISA FAKTOR YANG MEMOTIVASI MANAJEMEN PERUSAHAAN MELAKUKAN TAX PLANNING
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i1.7833

Abstract

Tax planning adalah sarana memenuhi kewajiban perpajakan dengan tidak melanggar undang-undang tetapi jumlah yang pajak yang dibayarkan dapat ditekan serendah mungkin untuk memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kebijakan perpajakan, undang-undang perpajakan, administrasi perpajakan, dan moral wajib pajak berpengaruh terhadap motivasi manajemen perusahaan dalam melakukan tax planning. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang yang terdaftar sebagai wajib pajak badan di KPP Pratama dan Madya Semarang. Sampel yang dipilih berjumlah 35 perusahaan manufaktur. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuisioner. Pengolahan data menggunakan Program SPSS Versi 21.0 dengan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan perpajakan, undang-undang perpajakan, administrasi perpajakan berpengaruh positif terhadap motivasi manajemen perusahaan dalam melakukan tax planning. Sedangkan moral wajib pajak tidak berpengaruh negatif terhadap motivasi manajemen perusahaan dalam melakukan tax planning. Peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan metode tambahan seperti wawancara langsung secara lebih intensif.Tax planning is a means of fulfilling tax obligations by not breaking the law but the amount of tax paid can be reduced as low as possible to obtain the expected profit and liquidity. The purpose of this study was to determine whether the tax policy, tax laws, tax administration and taxpayer morale effect on the motivation of the management company in tax planning. The population of this study is that the entire company is registered as a taxpayer in KPP Pratama and Madya Semarang. Selected samples totaling 35 companies manufacturing. Sampling technique using convenience sampling. Data collection method used was a questionnaire method. Processing data using SPSS version 16.0 with multiple linear regression analysis method. The results showed that the tax policy, tax laws, tax administration positive effect on the motivation of the management company in tax planning. While moral taxpayer does not negatively affect the motivation of the management company in tax planning. Further research is expected to use additional methods such as direct interviews more intensively.
TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DIMODERASI OLEH PEMERIKSAAN PAJAK
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i1.7837

Abstract

Pengelolaan pajak menjadi hal yang sangat penting dalam menopang pembiayaan pembangunan. Peran serta Wajib Pajak dalam sistem pemungutan pajak merupakan penentu tercapainya penerimaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kepatuhan Wajib Pajak Badan terhadap penerimaan pajak yang dimoderasi oleh pemeriksaan pajak. Objek dalam penelitian ini adalah data laporan penerimaan pajak penghasilan badan, penyampaian SPT Masa PPh Badan, penerbitan SKPKB (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar) dan SKPKBT (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan) serta penerbitan surat paksa oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang Tengah Satu. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling method. Unit analisis penelitian ini adalah 48 yaitu periode bulanan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2012. Alat analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan Wajib Pajak Badan berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan pajak. Variabel pemeriksaan pajak tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak. Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan terhadap penerimaan semakin diperlemah dengan ada pemeriksaan pajak sebagai variabel moderating, sedangkan penagihan pajak juga tidak memiliki pengaruh yang signifikan sebagai variabel kontrol terhadap penerimaan pajak. Peneliti selanjutnya diharapkan menambah variabel independen lain yang dapat mempengaruhi optimalisasi penerimaan pajak, serta menambah atau mengganti variabel pemoderasi dan variabel kontrol yang lain agar diketahui faktor yang mempengaruhi hubungan tingkat kepatuhan Wajib Pajak Badan dengan penerimaan pajak.Tax management becomes very important in supporting national development finance. The participation of taxpayer in tax collection system determines the tax revenue achievement. The purpose of the study is to analyze the influence of the corporate taxpayer compliance level against moderated tax revenue by tax audit. The object of this study was the report of the income tax receipts corporation, delivery of income tax corporation return period, the issuance of SKPKB (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar) and SKPKBT (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan) as well as the issuance of force letter by Kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang Tengah Satu. The technique used in taking samples in this study was purposive sampling method. The analysis unit of this study was that 48 months period from 2009 up to 2012. The analysis methods used in this study were descriptive statistical analysis and multiple linear regressions. The data processing used SPSS version 21. The result showed that the compliance level of Taxpayer Corporation gave significant effect of the tax revenue. The variable tax audit did not affect the tax revenue. The compliance level of the taxpayer corporation to tax revenue had been further weakened by the existing of tax audit as a moderating variable, while tax collection also did not have a significant affect as a control variable to tax revenue. The future studies are expected to add another independent variable that can affect the optimization of the tax revenue, also adding or replacing moderated variable and other control variable to be known the factors that affect the compliance level of Taxpayer Corporation with tax revenue.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2023) Vol 12 No 2 (2023) Vol 12 No 1 (2023) Vol 11 No 3 (2022) Vol 11 No 2 (2022) Vol 11 No 1 (2022) Vol 10 No 3 (2021): November Vol 10 No 2 (2021): July Vol 10 No 1 (2021): March Vol 9 No 3 (2020): November Vol 9 No 2 (2020): July Vol 9 No 1 (2020): March Vol 8 No 3 (2019): November Vol 8 No 2 (2019): July Vol 8 No 1 (2019): March Vol 7 No 3 (2018): November 2018 Vol 7 No 2 (2018): July 2018 Vol 7 No 2 (2018): July 2018 Vol 7 No 1 (2018): March 2018 Vol 6 No 3 (2017): November 2017 Vol 6 No 3 (2017): November 2017 Vol 6 No 2 (2017): July 2017 Vol 6 No 2 (2017): July 2017 Vol 6 No 1 (2017): March 2017 Vol 6 No 1 (2017): March 2017 Vol 5 No 4 (2016): November 2016 Vol 5 No 4 (2016): November 2016 Vol 5 No 3 (2016): August 2016 Vol 5 No 3 (2016): August 2016 Vol 5 No 2 (2016): May 2016 Vol 5 No 2 (2016): May 2016 Vol 5 No 1 (2016): March 2016 Vol 5 No 1 (2016): March 2016 Vol 4 No 4 (2015): November 2015 Vol 4 No 4 (2015): November 2015 Vol 4 No 3 (2015): August 2015 Vol 4 No 3 (2015): August 2015 Vol 4 No 2 (2015): May 2015 Vol 4 No 2 (2015): May 2015 Vol 4 No 1 (2015): March 2015 Vol 4 No 1 (2015): March 2015 Vol 3 No 4 (2014): November 2014 Vol 3 No 4 (2014): November 2014 Vol 3 No 3 (2014): August 2014 Vol 3 No 3 (2014): August 2014 Vol 3 No 2 (2014): May 2014 Vol 3 No 2 (2014): May 2014 Vol 3 No 1 (2014): March 2014 Vol 3 No 1 (2014): March 2014 Vol 2 No 4 (2013): November 2013 Vol 2 No 4 (2013): November 2013 Vol 2 No 3 (2013): August 2013 Vol 2 No 3 (2013): August 2013 Vol 2 No 2 (2013): May 2013 Vol 2 No 2 (2013): May 2013 Vol 2 No 1 (2013): March 2013 Vol 2 No 1 (2013): March 2013 Vol 1 No 2 (2012): November 2012 Vol 1 No 2 (2012): November 2012 Vol 1 No 1 (2012): July 2012 Vol 1 No 1 (2012): July 2012 More Issue