cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
FOTODEGRADASI ZAT WARNA REMAZOL RED MENGGUNAKAN KATALIS ?-Fe2O3/Fe3O4 CORE SHELL NANOSTRUKTUR Ghozali, Agus Imam; Sugiyo, Warlan; Latifah, Latifah
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai pemanfaatan katalis ?-Fe2O3/Fe3O4 yang dibentuk dari bahan magnetik Fe3O4 sebagai katalis fotodegradasi zat warna remazol red telah dilakukan. Teknologi fotokatalisis merupakan teknologi yang cukup efektif untuk mendegradasi limbah organik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur oksidasi pembentukan ?-Fe2O3/Fe3O4 berbahan magnetik dari Fe3O4 dalam sintesis katalis dan untuk mengetahui pengaruh pH larutan serta waktu penyinaran terhadap fotodegradasi remazol red. Material Fe3O4 telah disintesis menggunakan metode kopresipitasi, kemudian dioksidasi pada temperatur (310oC, 380oC dan 450oC). Pengaruh pH larutan proses fotodegradasi dilakukan pada pH 6, 7, 8, 9, dan 10, sedangkan pengaruh waktu penyinaran dilakukan pada 15, 30, 45, dan 60 menit. Hasil karakterisasi menggunakan XRD, DR-UV, dan SEM menunjukkan pembentukan ?-Fe2O3/Fe3O4 melalui oksidasi Fe3O4 paling maksimum pada temperatur 380oC yang memiliki energi gap 1,8 eV. Hasil presentase degradasi terhadap pH larutan menunjukkan hasil optimum pada pH 7 yaitu sebesar 53,72%. Untuk pengaruh waktu penyinaran menunjukkan hasil maksimum pada waktu 60 menit, dengan presentase degradasi sebesar 48,17%. Katalis ?-Fe2O3/Fe3O4 memberikan presentase degradasi sebesar 42,55% lebih besar dari pada presentase degradasi katalis Fe3O4 yang sebesar 3,72%.
REAKSI ESTERIFIKASI BUTANOL DENGAN ASAM ASETAT TERKATALISIS KATALIS Zr4+-ZEOLIT BETA Kusumawati, Avelisia; Siadi, Kusoro; Cahyono, Edy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reaksi esterifikasi adalah reaksi antara asam karboksilat dengan alkohol menghasilkan ester. Reaksi esterifikasi pada umumnya menggunakan asam anorganik seperti H2SO4, reaksi esterifikasi pada umumnya menyebabkan korosi untuk menghambat maka digunakan katalis Zr4+-zeolit beta. Bagaimana reaksi esterifikasi butanol dengan asam asetat dengan katalis Zr4+-zeolit beta. Dalam penelitian ini tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui waktu optimum pada reaksi esterifikasi butanol dengan asam asetat dengan katalis Zr4+-zeolit beta. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang waktu optimum pada reaksi esterifikasi butanol dengan asam asetat dengan katalis Zr4+-zeolit beta. Zeolit beta direndam dalam 25 mL ZrCl4 selama 24 jam dan diaduk dengan stirer kemudian campuran disaring dengan vakum dan dicuci dengan aquadest, setelah itu filtrat dideteksi dengan larutan AgNO3 untuk menghilangkan Cl- kemudian dikeringkan pada suhu 120°C selama 2 jam dan dikalsinasi pada suhu 400°C selama 3 jam, katalis dikarakterisasi dengan XRD, BET. Telah dipelajari pembuatan katalis dengan cara pengembanan logam zirconium kedalam zeolit beta dengan metode pertukaran ion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu optimum pada reaksi esterifikasi butanol dengan asam asetat dengan katalis Zr4+-zeolit beta. Karakterisasi katalis analisis kristalinitas katalis menggunakan XRD,  uji BET. Esterifikasi butanol direaksikan dengan asam asetat menggunakan katalis Zr4+-zeolit beta dengan pelarut diklorometana pada variasi waktu 4,6,8,12 dan 24 jam dan temperatur 80°C. Selama reaksi berlangsung, dicuplik 20mL sampel  pada waktu reaksi 4, 6, 8, 12 dan 24 jam.  Untuk memisahkan produk organik dengan air, lapisan organik  ditambah dengan Na2SO4 anhidrid, kemudian dialiri gas N2untuk menghilangkan pelarutnya. Kemudian dianalisis menggunakan GC, GC-MS, FTIR.  Hasil butanol dengan asam asetat didapatkan produk butil etanoat.  Hasil esterifikasi Pada waktu 4 jam 48%, 6 jam 49%, 8 jam 50%, 12 jam 51%, dan 24 jam 53%.
SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DENGAN IRRADIASI MICROWAVE Arifin, Nurul; Harjono, Harjono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan microwave dalam sintesis nanopartikel perak telah banyak dilakukan, reduksi partikel perak dapat dilakukan secara cepat dengan menggunakan irradiasi microwave. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi bioreduktor dan waktu sintesis nanopartikel perak yang optimum dengan bantuan iradiasi microwave. Daun jambu biji mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebagai bioreduktor. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun jambu biji yang dipreparasi dengan metode maserasi dan soxhletasi dapat digunakan sebagai bioreduktor dalam sintesis nanopartikel perak. Hasil pengukuran Spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa kondisi optimum adalah saat sintesis nanopartikel perak menggunakan bioreduktor A 5%, B 3%, C dan D 1%. Waktu sintesis yang optimum dari penggunaan bioreduktor A dan C adalah 90 detik, sedangkan bioreduktor B antara 60 – 90 detik dan D adalah 120 detik. Karakterisasi TEM menunjukkan bahwa nanopartikel perak mempunyai struktur Face Centered Cubic (FCC) dengan ukuran terkecil mencapai 6,41 nm dan rata-rata ukuran 21,04 nm. Nanopartikel perak hasil sintesis menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Daya hambat nanopartikel perak terhadap bakteri S. aureus cenderung lebih kuat dibandingkan daya hambat terhadap bakteri E. coli.
AKTIVASI SERBUK ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) UNTUK MENURUNKAN KADAR ION TIMBAL (Pb2+) DALAM AIR SUMUR GALI DI TPA JATIBARANG SEMARANG Wibawa, I Gede Putra; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi awal disekitar TPA Jatibarang Semarang ditemukan bahwa air sumur gali disana mengandung Pb yang melebihi ambang batas baku mutu air. Hal ini disebabkan pencemaran air dalam tanah dari limbah TPA, sehingga diperlukan suatu metode untuk menurunkan kadar Pb dalam air sumur gali tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan kadar Pb, dengan menggunakan serbuk Eceng gondok teraktivasi NaOH 2%. Penelitian ini diawali dengan pembuatan serbuk Eceng gondok, sebelum Eceng gondok digunakan untuk menurunkan kadar Pb, dilakukan aktivasi dengan variasi lama pengadukan dan waktu perendaman dalam larutan NaOH 2%. Pengukuran kadar Pb dilakukan dengan Spektrofotometer Serapan Atom pada panjang gelombang 283,3 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kadar Pb dalam air sumur gali yang paling optimal diperoleh pada saat massa serbuk Eceng gondok 800 mg dengan lama pengadukan 60 menit dan waktu perendaman 24 jam yaitu menjadi 0,08 ppm, namun demikian masih diperlukan penelitian lebih lanjut agar penurunan kadar Pb dapat memenuhi standar baku mutu air.
SINTESIS FOTOKATALIS M/TiO2 DAN APLIKASINYA UNTUK DEKOMPOSISI AIR Prambasto, Satrio Bekti Uji; Sugiyo, Warlan; Priatmoko, Sigit
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis fotokatalis titanium (IV) oksida termodifikasi Zn dan Ni untuk (i) mengetahui pengaruh dopan Zn dan Ni terhadap band gap TiO2, (ii) mengetahui pengaruh dopan Zn dan Ni terhadap kristalinitas TiO2, serta (iii) mengetahui pengaruh Zn dan Ni terhadap aktifitas fotokatalis TiO2 untuk dekomposisi air. Sintesis M/TiO2 dilakukan melalui metode sol-gel kemudian diaplikasikan sebagai fotokatalis untuk dekomposisi air. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan DR-UV untuk mengetahui band gap M/TiO2, XRD untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, dan foto mikron CCD untuk mengetahui permukaan fotokatalis M/TiO2. Hasil uji aktifitas fotokatalis menunjukkan Ni(1%)/TiO2, Zn(2%)/TiO2, dan Zn(2%)-Ni(1%)/TiO2 menghasilkan gas dengan volume 3 kali, 11 kali, dan 28 kali dibandingkan TiO2. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa fotokatalis Zn(2%)-Ni(1%)/TiO2 memiliki ukuran partikel 18,8 nm dengan band gap optimum 2,93 eV serta memiliki aktifitas fotokatalitik tertinggi. Hasil kartakterisasi dan kinerja fotokatalis menunjukkan, dopan Zn dan Ni mampu menurunkan band gap TiO2, meningkatkan kristalinitas, serta meningkatkan aktifitas fotokatalitik dari TiO2
Pembuatan dan Karakterisasi Film Pati Kulit Ari Singkong/Kitosan dengan Plasticizer Asam Oleat Wahyuningtyas, Meliana; Atmaja, Lukman
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang pembuatan dan karakterisasi film pati kulit ari singkong/kitosan dengan plasticizer asam oleat telah dilakukan. Pada penelitian ini, pati kulit ari singkong bertindak sebagai matriks, kitosan sebagai biopolimer pencampur dan asam oleat sebagai lipida. Formulasi larutan yang digunakan diberi nama sebagai berikut: CS75 OA 0%, CS60/CH15/OA 0%, CS45/CH30/OA 0%, CS37,5/CH37,5/OA 0%, CH75/OA 0%, CS75/OA 1%, CS60/CH15/OA 1%, CS45/CH30/OA 1%, CS37,5/CH37,5/OA 1%, dan CH75/OA 1%. CS merupakan pati kulit ari singkong, CH merupakan kitosan dan OA merupakan asam oleat. Asam oleat ditambahkan hingga mencapai konsentrasi akhir larutan sebesar 0% dan 1% (v/b). Film yang dibuat dikarakterisasi dengan Fourier Transform Infra Red (FTIR), Tensile Strenght dan analisa water uptake. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa film kulit ari singkong/kitosan dengan plasticizer asam oleat memiliki penampakan visual transparan dan homogen. Hal ini mengindikasikan bahwa pati kulit ari singkong, kitosan dan asam oleat mampu berinteraksi dengan baik. Penambahan asam oleat hingga mencapai konsentrasi akhir larutan 1% (v/b) mempengaruhi sifat fisik film pada variasi tertentu, yaitu meningkatkan % elongasi, namun menurunkan nilai stress, nilai Modulus Young dan nilai water uptake secara signifikan.
SINTESIS MEMBRAN KITOSAN-SILIKA ABU SEKAM PADI UNTUK FILTRASI ION Cd2+ DAN Cu2+ Setyaningrum, Dyah; Susatyo, Eko Budi; Alauhdin, Mohammad
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan variasi komposisi silika terhadap karakteristik membran kitosan-silika abu sekam padi untuk filtrasi ion logam Cd2+ dan Cu2+. Silika dalam abu sekam padi hasil sintesis adalah sebesar 61,9093%, karakterisasi kristalinitasnya menggunakan XRD. Sintesis membran kitosan-silika dibuat dengan berbagai variasi komposisi, yaitu 1:0, 1:0,5, 1:1, 1:1,5, dan 1:2. Membran hasil sintesis ini kemudian diidentifikasi gugus fungsi menggunakan FTIR, karakterisasi penampang homogenitasnya dengan Digital CCD Microscope MS-804, uji index swelling, serta aplikasi membran untuk filtrasi ion logam ditinjau dari uji selektifitas membran. Berdasarkan hasil spektra FTIR, didapatkan adanya gugus fungsi baru, yaitu Si-OH, Si-O-Si, dan CO-NH2-. Aplikasi membran untuk filtrasi ion logam Cd2+ dan Cu2+ diperoleh membran optimum dengan perbandingan 1:2 pada konsentrasi 10 ppm. Koefisien rejeksi tertinggi membran kitosan-silika untuk filtrasi ion logam Cd2+ dan Cu2+ masing-masing adalah 48,8372% dan 71,5789%. Penurunan kemampuan filtrasi ion logam Cd2+ dan Cu2+ terjadi setelah penggunaan ke 3 dengan koefisien rejeksi masing-masing menjadi 20,9302% dan 46,3158%.
PEMANFAATAN ARANG ECENG GONDOK DALAM MENURUNKAN KEKERUHAN, COD, BOD PADA AIR SUMUR Valentina, Andika Endah; Miswadi, Siti Sundari; Latifah, Latifah
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FILM BERBASIS EKSTRAK ANTOSIANIN UBI JALAR UNGU SEBAGAI BIOINDIKATOR KERUSAKAN DAGING AYAM Ananta, Rosalina; Kusuma, Samuel Budi Wardhana; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan film berbasis ektrak antosianin ubi jalar ungu yang di aplikasikan sebagai bioindikator kerusakan pada daging ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preparasi ubi jalar ungu yang optimum dalam proses ekstraksi, mengetahui konsentrasi ekstrak antosianin dalam film antosianin yang paling tepat dijadikan bioindikator dan mengetahui karakteristik fisik film antosianin. Film dibuat menggunakan teknik casting dengan bahan dasar tepung tapioka, gliserol, carboxy methyl cellulose (CMC), dan ekstrak antosianin ubi jalar ungu. Total plate count dan pH daging dianalisis selama rentang waktu 24 jam. Sampel Film antosianin di uji karakteristik fisiknya menggunakan texture analyzer serta diukur nilai perubahan warnanya menggunakan aplikasi Adobe photoshop. Preparasi ekstrak ubi jalar ungu dengan nilai absorbansi UV-Vis tertinggi yaitu preparasi frying (A3). film antosianin dengan nilai perubahan warna tertinggi  yaitu dengan konsentrasi ekstrak antosianin 20% untuk film boiling dan 30% untuk film steam dan frying. Penambahan ekstrak antosianin menyebabkan nilai kuat tarik dan elongasi dari film antosianin semakin menurun
ANALISIS PROKSIMAT YOGHURT PROBIOTIK FORMULASI SUSU JAGUNG MANIS-KEDELAI DENGAN PENAMBAHAN GULA KELAPA (Cocos nucifera) GRANUL Failasufa, Maulida Kuni; Sunarto, Wisnu; Pratjojo, Winarni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yoghurt yang beredar di pasaran umumnya memakai bahan baku susu sapi dan pemanis gula putih atau sukrosa. Pembuatan yoghurt probiotik susu jagung manis – kedelai dengan penambahan gula kelapa granul merupakan upaya diversifikasi pangan guna memperoleh produk yoghurt nabati yang ramah bagi penderita diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penambahan gula kelapa granul sebagai pengganti sukrosa terhadap mutu kimia, kandungan proksimat serta tingkat penerimaan konsumen. Variasi yang diselidiki adalah variasi konsentrasi gula kelapa granul yang ditambahkan ke dalam produk yoghurt yakni sebanyak 3%, 6%, 9% dan 12%.  Penelitian memberikan hasil sebagai berikut: Semakin banyak gula kelapa granul yang ditambahkan akan berpengaruh pada peningkatan total asam tertitrasi dan menurunkan nilai pH dikarenakan semakin banyak asam laktat yang terbentuk, peningkatan kadar abu, protein, lemak, karbohidrat serta kadar air yang semakin rendah. Yoghurt formulasi C dengan  penambahan gula kelapa granul sebanyak 9% merupakan yoghurt yang paling banyak disukai oleh konsumen.

Page 3 of 83 | Total Record : 830