cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Food Science and Culinary Education Journal
ISSN : 22526587     EISSN : 2829355X     DOI : https://doi.org/10.15294/focuze
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2017)" : 5 Documents clear
Eksperimen Pembuatan Roti Manis dari Bahan Dasar Tepung Terigu dengan Substitusi Tepung Kulit Ari Kedelai
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Food Science and Culinary Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v6i1.15553

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh tepung kulit ari kedelai terhadap kualitas inderawi roti manis, untuk mengetahui pengaruh tepung kulit ari kedelai terhadap kualitas pengembangan roti manis, untuk mengetahui tingkat kesukaan, kandungan serat kasar dan protein. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bahan dasar tepung terigu yang di substitusi dengan tepung kulit ari kedelai dengan perbandingan: 95% : 5%, 90% : 10%, dan 85% : 15%. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kualitas inderawi yang meliputi aspek warna, tekstur, aroma dan rasa, uji kesukaan serta kandungan gizi yang meliputi serat kasar dan protein. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh tepung kulit ari kedelai terhadap roti manis pada perlakuan perlakuan KAKd5% (presentase 95%:5%), perlakuan KAKd10% (presentase 90%:10%), perlakuan KAKd15% (presentase 85%:15%). Ada pengaruh substitusi tepung kulit ari kedelai terhadap pengembangan roti manis pada perlakuan KAKd5%, KAKd10% dan KAKd15%. Hasil uji kesukaan roti manis perlakuan KAKd5% dengan rerata 86,96% memiliki kriteria sangat disukai, perlakuan KAKd10% dengan rerata 80,98% memiliki kriteria disukai, perlakuan KAKd 15% dengan rerata 77,9% memiliki kriteria disukai. Hasil kandungan gizi protein dan serat kasar hasil eksperimen perlakuan KAKd5% yaitu 9,86% dan 1,76%, perlakuan KAKd10% yaitu 9,94% dan 3,38%, perlakuan KAKd15% yaitu 10,45% dan 4,63%.
Eksperimen Pembuatan Kerupuk dengan Komposit Bonggol Pisang
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Food Science and Culinary Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kerupuk salah satu makanan ringan yang berasa gurih, renyah dan bertekstur kering. Kandungan gizi kerupuk rendah, perlu inovasi penganekaragaman kerupuk dengan komposit bahan dasar untuk meningkatkan kandungan gizi. Alternatif bahan lokal adalah limbah bonggol pisang yang memiliki kandungan kadar pati yang tinggi, gizi yang lebih baik, dan mudah didapat. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kesukaan masyarakat kerupuk bonggol pisang. Objek penelitian yang digunakan adalah komposit bonggol pisang yang berbeda dengan prosentase 50%, 60%, dan 70%. Penelitian ini digunakan 3 variabel yaitu bebas, terikat, dan kontrol. Teknik analisis data untuk menganalisis kesukaan masyarakat. Hasil uji kesukaan masyarakat aspek warna, aroma, tekstur dan rasa, sampel A (70%), B (60%) disukai masyarakat dengan prosentase masing-masing yaitu 80,06% dan 74,13%. Sampel C (50%) prosentase 57,63% memiliki kriteria cukup disukai masyarakat. Saran penelitian ini adalah Perlu dilakukan penelitian lanjutan dan mencari metode tepat untuk menghilangkan rasa sepat pada kerupuk hasil eksperimen, serta sosialisasi kepada masyarakat pemanfaatan limbah bonggol pisang menjadi olahan kerupuk untuk meningkatkan nilai ekonomis.
Inovasi Peningkatan Kualitas Permen Marshmallow dengan Pemanfaatan Daun Cincau Hijau
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Food Science and Culinary Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v6i1.16862

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan kualitas inderawi permen Marshmallow substitusi daun cincau hijau dengan persentase 10%, 20%, 30% ditinjau dari indikator tekstur, warna, rasa dan aroma. (2) untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap permen Marshmallow substitusi daun cincau hijau dengan persentase 10%, 20%, 30% ditinjau dari indikator tekstur, warna, rasa dan aroma. (3) untuk mengetahui kandungan kalsium dan kadar abu pada permen Marshmallow substitusi daun cincau hijau dengan persentase 10%, 20%, 30%. Hasil analisis varian klasifikasi tunggal Marshmallow hasil eksperimen menunjukkan adanya pengaruh subtitusi daun cincau hijau (Premna oblongifolia. Merr) terhadap kualitas Marshmallow pada indikator tekstur, warna, rasa, dan aroma. Hasil uji tingkat kesukaan masyarakat terhadap permen Marshmallow substitusi daun cincau hijau pada sampel K mempunyai rata-rata persentase sebanyak 84,06% dengan kriteria sangat suka, sampel 10% substitusi dengan rata-rata persentase sebanyak 79,50% dengan kriteria suka, sampel 20% substitusi dengan rata-rata persentase sebanyak 75,25% dengan kriteria suka, dan sampel 30% substitusi dengan rata-rata persentase sebanyak 72,69% dengan kriteria suka. uji laboratorium permen Marshmallow substitusi daun cincau hijau pada kandungan kalsium sampel 10% substitusi 0,165mg/l, sampel 20% substitusi 0,198mg/l, sampel 30% substitusi 0,214mg/l serta uji kadar abu sampel 10% substitusi 0,0581%, sampel 20% substitusi 0,0625%, sampel 30% substitusi 0,0800%.
Perbedaan Penggunaan Penanganan Awal pada Kualitas Kerupuk Bonggol Pisang
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Food Science and Culinary Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v6i1.18578

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1)untuk mengetahui perbedaan penggunaan penanganan awal pada kualitas inderawi kerupuk bonggol pisang ditinjau dari indikator warna, tekstur, aroma, dan rasa; 2)untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap kerupuk bonggol pisang hasil eksperimen ditinjau dari indikator tekstur, warna, rasa, dan aroma; 3)untuk mengetahui kandungan gizi karbohidrat dan serat pada kerupuk bonggol pisang hasil eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah Desain Acak Sempurna. Metode pengumpulan data dengan melakukan penilaian uji inderawi, uji kesukaan, dan penilaian uji laboratorium. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis Varian Klasifikasi Tunggal (ANAVA) pada uji inderawi yang dilanjutkan dengan uji Tukey, analisis deskriptif untuk uji kesukaan, dan analisis secara kimiawi untuk mengetahui kandungan karbohidrat dengan uji iodin dan kandungan serat dengan uji gravimatri pada kerupuk bonggol pisang hasil eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan 1) Adanya perbedaan kualitas inderawi kerupuk bonggol pisang dengan penanganan awal yang berbeda ditinjau dari indikator warna dan rasa. Sedangkan pada indikator tekstur dan aroma tidak ada perbedaan. 2) Keseluruhan sampel kerupuk bonggol pisang menunjukkan kriteria disukai oleh masyarakat. 3) Pada sampel kontrol perolehan kadar karbohidrat sebesar 49,92% dan kadar serat 45,43%; sampel perendaman dengan air suhu ruang kadar karbohidrat 47,92% dan serat 38,83%; sampel perendaman dengan air es kadar karbohidrat 49,81% dan serat 38,62%; sampel blanching kadar karbohidrat 48,55% dan serat 36,90%.
Eksperimen Pembuatan Kerupuk Subtitusi Tepung Jagung dengan Penambahan Rasa dari Ikan Rucah
Food Science and Culinary Education Journal Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Food Science and Culinary Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v6i1.18579

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui perbedaan kualitas inderawi kerupuk subtitusi tepung jagung dengan penambahan ikan rucah ditinjau dari indikator tekstur, warna, rasa dan aroma; 2) untuk mengetahui kandungan zat gizi protein dan serat pada kerupuk hasil eksperimen; 3) untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap kerupuk subtitusi tepung jagung dengan penambahan ikan rucah ditinjau dari indikator tekstur, warna, rasa dan aroma. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Desain Acak Sempurna. Data dianalisis dengan Analisis Varian Klasifikasi Tunggal (ANAVA) untuk mengetahui perbedaan kualitas kerupuk subtitusi tepung jagung dengan penambahan rasa dari ikan rucah, kandungan Protein dan Serat dengan uji laboratrium, sedangkan deskriptif presentase untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat. Hasil analisis pembuatan kerupuk subtitusi tepung jagung dengan penambahan rasa dari ikan rucah terhadap kualitas kerupuk terdapat perbedaan pada indikator tekstur, warna, rasa dan aroma. Hasil analisis kandungan protein dan serat yaitu sampel kerupuk kontrol memiliki kandungan protein 10,14% dan kandungan serat kasar 36,14%. Pada sampel kerupuk subtitusi 20% tepung jagung memiliki kadar protein 11,17% dan kandungan serat kasar 36,99%. Pada sampel kerupuk subtitusi 30% tepung jagung memiliki kadar protein 12,52% dan kandungan serat kasar 39,08%. Sedangkan pada sampel kerupuk subtitusi 40% tepung jagung memiliki kadar protein 13,14% dan kandungan serat kasar 42,57%. Hasil analisis tingkat kesukaan masyarakat pada sampel kerupuk kontrol menunjukkan kriteria sangat disukai dan sampel kerupuk subtitusi 20% tepung jagung, sampel kerupuk subtitusi 30% tepung jagung, sampel kerupuk subtitusi 40% tepung jagung menunjukkan kriteria suka.

Page 1 of 1 | Total Record : 5